Filter By Year

1945 2024


Found 344 documents
Search PERSPEKTIF MAHASISWA ITB TERHADAP UU ITE

TANTANGAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA: PERSPEKTIF NEGATIF MAHASISWA TERHADAP MINAT DAN PEMAHAMAN SIMBOL SERTA RUMUS Asri, Sari Devi; T., Ahmad Yani; Siregar, Nurfadilah; Meldi, Nadya Febriani
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 17, No 2 (2024): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 17 Nomor 2 Agustus
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/jppm.v17i2.28777

Abstract

Studi ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi mahasiswa dalam pembelajaran matematika, dengan fokus khusus pada persepsi negatif mereka terhadap pemahaman simbol dan rumus matematika. Penelitian ini menyoroti bahwa banyak mahasiswa mengalami kecemasan matematis, yang menghambat minat dan performa mereka dalam matematika. Penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi terhadap tantangan ini, seperti metode pengajaran tradisional yang kurang relevan dengan aplikasi kehidupan nyata. Studi ini menekankan perlunya pendekatan pedagogis yang inovatif, termasuk integrasi teknologi dan strategi pembelajaran kolaboratif, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman mahasiswa. Dengan mengatasi masalah ini, penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan strategi efektif untuk meningkatkan pemahaman dan minat mahasiswa terhadap matematika. 
Etika Politik: Perspektif Mahasiswa Terhadap Perilaku Politik Pilkada Sumatera Utara Tahun 2018 Siregar, Muhammad Nuh; Maraimbang, Maraimbang
Politica: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam Vol 11 No 1 (2024): POLITICA: Jurnal Hukum Tata Negara dan Politik Islam
Publisher : Prodi Tata Negara (Siyasah) IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/politica.v11i1.8436

Abstract

The focus of this study is to determine the forms of deviation in political behavior of participants in the 2018 North Sumatra Regional Election in terms of Islamic political ethics, according to students of the Islamic Political Thought Study Program at Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). This research approach is descriptive and qualitative. Data was collected through observation and in-depth interviews with five students of Islamic political thought who were selected purposefully. The results of the research revealed that students assessed that there were many irregularities in the political behavior of participants in the 2018 North Sumatra simultaneous regional elections. Indications revealed include the practice of money politics, bureaucratic politicization, threats and intimidation, and black campaigns. According to the students, this deviation in behavior contradicts the teachings of the Koran and Hadith, which serve as standards for all Muslims. Students studying Islamic political thought also believe that the deviations in behavior observed during the recent regional elections in North Sumatra are an obvious indication of the decline in religious values and the weakening of faith among both the political elite and society as a whole, which is increasingly embracing materialistic ideals. According to this perspective, this article affirms that political ethics directs the exercise of power in the state to align with democratic, honest, and ethical values.
Analisis Sistem Paylater terhadap Perilaku Impulse Buying Mahasiswa pada Era Digital Menurut Perspektif Islam Wibowo, Salsabila Natasya; Hendri Hermawan Adinugraha
Balanca : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 6 No 1 (2024): Balanca: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/balanca.v6i1.7391

Abstract

The study's goal is to examine the influence of paylater payment systems on student impulsive purchase behavior in the digital era, with a particular emphasis on the Islamic viewpoint. Increased usage of technology and electronic payment methods, such as paylaters, has sped up online purchasing transactions, which can influence customer behavior, especially impulse purchases. The study collects data from students who utilize the paylater system to perform online retail transactions using qualitative research approaches. The respondents of this research are students of UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Furthermore, the study was conducted in accordance with Islamic economic principles, which promote fair, honest, and responsible transactions. According to the findings of the study, the usage of paylater systems can enhance student impulsive purchase behavior. Transactional simplicity and enticing discount offers might lead to hasty purchase decisions. However, it was discovered that several actions in the paylater system may be inconsistent with Islamic economic ethical standards. This study provides in-depth insight into how paylater payment systems impact student spending behavior and serves as a foundation for developing policy recommendations to encourage the establishment of payment systems based on Islamic principles. In the context of an ever-expanding digital economy, it is critical to encourage responsible consumerism and moral values.
Perspektif Mahasiswa terhadap ChatGPT dalam Menyelesaikan Tugas Kuliah Husnaini, M.; Madhani, Luluk Makrifatul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1047

