Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

Hiperemesis Gravidarum : Asesmen dan Asuhan Kebidanan Marlin, Diane
SCIENTIA JOURNAL Vol 7 No 2 (2018): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.747 KB)

Abstract

Pada masa awal kehamilan rata – rata di usia kehamilan 6 – 12 minggu timbul keluhan kehamilan salah satunya mual dan muntah yang umum terjadi hingga 50 - 90% pada wanita hamil. Mual dan muntah akan mempengaruhi hingga > 50 % kehamilan, mual muntah yang berlebihan atau Hiperemesis Gravidarum memiliki insiden 0,5% - 2% dari semua kelahiran hidup.  Hiperemesis gravidarum dapat mengurangi waktu produktif dalam beraktifitas, menyebabkan dehidrasi, gangguan keseimbangan elektrolit hingga dan menyebabkan komplikasi maternal dan janin. Patofisiologi dan etiologi tunggal hiperemesis gravidarum belum dapat dijelaskan secara teori. Hiperemesis melibatkan interaksi yang kompleks, dimungkinkan peningkatan  Hormon seperti HCG, Progesteron, Esterogen, TSH, T4, kortisol dan keadaan stres psikologis dapat mempengaruhi motilitas lambung dan merangsang pusat muntah. Diagnosis biasanya dibuat secara klinis setelah mengesampingkan penyebab lain, Hiperemesis gravidarum dapat mengancam kehidupan dan pengobatan harus dimulai segera. Kebanyakan wanita dengan hiperemesis menemukan pengetahuan bahwa mual dan muntah adalah 'normal' dan akan menghilang seiring bertambah usia gestasi. Hal ini harus menjadi bagian yang konsisten dari konseling bidan mengenai dampak mual muntah yang tidak ditangani dengan baik. Pada artikel ini etiologi, diagnosis, Patofisiologi dan asuhan kebidanan akan diuraikan berdasarkan tinjauan literatur selektif.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020 marlin, Diane
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Masalah gizi yang sering ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan risiko BBLR. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan Desa Rambutan Masam Batanghari jumlah ibu hamil dengan LILA <23.5 cm dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 11 ibu hamil (9.1%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis(KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 sampai 30 Juli 2020 di Desa Rambutan Masam Batanghari. Populasi dalam penelitian seluruh ibu hamil yang berkunjungan ke pustu Rambutan Masam Batanghari dari Januari- Juni 2020 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 120 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini mungkin 55 responden diambil dengan teknik quata sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan pengukuran Lingkar lengan atas (LILA). Untuk menguji hipotesa dilakukan analisa statistik dengan komputerisasi uji data chi - square test. Analisis data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan (0,037), riwayat penyakit infeksi(0.000), kebiasaan makan (0,005) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan tidak ada hubungan sosial ekonomi didapatkan uji statistik tidak ada hubungan sosial ekonomi ibu hamil (0,620) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020. Untuk mencegah KEK yang perlu dilakukan deteksi dini melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK yang para calon ibu muda (umur 20-25 tahun) juga pada WUSayakan diupayakan ketika kehamilan awal kehamilan yang pertama, umur tidak kurang dari 17 tahun.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020 Marlin, Diane; Wiyarsi, Septi; Lestari, Putri
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Masalah gizi yang sering dihadapi ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan risiko BBLR. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan Desa Rambutan Masam Batanghari jumlah ibu hamil dengan LILA <23.5 cm dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 11 ibu hamil (9.1%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 sampai 30 Juli 2020 di Desa Rambutan Masam Batanghari. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjungan ke pustu Rambutan Masam Batanghari dari Januari- Juni 2020 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 120 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden diambil dengan Teknik quata sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan pengukuran Lingkar lengan atas (LILA). Untuk menguji hipotesa dilakukan analisa statistik dengan komputerisasi uji data chi – square test. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan (0,037), riwayat penyakit infeksi (0.000), kebiasaan makan (0.005) ibu hamil kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan tidak ada hubungan sosial ekonomi didapatkan uji statistic tidak ada hubungan sosial ekonomi ibu hamil (0.620) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020. Untuk mencegah KEK perlu dilakukan deteksi dini melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK yaitu para calon ibu muda (umur 20-25 tahun) juga pada WUS diupayakan ketika memasuki awal kehamilan yang pertama, umur tidak kurang dari 17 tahun.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020 Marlin, Diane; Septiwiyarsi, Septiwiyarsi; Lestari, Putri
