Filter By Year

1945 2024


Found 1,176 documents
Search l3 BIPA

Bridging Epistemology, SLA, and Cultural Content in BIPA Enhancing Indonesian Language Learning for Foreign Speakers Tantri, Niki Raga; Fitrah, Yundi; Kusmana, Ade; Wulandari, Bunga Ayu; Utama, Galuh Tulus
Allure Journal Vol 5, No 1 (2025): January 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/allure.v5i1.20783

Abstract

This study investigates the epistemological foundations and Second Language Acquisition (SLA) principles underpinning the teaching and learning of Indonesian for foreign speakers (BIPA). Using a systematic literature review (SLR) approach, this research analyzed 16 studies on BIPA instructions published between 2020 and 2024 involving the identification of inclusion and exclusion criteria relevance to epistemology, SLA theories, and BIPA teaching. The methodology approach followed SLR guidelines by Evans Pearson (2001) including database searching employing Scopus or Google Scholar, and critically evaluated the chosen studies. To be in line with the theoretical frameworks and practical teaching strategies, data extraction placed a focus on epistemological methods and SLA issues. The results indicate that BIPA instructions in the selected articles align with the epistemology methods of empiricism, rationalism, constructivism, pragmatism, and hermeneutic, supporting SLA principles, such as language environment, comprehensible input, the roles of the first or second language, internal processing, and individual learner differences. Crucially, the study showed the other significant aspect that mostly in the selected articles yielded the importance of including Indonesian cultures in the teaching and learning BIPA process. This study improves BIPA instruction field by highlighting cultural literacy as fundamental in BIPA teaching and suggests its involvement as a learning strategy for language acquisition. 
Nilai Budaya yang Terkandung dalam Buku Ajar BIPA “Sahabatku Indonesia” Tingkat B-2 Rozani, Muhammad; Oktarina, Nela
Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan Vol. 22 No. 3 (2024): Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Faculty of teaching training and education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/wahanadidaktika.v22i3.16661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai budaya yang terdapat dalam buku ajar BIPA “Sahabatku Indonesia” tingkat B-2. Jenis penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi (concent analysis). Sumber data penelitian adalah buku ajar BIPA dengan judul “Sahabatku Indonesia” tingkat B-2. Data yang dianalisis berupa sub-unit ataupun kutipan-kutipan dalam buku yang mengandung nilai budaya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data nilai budaya difokuskan pada tiga teks yang terdapat dalam buku ajar BIPA “Sahabatku Indonesia” tingkat B-2, yakni dengan judul “Orang Baduy dan Hutan Mereka”, “Lompat Batu Suku Nias”, dan “Upacara Adat Ngarot di Kabupaten Indramayu”. Teks “Orang Baduy dan Hutan Mereka” memuat nilai budaya, seperti sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial, dan sistem mata pencaharian. Sementara, pada teks “Lompat Batu Suku Nias” memuat nilai budaya sistem pengetahuan, sistem teknologi dan peralatan hidup, dan sistem kesenian. Terakhir pada teks “Upacara Adat Ngarot di Kabupaten Indramayu” memuat nilai budaya sistem pengetahuan, sistem kemasyarakatan atau organisasi sosial, dan sistem mata pencaharian. Kata kunci: BIPA; Buku Ajar; Nilai Budaya
Bahan Ajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) Bermuatan “Sigale-Gale” Sebagai Upaya Mendukung Internasionalisasi Bahasa Yuliva Gining-Gining Rumboy; Kamila, Lintang Rona; Kusuma, Antonia Rei; Nur Mahfira, Fotina Alya; Saddhono, Kundharu
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v6i1.338