Abstract

Kehadiran Artificial Intelligence atau AI ini memberikan pengaruh pada berbagai bidang kehidupan. Salah satu produk dari AI ialah ChatGPT yang merupakan produk dari perusahaan nonprofit, yakni OpenAI yang berdiri pada tahun dua ribu lima belas. Kehadiran ChatGPT mendapatkan berbagai respons dari masyarakat, terkhusus pada bidang akademik yang memperdebatkan penggunaan ChatGPT. Penggunaan ChatGPT dikhawatirkan dapat mengancam integritas akademik, sedangkan di sisi lain ada yang berpendapat ChatGPT dapat memudahkan pekerjaan dalam dunia akademik. Berdasarkan hal tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah meneliti bagaimana perspektif mahasiswa sebagai salah satu pengguna ChatGPT dalam bidang akademik yang saat ini marak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara. Wawancara dilakukan secara medalam menggunakan pertanyaan terbuka untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perspektif mahasiswa mengenai ChatGPT dapat meningkatkan kualitas pendidikan jika dimanfaatkan secara tepat, yakni dengan tidak melakukan copy paste dan melakukan analisis kritis. Sehingga degan seperti itu ChatGPT dapat menurukan kualitas pendidikan jika digunakan secara tidak tepat, karena ChatGPT ini dapat menimbulkan potensi untuk malas berfikir sehingga membentuk generasi-generasi yang rapuh karena adanya kemudahan teknologi. Dalam penggunaan yang tepat ChatGPT dapat menjadi sumber belajar interaktif dan memberikan bermacam informasi dengan sangat cepat melalui interaksi pada chatbot.
Perspektif Mahasiswa BIPA Tiongkok terhadap Budaya Indonesia Ari Kusmiatun
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v6i1.14770

Abstract

The existence of Indonesian as a foreign language, known as BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) is getting more prominence since it has just declared as one of official language at UNESCO on November 20, 2023. This study aims to describe the perspectives of BIPA students from China who participate in the credit transfer program at the Faculty of Languages, Arts, and Culture, Yogyakarta State University, towards Indonesian culture. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation studies of mini project papers. The subjects of this research are 12 foreign students from Yunnan Minzu University (YMU), Quijing Normal University (QJNU), and Beijing Language and Culture University (BLCU). The results show that almost all BIPA students from China have a positive perspective on Indonesian culture. These positive perspectives are seen in various aspects such as slang language, the BIPA learning process, education, marriage, tourism, and national holidays in Indonesia. This study provides a deeper understanding of foreign students' views on Indonesian culture and can enhance the effectiveness of cultural learning in the BIPA program.
Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Maraknya Normalisasi Hubungan Pacaran Beda Agama Ditinjau dalam Perspektif Islam Siregar, Hapni Laila; Lubis, M. Ghafur Rahman; Ridho, M.; Tania, Nabilla Syalita; Susanto, Nazwa Rizka; Anindya, Zahra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14664

