Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan E-Modul Ajar Informatika Untuk Meningkatkan Minat Belajar Dasar Program Keahlian SMK Fajjriah, Nur; Atiqoh, Atiqoh; Hartono, Hartono
JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol 6, No 4 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um038v6i42023p218

Abstract

Digital-era education requires innovative and adaptive approaches to ensure learning effectiveness. Grade 10 Pharmacy faces challenges in the problem of student interest in learning, especially in Informatics. The purpose of this research is to produce e-modules for teaching Informatics according to the criteria of good category e-modules in terms of media, material, and design and can increase student interest in learning. The development applies the ADDIE development model. This research has stages of needs analysis, designing an informatics e-module framework, developing teaching modules, applying modules in the learning process, and evaluation. The initial survey results showed that students' interest in learning was in the low category. The results of validation by material, media, and design experts were categorized as very good. To prove students' response to the e-book/informatics teaching module, it was tested through two stages, namely small group trials and large group trials. The results of the small group and large group tests reached the excellent/very feasible category. The average score obtained from the small group trial to the large group trial increased significantly. This shows that the informatics e-book/teaching module with a contextual approach developed is valid and feasible to use in the informatics learning process at school.AbstrakPendidikan era digital memerlukan pendekatan inovatif dan adaptif untuk memastikan efektivitas pembelajaran. Kelas X Farmasi menghadapi tantangan dalam permasalahan minat dalam belajar siswa, terutama dalam pelajaran Informatika. Keterlibatan teknologi informasi dalam pembelajaran menjadi kebutuhan utama dalam memotivasi dan merangsang minat pebelajar dalam belajar.Tujuan riset ini untuk menghasilkan e-modul ajar Informatika sesuai kriteria e-modul kategori baik secara media, materi, dan desain serta dapat memberikan peningkatan minat pebelajar dalam belajar. Pengembangan menerapkan model pengembangan ADDIE. Riset ini memiliki tahapan analisis kebutuhan, merancang kerangka e-modul informatika, mengembangkan modul ajar, menerapkan modul dalam proses belajar, dan evaluasi. Hasil survei awal menunjukkan minat dalam belajar pebelajar dalam kategori rendah. Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan desain dikategorikan sangat baik. Untuk membuktikan respon pebelajar terhadap e-book/ modul ajar informatika dilakukan ujicoba melalui dua tahap yaitu uji coba pada kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Hasil uji kelompok kecil dan kelompok besar mencapai kategori sangat baik/sangat layak. Nilai rata-rata yang diperoleh dari uji coba kelompok kecil ke uji coba kelompok besar mengalami peningkatan cukup signifikan. Hal tersebut menunjukkan bahwa e-book/ modul ajar informatika dengan pendekatan kontekstual yang dikembangkan telah valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran informatika di sekolah
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pirie Kieren untuk Mendukung Pertumbuhan Pemahaman Matematis Putri, Reni Albertin; Susiswo, Susiswo; Muksar, Makbul
JIPM (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika) Vol 12, No 2 (2024)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jipm.v12i2.19349