Abstract

Artikel ini membahas pengembangan bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) yang bermuatan budaya "Sigale-Gale", sebuah legenda khas Sumatera Utara. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya minat warga asing untuk mempelajari bahasa Indonesia dan pentingnya integrasi budaya dalam pembelajaran bahasa. Sigale-Gale, sebuah patung kayu yang digunakan dalam upacara adat masyarakat Batak, memiliki nilai historis dan filosofis yang kaya. Artikel ini meneliti bagaimana nilai-nilai budaya dalam Sigale-Gale dapat diintegrasikan ke dalam bahan ajar BIPA untuk mendukung internasionalisasi bahasa Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sigale-Gale memiliki potensi besar sebagai bahan ajar BIPA karena mengandung nilai-nilai budaya seperti ketakwaan, keselarasan dengan alam, dan simbolik dalam kehidupan sosial. Pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan Sigale-Gale diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman interkultural pelajar asing, serta memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia internasional.
Implementasi Budaya Dalam Pembelajaran Keterampilan Berbicara Bagi Pemelajar BIPA Level 2 Husna, Kholifatul; Khaerunnisa, Khaerunnisa
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2022): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i1.8

Abstract

Program BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) memberikan kesempatan pada orang asing untuk mempelajari bahasa Indonesia sebagai pintu gerbang untuk mengenal Indonesia lebih dalam lagi. Kebudayaan yang hidup dalam masyarakat setempat memberi kesempatan bagi orang asing untuk melihat dan memahami kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Dengan semakin banyaknya orang asing mengunakan bahasa Indonesia, semakin terbuka kesempatan bagi bahasa Indonesia untuk menjadi bahasa internasional. Strategi kebudayaan yang dapat dilakukan dalam mengenalkan Indonesia dalam pembelajaran BIPA Level 2 adalah melalui penerapan budaya yang menjadi ujung tombak dari kebudayaan Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan: (1) pengimplementasi budaya dalam pembelajaran keterampilan berbicara bagi pemelajar BIPA Level 2; (2) kendala yang dialami dalam pembelajaran keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA Level 2; (3) upaya mengatasi kendala pembelajaran keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA Level 2. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode proses dan teknik purposive (selektif/sengaja) dalam melakukan pengambilan sample. Teknik pengambilan data yang diterapkan, yaitu (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) analisis dokumen. Hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) penerapan budaya dalam pembelajaran keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA Level 2 berjalan dengan baik, (2) kendala-kendala dalam pembelajaraan keterampilan berbicara pada pemelajar BIPA Level 2 dapat dibedakan kedalam empat sumber kesulitan, yaitu: (a) peserta didik yang sangat heterogen baik dari sisi budaya kemampuan, dan karaktermenyulitkan para pengajar untuk menyampaikan materi secara seimbang, (b) budaya pemelajar yang masih belum dapat menyesuaikan dengan budaya di Indonesia, (c) minat dan motivasi pemelajar yang masih kurang dalam mempelajari bahasa Indonesia, dan (d) penguasaan bahasa Indonesia yang dimilikioleh para pemelajar sangat beragam. (3) upaya mengatasi kendala-kendala tersebut, yaitu dengan (a) membuat variasi pada model dan materi pembelajaran, (b) memberikan materi yang bersinggungan dengan budaya-budaya di Indonesia, (c) memberikan motivasi pada pemelajar secara intens.
Ketidakbakuan Struktur Kalimat Bahasa Indonesia Pada Pemelajar BIPA Tingkat A2 Universitas Muhammadiyah Malang Nur Hidayah Alifiani; Fauzan; Gigit Mujianto; Faizin
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.265

Abstract

BIPA (Bahasa Indonesia for Foreign Speaker) is a Bahasa Indonesia teaching program for foreign speaker. In this program, foreign speakers or students are grouped into three levels, beginner (A), intermediate (B), and advanced (C) levels. Aspects of language skills in BIPA learning are reading, listening, speaking, and writing. This article aims to find out the irregularity of Bahasa Indonesia sentence structure and the irregularity of writing sentence structure in BIPA UMM students essays. This research was compiled using a qualitative method with a descriptive type. The source of the data in this study were sentences in BIPA UMM students essays in the A2 level writing skills class for the Mid Semester Examination. The result of data analysis from BIPA UMM student essays, found irregularity sentence structure and diction placement errors in student essays.
Pola Pelesapan Dalam Konstruksi Kalimat Berbahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ketiga Pemelajar Bipa Roely Ardiansyah; Fransisca Dwi Harjanti
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.640