Abstract

Maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama khususnya mahasiswa sudah sangat familiar dikalangan Masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan upaya mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, suatu pendekatan yang menunjukkan adanya deskripsi terhadap Hubungan Pacaran Beda Agama yang berfokus pada pemecahan masalah berdasarkan fakta atau kenyataan pada saat ini dan memusatkan pada masalah yang terjadi terhadap maraknya normalisasi hubungan pacaran beda agama. Untuk memahami persepsi mahasiswa peneliti melangsungkan observasi secara tidak langsung dengan mengemukakan beberapa pertanyaan melalui Google Form. Hasil yang didapatkan yaitu persepsi seluruh mahasiswa bersifat kontradiktif yang berarti tidak setujunya seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan terhadap hubungan beda agama dinormalisasikan di masyarakat dan pentingnya memperkuat nilai-nilai agama dalam diri dan memahami makna terkait moral agama yang mereka anut.
Perspektif Guru Pamong Terhadap Kompetensi Mahasiswa PPL Pada Sekolah Menengah Pertama Di Cimahi Kareviati, Evie
Jurnal Profesi Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2022): December
Publisher : PPG IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpp.v1i2.15037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi perspektif seorang guru pamong terhadap kompetensi mahasiswa yang telah melaksanakan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) pada sekolah menengah pertama di Cimahi. Hal ini dilakukan karena guru pamong sebagai subyek penelitian adalah pengguna sekaligus penilai kompetensi mahasiswa (dikaitkan dengan kompetensi guru), dalam memenuhi satu prasyarat mata kuliah yaitu PPL. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara sebagai instrumen. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dan didapatkan hasil yang menunjukkan bila kemampuan mahasiswa PPL masih sangat harus ditingkatkan dalam beberapa hal khususnya yang berkaitan dengan kompetensi kepribadian. Hal ini perlu diatasi dengan memberikan penekanan khusus dari kampus agar mereka mampu berpikir kritis dan membantu memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan di sekolah khususnya yang berkaitan dengan peserta didik.
Persepsi Mahasiswa PAI tentang Konsep Mahabbah terhadap Hidup Selibat dalam Perspektif Rabi’ah Al-Adawiyah Annuriah Syahrani; Darwis Darwis; Atika Muliyandari
Borneo Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 1 (2024): Borneo Journal of Islamic Education 4 (1), Mei 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjie.v4i1.8554