Abstract

 Pemahaman matematis merupakan tujuan pembelajaran matematika. Akan tetapi, berdasarkan studi literatur dan observasi lapangan, pemahaman matematis siswa masih rendah. Salah satu faktornya adalah kurangnya pembelajaran yang dapat mendukung pertumbuhan pemahaman matematis. Oleh karena itulah, peneliti melakukan penelitian dengan tujuan mengembangkan modul ajar berbasis Pirie Kieren yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pertumbuhan pemahaman matematis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model Plomp yang meliputi tiga tahap yaitu fase pendahuluan, pengembangan, dan assesmen. Instrumen pada penelitian ini adalah lembar validasi, lembar observasi pembelajaran, dan soal tes. Teknik analisis rata-rata digunakan untuk menentukan kevalidan dan kepraktisan produk berdasarkan skor pada lembar validasi dan lembar observasi pembelajaran. Sementara itu, uji-t (independent samples) digunakan untuk menentukan keefektifan produk berdasarkan skor tes siswa. Uji coba modul ajar dilakukan kepada 30 siswa kelas X SMAN 08 Malang. Berdasarkan hasil uji coba, diperoleh bahwa modul ajar memenuhi kriteria valid dengan skor validasi diatas 3,7, memenuhi kriteria praktis dengan skor observasi pembelajaran diatas 3,6, dan memenuhi kriteria efektif dengan hasil uji-t independent samples yang menunjukkan adanya kenaikan signifikan antara skor pretest dan posttest. Meskipun demikian tetap dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan modul ajar dengan model/ metode berbeda serta melakukan analisis terhadap proses pertumbuhan pemahaman siswa.   Mathematical understanding is the goal of mathematics learning. However, based on literature studies and field observations, students' mathematical understanding is still low. One factor is the lack of learning that can support the growth of mathematical understanding. Therefore, researchers conducted research with the aim of developing valid, practical and effective Pirie Kieren-based teaching modules to support the growth of mathematical understanding. This research is development research using the Plomp model which includes three stages, namely the preliminary, development and assessment phases. The instruments in this research were validation sheets, learning observation sheets, and test questions. The average analysis technique is used to determine the validity and practicality of the product based on the scores on the validation sheet and learning observation sheet. Meanwhile, t-test (independent samples) is used to determine product effectiveness based on student test scores. The teaching module trial was carried out on 30 class X students of SMAN 08 Malang. Based on the trial results, it was found that the teaching module met the valid criteria with a validation score above 3.7, met the practical criteria with a learning observation score above 3.6, and met the effective criteria with independent sample t-test results showing a significant increase between the pretest and posttest scores. However, further research is still needed to develop teaching modules with different models/methods and to analyze the process of growing student understanding.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERDIFERENSIASI KONTEKS LAHAN BASAH UNTUK MATEMATIKA SMP/MTS KELAS VII Asdini Sari; Karim Karim; Muhammad Sa’duddien Khair; Mahrida Mahrida; Diva Farapikatan
EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/edumat.v12i1.18698

Abstract

Penerapan kurikulum merdeka pada semua tingkat pendidikan menjadi salah satu tantangan baru bagi guru karena kurangnya ketersediaan bahan ajar yang sesuai kebutuhan peserta didik. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah melalui pendekatan pembelajaran yang berbeda-beda untuk setiap siswa dan mengintegrasikan konteks lingkungan sekitar siswa ke dalam proses pembelajaran.  Maka dari itu, diperlukan modul ajar yang dapat mengakomodasi kebutuhan individu siswa dengan memanfaatkan kearifan lokal sebagai konteks pembelajaran. Penelitian ini memiliki tujuan menghasilkan modul ajar berdiferensiasi konteks lahan basah untuk matematika SMP/MTs kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan yaitu Research and Development (R&D) dengan model pengem­bangan 4D. Ada 4 tahapan dari model 4D ini, yaitu: (1) tahap pendefinisian (define), (2) tahap perancangan (design), (3) tahap pengembangan (develop), dan (4) tahap penyebaran (disseminate). Namun, penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan (develop). Subjek uji coba penelitian adalah 32 peserta didik kelas VII-E SMP Negeri 15 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen validasi, angket respon guru dan peserta didik, serta tes evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar yang dikembangkan memenui kriteria valid, praktis dan efektif. Kata kunci: Modul Ajar, Pembelajaran Berdiferensiasi, Konteks Lahan Basah Abstract:  The implementation of the independent curriculum at all levels of education is one of the new challenges for teachers due to the lack of availability of teaching materials that suitable for students. One solution to overcome this is through different learning approaches for each student and integrating the context of the students' surrounding environment into the learning process. Therefore, a teaching module is needed that can accommodate the individual needs of students by utilizing local wisdom as a learning context. This research aims to produce teaching modules with differentiated wetland context for seventh grade of junior high school mathematics. The research method used is development, namely Research and Development (R&D) with the 4D development model. There are 4 stages of this 4D model, namely: (1) define stage, (2) design stage, (3) develop stage, and (4) disseminate stage. However, this research only reached the develop stage. The research trial subjects were 32 students of seventh grade of SMPN 15 Banjarmasin. Data collection techniques used validation instruments, teacher and learner response questionnaires, and evaluation tests. The research results show that the teaching module meets the criteria of valid, practical, and effective. Keywords: Teaching Module, Differentiate Learning, Wetlands Context
PENGEMBANGAN MODUL AJAR TEKS EKSPOSISI MENGGUNAKAN APLIKASI KAHOOT SEBAGAI MEDIA EVALUASI HASIL BELAJAR SISWA KELAS X Ulfa, Aulia
Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan Asing Vol 7 No 1 (2024): Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah dan Asing
Publisher : LPPM Universitas PGRI Silampari Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/silamparibisa.v7i1.2694

