Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Berdiferensiasi dengan Model ASSURE pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Pujiastuti, Rahayu; Retnosari, Ira Eko
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.442

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu poin penting dalam Kurikulum Merdeka. Oleh karena itu, rancangan modul ajar yang dibuat guru harus dapat memfasilitasi keberagaman kemampuan, minat, bakat, dan gaya belajar siswa. ASSURE sebagai model pengembangan modul ajar dirasa tepat digunakan karena memperhatikan keberagaman karakter siswa. Tujuan penelitian ini, yaitu mendeskripsikan kemampuan para mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi dengan model ASSURE. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa ketepatan isi modul ajar berdiferensiasi yang dikembangkan dengan model ASSURE. Sumber data penelitian ini, yaitu 21 mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Perencanaan Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Modul ajar yang dikembangkan mahasiswa dianalisis dengan teknik deskriptif; dengan menggunakan prinsip-prinsip model ASSURE, meliputi menganalisis karakteristik peserta didik (A); menetapkan tujuan (S); memilih metode, media, dan materi (S); menggunakan metode, media, dan materi (U); melibatkan keterlibatan peserta didik (R); mengevaluasi dan merevisi (E). Ketepatan isi modul ajar menjadi dasar untuk mendeskripsikan kemampuan para mahasiswa. Penganalisisan data menggunakan teknik deskriptif dibantu dengan penghitungan berupa persentase. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian memberi informasi bahwa kemampuan para mahasiswa dalam mengembangkan modul ajar berdiferensiasi dengan model ASSURE memiliki kriteria ‘cukup’. Hal tersebut berdasarkan skor ketepatan isi modul ajar berdiferensiasi dengan model ASSURE yang dikembangkan oleh mahasiswa program studi pendidikan bahasa Indonesia di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya mencapai 69%. Pengembangan yang berhubungan dengan media tidak ada kendala, tetapi pengembangan yang berhubungan dengan materi dan metode masih ada kendala.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR SIKLUS AIR BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Zephisius Rudiyanto Eso Ntelok; Beatrix Sarti Mantur; Yohennes Marryono Jamun; Rudolof Ngalu
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v11i2.1519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan dan keefektifan modul ajar siklus air berbasis PBL dalam melatihkan kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V SD pada semester genap tahun akademik 2022/2023. Penelitian pengembangan (RD) ini menggunakan prosedur pengembangan model ADDIE. Subyek dalam penelitian ini adalah Siswa/I Kelas V SDK Santa Agnes Ruteng IV yang berjumlah 26 orang. Data dikumpulkan menggunakan instrument berupa angket, lembar observasi, dan instrument berbentuk tes pilihan ganda. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dengan rata-rata skor validasi 3,54, rata-rata skor kepraktisan 93,42% dan tingkat efektifitas (N-Gain) 0,62 dengan kategori gain sedang. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran PBL juga meningkat dengan rata skor keterlaksanaan pembelajaran dengan model PBL sebesar 82,84% (terlaksana sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul ajar siklus air berbasis PBL valid, praktis dan efektif dalam melatihkan kemampuan pemecahan masalah siswa SD.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL IPA DI SEKOLAH DASAR BERBASIS HOTS DENGAN PENDEKATAN TPACK PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH Vivi Nurul Sofia; Nana Hendracipta; A. Syachruroji
Jurnal Pendidikan Dasar Vol 11, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v11i2.898

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan mata pelajaran yang krusial dalam kehidupan sehari-hari sehingga memerlukan bantuan media agar peserta didik memahami konsep dengan baik terutama pada materi sistem peredaran darah. Adapaun yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui proses pengembangan modul, mengetahui kelayakan modul serta mengetahui respon peserta didik setelah menggunakan bahan ajar modul berbasis HOTS dengan Pendekatan TPACK pada mata pelajaran IPA peserta didik kelas V. Metode penelitian yang digunakan ini mengacu pada desain penelitian Borg Gall yang diadaptasi oleh Sugiyono. Penelitian ini melalui enam tahapan yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain produk, 4) validasi desain, 5) revisi desain, 6) uji coba produk. Melalui tahap validasi diperoleh hasil tingkat kelayakan dari segi materi sebesar 85,5% dan masuk kategori “sangat layak”, dari segi desain media sebesar 81,5% dan masuk kategori “sangat layak”, serta dari segi bahasa sebesar 91% dan masuk kategori “sangat layak”. Kemudian setelah dilakukan revisi media sesuai dengan saran perbaikan validator, peneliti melakukan uji coba produk kepada peserta didik kelas V sebanyak 20 peserta didik dengan hasil 91,3% dengan kategori “sangat baik”.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Khairunnisa, Khairunnisa; Jamilah, Jamilah; Risalah, Dewi
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i1.3200

