Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar PAI Berbasis Kearifan Lokal Tradisi Kenduren Wonosalam Hadzik, Ishomuddin; Hadzik, Ishomudin; Ani Zulfah, Machnunah; Fodhil, Muhammad; Khoirur Roziqin, Muhamad
Darajat: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2025): Darajat: Jurnal PAI
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dam Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH) Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/darajat.v8i1.3698

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam dunia pendidikan, yakni memudarnya nilai budaya lokal dan meningkatnya paham radikalisme di lingkungan sekolah, khususnya pada tingkat SMA. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar PAI yang terintegrasi dengan nilai kearifan lokal, khususnya melalui tradisi Kenduren Wonosalam sebagai muatan budaya yang sarat dengan nilai keagamaan dan sosial. Selain itu, penelitian ini bertujuan menilai efektivitas modul yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan menerapkan model 4D dari Thiagarajan, yang terdiri dari empat tahap: Define, Design, Develop, dan Disseminate. Hasil dari proses validasi menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah memenuhi standar kelayakan, dengan skor dari ahli praktisi pembelajaran sebesar 80%, ahli materi 89%, dan telaah modul mencapai 90%. Untuk mengetahui efektivitas modul, dilakukan pengujian melalui pre-test dan post-test. Pada skala kecil, nilai rata-rata siswa mencapai 66,8% dan meningkat menjadi 71,9% pada skala besar, menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa sebesar 5,1%. Hasil angket respon siswa memperlihatkan bahwa modul sangat menarik dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa, dengan nilai 90,8% pada uji skala kecil dan 94,42% pada skala besar. Pengembangan modul ajar PAI berbasis tradisi Kenduren Wonosalam terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai agama sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Khoiriyah, Mia; Arfinanti, Nurul; Wuryanti, Siti Hirodah
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v8i1.11293

Abstract

Tujuan dan standar proses pembelajaran matematika menekankan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis adalah keterampilan yang diharapkan dapat dikuasai oleh siswa. Akan tetapi, yang dikembangkan oleh guru matematika kelas X di SMAN 1 Depok ternyata terdapat beberapa persoalan diantaranya belum tersedia modul ajar dan LKPD. Salah satu perangkat yang belum dikembangkan adalah materi peluang. Agar permasalahan tersebut dapat diatasi, peneliti berupaya mengembangkan modul ajar berbasis masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul ajar tentang peluang yang berbasis PBL guna mendukung kemampuan berpikir kritis siswa serta untuk mengetahui tingkat kevalidan modul ajar. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (R&D). Metode yang digunakan adalah PPE. Untuk mengumpulkan data, prosedur yang diterapkan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data melalui uji validitas produk yang dinilai oleh dua validator, yakni dosen matematika dan guru matematika. Hasil penilaian terhadap modul ajar peluang yang dikembangkan menunjukkan bahwa penilaian dari dosen matematika memperoleh persentase 88% klasifikasi sangat baik. Penilaian dari guru matematika mencapai persentase 84% kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian dari kedua validator tersebut, diperoleh rata-rata persentase sebesar 86 kategori sangat valid.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Khoiriyah, Mia; Arfinanti, Nurul; Wuryanti, Siti Hirodah
Pi: Mathematics Education Journal Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/pmej.v8i1.11293

Abstract

Tujuan dan standar proses pembelajaran matematika menekankan bahwa kemampuan berpikir kritis matematis adalah keterampilan yang diharapkan dapat dikuasai oleh siswa. Akan tetapi, yang dikembangkan oleh guru matematika kelas X di SMAN 1 Depok ternyata terdapat beberapa persoalan diantaranya belum tersedia modul ajar dan LKPD. Salah satu perangkat yang belum dikembangkan adalah materi peluang. Agar permasalahan tersebut dapat diatasi, peneliti berupaya mengembangkan modul ajar berbasis masalah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan modul ajar tentang peluang yang berbasis PBL guna mendukung kemampuan berpikir kritis siswa serta untuk mengetahui tingkat kevalidan modul ajar. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (R&D). Metode yang digunakan adalah PPE. Untuk mengumpulkan data, prosedur yang diterapkan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data melalui uji validitas produk yang dinilai oleh dua validator, yakni dosen matematika dan guru matematika. Hasil penilaian terhadap modul ajar peluang yang dikembangkan menunjukkan bahwa penilaian dari dosen matematika memperoleh persentase 88% klasifikasi sangat baik. Penilaian dari guru matematika mencapai persentase 84% kategori sangat baik. Berdasarkan penilaian dari kedua validator tersebut, diperoleh rata-rata persentase sebesar 86 kategori sangat valid.
Pengembangan dan Pemanfaatan Media Cetak: Modul, Handout, dan LKS Non Cetak: Program Video dan Bahan Ajar Berbantuan Komputer Dalam Pembelajaran PAI Muh. Zakki Amir F. R; Ayu Nazirah
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Edisi Juni 2025)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v2i6.390

