Filter By Year

1945 2024


Found 896 documents
Search Pengembangan Modul Ajar PTK

Pengembangan Modul Ajar Pendidikan Agama Islam Berbasis Karakter Bangsa Nilai Komunikatif Fajrul Laili Zuhriyyah; Machnunah Ani Zulfah; Muhammad Fodhil; Chusnul Chotimah
Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan Vol. 5 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LP3M IAI Al Urwatul Wutsqo Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54437/irsyaduna.v5i2.2395

Abstract

This research focuses on the development and testing of a character-based Islamic Religious Education (PAI) teaching module, particularly on communicative values ??through social media etiquette. The background is the importance of instilling religious values ??and character in the digital era, where social media is massively used by students. The goal is to equip students with digital communication ethics, prevent the spread of negative content, and foster polite and responsible attitudes, in line with strengthening the nation's religious and cultural character. The method used is Research and Development (R&D) with the 4D model (Define, Design, Develop, Disseminate). The subjects of this study were PAI teachers and 11th-grade students of SMAN 1 Jombang. The results showed that this teaching module was very suitable for use based on the assessment of expert validators. This is evidenced by the N-Gain value of 0.77, which is included in the high category. In addition, the effectiveness of the pre-test also showed a figure of 77.2%, which indicates that this module is effective. In conclusion, this teaching module is an innovative solution to shape strong and responsible student characters amidst the rapid development of information technology.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR SENI BUDAYA BERBASIS INKULSI SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI SENI SISWA DI UPTD SMPN 4 BAJAWA Gratia Ene; Vinsensius O. Bate; Chromatius A.P Tapaoona; Ferdinandus Bate Dopo
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7994

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan keberagaman gaya belajar, karakteristik serta kemampuan siswa di UPTD SMPN 4 Bajawa. pembelajaran seni budaya disekolah masih belum memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik, khususnya siswa yang dianggap kurang berbakat atau memiliki kebutuhan khusus. Kondisi ini berdampak pada rendahnya apresiasi dan partisipasi siswa dalam pembelajaran seni. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah modul ajar mata pelajaran seni budaya yang dirancang dengan menggunakan pendekatan berbasis inklusi dalam upaya untuk meningkatkan apresiasi seni siswa. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model ADDIE ( Analysis, desaign, development, implementation, evaluation ) yang berfokus pada analisis kebutuhan siswa, perancangan modul ajar, dan pengembangan instrumen yang mendukung pembelajaran, mengimplementasi serta evaluasi. Modul ajar yang dikembangkan lebih menekankan pada, metode pembelajaran yang fleksibel serta mampu meningkatkan apresiasi seni siswa, yang ditandai dengan meningkatnya keterlibatan aktif, rasa percaya diri, empati serta kemampuan bekerja sama antara siswa reguler dan siswa berkebutuhan khusus.
Pengembangan Bahan Ajar Modul Berbasis Word Square Pada Mata Pelajaran PAI dengan Materi Meneladani Nama dan Sifat Allah Untuk Kebaikan Hidup di Kelas VII di SMPN 3 Pariaman A.E Harum Beladia Ananda; Charles Charles; Nurhasnah Nurhasnah; Salmi Wati
Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 1 No 01 (2025): Al-Afkar: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam
Publisher : PT. AKSARA AKADEMIA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0111/afkar.v1i01.51

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa masalah, penulis menemukan masalah di SMPN 3 Pariaman yaitu bahan ajar yang biasa digunakan di SMP Negeri 3 Pariaman, khususnya pada mata Pelajaran PAI berupa buku cetak saja, pada bahan ajar tersebut terdapat kelemahan yaitu berupa kurangnya semangat siswa pada saat proses pembelajaran di mulai, dimana guru di sana hanya menjelaskan materi dengan metode ceramah saja, hal itu tentu saja membuat peserta didik merasa jenuh dan mengantuk ketika guru menjelaskan materi yang akan di sampaikan kepada peserta didik di dalam kelas. Untuk menarik minat peserta didik guru harus kreatif dalam memilih bahan ajar yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar modul berbasis word square yang valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian ini yaitu metode penelitian pengembangan (R&D) yang mempunyai 4 tahapan yaitu tahap pendefinisian tahap perancangan, tahap pengembangan dan tahap penyebaran. Hasil penelitian ini adalah bahan ajar berbasis word square. Penilaian instrument dari validator memperoleh nilai 0,75 kategori valid, uji validitas produk oleh ahli produk memperoleh nilai 0,86 kategori valid, uji validitas oleh ahli materi memperoleh nilai 0,75 kategori valid, uji validitas oleh ahli bahasa memperoleh nilai 0,72 kategori valid, uji praktikalitas oleh guru memperoleh nilai 78% kategori praktis, uji praktikalitas oleh peserta didik memperoleh nilai 72% kategori praktis, uji efektifitas memperoleh nilai 0,65 kategori efektif.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Bahar, Erni Ekafitria; Nursakiah; Sitti Rahma Tahir; Ikhbariaty Kautsar Qadry; Takdirmin; Abd. Kadir Jaelani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 3 (2026): Jurnal PkM PATIKALA (On Progress)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia/Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i3.4056