Abstract

Penelitian ini berkonteks pemelajar BIPA sedang belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga yang berkaitan dengan kegiatan menulis. Dalam kegiatan menulis ini terdapat pelesapan dalam kalimat yang ditulis pemelajar. Pemelajar mengalami pelesapan yang terdiri atas delesi dan elipsis. Dua pola pelesapan tersebut ditemukan, ketika pemelajar mengkonstruksi kalimat. Fenomena ini menarik untuk diteliti yang berfokus pada pola pelesapan dalam konstruksi kalimat berbahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga pemelajar BIPA. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola pelesapan delesi dan elipsis dalam kalimat pemelajar BIPA. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah setiap kalimat yang kedapatan pola pelesapan delesi dan elipsis dalam karangan bertema pengalaman. Sumber data penelitian ini adalah tiga pemelajar BIPA. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik baca. Teknik penganalisisan data menggunakan teknik analisis konten/isi. Hasil temuan penelitian pola pelesapan dalam kalimat pemelajar BIPA adalah 1) pola pelesapan elipsis teridentifikasi pada kalimat majemuk setara sejalan, kalimat majemuk setara belawanan, kalimat majemuk setara penguat, kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu, dan kalimat tunggal. Lima jenis kalimat ini mengalami pelesapan yang mengarah pada penggunaan konjungsi dan kosakata tertentu. Konjungsi yang dilesapkan antara lain dan, sedangkan kosakata yang dilesapkan meliputi saya, rasanya, kota, kondisi jalanya, kondisi, makan, dan harganya. Kosakata tersebut berkategori subjek, predikat, objek, dan keterangan; 2) pola pelesapan delesi teridentifikasi dalam kalimat tanya yang meliputi, a) Kapan budaya “selfie” mengembangkan? Secara konteks terjadinya prefiks dan sufiks menjadi Kapan budaya “selfie” berkembang?; b) saya menampik? Secara koteks dan situasional menjadi saya menolak?; dan c) untuk hanya hari? Secara konteks menjadi untuk hari ini?. Tiga kalimat tanya yang kedapatan pelesapan digunakan pemelajar untuk menanyakan tentang waktu dan menyampaikan penolakan.
Game-Based Learning dalam Pembelajaran BIPA di Assalihiyah School Pattani Thailand Salma, Wakhidatus; Rizal, Maulfi Syaiful
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan model pembelajaran Game-Based Learning (GBL) dalam pembelajaran BIPA di tingkat sekolah menengah Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain lapangan yang menerapkan teknik observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data, serta objek penelitian ini adalah Sekolah Assalihiyah Pattani, Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan pembelajaran model GBL, peserta didik mengikuti pembelajaran dengan menerapkan media permainan menghasilkan kegiatan yang menyenangkan dan menciptakan iklim pembelajaran yang baik. Pembelajaran GBL tersebut menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, yakni selain menyenangkan juga bermakna. Kegiatan pembelajaran juga berjalan dengan aktif sehingga meningkatkan komponen berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik sesuai dengan pembelajaran tingkat tinggi atau high Ordinary Thinking Skill (HOTS). Kegiatan kerja sama antar peserta didik dan bagaimana cara mereka merekonstruksi materi yang telah diberikan kepada permainan yang disediakan juga terlibat secara aktif. Selain berkaitan dengan pendidikan, kegiatan pembelajaran ini juga memiliki manfaat pada internasionalisasi bahasa di mana model pembelajaran harus diperhatikan dengan seksama untuk lebih menarik minat pemelajar bahasa asing terhadap pembelajaran bahasa Indonesia.
Kompetensi BIPA Level A1 Pada Kanal Youtube NCT Daily Amalia, Difa Nurul; Arsanti, Meilan; Chamalah, Evi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.1015