Abstract

Abstract The Mahabbah notion originated with the first female Sufi figure, Rabi'ah Al-Adawiyah. Sufism's teachings were one of Rabi'ah's reasons for not marrying. The figure of Rabi'ah, as well as the concept of mahabbah and Rabi'ah's life story, have been known in various parts of the world in Islamic history, including among Islamic Religious Education students at the Sultan Aji Muhammad Idris State Islamic University of Samarinda, where the researcher initially obtained answers by observing the students' daily lives. The pupil recognized Rabi'ah's figure and even idolized him through his love poetry to Allah. So the researcher's goal in this study is to investigate the perspectives of Islamic Religious Education Students at Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University regarding the concept of Mahabbah Rabi'ah Al-Adawiyah. This study followed a qualitative descriptive research design. According to the findings of this study, students of Islamic Religious Education at Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University have a harmonious perception that the concept of mahabbah is the perfect reason for someone to live celibate, owing to their understanding of mahabbah, specifically how pure a servant's love is for his Rabb. Celibacy, according to them, is defined as someone who chooses to live without marriage in order to improve their religion. However, a number of students stressed the importance of remembering the level of maqamat. Rabi'ah Al-Adawiyah's maqam is a guardian, therefore he is not reckless with his decisions, so lay people must exercise caution if they desire to be celibate while adhering to the notion of mahabbah, because his maqam is not present, allowing the concept of mahabbah to be broken. As a result, when studying Sufism, students must have a more in-depth and meaningful understanding. Keywords: Celibacy, Mahabbah, Rabi'ah Al-Adawiyah, Abstrak Konsep Mahabbah merupakan ajaran tasawuf dari tokoh sufi perempuan pertama, Rabi’ah Al-Adawiyah. Yang mana ajaran tasawufnya tersebut menjadi salah satu alasan Rabi’ah untuk hidup tanpa pernikahan. Sosok Rabi’ah beserta konsep mahabbah, dan kisah hidup Rabi’ah telah dikenal diberbagai belahan dunia dalam sejarah Islam, termasuk dikalangan mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, dimana pada observasi awal peneliti memperoleh jawaban dari mengamati keseharian mahasiswa yang menggambarkan bahwa mahasiswa tersebut mengenali akan sosok Rabi’ah bahkan mengidolakannya melalui syair-syair cintanya kepada Allah. Maka tujuan dari penelitian ini adalah, peneliti ingin mengkaji terkait Persepsi Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda Tentang Konsep Mahabbah Rabi’ah Al-Adawiyah. Penelitian ini disusun dengan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini ialah mahasiswa Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda memberikan persepsi yang selaras bahwa konsep mahabbah adalah alasan yang sempurna jika seseorang ingin hidup selibat, karena pengetahuan mereka tentang konsep mahabbah yaitu bagaimana kemurnian cinta seorang hamba kepada Rabb-Nya. Adapun selibat dalam pandangan mereka yaitu seseorang yang memutuskan hidup tanpa pernikahan dengan tujuan untuk menyempurnakan agamanya. Namun, sejumlah mahasiswa juga menyampaikan pandangannya bahwa perlu diingat terkait tingkatan maqamat. Rabi’ah Al-Adawiyah maqamnya adalah wali sehingga tidak sembarangan dengan keputusannya, maka perlu berhati-hati bagi para awam jika ingin berselibat meskipun dengan konsep mahabbah, karena maqamnya tidak sampai sehingga konsep mahabbahnya bisa terpatahkan. Maka dari itu mahasiswa harus diberikan pemahaman yang lebih mendalam dan implikatif dalam mempelajari ilmu tasawuf. Kata Kunci: Mahabbah, Rabi’ah Al-Adawiyah, Selibat
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KELOMPOK MILENIAL TERHADAP NIAT MENGGUNAKAN UANG ELEKTRONIK (QRIS) UNTUK MODEL PEMBAYARAN: PERSPEKTIF PENGGUNA DI KALANGAN MAHASISWA DI KOTA SURAKARTA Luqiana, Asyifa Lulu; Kussudyarsana, Kussudyarsana
JURSIMA Vol 10 No 2 (2022): Jursima Vol. 10 No. 2, Agustus Tahun 2022
Publisher : INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS INDOBARU NASIONAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47024/js.v12i1.885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi niat mahasiswa milenial di Kota Surakarta dalam menggunakan uang elektronik (QRIS) sebagai model pembayaran. QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang diperkenalkan oleh Bank Indonesia pada tahun 2019 telah menjadi salah satu inovasi utama dalam sistem pembayaran digital di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui survey online. Model penelitian ini didasarkan pada Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), yang mencakup variabel performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions, serta memasukkan sikap (attitude) sebagai variabel mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy, effort expectancy, social influence, dan facilitating conditions memiliki pengaruh signifikan terhadap niat mahasiswa dalam menggunakan QRIS. Sikap (attitude) juga terbukti menjadi variabel mediasi yang kuat dalam hubungan ini. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan, penyedia layanan keuangan, dan pengembang teknologi dalam merancang strategi untuk meningkatkan adopsi QRIS di kalangan mahasiswa. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi secara praktis dan teoritis dalam memahami serta mempromosikan penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran yang efisien dan inklusif di kalangan mahasiswa di Kota Surakarta.
PRAKTIK SESAJEN DALAM TRADISI BUDAYA INDONESIA TERHADAP HUKUM ISLAM: BAGAIMANA PERSPEKTIF MAHASISWA PENDIDIKAN AKUNTANSI Putri, Mega Renanda; Yusman , Rannisa Aliya; Farid , Reynaldi; Anggraeni , Septianesa; Ismawati , Yuliani; Suresman , Edi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i2.1868

Abstract

Sesajen merupakan budaya turun temurun yang mengakar di masyarakat indonesia, banyak sekali spekulasi dari masyarakat mengenai budaya sesajen dengan hukum agama mayoritas di Indonesia. Dalam penelitian ini penulis ingin melihat perspektif mahasiswa pendidikan akuntansi universitas pendidikan akuntansi terhadap budaya sesajen dalam lingkup hukum islam, cara penulis dapat mengetahui hal tersebut adalah dengan cara dilakukannya pendekatan kualitatif serta teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan wawancara, dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Temuan dari penelitian ini adalah dimana seluruh mahasiswa pendidikan akuntansi mengetahui budaya sesajen yang ada di Indonesia, serta sebanyak 7% pernah turut berpartisipasi dalam budaya tersebut, dan sebanyak 98% mahasiswa pendidikan akuntansi tidak setuju dengan anggapan bahwa sesajen selaras dengan hukum islam.

Page 14 of 35 | Total Record : 344