Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Akses Cepat Bahan Ajar Digital E-Modul PBSI-UT Berbasis QR Code di SALUT Kabupaten Sekadau Septiani, Andi Annisa; Hariadi, Try
DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): Diksi: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/diksi.v7i1.3718

Abstract

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI-UT) di Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Kabupaten Sekadau masih mengalami kendala dalam mengakses bahan ajar digital e-modul akibat mekanisme akses yang panjang, berlapis, serta keterbatasan kualitas jaringan internet. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi dan kenyamanan mahasiswa dalam memanfaatkan e-modul sebagai sarana belajar mandiri pada proses belajar jarak jauh. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem akses cepat bahan ajar digital e-modul PBSI-UT berbasis QR Code sebagai solusi penyederhanaan tahapan akses bahan ajar. Metode penelitian yang diterapkan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang dibatasi pada tahap analisis, perancangan, dan pengembangan. Tahap analisis untuk mengidentifikasi kebutuhan dan permasalahan akses bahan ajar digital, kemudian dilanjutkan dengan perancangan dan pengembangan QR Code yang terintegrasi langsung dengan tautan e-modul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akses cepat berbasis QR Code mampu memangkas tahapan navigasi, mempercepat proses akses, serta mengurangi ketergantungan terhadap koneksi internet yang berkelanjutan. Dengan demikian, QR Code dinilai efektif sebagai solusi aksesibilitas sistem bahan ajar digital e-modul PBSI-UT, khususnya dalam konteks pembelajaran jarak jauh di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur jaringan.
Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Multimedia Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Pada Materi Perkalian Bilangan Cacah Kelas 3 Sekolah Dasar Asminiati, Novi; Atiturrahmaniah; Siregar, M. Deni; Wardani, Iwan Usma
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/k4c6ek64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul ajar matematika berbasis multimedia pada materi perkalian bilangan cacah kelas III Sekolah Dasar agar proses pembelajaran menjadi lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami oleh siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahapan, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN 03 Wanasaba Lauk. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, serta angket respon guru dan siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul ajar berbasis multimedia yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dengan nilai validasi ahli materi sebesar 91,5%, ahli media 89,3%, dan ahli pembelajaran 90,2%. Uji coba produk menunjukkan hasil respon siswa sebesar 94% dan respon guru sebesar 95%, yang berarti modul ajar ini dinilai sangat menarik, mudah dipahami, serta praktis digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil belajar siswa mengalami peningkatan signifikan dari rata-rata nilai pretest 68,5 menjadi 87,2 pada posttest, dengan persentase peningkatan sebesar 27,3%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul ajar matematika berbasis multimedia yang dikembangkan tidak hanya valid dan praktis, tetapi juga efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perkalian bilangan cacah. Modul ini dapat menjadi inovasi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar pada era digital saat ini.
Pengembangan Modul Ajar IPAS berbasis Understanding by Design di Sekolah Dasar Agustina, Degi Alrinda; Kartini; Nurhariska
Jurnal Pendidikan Modern Vol. 11 No. 1 (2025): Edisi September
Publisher : STKIP Modern Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37471/jpm.v11i1.1278

Abstract

Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam dan berfokus pada konten secara lebih efektif, memberikan siswa lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi topik dan meningkatkan kompetensi. Selama proses pembelajaran, guru mempunyai pilihan untuk menggunakan berbagai alat bantu pembelajaran untuk mempersonalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan dan minat belajar siswa. SDN 015 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Understanding by Design (UbD) merupakan rancangan pengetahuan mendalam yang menggunakan alur desain mundur untuk mengingat tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga guru dapat merencanakan kegiatan untuk menyelesaikannya, disebut juga pelatihan terencana. UbD digunakan sebagai desain alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan ketiga komponen tersebut dan membalikkan urutan desain pembelajaran: menyusun tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pertanyaan penilaian, dan terakhir langkah pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul ajar berbasis Understanding by Design yang ditinjau melalui tahap validasi ahli kurikulum, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli kurikulum mencapai presentase 82%, validasi materi mencapai presentase 86%, dan validasi bahasa mencapai presentase 88%. Berdasarkan hasil tersebut maka, modul ajar berbasis Understanding by Design sangat layak dengan rata-rata kelayakan 85,3 % dan dapat diterapkan bagi guru dalam pembelajaran
PKM Penguatan Pedagogik Pendidik Paud Dalam Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kearifan Budaya Lokal Di Kota Medan Simatupang, Eli Verawati; Fitriyani; Siregar, Nurhelan; Ajat
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol. 11 No. 2: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v11i2.72041

