cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Share : Social Work Journal
ISSN : 23390042     EISSN : 25281577     DOI : -
Core Subject : Social,
Share Social Work Journal adalah jurnal yang memuat hasil-hasil penelitian lapangan dan atau pustaka mengenai isu-isu kesejahteraan sosial, di tingkat nasional, regional dan internasional. Share Social Work Journal adalah tempat publikasi yang tepat sebagai sumber referensi dan juga sebagai sumber diskusi topik-topik yang berkaitan dengan kesejahteraan sosial karena telah ber ISSN printed dan elektronik. ISSN p: 2339-0042 ISSN e: 2528-1577
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal" : 13 Documents clear
Analisis Kebijakan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Terlantar Berbasis Panti Menggunakan Value-Critical Approach Sinarta, Ode Esa; Rusyidi, Binahayati; Nulhaqim, Soni Akhmad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.67370

Abstract

Kebijakan sosial merupakan instrumen utama pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar. Namun desain kebijakan yang kurang memadai seringkali menimbulkan permasalahan dalam implementasinya di lapangan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan guna menganalisis salah satu kebijakan sosial lanjut usia yaitu Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial pada Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Banyumas dengan menggunakan value-critical approach. Pendekatan tersebut menganalisis kebijakan secara kritis menggunakan kriteria berbasis nilai, seperti keadilan, efisiensi, kecukupan, dan lain-lain. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur terhadap berbagai dokumen resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menemukan kelemahan desain kebijakan Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial, yaitu ketiadaan indikator kuantitatif sasaran layanan, potensi stigmatisasi penerima manfaat, ketiadaan kendali penerima manfaat untuk menentukan layanan, kriteria penerima manfaat yang terlalu luas, kurangnya kesempatan penerima manfaat untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, dan peluang tumpang tindih yang tinggi dengan kebijakan serupa. Oleh sebab itu, diperlukan upaya revisi desain kebijakan Layanan Bimbingan dan Rehabilitasi Sosial pada Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia Sudagaran Banyumas oleh para pemangku kebijakan.
Perlindungan Pekerja Migran di Asia Tenggara melalui Kerjasama Regional ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) Humaira, Salsabila; Husna, Nurul; Mubarak, Muhammad Arief
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.68820

Abstract

Kesenjangan antara kontribusi ekonomi pekerja migran dan minimnya perlindungan hak asasi mereka telah menjadi tantangan utama dalam integrasi regional ASEAN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mekanisme ASEAN Forum on Migrant Labour (AFML) membangun harmonisasi kerja sama perlindungan pekerja migran di negara anggota, dengan menggunakan kerangka teori Institusionalisme Neoliberal dan Pembangunan Sosial. Menggunakan metode kualitatif dengan analisis isi terhadap dokumen hukum utama (Deklarasi 2007 dan Konsensus 2017), rekomendasi AFML ke-17 tahun 2024, serta laporan evaluasi implementasi jangka panjang, studi ini membedah dinamika kerja sama regional dari aspek Institusional Neoliberal yaitu transparansi informasi, penyesuaian timbal balik, dan kepatuhan reputasional serta aspek Pembangunan sosial yaitu kesejahteraan, investasi sosial, dan Kerjasama berbasis hak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AFML membangun harmonisasi melalui dua jalur utama: pertama, penyelarasan norma dan standar ekspektasi bersama yang mengurangi biaya transaksi diplomasi. Kedua, inisiasi investasi sosial di tingkat operasional melalui layanan informasi dan pengakuan keahlian. Meskipun AFML berhasil menciptakan kerangka perlindungan berbasis hak yang lebih spesifik dan responsif terhadap isu baru seperti ekonomi perawatan (care economy), proses harmonisasi ini ditemukan bersifat asimetris. Negara anggota menunjukkan komitmen tinggi pada harmonisasi teknis-administratif namun cenderung resisten terhadap reformasi hukum domestik yang bersifat struktural. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun AFML efektif membangun fondasi investasi sosial kawasan, harmonisasi kebijakan yang menyeluruh masih terhambat oleh kepentingan kedaulatan nasional, sehingga perlindungan substantif belum sepenuhnya terimplementasi secara merata di lapangan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Kerja Penduduk Lanjut Usia di Kecamatan Denpasar Barat Dewiani, Ni Putu Pradistya; Meydianawathi, Luh Gede
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.65285