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model penelitian adalah bentuk ADDIE meliputi tahap Analysis (analisis), Design (perancangan), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Negeri Ketapang dengan subjek penelitian terdiri dari ahli atau validator, guru, dan siswa kelas VIII berjumlah 20 orang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan hasil pengembangan, penelitian, dan pembahasan terhadap modul ajar materi SPLDV berbasis model pembelajaran problem based learning terhadap kemampuan pemecahan masalah kelas VIII SMP Negeri Ketapang layak digunakan sebagai bahan ajar. Pengembangan modul ajar mencapai Tingkat kevalidan dengan kategori sangat valid dengan kevalidan media 85,13% dan materi 87,69%, Tingkat kepraktisan dengan kriteria sangat praktis ditunjukkan dengan angket respon siswa yang mencapai nilai 82 % dan angket respon guru 86%, serta Tingkat keefektifan dengan kriteria efektif berdasarkan nilai ketuntasan yang ditentukan sekolah. Hasil tes menunjukkan rata-rata siswa mendapatkan nilai 79,87. Kata Kunci: Modul Ajar, Model Pembelajaran PBL, Kemampuan Pemecahan Masalah
Pengembangan Modul Ajar "Mathpreneur" Sebagai Penguatan P5 pada Implementasi Kurikulum Merdeka Nugraheni, Liknin; Prayitno, Sunyoto Hadi; Faizah, Hanim; Ladyawati, Erlin
J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6, No 1 (2024): J-PiMat
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika STKIP Persada Khatu;istiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/j-pimat.v6i1.3391

Abstract

Modul ajar adalah rancangan pembelajaran atau perangkat yang disusun berdasarkan penerpan kurikulum di satuan pendidikan, bertujuan guna mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan. Terdapat hubungan yang erat antara Kurikulum dan pembelajaran, hal ini dikarenakan tujuan Kurikulum adalah untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pada Kurikulum Merdeka, pendidik dituntut dapat lebih inovatif dan kreatif dalam merancang rencana pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar "Mathpreneur" berbasis kurikulum merdeka pada materi yang Aritmatika Sosial kelas VIII SMP. Modul ajar dalam penelitian ini dikembangkan dengan metode pengembangan Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Diperoleh modul ajar “Mathpreneur” yang peneliti kembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kata Kunci: Modul ajar, Mathpreneur, Kemampuan Matematika, ADDIE, Kurikulum Merdeka
Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis TPACK bagi Guru Kota Malang Nuraini, Ni Luh Sakinah; Cholifah, Puri Selfi; Rini, Titis Angga; Aurelia, Davina; Sofirin, Ahmat; Huzaimah, Cempa; Nafisah, Nada
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6306

Abstract

Kelompok Kerja Guru 8 Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang mengungkapkan bahwa mereka seringkali merasa kesulitan dalam penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka. Hal ini dikarenakan harus sesuai dengan CP kurikulum merdeka yang menggunakan pendekatan technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK). Tujuan penelitian ini adalah untuk wadah pelatihan bagi guru terkait modul ajar yang berbasis technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK). Metode yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup tahap perencanaan dengan menjajaki kebutuhan mitra, tahap pelaksanaan yang dilakukan dengan format blended learning dengan pemanfaatan platform Google Sites. Selanjutnya tahap evaluasi dengan penilaian hasil dengan teman sejawat. Hasil data menunjukkan bahwa sebagian besar guru sudah mengikuti perkembangan teknologi dan menggunakannya pada pembelajaran, serta mampu menggabungkan pengetahuan tentang materi, pedagogi, dan teknologi yang dimiliki untuk merancang pembelajaran. Melalui kegiatan pelatihan pengembangan modul ajar berbasis TPACK ini, lebih dari 90% peserta dapat menyajikan contoh-contoh penerapan TPACK yang menarik dikemas dalam bentuk modul ajar kurikulum merdeka. Pelatihan pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka berbasis TPACK sukses dilaksanakan serta dipandang menarik dan bermanfaat oleh guru.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Finansial Siswa Sekolah Dasar Darmansyah, Ady; Susanti, Atika; Rahman, Afar Azis
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6349

