Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Cognitive Biases in Investment Decision: Do Education and Income Make a Difference? Herlianti, Elva; Nugraha; Disman; Supriyatna, Yayat; Purnamasari, Imas
Dinamika Pendidikan Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Economics Education Department Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/dp.v19i2.20991

Abstract

This study aims to extensively research the effects of cognitive biases on individual investment decisions. The population of this research is investors in Indonesia and the sampling technique used is random sampling, obtained 574 respondents from 34 provinces in Indonesia. Quantitative data were collected through structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression and moderated-moderation model in the PROCESS Procedure for SPSS Version 4.1 by Hayes. Results indicate that herding bias has a negative influence, discouraging investors from following market trends, while loss aversion, framing, anchoring, and mental accounting positively impact investment decisions; these biases are moderated by demographic factors. The findings imply that demographic factors do not interact jointly but operate independently to impact investment behavior. This research is novel in its exploration of moderated-moderation effects to reveal nuanced interactions between cognitive biases and demographics in shaping investment decisions.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Penataan Ruang kepada Warga Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat Adriana, Martina Cecilia; Wartaman, Anita Sitawati; Fatimah, Endrawati; Supriyatna, Yayat; Khairi, Dhiya Athaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 2 No 1 (2024): JPMII - Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.325

Abstract

Partisipasi masyarakat merupakan salah satu faktor penting untuk keberhasilan penataan ruang. Partisipasi masyarakat diperlukan guna mendapatkan dukungan serta komitmen. Akan tetapi, dalam realitanya, aspirasi serta keterlibatan masyarakat tidak dilakukan sesuai dengan proses yang telah diamanatkan.  Kegiatan PkM ini bertujuan untuk menyalurkan wawasan dan pemahaman mengenai hak dan kewajiban masyarakat sebagai bentuk partisipasi dalam penataan ruang. Metode pada kegiatan ini berupa penyuluhan dengan sasaran peserta adalah Mitra Rukun Warga, Jalan Tomang Raya, RW 008, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Kota Jakarta Barat. Penyuluhan dilakukan secara luring dengan 3 materi utama yaitu: (1) Pengenalan Penataan Ruang, (2) Peran Masyarakat dalam Penyelenggaraan Penataan Ruang, dan (3) Contoh-contoh partisipasi masyrakat. Evaluasi dilakukan melalui diskusi dan juga kuisioner terkait dengan topik yang diberikan. Hasil dari PkM ini menunjukkan bahwa masyrakat berhasil memperoleh dampak berupa pengetahuan dan kesadaran yang dilihat dari terjadinya diskusi aktif antara masyarakat dan dosen pelaksana serta hasil kuisioner yang menunjukkan adanya peningkatan wawasan. Dosen pelaksana PkM yang mewakili Universitas Trisakti telah berhasil dalam menjadikan kegiatan penyuluhan sebagai sarana komunikasi dalam penyebaran ilmu, pengajaran, serta hasil penelitian kepada masyarakat. Dari kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin peduli dan semakin aktif untuk berkontribusi dalam penataan ruang untuk pengembangan lingkungan sekitar yang lebih baik.
Kontradiksi Pengobatan Tradisional Dan Medis: Studi Kualitatif Penggunaan Jagung (Zea Mays) Topikal Dalam Penanganan Cacar Air Kalsum, Santika Umi; Wijaya, Nadina; Septiansya, Elgia Ardia; Sucipto, Ade; Laksono, Eko Budi; Rahayu, Sri; Supriyatna, Yayat
Jurnal Borneo Cendekia Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v9i2.686

Abstract

The use of natural ingredients in traditional medicine practices is still commonly found in various regions of Indonesia. One such practice is the topical application of corn (Zea mays) to treat chickenpox. This study aimed to explore the practice and public as well as health professionals’ perceptions toward this treatment. The research was conducted in Arut Selatan District, Kotawaringin Barat Regency, Central Kalimantan, using a qualitative descriptive case study approach. A total of 48 respondents participated in this study, consisting of 43 community members (users and family) and 5 health workers. Data were collected through face-to-face and online interviews and analyzed thematically. The findings indicate that the practice continues due to beliefs in its ability to accelerate healing, reduce itching and heat, and is rooted in generational experience. Symbolic beliefs, such as the notion that corn must be “stolen” to be effective, were also reported. Meanwhile, health workers expressed varying perspectives—from being unaware of the practice to expressing concern about infection risks if applied without medical supervision. This study highlights the need for culturally sensitive educational approaches that integrate local traditional values with modern medical safety principles, promoting holistic and contextual healthcare practices.