Abstract

This community service activity (PKM) aims to increase pedagogical competency of Early Childhood Education teachers (PAUD) in Medan City in developing local cultural wisdom based teaching modules. As one of the major cities in Indonesia, Medan has a cultural diversity that needs to be preserved and introduced early to children. But many Paud teachers had difficulty integrating local culture into learning. It was designed with a variety of learning methods, including lectures, debriefing, discussions, and evaluation, to provide teachers with an understanding of the importance of the introduction of local culture in early childhood education. Participants made up of 20 PAUD teachers participated in training that included local culture-based PAUD understanding, local cultural mapping, and how to design local cultural-based teaching modules. The pretest result showed a limited initial understanding, while the posttest result showed a significant increase in participants' understanding of the material taught. The program proved effective in improving teacher competencies and supported the preservation of local culture in early childhood education.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Matematika Berbasis Artificial Intelligence untuk Guru SD Usman, Aulia; Af Idatul Amalia; Dede Mukhtar Safari; Lutfina Mirbatun Nissa; Nazwa Putri Lestari; Rahmat Ependi
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 7 No. 2 (2025): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/7gpak021

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar, namun guru di SD Negeri Mekarwangi masih menghadapi keterbatasan literasi AI dan pengalaman dalam mengembangkan modul ajar inovatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menyusun modul ajar matematika berbasis AI yang selaras dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan pada 20–22 November 2024 melalui pelatihan terpadu yang mencakup penyampaian materi, workshop praktik, pendampingan, dan evaluasi terhadap 13 guru SD. Guru dilatih menggunakan ChatGPT, Canva AI, Eduaide AI, dan Gemini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan literasi AI guru dari skor rata-rata 2,3 menjadi 3,8 serta peningkatan kualitas modul ajar dari kategori konvensional menjadi interaktif dan adaptif. Kegiatan ini juga meningkatkan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan AI secara etis dan bertanggung jawab, sehingga berkontribusi pada peningkatan mutu pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Integrasi Literasi Teknologi Informasi melalui Pengembangan Modul Ajar Digital Interaktif Berbasis Canva dan Heyzine dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar Negeri 238 Palembang Anisa, Sella Juli; A Abdillah, Leon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3764

Abstract

Transformasi pendidikan di era Society 5.0 meniscayakan integrasi teknologi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga pedagogis dan kontekstual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi efektivitas modul ajar digital interaktif berbasis Canva dan Heyzine dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IV di SD Negeri 238 Palembang. Metode yang digunakan mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate), meliputi analisis kurikulum Merdeka, observasi kondisi pembelajaran, wawancara guru, perancangan modul visual, konversi ke format flipbook interaktif, serta evaluasi dampak melalui kuesioner, observasi partisipatif, dan refleksi kritis. Hasil menunjukkan bahwa modul ajar digital berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa melalui visualisasi kontekstual berbasis budaya lokal Palembang (Ampera Bridge, Sungai Musi), memperkuat pemahaman materi teks narasi, dan menumbuhkan kemandirian dalam mengakses media digital. Di sisi guru, modul ini memperkuat kompetensi teknopedagogis, mempermudah penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan mendorong inovasi berkelanjutan. Analisis respons siswa menunjukkan 94% mampu mengakses modul secara mandiri, 88% merasa lebih mudah memahami materi, dan 85% menyatakan keinginan untuk terus belajar menggunakan media digital. Sistem desain yang intuitif, fleksibilitas akses, dan keselarasan dengan prinsip berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka menjadikan pendekatan ini sebagai solusi strategis untuk menjembatani digital divide dan memperkuat literasi abad ke-21 di sekolah dasar.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS FLIPBOOK DIGITAL TOPIK CERPEN PAPUA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS IV Sri Wayuni; Agus Yudiawan; Erwinestri Hanidar Nur Afifi
Madrasah: Journal on Education and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 3 (2025): November-Desember
Publisher : Al-Shobar Publisher, Yayasan Islam Al-Shobar Rawaurip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan pengembangan modul ajar bahasa Indonesia berbasis flipbook digital tentang topik cerita pendek Papua untuk siswa kelas IV SDIT Al-Izzah di Kota Sorong yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang memiliki lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Berdasarkan data uji validasi dari validator ahli materi, media, dan bahasa, modul ajar bahasa Indonesia yang dikembangkan memperoleh nilai rata-rata 3,66, yang dikategorikan sebagai sangat valid untuk digunakan. 2) Berdasarkan data uji kepraktisan dari hasil angket guru dan siswa, modul ajar bahasa Indonesia ini menunjukkan kategori yang sangat praktis dengan skor rata-rata 87,3. 3) Berdasarkan data uji efektivitas melalui uji n-gain, produk ini masuk dalam kategori sangat efektif dengan skor rata-rata 0,72, sehingga modul ajar ini sangat efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hal ini, dapat disimpulkan bahwa modul ajar ini sangat valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan E-modul Ajar Terintegrasi Ekowisata Gerabah dengan Model Pembelajaran Etnopedagogi untuk Melatih Kemandirian Belajar dan Berpikir Kritis Peserta Didik Martin, Nurhidayat; Andayani, Yayuk; Hakim, Aliefman
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i4.13610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan e-modul kimia terintegrasi ekowisata gerabah Banyumulek melalui model pembelajaran etnopedagogi dalam melatih kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Subjek penelitian meliputi 34 siswa kelas XI IPA SMAN 3 Mataram pada uji coba terbatas dan 51 siswa kelas XI IPA SMAN 2 Mataram pada uji coba skala luas. Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar validasi ahli, angket kemandirian belajar, angket respons guru dan peserta didik, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, serta tes berpikir kritis dengan format pretest–posttest. Hasil validasi menunjukkan bahwa e-modul memiliki tingkat validitas sangat baik (0,97) dan reliabilitas baik (0,81). Uji coba menunjukkan bahwa e-modul praktis digunakan dengan skor respons siswa sebesar 3,91. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan kemandirian belajar sebesar 63,65% dan peningkatan kemampuan berpikir kritis sebesar 72%. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi ekowisata dalam e-modul kimia tidak hanya memperkuat pemahaman konsep termokimia, tetapi juga mengembangkan kesadaran budaya lokal serta mendorong pembelajaran kontekstual yang lebih bermakna. Secara praktis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan perangkat ajar berbasis kearifan lokal yang dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran kimia di era Kurikulum Merdeka.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis PBL untuk Memfasilitasi Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi SPLTV Hasan, Yulia Agustina; Ismail, Sumarno; Takaendengan, Bertu Rianto
Griya Journal of Mathematics Education and Application Vol. 5 No. 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Pendidikan Matematika FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/griya.v5i4.914