Abstract

The Merdeka Curriculum teaching module development training aims to equip educators with comprehensive knowledge, skills, and understanding of the concepts, principles, and practical steps in developing effective and innovative teaching modules, which are expected to contribute significantly to improving the overall quality of education. The activity was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The preparation phase involved preparing administration, materials, and other necessary equipment. The implementation phase consisted of three sessions: an initial questionnaire, material presentation and Q&A session, and a final questionnaire after the activity. The evaluation phase involved participant feedback on the activity. The training took place at the UPTD of SMPN 2 Bontonompo and was attended by 15 teachers. The results of this series of activities concluded that: (1) training participants had a good understanding of the components and principles of developing Merdeka Curriculum teaching modules; (2) There was an increase in participants' understanding of creating Merdeka Curriculum teaching modules after the training; (3) Participants responded positively to the training, with 73.3% finding it very beneficial, and 80% responding that their competency had improved significantly after participating.
Pengembangan Modul Ajar Berbasis Problem-Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas IV SD Lolong, Vinsensia Kewa; Rusmawan, Rusmawan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v6i1.2710

Abstract

This study, entitled The Development of a Problem-Based Learning-Based Teaching Module on the Application of Pancasila Principles to Improve the Communication Skills of Fourth-Grade Elementary School Students, was motivated by the low communication skills of elementary school students and the unavailability of teaching modules specifically designed to develop these skills through meaningful learning. This study aimed to describe the process of developing a Problem-Based Learning (PBL)-based teaching module to improve the communication skills of fourth-grade elementary school students.This research employed a Research and Development (RD) method using the ADDIE development model, which consists of the stages of analyze, design, develop, implement, and evaluate. The research subjects were 20 fourth-grade students of SD Kanisius Kalasan. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and document analysis. The developed teaching module was validated by four experts, consisting of two subject-matter experts and two instructional experts. The validation results showed that the teaching module obtained an average score of 3.56, categorized as very valid in terms of module readability, structural feasibility, integration of the PBL model, and integration of communication skills. The findings indicate that the developed PBL-based teaching module is feasible to be used as instructional material to support the improvement of communication skills of fourth-grade elementary school students.ABSTRAKPenelitian berjudul Pengembangan Modul Ajar Penerapan Sila-Sila Pancasila berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Siswa Kelas IV SD yang dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan komunikasi siswa sekolah dasar serta belum tersedianya modul ajar yang secara khusus dirancang untuk mengembangkan keterampilan tersebut melalui pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan modul ajar PBL untuk meningkatkan keterampilan komunikasi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV SD Kanisius Kalasan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumen. Produk modul ajar yang dikembangkan divalidasi oleh empat ahli yang terdiri atas dua ahli materi dan dua ahli pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul ajar memperoleh skor rerata sebesar 3,56 dengan kategori sangat valid ditinjau dari aspek keterbacaan modul, kelayakan struktur modul, integrasi model PBL, dan integrasi keterampilan komunikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis PBL yang dikembangkan layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung peningkatan keterampilan komunikasi siswa kelas IV sekolah dasar.
Pengembangan Bahan Ajar E-Modul Berbasis Sigil pada Mata Pelajaran Akuntansi Keuangan di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto Zahroniah, Fatimah Nur; Rochmawati, Rochmawati
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - April 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.9.1.2026.7319

