Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Matematika Sesuai Kurikulum Merdeka Materi Pecahan Berbasis Pendekatan Matematika Realistik untuk Kelas V Sekolah Dasar Barumbun, Mardyanto; Kusnadi, Dedi; Dwiyanti, Anik; Liani, Ahyani Mirah
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.3804

Abstract

This study aimed to develop a teaching module on fractions for 5th-grade elementary school students, designed using a realistic approach and tailored for implementation within the framework of the Merdeka Curriculum. The development research employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation), which was evaluated through expert validation of media and content, as well as student interest response and teacher practicality response regarding the module. The validation results from both media and content experts indicated that the developed module was highly suitable, with percentage scores of 94% and 95%, respectively. Additionally, student responses to the learning experiences facilitated by teachers using the developed module were highly positive, ranging from interested to highly interested. Moreover, teacher responses regarding the practicality, effectiveness, efficiency, and creativity of the developed module obtained a percentage score of 98%, signifying excellent quality. These research findings demonstrate that the developed teaching module is both suitable and practical for use by teachers in teaching fractions to 5th-grade elementary school students, with the learning experiences facilitated by this module receiving positive responses from students.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Pada Materi Matriks Nursantriana, Nursantriana; Rusli, Rusli; Hamda, Hamda
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5247

Abstract

This study aims to describe the development process, show specifications, assess the quality, and determine the effectiveness of teaching modules based on differentiated learning on matrix material. The type of research used is Research and Development which refers to the ADDIE model which consists of five stages namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The subjects of this trial were students of class XI SMA Negeri 21 Makassar. The results showed that the assessment by validators on teaching modules and research instruments received an average score of 4,31 with valid criteria. The results of the data analysis of the students' response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 87,9 and trial II with a percentage of 91,9%, the teacher's response questionnaire to the teaching module showed very positive criteria in trial I with a percentage of 86,1% and trial II with a percentage of 94,4%, and the learning implementation observation sheet showed the criteria were fully implemented in trial I with a percentage of 1,8 and trial II with a percentage of 1,9 so that the teaching module was declared practical. The results of data analysis of student activity sheets showed very active criteria in trial I with a percentage of 85,2% and trial II with a percentage of 87,2%, the learning outcomes test reached 80% in trial I and 100% in trial II, so that the teaching module was declared effective. Referring to the results of the analysis, it can be concluded that the teaching module based on a differentiated learning on matrix material can be used in learning activities.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS Hariri, Dewi Damayanti; Nurhikmayati, Iik; Kania, Nia
JP2MS Vol 9 No 1 (2025): April
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan Matematika FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jp2ms.9.1.1-12

Abstract

Kemampuan berpikir kritis adalah kemampuan kognitif yang mendorong siswa untuk mempertimbangkan masalah secara kritis yang Dmembutuhkan kemampuan berpikir induktif termasuk mengidentifikasi hubungan, mengevaluasi situasi terbuka, mencari tahu sebab dan akibat, membuat deduksi, dan menghitung data yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa. Menggunakan metodologi Research and Development (R&D) dengan pendekatan ADDIE, modul ajar ini melalui tahap analisis, desain dan pengembangan. Instrumen penelitian terdiri dari lembar validasi oleh ahli media dan materi, serta kuesioner kepraktisan untuk guru dan siswa. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur validitas dan kepraktisan modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar matematika dengan PBL yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis ditinjau dari kemampuan berpikir kritis matematis. Keberhasilan penelitian ini didukung oleh pendekatan kontekstual yang meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Dampak penelitian ini terhadap pembelajaran matematika adalah peningkatan pemahaman siswa terhadap materi SPLTV dan kemampuan berpikir kritis, yang penting untuk menghadapi tantangan dalam pendidikan abad ke-21.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Media Digital Materi Pengukuran Panjang dan Berat Menggunakan Model PBL Untuk Kelas III SD Christina, Ellyne; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9912

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi abad 21 guru diharapkan menyajikan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, Faktanya, pemanfaatan media digital oleh pendidik dalam kegiatan belajar mengajar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan kelayakan modul ajar berbasis media digital. Pengembangan modul mengikuti model ADDIE dengan lima tahapan: (1) Analyze, menganalisis kebutuhan melalui kuesioner kepada guru kelas III; (2) Design, merancang kisi-kisi modul ajar; (3) Develop, membuat modul dan validasi produk oleh empat validator; (4) Implement, menguji coba modul pada peserta didik kelas III SD Negeri 1 Bendo; dan (5) Evaluate, mengevaluasi hasil post-test. Hasil validasi menunjukkan skor 3,6 dari dosen, 3,75 dari guru, 3,6 dari ahli bahasa, dan 3,5 dari ahli TIK, dengan rata-rata 3,61 yang termasuk kategori "sangat baik". Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dari 38% menjadi 80%, dengan kenaikan rata-rata 42%. Berdasarkan temuan ini, modul ajar berbasis media digital layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis PBL untuk Meningkatkan Kecakapan Koneksi Matematis Siswa Aqilah, Zharifatul; Suanto, Elfis; Kartini
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17329