Abstract

Kemampuan komunikasi matematis merupakan aspek krusial dalam belajar mengajar matematika, karena berperan dalam membantu siswa menyampaikan ide, menjelaskan proses berpikir, serta menghubungkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata. Studi ini bertujuan untuk merancang modul pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) guna membantu siswa mengembangkan keterampilan komunikasi matematis pada topik Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) dan memiliki tingkat kelayakan serta kepraktisan tinggi untuk digunakan dalam pembelajaran. Metode yang diterapkan dalam studi ini adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan model ADDIE. Subjek dalam penelitian ini terdiri atas 20 peserta didik kelas X SMA Negeri 1 Bone pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Studi ini memanfaatkan beberapa instrumen, yaitu lembar validasi, angket respons guru, dan angket respons siswa. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul ajar tergolong sangat valid, dengan persentase 89,23% dari ahli materi dan pembelajaran serta 85,45% dari ahli desain. Sementara itu, uji kepraktisan melalui respons guru dan siswa juga menunjukkan kategori sangat praktis, masing-masing sebesar 90% dari guru dan 84,53% dari siswa. Dengan demikian pengembangan modul ajar berbasis PBL menghasilkan produk yang layak dan praktis dipergunakan dalam aktivitas pembelajaran, serta berpotensi dijadikan acuan untuk studi lanjutan yang berfokus pada pengujian efektivitasnya terhadap peningkatan hasil belajar matematika.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATEMATIKA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SPLTV Julianingsih, Denok; Cholifah, Nur; Hariyani, Indaria Tri; Isnaini, Indri Dwi
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i1.8604

Abstract

ABSTRACT The low level of students’ critical thinking skills is partly influenced by the selection of inappropriate learning models in the instructional process. This study aims to develop a mathematics learning module based on Problem-Based Learning (PBL) that meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness for the topic of Systems of Linear Equations in Three Variables (SLETV) for Grade X students. The study employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, which consists of five stages: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 20 Grade X students of SMK Wijaya Putra Surabaya. The research instruments included validity sheets, practicality sheets, and effectiveness sheets. Based on the results of the mathematics learning module trial, the module was declared (1) valid based on expert validation with a percentage score of 95.5%, categorized as very valid; (2) practical based on teacher and student response questionnaires with a percentage of 83.75%, categorized as very good; and (3) effective, as evidenced by a limited trial involving 20 students at SMK Wijaya Putra, which showed an increase in test scores from 50.6 to 77.1. These results indicate that the developed learning module meets the criteria of validity, practicality, and effectiveness and can be used in teaching the topic of SLETV. ABSTRAK Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik salah satunya dipengaruhi oleh pemilihan model pembelajaran yang kurang sesuai dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan modul pembelajaran matematika berbasis Problem-Based Learning (PBL) yang memenuhi kriteria validitas, kepraktisan, dan keefektifan pada materi Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV) untuk siswa kelas X. Penelitian ini menerapkan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Subjek penelitian ini yaitu 20 siswa kelas X SMK Wijaya Putra Surabaya. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kevalidan, lembar kepraktisan, dan lembar keefektifan. Berdasarkan hasil uji coba modul pembelajaran matematika, modul dinyatakan (1) valid berdasarkan penilaian validator dengan hasil persentase sebesar 95,5% yang berkategori sangat valid; (2) praktis berdasarkan angket respon guru dan siswa  sebesar 83,75%  yang berkategori sangat baik dan (3) efektif sebagaimana dibuktikan oleh uji coba terbatas pada 20 siswa di SMK Wijaya Putra, yang menunjukkan peningkatan skor tes dari 50,6 menjadi 77,1. Hasil ini menunjukkan bahwa modul pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif yang dapat digunakan dalam pembelajaran pada materi SPLTV.

Page 82 of 90 | Total Record : 896