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagimana kelayakan mudul ajar menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa dan bagaimana respon peserta didik terhadap modul ajar yang akan dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan menggunakan model penelitian pengembangan instrumen tes. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes dan angket. Sedangkan teknis analisis data yang digunakan berupa lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli bahasa, angket respon penilaian peserta didik dan analisis butir soal. Hasil validasi dari ahli materi mendapatkan perolehan rata-rata sebesar 4,2 dengan kriteria baik. Hasil validasi dari ahli bahasa mendapatkan perolehan rata-rata sebesar 3,9 dengan kategori baik. Validitas dari hasil uji coba diperolah uji coba pertama dengan soal post test, reliabilitas yang diperoleh pada tahap pertama sebesar 65,1% dengan kategori cukup. Pada penilaian peserta didik memperoleh persentase akhir sebesar 88,1% dengan kriteria sangat baik. Disimpulkan bahwa modul ajar teks eksposisi menggunakan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi hasil belajar siswa yang dikembangkan sangat layak sebagai media evaluasi yang baik digunakan dalam pembelajaran teks eksposisi.
E-Modul Edu-Kehati Berbasis I-SETS: Pengembangan Bahan Ajar Beroientasi pada Literasi Keanekaragaman Hayati Ristanto, Rizhal Hendi; Heryanti, Erna; Madaniyyah, Salma
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v5n2.p66-83

Abstract

: E-modul merupakan salah satu bahan ajar yang banyak digunakan dalam proses pembelajaran guna mencapai tujuan pembelajaran. Pembelajaran I-SETS menjadikan siswa lebih mudah memahami materi pelajaran, karena siswa tidak hanya menguasai materi, namun juga peka terhadap permasalahan ataupun isu yang ada di masyarakat, serta dapat mengambil keputusan akan masalah-masalah yang sedang terjadi dan dapat mengaitkannya dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik keanekaragman hayati berbasis I-SETS berpotensi meningkatkan literasi keanekaragaman hayati siswa. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu tahap analisis (Analysis), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Penelitian ini dibatasi pada uji kelompok kecil (small group evaluation) dengan subjek penelitian 30 peserta didik kelas X IPA MA. Data yang diperoleh berdasarkan instrumen uji kelayakan oleh validator ahli materi dan ahli media, uji coba oleh guru biologi, one to one evaluation, dan uji kelompok kecil. Hasil uji kelayakan oleh validator ahli materi mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,20. Hasil uji kelayakan oleh validator ahli media mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,20. Hasil uji coba guru biologi mendapatkan skor sebesar 4,10. Hasil one to one evaluation mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,10 dan hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan rata-rata skor sebesar 4,37 dengan kategori sangat layak. E-modul Edu-Kehati berbasis I-SETS layak untuk digunakan dalam pembelajaran materi keanekaragaman hayati dan berpotensi meningkatkan literasi keanekaragaman hayati siswa.
Pengembangan Modul Digital Bergambar sebagai Bahan Ajar Materi Sistem Pencernaan Fauziah, Ajeng Nurul; Carolina, Hifni Septina
Al Jahiz Vol 5 No 1 (2024): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, January-June 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v5i1.9134