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kecakapan koneksi matematis siswa kelas VII Fase D. Masalah utama yang ditemukan adalah rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa akibat pendekatan pembelajaran konvensional, yang umumnya ditandai dengan metode pengajaran satu arah, dan kurangnya interaksi antara guru dan siswa. Modul ajar dikembangkan menggunakan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate), mencakup analisis kebutuhan, rancangan awal modul ajar, uji validitas, praktikalitas, serta efektivitas. Hasil pengembangan menunjukkan modul ajar berbasis PBL memiliki validitas tinggi, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kecakapan koneksi matematis siswa. Efektivitas modul ajar ditunjukkan melalui hasil uji n-gain, di mana rata-rata peningkatan kecakapan koneksi matematis siswa kelas eksperimen mencapai 70.08 (kategori sedang), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 61.29 (kategori rendah). Simpulan penelitian adalah modul ajar berbasis PBL efektif sebagai alternatif pembelajaran, memberikan pengalaman belajar yang bermakna, dan relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini.
Pengembangan Modul Ajar Trigonometri Pembelajaran Diferensiasi Berbasis PBL untuk Meningkatkan Bernalar Kritis Siswa Prastika, Sulia Anis; Suwito, Abi; Lestari, Nurcholif Diah Sri; Yudianto, Erfan; Pambudi, Didik Sugeng
Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Indiktika : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/indiktika.v7i2.17579

Abstract

Penelitian ini fokus mengembangkan modul ajar matematika kurikulum merdeka materi trigonometri SMA Fase E. Modul ajar yang dikembangkan menggunakan pembelajaran diferensiasi berbasis Problem Based Learning (PBL) materi trigonometri fase E. Tujuan penelitian ini menghasilkan produk yang valid, praktis, dan efektif. Produk yang dikembangkan berupa modul ajar pembelajaran diferensiasi berbasis PBL yang dilengkapi dengan LKPD, bahan ajar trigonometri, soal pretest dan soal posttest. Prosedur pengembangan produk yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation dan evaluation. Modul ajar, LKPD, bahan ajar, soal pretest dan posttest bernalar kritis yang dihasilkan dari penelitian ini memenuhi kriteria kevalidan dengan skor validasi berturut-turut adalah 3.77; 3.69; 3.81; 3.89; dan 3.78 dengan skala 1-4. Selain itu produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria kepraktisan karena hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 83.3% masuk kategori sangat baik dan angket respon siswa sebesar 3.14 masuk kategori baik. Produk yang dikembangkan juga memenuhi kriteria keefektifan karena 83% tuntas secara klasikal dan peningkatan kemampuan bernalar kritis siswa berdasarkan analisis N-Gain sebesar 0.38 dengan kategori sedang.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR IPAS BERBASIS TRI-N UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI JOGOSIMO mulyani, mulyani
Tuladha : Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/tuladha.v4i1.18879

Abstract

Keadaan siswa yang malu menyampaikan gagasan berbeda, kecenderungan diam dan mengikuti hasil kesimpulan teman, kekurangaktifan bertanya selama pembelajaran membuktikan masih rendahnya berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS. Kegiatan pembelajaran IPAS kurang menerapkan strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan abad 21 siswa. Tujuan penelitian: (1) menghasilkan modul ajar IPAS berbasis Tri-N untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V; (2) menguji kelayakan modul ajar IPAS berbasis Tri-N untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V; dan (3) menguji efektivitas modul ajar IPAS berbasis Tri-N untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Metode penelitian adalah research and development model ADDIE. Teknik pengumpulan data: kuesioner, observasi, wawancara, dan lembar validasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan (1) dihasilkannya produk modul ajar IPAS berbasis Tri-N untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V; (2) hasil persentase validasi ahli materi sebesar 70,00%, ahli media sebesar 85%, hasil validasi ahli ketamansiswaan sebesar 94%, dan praktisi sebanyak 91% sehingga diperoleh rata-rata hasil validasi ahli dan praktisi adalah 85% dengan kriteria “Sangat Layak”; dan (3) produk modul ajar dinyatakan sangat efektif dengan peningkatan nilai sebesar 0,40 berdasarkan perhitungan rerata skor N-Gain. Abstract The condition of students who are embarrassed to convey different ideas, the tendency to remain silent and follow their friends' conclusions and the lack of activity in asking questions during learning prove that students' critical thinking is still low in science learning. Science and science learning activities do not apply learning strategies to improve students' 21st century skills. Research objectives: (1) produce a Tri-N-based science teaching module to enhance critical thinking skills of fifth graders; (2) test the feasibility of the Tri-N-based science module and science teaching to improve fifth-grade students' critical thinking skills; and (3) test the effectiveness of the Tri-N-based science teaching module in improving fifth-grade students' critical thinking skills. The research method is the ADDIE research and development model. Data collection techniques: questionnaires, observations, interviews and validation forms. The data analysis used is descriptive, quantitative and qualitative. The research results show (1) the production of a Tri-N-based science teaching module to improve the critical thinking skills of class V students; (2) the material experts' validation percentage results were 70.00%, the media experts' were 85%, the student affairs experts' validation results were 94%, and the professionals' were 91%, of so that the average validation results from experts and professionals were 85% with the "Very worthy" criteria; and (3) the effectiveness of the teaching module is obtained by calculating the average N-Gain score before and during implementation of 0.43 and 0.83 with the qualification being very effective.
Profil Pengembangan Modul Ajar IPA Terintegrasi Etnosains sebagai Upaya Penguatan Konsep Ilmiah: Systematic Literature Review Supriatna, Asep Yudi; Hernawati, Diana; Badriah, Liah; Ruganda, Ernita
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpms.v13i1.84652