Abstract

Urgensi penelitian ini karena masih terbatasnya bahan ajar digital interaktif pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan, sehingga pengembangan e-modul berbasis Sigil diperlukan untuk meningkatkan kemandirian belajar, pemahaman materi, dan minat belajar siswa di SMKN 1 Kemlagi Mojokerto. Bahan ajar merupakan elemen yang esensial dalam menunjang efektivitas kegiatan pembelajaran. Di era teknologi yang sangat maju ini, bahan ajar telah mengalami perkembangan yang pesat. Dari yang berbentuk cetak / konvensional menjadi bahan ajar berbasis digital yang dapat diakses dengan mudah oleh peserta didik, baik disekolah maupun diluar sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang produk pembelajaran, mengevaluasi kelayakannya, serta menganalisis respon peserta didik terhadap penggunaan E-Modul berbasis Sigil pada mata pelajaran Akuntansi Keuangan di SMK Negeri 1 Kemlagi Mojokerto. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, yang terbagi ke dalam beberapa tahap yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Adapun subjek penelitian melibatkan 30 siswa dari kelas XI Akuntansi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian terdiri atas validasi oleh ahli materi, ahli grafik, ahli bahasa, serta angket respon peserta didik lembar survei yang terdiri dari angket terbuka dan angket tertutup. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengolah saran para ahli dan deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert serta skala Guttman dengan perhitungan persentase guna menentukan tingkat kelayakan dan pemahaman peserta didik terhadap e-modul yang dikembangkan Berdasarkan hasil penelitian, E-Modul tersebut memperoleh skor validasi materi sebesar 86%, validasi grafik sebesar 91%, validasi bahasa sebesar 86%, dan respon peserta didik mencapai 97%. Dengan demikian, E-Modul berbasis Sigil tersebut tergolong sangat layak dan dapat diterapkan sebagai bahan ajar di kelas.
Pengembangan Modul Ajar Pada Mata Pelajaran Digital Marketing Berbasis Role Playing Untuk Siswa Kelas XI Bidang Keahlian Pemasaran Konsentrasi Bisnis Digital SMK Negeri 4 Surabaya Anggraini, Devin Putri; Patrikha, Finisica Dwijayati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengembangan, kelayakan, dan respon siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Uji coba modul ini menggunakan One Group Pre test Post test tanpa adanya kelas pembanding. Dari hasil validasi materi mendapatkan kriteria sangat layak, ahli bahasa mendapatkan kriteria sangat layak dan ahli modul ajar juga sangat layak. Uji soal menggunakan uji validitas dan reliabilitas pada soal pre test dan post test, uji kelayakan modul menggunakan uji N-Gain. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan lebih tinggi dari nilai minimum ysng disyaratkan dan melebihi nilai r-tabel. Hasil uji kelayakan di uji menggunakan uji N-Gain dengan tingkat kelayakan yang tinggi, hasil respon siswa mendapatkan kriteria sangat baik. Maka dapat disimpulkan bahwsannya modul ajar berbasis role playing layak dan sangat baik untuk diimplementasikan dalam pembelajaran.
Pengembangan Modul Ajar Mata Kuliah Mikrokontroller untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Praktik Mahasiswa Akbar, Akbar; Hardianto, Hardianto; Trikuncahyo, Afada Rio
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi (JNKTI) Vol 9, No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.10252