Abstract

Literasi finansial menjadi keterampilan esensial untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam mengelola keuangan. Kesenjangan dalam pemahaman literasi finansial di kalangan siswa sekolah dasar mencerminkan kebutuhan mendesak untuk memperkenalkan modul pembelajaran yang inovatif dan efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar. Metode penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) yang mengadopsi model 4D Thiagarajan, Semmel, & Semmel tahun 1974. Validasi modul ajar dilakukan oleh dua orang dosen ahli dan data respon guru divalidasi oleh dua orang guru kelas II SD. Analisis data melibatkan teknik analisis deskriptif kualitatif dan statistik deskriptif, mencakup evaluasi hasil validasi oleh ahli dan analisis respon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar dari aspek materi dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,90 (Sangat Valid). Pada aspek bahasa modul dengan nilai rata-rata Aiken’s V sebesar 0,89 (Sangat Valid). Respon guru terhadap modul ajar mencapai rata-rata persentase sebesar 85,25% (Sangat Baik). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah berhasil menghasilkan modul ajar berbasis Problem Based Learning yang dapat efektif dalam meningkatkan literasi finansial siswa sekolah dasar.
Pengembangan Modul Ajar IPAS Berbasis STEM untuk Mewujudkan Keterampilan Dasar Berpikir Ilmiah Siswa Sekolah Dasar Puspitasari, Juwita Fitria; Patonah, Siti; Sukamto, Sukamto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7319

Abstract

Keterampilan berpikir ilmiah merupakan keterampilan berpikir untuk menenghasilkan suatu keputusan atau kesimpulan secara ilmiah berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki. Keterampilan berpikir ilmiah dapat dilatih dengan menerapkan pendekatan STEM (Science, Tecnology, Engineering and Mathematics) yang menerapkan pengetahuan dan keterampilan secara bersaam dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM yang dapat mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Hasil penelitian menunjukan bahwa modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi memperoleh hasil validasi indeks aiken sebesar 0,94 pada komponen modul ajar, 0,96 pada validasi materi, 0,96 pada validasi bahasa, 0,94 pada validasi media Augmented Reality, dan 0,98 pada validasi media konkrit. Uji efektifitas modul ajar diperoleh nilai N-Gain 0,56 dan uji kepraktisan modul ajar memperoleh nilai 95,2. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa  modul ajar IPAS berbasis pendekatan STEM pada materi struktur permukaan bumi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mewujudkan keterampilan dasar berpikir ilmiah siswa kelas V sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEMATIK SD BERBASIS DIGITAL DI PROVINSI ACEH Zaki Al Fuad; Helminsyah Helminsyah; Musdiani Musdiani
Jurnal Visipena Vol 14 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/visipena.v14i2.2351