Abstract

Pendekatan etnosains dalam pembelajaran IPA berpotensi memperkuat konsep ilmiah sekaligus menanamkan nilai budaya lokal. Penelitian ini menganalisis profil pengembangan modul ajar IPA terintegrasi Etnosains, melalui metode Systematic Literature Review (SLR), berbantu model analisis PRISMA, dengan fokus pada artikel terindeks SINTA 2, terbitan 2020 hingga 2024. Dari 2.280 artikel pada basis data Google Scholar, teridentifikasi melalui kata kunci, setelah melewati tahapan seleksi topik, 1.540 artikel diantaranya tereliminasi. Selanjutnya, peninjauan abstrak menyisihkan 690 arikel, dan analisis kelayakan, berfokus pada isi artikel menyeleksi 50 artikel, yang akhirnya menghasilkan 8 artikel relevan untuk kajian mendalam. Temuan menunjukkan bahwa modul bertema Batik Kerinci, tanaman obat Bugis, dan topeng Singo Barong efektif meningkatkan literasi sains serta apresiasi budaya. Namun, pengembangan modul ajar berbasis kearifan lokal Sunda masih minim. Oleh karena itu, pengembangan modul ajar IPA berbasis budaya Sunda direkomendasikan sebagai upaya memperkaya strategi pembelajaran kontekstual, yang mendukung pelestarian budaya dan transfer nilai-nilai ilmiah warisan leluhur.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATA KULIAH KONSEP DASAR SAINS BERBANTUAN ETNOID (ETNOSCIENCE ANDROID) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MAHASISWA PGSD Faudina Permatasari; Vindhy Dian Indah Pratika; Evi Fitriana
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 1 (2025): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v20i1.222

Abstract

The results of the initial analysis showed that 68% of students had difficulty in identifying the application of vibration and wave concepts, even though this understanding is very important in elementary school level learning. This study aims to analyze the feasibility of teaching materials and the ability to understand the concepts of undergraduate PGSD students at Bhinneka PGRI University related to vibration and wave material designed with a scientific approach using Etnoid assistance. This research uses the 4D method developed by Thiagarajan, which consists of four main stages: (1) Defining, (2) Designing, (3) Development, and (4) Deployment. The research subjects included students of the Bhinneka PGRI University Elementary School Teacher Education Study Program, with instruments in the form of validation questionnaires by material and media experts, as well as student perception questionnaires of the modules produced. The results showed that the Etnoid-based learning module has a validity level of 92.95% which is included in the very valid category, practicality of 95% with a very practical category, and effectiveness of 0.87 which is included in the very effective category. Based on the results of the analysis, the developed Etnoid-based module was declared very feasible to use and able to improve students' science process skills.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS INVENTARISASI TANAMAN SEKITAR PEMANDIAN ALAM UMBUL MARIAH BANDAR SIMALUNGUN SEBAGAI PENUNJANG MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI KELAS X SMA/MA Kurniawati, Sherly; Rasyidah; Syarifah Widya Ulfa
Al-Ihda' : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 20 No. 1 (2025): Mei: Al-Ihda': Jurnal Pendidikan dan Pemikiran
Publisher : STAI Nurul Falah Airmolek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55558/alihda.v20i1.252

Abstract

Abstract This study aims to determine whether the teaching module based on plant inventory as a support for biodiversity is feasible, practical, and effective in the learning process. This study uses the Research and Development (RnD) research method with the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The instruments used in this study were interview sheets, validation sheets for material experts, media experts, and questions, questionnaires for biology teacher responses and student responses and tests. The results of this study indicate that the teaching module based on plant inventory around the Umbul Mariah Bandar natural baths that has been developed has validity in the material aspect with a percentage of 97%, in the media aspect it has a percentage of 89.5%. The practicality module from the teacher response questionnaire obtained a percentage of 100% and the practicality of the student questionnaire obtained a percentage of 92.5%. The effectiveness of the posttest and pretest results obtained an N-Gain value of 0.87 with a percentage of 87.7%. With these results, the module is declared feasible to use. Thus, the module that is expected in the future can be used in future learning and research. Keywords: ADDIE, Inventory, Biodiversity, Module.

Page 61 of 90 | Total Record : 896