Abstract

Youtube sebagai wadah pembelajaran BIPA merupakan satu hal yang menarik, salah satunya pada kanal youtube NCT Daily. Dari sekian banyak konten yang ditampilkan kanal youtube NCT Daily, terdapat salah satu konten menarik yang berjudul “Halo Sekolah Indonesia.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif kualiatif dengan prosedur yang dilakukan, yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain penelitian, 4) validasi data, dan 5) analisis data. Subjek penelitian ini yakni pengajar dan pembelajar yang terdapat pada konten youtube NCT Daily untuk memperoleh kompetensi BIPA Level A1 dan proses pembelajaran. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu 1) teknik menyimak, dan 2) teknik mencatat. Data tersebut dikumpulkan lalu dianalisis. Hasil data pada pembelajaran BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily terdapat kom Pada bagian yang ditemukan yaitu pemelajar mampu berbicara seperti Halo. Apa kabar? Nama saya Doyoung. Saya suka olahraga. Saya orang baik.
PELATIHAN BIPA BAGI MAHASISWA ASING DALAM MEMBACA TEKS PROSEDUR BERTEMA KULINER PEKALONGAN Inayatul Ulya
WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma Vol. 4 No. 01 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Widya Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54840/widharma.v4i01.331

Abstract

Cultured-based BIPA training with a Pekalongan culinary theme aimed to introduce and preserve local culture while teaching foreign students (Nigerian, Thai, and Cambodian) how to read Indonesian procedure text that focused on Pekalongan culinary. This activity combines learning Indonesian language and culture through culinary delights, as an interesting means to understand the social aspects of Indonesian society. This community service used a blended learning method, combining offline and online learning to improve foreign students’ understanding in reading procedure text and identifying information related to Pekalongan culinary delights. Activities begin with preparation of materials and equipment, followed by implementation through online sessions and offline cultural visits. In online sessions, students learn the basics of Indonesian, vocabulary and sentence structures used in procedure text, as well the process of making typical Pekalongan culinary delights such as Tauto. Offline activities include visits to Pekalongan cultural places, such as the Unikal Batik Gallery, Batik Museum, Limun Oriental, Garang Asem Masduki, and Po An Thien Temple. This activity lasted for one month and ended with evaluation and feedback from presenters. The results of this training show that the blended learning approach is efefctive in facilitating foreign students’ understnading of procedure text and introducing Pekalongan culinary and culture as a whole.
Kesalahan Morfologis Mahasiswa BIPA FIB di Universitas Brawijaya Lina Yuliasari; Adel Lia Novita Sari; Emerita Maya Apriliana; Ina Deby Puspita; Faradina Hidayatul Silfiana; Muhammad Imba Izuddin
Linguistik, Terjemahan, Sastra (LINGTERSA) Vol. 6 No. 1 (2025): LINGTERSA
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/lingtersa.v6i1.19568

Abstract

The increasing extent of globalization has made foreign speakers interested in learning Indonesian. So, in this case the government is trying to meet these demands by opening the BIPA program. However, in BIPA learning there are still many obstacles. One of the problems with BIPA is pronunciation errors and the lack of fluency of foreign speakers in speaking Indonesian. This research aims to find and analyze morphological errors in affixation, reduplication and compound words by BIPA FCS UB students. Qualitative descriptive is used as the research method. The research data consists of morphological errors in affixation, reduplication and compound words of BIPA FCS UB students. Data sources were taken from interviews and test results by three BIPA FCS UB students from Egypt, South Korea and Pakistan. Data was collected using listening and note-taking techniques. After that, data analysis was carried out from the stages of identifying data, analyzing and drawing conclusions.  The results of this research found morphological errors in affixation, reduplication and compound words by BIPA FCS UB students. Affixation errors lie in the morphophonemic processes, namely assimilation, adaptation and dissimilation. In the word reduplication, errors were found in complete and partial reduplication. In compound words, errors were found in idioms and compound words. This morphological problem occurs because of the differences in the typology of the BIPA student's country of origin and Indonesian in terms of affixation, reduplication and compound word formation. Therefore, it is necessary to deepen learning materials with appropriate learning media that are suitable for BIPA students.

Page 86 of 118 | Total Record : 1176