Abstract

Perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong lahirnya berbagai bentuk media pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar mengajar, khususnya dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan serta pemanfaatan media cetak seperti modul, handout, dan lembar kerja siswa (LKS), serta media non-cetak seperti program video dan bahan ajar berbasis komputer. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka sebagai dasar analisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran yang tepat dapat meningkatkan efektivitas, partisipasi aktif, serta pemahaman peserta didik terhadap materi ajar. Media cetak memberi struktur dan kestabilan pembelajaran, sementara media non-cetak memperkaya pengalaman belajar melalui visualisasi dan interaktivitas. Kombinasi keduanya mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Oleh karena itu, penting bagi pendidik untuk memiliki keterampilan dalam mengembangkan dan memilih media yang sesuai dengan karakteristik siswa dan tujuan pembelajaran. Artikel ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru dalam penggunaan media serta integrasi teknologi dalam pengembangan bahan ajar PAI.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Keanekeragaman Hayati Sebagai Bahan Ajar Kelas X SMA Kurikulum Merdeka Marini, Ni Komang Tri; Warpala, I Wayan Sukra; Pertiwi, Ni Putu Dian
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 19 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/wms.v19i1.87866

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah untuk pengembangan media pembelajaran yang lebih interaktif, salah satunya melalui E-Modul, guna memfasilitasi proses belajar mengajar secara mandiri dan fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Keanekaragaman Hayati untuk kelas X SMA, yang dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam Kurikulum Merdeka. Tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mengetahui rancang bangun, kepraktisan, dan validitas media E-Modul tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah model penelitian pengembangan ASSURE. Pada tahap pengembangan media, dilakukan uji validitas media dan uji validitas materi E-Modul, yang masing-masing dilakukan oleh dua orang dosen yang sesuai dengan bidangnya. Perhitungan validitas menggunakan perhitungan Gregory. Uji kepraktisan dilakukan di SMA Negeri 1 Sukasada pada kelas XA, dengan melibatkan uji coba perorangan (3 peserta didik) dan uji coba kelompok kecil (12 peserta didik) dengan perhitungan skala likert dengan interval 1-4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Modul berbasis Inkuiri Terbimbing sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan. Uji validitas menghasilkan nilai koefisien Validitas Gregory (KGV) sebesar 1, yang masuk dalam kategori sangat valid. Sementara itu, nilai kepraktisan memperoleh skor sebesar 89,65%, yang termasuk dalam kategori sangat praktis. Kata kunci: strategi konstruktivisme, modul digital interaktif, pendekatan ilmiah, biodiversitas
Pengembangan Modul Ajar Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) bagi Guru-Guru SMPN 1 Sukamulia Lombok Timur: Learning Session on Developing Project-Based Learning Teaching Module for Teachers of SMPN 1 Sukamulia East Lombok Indonesia Soepriyanti, Henny; Waluyo, Untung; Suryaningsih, Hartati; Munandar , La Ode Alfin Haris
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7085

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek di SMPN 1 Sukamulia, Lombok Timur. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa didorong untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Metode pelatihan yang digunakan meliputi andragogi, demonstrasi, Lesson Study, dan analisis kasus. Pendekatan andragogi memastikan bahwa pelatihan tersebut relevan dan dapat diterapkan oleh guru dewasa yang memiliki pengalaman mengajar. Demonstrasi memberikan contoh konkret penerapan teori ke dalam praktik mengajar. Lesson Study memungkinkan guru untuk berkolaborasi dalam merencanakan, mengamati, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran. Sementara itu, analisis kasus membantu guru mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang dihadapi di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang dan mengimplementasikan modul pembelajaran berbasis proyek, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengembangkan materi pengajaran yang kreatif dan relevan, sehingga menghasilkan siswa yang lebih termotivasi dan terlibat. Oleh karena itu, kegiatan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Sukamulia yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menarik. Disarankan agar pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke sekolah-sekolah lain dengan dukungan penuh dari manajemen sekolah dan pemerintah daerah, guna memastikan keberlanjutan, pemerataan manfaat, dan peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar bagi Guru SMP di Kabupaten Barru Amran, Muhammad; Hasan, Kamaruddin; Irfan, Muhammad; Aras, Latri; Syawaluddin, Ahmad
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vc4z8581

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam pengembangan kemampuan guru. Di Kabupaten Barru, guru-guru masih menghadapi tantangan dalam merancang modul ajar yang efektif dan inovatif, serta memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran. Pelatihan pengembangan modul ajar yang dilaksanakan bagi 25 guru SMP bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menyusun materi pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum dan dapat menarik perhatian siswa. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis yang dapat diterapkan di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang lebih terstruktur, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, pelatihan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Diharapkan, pelatihan serupa dapat dilanjutkan dengan fokus pada inovasi pembelajaran berbasis teknologi, guna mendukung pengembangan kualitas pendidikan di Kabupaten Barru.
Pendampingan Pengembangan Modul Ajar Berbasis STEM bagi Guru Kimia di Kota Palembang Suhery, Tatang; Sofia, Sofia; L, M. Hadeli; Yuriska, Agustina; Auliya, Ardifa; Rodiana, Rodiana; Lestari, Novi; Noviyani9, Zalfa; Haryani, Maefa Eka
Jurnal Pengabdian West Science Vol 4 No 06 (2025): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v4i06.2274