Abstract

Tingkat produktivitas berbanding terbalik dengan pertambahan usia. Faktanya, berdasarkan Statistik Penduduk Lanjut Usia Tahun 2025 persentase lansia bekerja cenderung mengalami peningkatan. Hal tersebut memunculkan pertanyaan apa yang menjadi pendorong lansia untuk bekerja. Untuk mengetahui hal tersebut, penelitian ini menggunakan Teori Motivasi Kerja oleh Hezberg. Peneliti menerapkan metode regresi linear berganda dalam mengolah data yang telah terkumpul. Hasil kajian ini mendukung teori motivasi kerja dua faktor yang dikemukakan oleh Hezberg yang menyatakan faktor intrinsik (motivator) menjadi pendorong motivasi kerja yang sangat kuat bagi lansia di Kecamatan Denpasar Barat. Selain itu, pendapatan keluarga dan tingkat pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan serta jumlah tanggungan berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi kerja penduduk lanjut usia di Kecamatan Denpasar Barat. Lansia laki-laki bertendensi lebih tinggi dalam berpartisipasi kerja dibandingkan lansia perempuan di Kecamatan Denpasar Barat. Terdapat perbedaan dalam status perkawinan yang mana lansia berstatus menikah/ kawin lebih banyak berpartisipasi kerja dibandingkan lansia yang berstatus tidak menikah/kawin.
Implementasi Creating Shared Value pada PT Putra Perkasa Abadi Site BIB: Studi Kemitraan dengan UMKM Lokal di Kalimantan Selatan Revina, Najwa Aulia; Irfan, Maulana; Innda, Shelvy Setia; Pradigdo, Dedy Bayu; Setiawan, Agung Heri
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.64426

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi konsep Creating Shared Value (CSV) oleh PT Putra Perkasa Abadi (PPA) Site BIB pada UMKM lokal di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Kajian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik in-depth interview. Analisis data dilakukan melalui serangkaian proses seperti transkripsi, coding, kategorisasi, interpretasi, serta verifikasi data melalui member checking. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model CSV yang diimplementasikan oleh PT PPA Site BIB mampu mengintegrasikan kebutuhan bisnis perusahaan dengan pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Bagi UMKM, model CSV dinilai membantu meningkatkan pendapatan, produktivitas, dan penyerapan tenaga kerja lokal. Bagi perusahaan, model CSV lebih efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, dan pikiran; menambah variasi menu; memastikan bahan baku segar; dan memperkuat relasi perusahaan dengan lembaga lokal sehingga model CSV dinilai lebih unggul dibandingkan CSR tradisional yang cenderung bersifat charity.
The Role of CSR in Enhancing Vocational Education for Community Social Welfare Soulthoni, Hannin Pradita Nur; Rizki, Dian Puspita; Harnia, Sitti
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.66706

Abstract

This study aims to explore the role of Corporate Social Responsibility in enhancing the quality of vocational education through industry-education collaboration, particularly in improving students' digital skills and carCorporate Social Responsibility (CSR) is increasingly promoted as a mechanism to support educational development, yet empirical explanations of how CSR generates educational outcomes in vocational contexts remain limited. This study examines how CSR-driven technology interventions contribute to educational transformation through a qualitative case study of SMK Forward Nusantara Depok, Indonesia. Drawing on Creating Shared Value and Human Capital theories, the study proposes a CSR-Driven Educational Transformation Model to explain the link between CSR inputs and learning outcomes. A theory-informed single-case design was employed, using semi-structured interviews with corporate representatives, school leaders, and students, supported by observation and document analysis. Data were analyzed thematically to examine pathways related to technology access, pedagogical change, digital competency development, and career readiness. The findings show that CSR interventions improved digital infrastructure and enabled more applied, industry-relevant learning practices, contributing to enhanced digital skills and career readiness. However, the study also highlights boundary conditions, including sustainability risks, ethical concerns, and institutional readiness. Overall, this study provides a process-based contribution to CSR and vocational education literature and offers practical insights for designing sustainable CSR-education partnerships.  
Stres Pengasuhan dan Risiko Perlakuan Salah pada Anak dalam Keluarga Rentan: Tinjauan Literatur Berbasis Family Stress Theory Sari, Dian Puspita; Apsari, Nurliana Cipta; Taftazani, Budi Muhammad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.66637