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar Mikrokontroler untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktik mahasiswa melalui integrasi teori, simulasi, dan pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan awal meliputi kesulitan mahasiswa memahami konsep dasar seperti register, timer, interrupt, komunikasi serial, serta kurangnya bahan ajar praktikum yang terstruktur. Pengembangan modul mengikuti model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.Modul dirancang dengan materi pengenalan Arduino, pemrograman C bertahap, simulasi TinkerCad/Proteus, praktikum langkah-demi-langkah, serta proyek akhir berbasis PjBL. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat layak pada aspek materi, media, dan pedagogis. Uji coba pada 35 mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 48,6 (pretest) menjadi 82,4 (posttest) dan N-gain 0,69. Selain itu, 89% mahasiswa dapat menyelesaikan sebagian besar praktikum dan 82% berhasil menuntaskan proyek akhir. Tingkat kepuasan mahasiswa juga tinggi, khususnya terhadap kejelasan instruksi, contoh kode, dan dukungan simulasi.Modul terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktik, termasuk wiring rangkaian, debugging, serta penguasaan bahasa C. Keterbatasan penelitian mencakup jumlah sampel kecil dan fokus pada platform Arduino. Secara keseluruhan, modul layak diterapkan dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada konteks pembelajaran yang lebih luas.Kata kunci: Modul Ajar; Mikrokontroler; Arduino; Project-Based Learning; Simulasi; Pembelajaran Praktikum; Abstract - This study develops a microcontroller teaching module aimed at improving students’ conceptual understanding and practical skills through the integration of theory, simulation, and project-based learning. Students initially faced difficulties with core concepts such as registers, timers, interrupts, and serial communication, alongside limited access to structured practical materials. The module was developed using the ADDIE model, covering needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The final module includes introductory Arduino content, step-by-step C programming, TinkerCad/Proteus simulations, guided practical activities, and a project-based final task. Expert validation rated the module as highly feasible in terms of material quality, media design, and pedagogical suitability. A classroom trial with 35 students demonstrated substantial learning gains, with average scores improving from 48.6 (pretest) to 82.4 (posttest) and an N-gain of 0.69. Furthermore, 89% of students completed most practical tasks, and 82% successfully completed the final project. Student satisfaction was high, especially regarding instructional clarity, code examples, and simulation support. The module effectively enhanced students’ conceptual understanding and practical competencies, including circuit wiring, debugging, and C programming. Study limitations include a small sample size and reliance on the Arduino platform. Overall, the module is feasible for implementation and can be expanded for broader learning contexts.Keywords: Teaching Modules; Microcontrollers; Arduino; Project-Based Learning; Simulations; Practical Learning;
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MATERI TEKS EKSPLANASI BERBANTUAN AI DI SMA NEGERI 1 BATANG KUIS Gabriella Secilia Silitonga; Oni Catrine Joana Simbolon; Uci Amelia; Dimas Bayu Kumbara; Febby Meilia; Najla Mutia Nasution; Trisnawati Hutagalung; Nurul Azizah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10. No4, Desember 2025.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i4.37298

Abstract

This study aims to develop an AI-assisted explanatory text teaching module for twelfth-grade students at SMA Negeri 1 Batang Kuis. The research employs the ADDIE development model with a descriptive qualitative approach. The research subjects consist of an Indonesian language teacher and 30 twelfth-grade students. Data were collected through interviews, documentation of the school’s teaching materials, material expert validation questionnaires, and learning outcome tests planned to measure the module’s effectiveness. The results indicate that the teaching materials currently used at the school are limited to textbooks and simple modules that do not yet provide reading-aloud exercises, audio models, or concept maps. The developed teaching module obtained a validation score of 87.5% from the material expert validator, categorized as highly feasible, thus making it suitable for use as a supplementary teaching material for explanatory text learning. The module’s effectiveness was planned to be measured through improvements in explanatory text writing scores and achievement of the minimum competency criteria (KKM); however, effectiveness testing was not carried out in this study because it focused on the product development stage.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR DIGITAL PEMBUATAN FILM PENDEK UNTUK PENGUATAN KARAKTER SISWA MATA PELAJARAN INFORMATIKA KELAS XI SMA KRISTEN CITRA BANGSA MANDIRI KUPANG Ivander Christian Djami Ga; Maria M. B. Sogen; Diana Yanni Ariswati Fallo
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41685

Abstract

Development of Digital Teaching Modules for Short Film Making to Strengthen the Character of Students in the Informatics Subject for Grade XI at Citra Bangsa Mandiri Christian High School in Kupang. Informatics Education Study Programme, Faculty of Teacher Training and Education, Citra Bangsa University, Kupang. Supervisors: Dr Maria M. B. Sogen, S.Kom., M.Pd, Diana Yanni Ariswati Fallo, S. Kom., M.T. This study aims to develop a digital teaching module on short film making, which not only improves students' understanding of the short film making process (pre-production to distribution) but also strengthens character values through a collaborative project-based approach. The method used was Research and Development (R&D) with the ADDIE model (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation), conducted at Citra Bangsa Mandiri Christian High School in Kupang with a sample of 37 students from classes XI C and XI H (saturation sampling technique). Data collection techniques included tests (pre-test and post-test), questionnaires, interviews, observations, and documentation, analysed using descriptive statistics, N-Gain Score, and Likert scale. The results showed that the digital teaching module was effective, with an increase in the average pre-test score (58.95–63.89) to the post-test score (90.28–92.89), an N-Gain of 78.68% (high category), and expert validation (material: 86.67%; media: 88.33%; practitioners: 96.67%) 91% character building questionnaire and student response 79.95% (acceptable). This module has been proven to improve student understanding and character building through collaborative activities, in accordance with the Merdeka Curriculum. The conclusion of the study is that the digital teaching module for short film making is feasible and effective as an innovative learning medium to support character building in students in Informatics learning.

Page 87 of 90 | Total Record : 896