Abstract

Era revolusi industri 4.0 menuntut transformasi di sektor pendidikan, termasuk penerapan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) untuk mempersiapkan peserta didik menghadapi tantangan global. Namun, guru-guru kimia di Kota Palembang masih menghadapi kendala dalam mengembangkan modul ajar berbasis STEM, padahal kurikulum Merdeka mendorong inovasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendampingan pengembangan modul ajar berbasis STEM bagi 25 guru kimia anggota MGMP Kota Palembang. Metode yang digunakan meliputi presentasi, workshop, diskusi, dan simulasi, dilaksanakan secara hybrid (online dan offline) selama 8 bulan. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep STEM (90%) serta terciptanya 4 modul ajar inovatif yang mengintegrasikan pendekatan hands-on dan berpikir kritis. Umpan balik peserta (85% positif) mengindikasikan keberhasilan kegiatan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru. Studi ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan untuk optimalisasi implementasi STEM dalam kurikulum Merdeka.
Uji Kepraktisan Pengembangan Bahan Ajar Fisika Berbentuk E-Modul berbasis TPACK dan PhET Simulation dalam Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA/MA di Kota Banda Aceh Fitriyawany, Fitriyawany
Desultanah: Journal Education and Social Science Vol. 3 No. 1 (2025): Desultanah: Journal Education and Social Science
Publisher : Yayasan Putroe Ceudah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/d-jess.v3i1.42

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji kepraktisan pengembangan bahan ajar Fisika berbentuk e-modul berbasis TPACK dan PhET Simulation dalam meningkatkan literasi Digital siswa SMA/MA di Banda Aceh. Penelitian ini merupakan lanjutan penelitian Research & Development yang telah dikembangkan sebelumnyua setelah dilakukan uji kelayakan dan uji coba dalam skala kecil. Instrument penilaian kepraktisan e-modul telah diselesaikan dengan melakukan beberapa tahapan revisi produk sehingga e-modul yang dikembangkan praktis digunakan dalam pembelajaran. Instrumen penilaian kepraktisan terdiri dari angket respon guru dan angket respon siswa. Penelitian dilakukan dengan melibatkan 30 orang siswa dan 10 orang guru fisika SMA/MA di Kota Banda Aceh. Instrumen kepraktisan yang digunakan terdiri dari enam indikator: (1) tampilan menarik, (2) kesesuaian isi dengan indikator pembelajaran, (3) kemudahan penggunaan link aplikasi/media, (4) kemudahan pemahaman isi, (5) keruntutan materi, dan (6) peningkatan literasi digital dan etika digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket. Hasil menunjukkan bahwa e-modul memenuhi kriteria sangat praktis dengan rata-rata skor kepraktisan dari guru sebesar 87,20% dan dari Siswa sebesar 87,50%. E-modul ini terbukti mudah digunakan, relevan dengan konten kurikulum, serta mampu mendukung peningkatan literasi digital siswa dalam pembelajaran Fisika SMA/MA di Kota Banda Aceh.
Pengembangan Modul Ajar Digital Kalimat Efektif Berbantuan Aplikasi Kotobee bagi Mahasiswa Amanah, Amanah; Cahyani, Putri Ayu; Awaliyah, Mia
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 4 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i4.3237

Abstract

Constructing effective sentences is a crucial skill that university students must possess as future academics. This skill significantly influences the effectiveness of both oral and written communication. The purpose of this research is to produce a digital teaching module on effective sentence construction, supported by the Kotobee application, for university students. This study is a research and development (R&D) project employing the ADDIE model, which includes the stages of Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Research data were obtained through observations and questionnaires involving experts in language, subject matter, and digital module design. The instruments used for data collection were observation sheets and questionnaires. The data were analyzed using descriptive quantitative techniques based on the scores provided by validators and users. The design aspect of the module was evaluated on several components: (1) visual appeal received 54% 'very appropriate' and 37% 'appropriate'; (2) readability received 70% 'very appropriate' and 25% 'appropriate'; (3) layout received 62% 'very appropriate' and 33% 'appropriate'; and (4) image quality received 63% 'very appropriate'. Meanwhile, the content aspect was assessed through: (1) completeness and clarity of material, with 66.7% rated as 'very appropriate'; (2) presentation of examples, 59.8% 'very appropriate'; and (3) provision of practice questions, 56% 'very appropriate'. Based on these findings, it can be concluded that the digital teaching module on effective sentence construction meets the feasibility criteria in terms of both design and content

Page 65 of 90 | Total Record : 896