Ayu Kamila Khanza
Institut Teknologi Sumatera

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Abu Sekam Padi Dan Zat Additive Bestmittel Sebagai Bahan Tambah Campuran Semen Terhadap Kuat Tekan Beton Fc 24,9 MPa Ririn Utari; Ayu Kamila Khanza
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.16816

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian konkrit yang menggunakan Abu Sekam Padi dan Bahan Aditif Bestmittel sebagai bahan tambahan dalam campuran semen. Tujuan dari studi ini adalah untuk menentukan pengaruh penambahan abu sekam padi dan aditif Bestmittel terhadap kekuatan tekan beton. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan total 48 spesimen. Objek uji terdiri dari beton normal tanpa aditif sebagai pembanding, dengan 2% abu sekam padi dan Bestmittel 0,25%, 0,35%, dan 0,45% sebagai aditif semen. Setiap variasi campuran beton menghasilkan 12 objek uji. Objek uji yang digunakan adalah silinder dengan ukuran 10 x 20 cm. Kualitas beton yang direncanakan adalah Fc'24,9 MPa, dan pengujian kekuatan tekan dilakukan pada usia 3, 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran 2% abu sekam padi dan 0,45% Bestmittel menghasilkan kekuatan tekan sebesar 29,53 MPa pada usia 28 hari. Dapat disimpulkan bahwa penambahan abu sekam padi dan Bestmittel dapat meningkatkan kualitas beton serta mempercepat proses pengeringan beton
EVALUASI KINERJA RUAS JALAN AKIBAT PENERAPAN SISTEM JALAN SATU ARAH MENGGUNAKAN SIMULASI MIKROSKOPIK PTV VISSIM (STUDI KASUS: JALAN IMAM BONJOL KOTA BANDAR LAMPUNG) Siti Rahma; Michael; Aulia Maharani; Ayu Kamila Khanza; Siska Apriwelni
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i2.7345

Abstract

This study evaluates the existing conditions of the Jalan Imam Bonjol along with the three intersections’ performance located within the corridor. The existing condition of the road segment was analyzed using PKJI 2023. The degree of saturation was found to be 0.38 on weekdays, while it was 0.52 on weekends. Although the road segment is not saturated yet, the operational speed data on weekdays show values of 5.3 km/h in the east–west direction and 4.9 km/h in the west–east direction. Meanwhile on weekends, the operational speeds are 6.4 km/h in the east–west direction and 4.9 km/h in the west–east direction. The operational vehicle speeds during peak hours are below the average speed of urban roads according to PKJI 2023, which is 20–50 km/h. Therefore, this study implements a traffic engineering by applying one-way system on one of the intersection approaches, namely Jalan Pisang, through microscopic simulation using the PTV VISSIM. The simulation of the existing condition shows the operational average speed reached 7.43 km/h, average delay was 11.31 seconds, and the average queue length was 4.04 m. Meanwhile, the one-way system simulation on Jalan Pisang resulted in significant changes, namely the average speed reached 7.62 km/h, the average delay amounted to 9 seconds, and the average queue length was equal to 3.82 m. This indicates that the traffic engineering scenario has the potential to improve the performance of the road segment and intersections.
STUDI KOMPREHENSIF PARAMETER INDEKS TANAH (SPECIFIC GRAVITY, ATTERBERG LIMIT) TERHADAP PERILAKU MEKANIK (CBR DAN BERAT VOLUME) Arif Sitepu; Kirtinanda P; Anggarani Budi Ribowo; Cahyo Agung Saputra; Ayu Kamila Khanza
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2025): STATIKA: JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v11i2.1220

Abstract

Karakteristik tanah memegang peran penting dalam penentuan daya dukung dan kestabilan suatu konstruksi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara parameter indeks tanah, seperti specific gravity dan atterberg limit, terhadap sifat mekanik tanah yang diukur melalui nilai CBR (California Bearing Ratio) menggunakan uji DCP (Dynamic Cone Penetrometer) serta berat volume. Sampel diambil dari kawasan belum terbangun di lingkungan ITERA. Seluruh pengujian laboratorium dan lapangan mengacu pada standar ASTM. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan korelasi antara nilai DCP dan berat volume. Tanah dengan plastisitas lebih rendah cenderung memiliki nilai penetrasi DCP lebih tinggi namun berat volume yang lebih rendah.
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG TERHADAP RUANG TUNGGU STASIUN KERETA API TANJUNG KARANG Arya Mareta; Galih Rio Prayogi; Ayu Kamila Khanza; Reza Asriandi Ekaputra; Putri Ayu Dwiyana; Cahyo Agung Saputra; Michael; Indri Rahmandhani Fitriana; Ruslin
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2024): STATIKA JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i1.582

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi ruang tunggu stasiun kereta api Tanjung Karang. Stasiun kereta api merupakan prasarana dalam sistem transportasi perkeretaapian, pada stasiun kereta api perlu adanya perhatian dalam upaya menjaga kinerja pelayanan stasiun terhadap kebutuhan pengunaannya baik secara kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa baiknya fasilitas serta pelayanan yang ada di Stasiun Tanjung Karang terutama pada Ruang Tunggu keberangkatan yang mengacu pada Standar Pelayanan Minimum (SPM) 63 Tahun 2019 dengan metode CSI (Customer Satisfaction Index), serta mengetahui sejauh mana tingkat kepuasan tingkat kepuasan penumpang diruang tunggu, Kepuasan penumpang yaitu bagaimana perasaan seseorang setelah mengevaluasi situasi atapun kinerja yang dia rasakan dan yang diharapkan. Salah satu fakor yang menunjang kepuasan penumpang adalah fasilitas dan pelayanan. Yang menjadi fokus penulis pada penelitian kali ini adalah fasilitas serta pelayanan yang ada diruang tunggu stasiun. Penelitian ini menggunakan metode CSI berdasarkan indeks kepuasann nilai Customer Satisfaction index (CSI) yang didapatkan berdasarkan atribut pertanyaan pada kuisioner yang ditujukan kepada 100 responden sebesar 83,38 berada pada kisaran 81 – 100 yang berarti, secara umum indeks kepuasan pengguna jasa Stasiun Tanjung Karang berada pada kriteria “Sangat Puas”.
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PENGGUNAAN BEKISTING KONVENSIONAL DAN BEKISTING ALUMINIUM FORMWORK : ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN WAKTU PENGGUNAAN BEKISTING KONVENSIONAL DAN BEKISTING ALUMINIUM FORMWORK Mutiara Maharani Wijaya; Elian Zhafira; Galih Rio Prayogi; Putri Ayu Dwiyana; Anggarani Budi Ribowo; Ayu Kamila Khanza; Evan Febri Miranda; Fahira Rhomianti Putri; Raden Gunawan
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.706