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Masalah gizi yang sering dihadapi ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan risiko BBLR. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan Desa Rambutan Masam Batanghari jumlah ibu hamil dengan LILA <23.5 cm dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 11 ibu hamil (9.1%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 sampai 30 Juli 2020 di Desa Rambutan Masam Batanghari. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjungan ke pustu Rambutan Masam Batanghari dari Januari- Juni 2020 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 120 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden diambil dengan Teknik quata sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan pengukuran Lingkar lengan atas (LILA). Untuk menguji hipotesa dilakukan analisa statistik dengan komputerisasi uji data chi – square test. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan (0,037), riwayat penyakit infeksi (0.000), kebiasaan makan (0.005) ibu hamil kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan tidak ada hubungan sosial ekonomi didapatkan uji statistic tidak ada hubungan sosial ekonomi ibu hamil (0.620) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020. Untuk mencegah KEK perlu dilakukan deteksi dini melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK yaitu para calon ibu muda (umur 20-25 tahun) juga pada WUS diupayakan ketika memasuki awal kehamilan yang pertama, umur tidak kurang dari 17 tahun.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020 Diane Marlin; Septiwiyarsi; Putri Lestari
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak faktor yang mempengaruhi kematian ibu, baik penyebab langsung maupun tidak langsung. Penyebab langsung kematian ibu sebesar 90% terjadi pada saat persalinan dan segera setelah persalinan. Masalah gizi yang sering dihadapi ibu hamil yaitu Kurang Energi Kronik (KEK) dan anemia gizi. KEK pada saat hamil akan menghambat pertumbuhan janin sehingga menimbulkan risiko BBLR. Berdasarkan data yang diperoleh dari Bidan Desa Rambutan Masam Batanghari jumlah ibu hamil dengan LILA <23.5 cm dari bulan Januari sampai Juni 2020 sebanyak 11 ibu hamil (9.1%). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan Cross sectional untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 27 sampai 30 Juli 2020 di Desa Rambutan Masam Batanghari. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil yang berkunjungan ke pustu Rambutan Masam Batanghari dari Januari- Juni 2020 dengan jumlah ibu hamil sebanyak 120 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 55 responden diambil dengan Teknik quata sampling. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner dan pengukuran Lingkar lengan atas (LILA). Untuk menguji hipotesa dilakukan analisa statistik dengan komputerisasi uji data chi – square test. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan bivariat. Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan (0,037), riwayat penyakit infeksi (0.000), kebiasaan makan (0.005) ibu hamil kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan tidak ada hubungan sosial ekonomi didapatkan uji statistic tidak ada hubungan sosial ekonomi ibu hamil (0.620) kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Desa Rambutan Masam Batanghari Tahun 2020. Untuk mencegah KEK perlu dilakukan deteksi dini melalui pengukuran lingkar lengan atas (LILA) dan pemeriksaan kadar haemoglobin (Hb) terutama pada kelompok sasaran yang berisiko KEK yaitu para calon ibu muda (umur 20-25 tahun) juga pada WUS diupayakan ketika memasuki awal kehamilan yang pertama, umur tidak kurang dari 17 tahun.
PELAKSANAAN STIMULASI DETEKSI DAN INTERVENSI DINI TUMBUH KEMBANG (SDIDTK) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 0-23 BULAN Diane Marlin; Nency Sri Rahayu
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini pertumbuhan sangat perlu dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui normalitas pertumbuhan dan mendeteksi penyimpangan pertumbuhan secara dini. 13 Jaringan otak anak yang banyak mendapat stimulasi akan berkembang mencapai 80% pada usia 3 tahun. Jika anak tidak pernah diberi stimulasi maka jaringan otak akan menurun. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-23 bulan di Puskesmas Kebun Handil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) dengan pertumbuhan anak usia 0-23 bulan di Puskesmas Kebun Handil Kota Jambi diperoleh nilai p value 0,004 (p<0,05).Diharapkan pihak puskesmas memberikan informasi dan penyuluhan tentang pelaksanaan Stimulasi Deteksi Dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK) terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak usia 0-23 bulan.