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan jangka panjang yaitu: mendukung program pemerintahan Republik Indonesia dalam rangka mendukung program MBKM melalui inovasi yang dilakukan dalam pembelajaran di kelas berupa modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT. Adapun target khusus yang ingin dicapai dalam penelitian ini yaitu (1) Merancang modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT bagi siswa SD di Provinsi Aceh, (2) Merancang modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT yang dapat membantu aktivitas siswa dan guru untuk mengimplementasikan pembelajaran tematik di SD, (3) Mengetahui efektifitas modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT bagi siswa SD di Provinsi Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Borg and Gall. Model pengembangan produk pembelajaran ini merupakan model yang disusun secara terprogram dengan urutan yang sistematis dan memenuhi karakreristik siswa dalam belajar. Berikutnya untuk menguji efektifitas dari modul yang dikembangkan menggunakan penelitian eksperimen. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini yaitu data validitas, kepkraktisan dan efektifitas dari modul ajar tematik SD berbasis digital terintagrasi KBAT yang di kembangkan. Target keluaran yang ingin dicapai di pada penelitian ini yaitu (1) framework pendekatan tematik di jenjang SD, (2) Panduan pengembangan modul ajar tematik jenjang SD moda dalam jaringan, luar jaringan dan campuran, (3) Perangkat ajar tematik moda dalam jaringan di kelas awal, (4) Perangkat ajar tematik moda luar jaringan di kelas awal, (5) perangkat tematik moda campuran di kelas awal. Riset ini akan memberikan kontribusi yang sangat penting dalam Rencana Strategis riset unggulan Universitas Bina Bangsa Getsempena dalam bidang inovasi pendidikan, dan riset ini juga akan menyelesaikan permasalahan pada kualitas Pendidikan di Provinsi Aceh.AbstractThis research has a long-term goal, namely: to support the government program of the Republic of Indonesia in order to assist MBKM program through innovations that is implemented in the classroom learning in form of thematic teaching module of elementary school KBAT-integrated digital based. The specific targets to be achieved in this study are (1) Designing thematic module of elementary school KBAT-integrated digital based for elementary school students in Aceh Province, (2) Designing thematic learning of elementary school KBAT-integrated digital based that can help students and teacher to implement thematic learning in elementary schools, (3) Knowing the effectiveness of the thematic learning module of elementary school KBAT-integrated digital based for elementary school students in Aceh Province. This research is development research of Borg and Gall. This advancement research is arranged programmatically in a systematic order and meets the characteristics of students in learning. Further to test the effectiveness of the modules that is developed using experimental research. The data produced in this study are data on the validity, practicality and effectiveness of the thematic learning of elementary school KBAT-integrated digital based that is developed. The output targets to be achieved in this study are (1) thematic approach framework at the elementary level, (2) Guidelines for the development of thematic teaching modules at the elementary level in network, off-network and mixed modes, (3) Thematic teaching devices for online modes in the early grades, (4) Thematic teaching devices for off-network modes in the early grades, (5) mixed mode thematic devices in the early grades. This research will give vitally important contribution to the Strategic Plan for the feature research of Bina Bangsa Getsempena University in the field of educational innovation, and this research will also solve problems in term of education quality in Aceh Province.
Pengembangan Modul Ajar dengan Menggunakan Model Project Based Learning untuk Meningkatkan Kecakapan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Gumanti, Gumanti; Roza, Yenita; Murni, Atma
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i1.3001

Abstract

Kecakapan pemecahan masalah matematis adalah salah satu kecakapan yang penting dimiliki oleh peserta didik. Namun, berdasarkan studi pendahuluan terhadap 60 siswa, 60% siswa memiliki kecakapan pemecahan masalah matematis kategori kurang. Perlu adanya upaya untuk meningkatkan kecakapan tersebut, salah satunya adalah dengan modul ajar. Rendahnya kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sesuai dengan kurikulum merdeka menyebabkan modul ajar yang disusun tidak memenuhi syarat kelengkapan komponen dan kesesuaian isi. Hasil wawancara terhadap 18 guru matematika menunjukkan bahwa hanya 5% guru yang pernah menggunakan model Project Based Learning. Berdasarkan kondisi tersebut, perlu dilakukan penelitian pengembangan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning untuk meningkatkan kecakapan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Model pengembangan yang dilakukan adalah model 4D yang terdiri dari empat tahapan yaitu, Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil penelitian ini adalah modul ajar yang sudah melewati tahap validasi dan revisi. Berdasarkan hasil validasi, modul ajar dinyatakan sangat valid dengan nilai 3,8. Modul ajar yang dikembangkan dapat berkontribusi dalam pelaksanaan pembelajaran aktif dan berpusat pada siswa dan memberikan alternatif penerapan model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum merdeka. Modul ajar yang dikembangkan memberikan inspirasi bagi guru yang akan merancang modul ajar dengan menggunakan model Project Based Learning, dan memberikan inspirasi modul ajar yang memiliki komponen yang lengkap.

Page 32 of 90 | Total Record : 896