Abstract

Seiring dengan pesatnya perkembangan industri konstruksi, berbagai material berkualitas tinggi mulai banyak digunakan dalam proyek-proyek konstruksi, terutama untuk pekerjaan bekisting pada gedung bertingkat. Oleh karena itu, diperlukan analisis terhadap jenis material yang akan digunakan untuk mencapai efisiensi biaya dan waktu. Pembangunan proyek XYZ memiliki podium 5 lantai yang menggunakan bekisting konvensional, serta tower 43 lantai yang menggunakan bekisting aluminium. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya dan waktu antara penggunaan bekisting konvensional, aluminium, serta kombinasi keduanya. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif komparatif. Berdasarkan hasil analisis, anggaran yang dibutuhkan untuk bekisting konvensional adalah Rp27.149.858.086, atau 22% lebih mahal dibandingkan bekisting campuran, dengan durasi pekerjaan 497 hari. Sementara itu, anggaran untuk bekisting aluminium adalah Rp24.251.496, atau 9% lebih mahal dibandingkan bekisting campuran, dengan durasi pekerjaan 126 hari. Durasi pekerjaan dengan bekisting campuran adalah 337 hari. Dengan demikian, penggunaan bekisting campuran lebih hemat biaya dibandingkan bekisting konvensional atau aluminium, dan waktu pengerjaan lebih cepat dibandingkan bekisting konvensional, meskipun tidak secepat aluminium. Hal ini disebabkan oleh kemudahan pemasangan pada metode bekisting aluminium. Sehingga peningkatan kualitas material bekisting dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu, terutama dalam konstruksi gedung bertingkat.
ANALISA PENGARUH PENGGUNAAAN KERTAS HVS SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON: ANALISA PENGARUH PENGGUNAAAN KERTAS HVS SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA CAMPURAN BETON ayu Sinta Aprilia; Rawid Panji Asmara; Kirtinanda P; Ahmad Yudi; Arif Rahman Hakim Sitepu; Putri Ayu Dwiyana; Ayu Kamila Khanza; Miskar Maini; Bernaditha Catur Marina
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.712

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengatasi masalah lingkungan akibat limbah kertas sekaligus mencari alternatif material ramah lingkungan dalam konstruksi dengan mengkaji pemanfaatan limbah kertas sebagai subtitusi agregat halus pada beton. Substitusi limbah kertas dilakukan dengan variasi 2%, 5%, dan 7,5%, dan hasil menunjukkan bahwa kuat tekan beton menurun seiring peningkatan substitusi kertas, dengan nilai berturut-turut 20,18 MPa, 19,05 MPa, 18,30 MPa, dan 17 MPa. Penurunan ini terjadi karena kertas menyerap air yang dibutuhkan dalam hidrasi semen. Meskipun demikian, beton dengan substitusi kertas HVS pada variasi yang digunakan masih dapat diaplikasikan untuk beton non-struktural dan struktural ringan. Penggunaan limbah kertas dalam variasi tersebut mampu mengurangi limbah kertas masing-masing sebesar 3,380 kg/m³, 8,449 kg/m³, dan 12,673 kg/m³, serta menawarkan alternatif material yang lebih ramah lingkungan.
ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN GYPSUM PADA TANAH: ANALISIS PENGARUH CAMPURAN AIR TERHADAP PENCAMPURAN GYPSUM PADA TANAH G. Sembiring; R. Sitinjak; YA. Gurning; AJ. Tampubolon; F. Silalahi; ML. Lazuardi; FB. Lestari; R. Delfinna; Arif Rahman Hakim Sitepu; rah Kurniawan; Cahyo Agung Saputra; Syahidus Syuhada; Ayu Kamila Khanza
STATIKA: Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2024): STATIKA : JURNAL TEKNIK SIPIL
Publisher : Politeknik Raflesia Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53494/jts.v10i2.715

Abstract

Stabilitas tanah dasar merupakan aspek penting dalam konstruksi infrastruktur, terutama untuk jalan dan fondasi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh kadar gypsum dan kadar air terhadap stabilitas tanah lempung sebagai material dasar konstruksi. Sampel tanah lempung diambil dari Asrama TB-3 ITERA, Lampung Selatan, dan diuji dengan berbagai kadar gypsum (3%-30%) menggunakan metode pengujian laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan hubungan linier positif antara kadar gypsum dan kadar air, di mana peningkatan kadar gypsum meningkatkan kadar air secara proporsional dari 22,80% hingga 31,18%. Namun, berat isi kering (γd) mencapai puncaknya pada kadar gypsum 15% dan menurun secara signifikan setelahnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kadar gypsum optimal dapat meningkatkan kepadatan dan daya dukung tanah, tetapi kadar yang berlebihan justru mengurangi efisiensi stabilisasi.