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan modul bergambar digital pada materi sistem pencernaan sebagai bahan ajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Sekampung, dan untuk mengetahui dan menganalisis kelayakan modul bergambar digital dari segi materi, media, respon pendidik, dan respon peserta didik pada materi sistem pencernaan sebagai bahan ajar kelas XI SMA Negeri 2 Sekampung yang dikembangkan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) atau penelitian dan pengembangan. Penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE. Hasil penelitian ini berupa modul bergambar dalam bentuk digital yang telah divalidasi oleh para ahli. Hasil penilaian dari ahli materi diperoleh hasil sebesar 89% dan validasi ahli media diperoleh hasil sebesar 87% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil uji coba skala terbatas, hasil respon pendidik memperoleh hasil sebesar 86% dan respon peserta didik memperoleh hasil skor sebesar 86%.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis E-Modul Dengan Model Discovery Learning Pada Pokok Bahasan Statistika Yulia, Irma
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan [JIMEDU] Vol 2, No 6 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak
KONSEP MODEL PENGEMBANGAN INSTRUKSIONAL DALAM MENGEMBANGKAN MODUL AJAR Hasudungan Simanjuntak; Pusvita Narti Anggraini; Meylani Esterida Siburian; Alindia Defega Pebrianti; Aulia Sekar Kemuning
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v2i7.1824

Abstract

Penggunaan modul akan meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran, karena modul memiliki peran dalam menyajikan informasi atau keterampilan dalam unit terstruktur yang memudahkan pemahaman dan pembelajaran. Dalam konteks ini, guru berperan sebagai perancang pembelajaran, sementara siswa berperan sebagai penerima atau pengguna modul. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami konsep Model Pengembangan Instruksional dalam pengembangan modul pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur, di mana data diperoleh dari jurnal atau buku yang relevan tentang Model Pengembangan Instruksional. Hasil penelitian ini menghasilkan konsep Modul Pengembangan Instruksional (MPI), yang diaplikasikan dalam merancang modul pembelajaran.
Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Pancasila Untuk Meningkatkan Minat Belajar Kelas V SD Negeri 1 Kujon Tahun Pelajaran 2023/2024 Titin Sulistyowati; Sri Suwartini; Isna Rahmawati
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 2 No. 4 (2024): Juli : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v2i4.886

Abstract

The aim of this research is to determine the feasibility of the Pancasila Education teaching module, determine students' responses to the implementation of the Pancasila Education teaching module, determine students' interest in learning after implementing the Pancasila Education teaching module, and determine the development of the Pancasila Education teaching module in the material of Chapter 3 Cultural Diversity. My Indonesia Topic B Let's Preserve Indonesian Culture. This type of research is Development Research (Research and Development) using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) model. The sample in this research was 18 class V students at SD Negeri 1 Kujon. The data collection techniques used were interviews, observation, questionnaires, tests and documentation. The results of this research show that the development of the Pancasila Education teaching module can increase the learning interest of class V students at SD Negeri 1 Kujon with a percentage increase of 52%.
PENGEMBANGAN POTENSI GURU MGMP PPKn SMP KOTA KEDIRI DALAM PEMBUATAN MODUL AJAR Sasmita, Wikan; Nursalim, Nursalim; Widodo, Agus; Anyastuti, Etty; Suratman, Suratman; Pristiani, Yunita Dwi; Wiranata, Irawan Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 1 No 4 (2023): JPMI Desember 2023
Publisher : CV Bayfa Cendekia Indonesia Bekerjasama dengan Jurusan/Program Studi Pendidikan Masyarakat FKIP Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jpmi.v1i4.55

Abstract

The development of the potential of MGMP PPKn SMP Kediri teachers is accompanied by the development of the era of disruption, this era will require teachers to innovate in the independent curriculum, especially in making teaching modules. The increasingly severe challenges must improve competence in learning. Through teacher potential development activities carried out by PPKn FKIP UNP Kediri lecturers through service to the community with harpan can improve competence in making teaching modules. This study is to describe and analyze the impact of developing the potential of MGMP PPKn SMP Kediri teachers in making teaching modules. Qualitative approach with the type of case study on MGMP PPKn SMP Kediri city teachers. The process of collecting interview data, observation, documentation. Analysis techniques with conclusions. Validity checking with extended presence of researchers and triangulation. The results show an increase in competency in making teaching modules.

Page 41 of 90 | Total Record : 896