Abstract

Kasus perlakuan salah terhadap anak masih menjadi persoalan sosial mengkhawatirkan, khususnya pada keluarga rentan yang menghadapi berbagai tekanan dan keterbatasan. Penelitian ini bertujuan meninjau literatur mengenai keterkaitan stres pengasuhan dalam keluarga dengan risiko perlakuan salah terhadap anak dalam kerangka Family Stress Theory (stressor: A, resources:B, perception:C, outcome:X). Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap publikasi tahun 2016–2025 dari basis data Scopus dan EBSCO, yang menghasilkan sembilan artikel terpilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres pengasuhan berperan sebagai mediator penting antara berbagai tekanan sosial ekonomi dan risiko perlakuan salah pada anak. Hubungan ini bersifat dua arah, di mana kekerasan terhadap anak juga dapat memperburuk stres pengasuhan dan menciptakan siklus berulang yang sulit diputus. Penelitian ini merekomendasikan intervensi multilevel yang menyasar berbagai jalur perubahan, mulai dari pengurangan sumber tekanan, penguatan sumber daya serta pembentukan cara pandang keluarga yang lebih adaptif untuk mencegah risiko perlakuan salah pada anak dalam keluarga rentan.
Study of Organizational Culture Emotional Quotient and Work Motivation on Employee Performance (Empirical Study on HR Bureau and General Supervisory Commission Business Competition) Yusnita, Nancy; Samuel, Bryllee; Wahyuni, Elsa Eka
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.58402

Abstract

Employee performance plays a crucial role in determining the success of an organization or institution. Consequently, organizations make continuous efforts to enhance employee performance to ensure that their goals are achieved. One factor that contributes to performance outcomes is individual ability, which includes emotional intelligence. Therefore, elements such as organizational culture and emotional intelligence must be taken into account when seeking to improve employee performance. This study aimed to identify strategies for enhancing employee performance by examining the relationships among the research variables. The research was carried out at the Human Resources and General Bureau of the Business Competition Supervisory Commission (KPPU) to assess the influence of organizational culture and emotional intelligence on employee performance. A quantitative approach was employed, with data gathered through questionnaires distributed to employees. The study applied a saturated sampling method, meaning that all members of the population were included as respondents, resulting in 88 participants. Data were analyzed using descriptive statistics and path analysis. The findings indicated that employee performance can be improved by aligning organizational culture, fostering emotional intelligence, and strengthening employee work motivation.
Peran Komunitas JKP dalam Mendorong Kolaborasi dan Ekonomi Pedagang Permata di Surakarta Nurleli, Sulis Fathatun; Novita, Yayang; Ashari, Hasan
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.64728

Abstract

Kampung Jayengan di Kota Surakarta merupakan kawasan dengan karakter sosial-budaya dan ekonomi yang khas, terutama melalui aktivitas perdagangan dan kerajinan permata yang terorganisasi dalam Komunitas Jayengan Kampung Permata (JKP). Sejumlah penelitian terdahulu telah mengkaji Komunitas JKP dalam konteks pengembangan kawasan industri kreatif. Namun demikian, penelitian-penelitian tersebut masih menyisakan celah kajian, khususnya dalam memahami peran internal komunitas pedagang sebagai peran utama yang membangun kolaborasi, pertukaran informasi, serta meningkatkan ekonomi lokal dari dalam komunitas itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pembentukan, peran, dan kontribusi Komunitas JKP dalam memperkuat aktivitas ekonomi pedagang permata serta dampaknya terhadap masyarakat Kampung Jayengan di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan lokasi penelitian di Kampung Jayengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan 11 informan yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling, observasi lapangan, serta studi dokumen. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas JKP berperan signifikan dalam membangun kerja sama antar pedagang, memperlancar pertukaran informasi pasar dan kebutuhan konsumen, serta memperluas jaringan usaha baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Keberadaan komunitas ini juga berdampak pada masyarakat sekitar melalui penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan perputaran ekonomi lokal, serta penguatan kegiatan sosial dan budaya. Di sisi lain, JKP menghadapi tantangan berupa minimnya regenerasi pengrajin muda, ketertinggalan desain produk, dan keterbatasan teknologi produksi. Meski demikian, komunitas ini mengembangkan berbagai strategi adaptif, seperti pemanfaatan platform digital, kolaborasi lintas sektor, dan penguatan identitas produk lokal.
Pengalaman Pelecehan Seksual Catcalling di Kenjeran Surabaya Kumala Putri, Syavira Dwi; Handoyo, Pambudi; Ridwan, Ahmad
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.59988

Abstract

Pelecehan seksual dalam bentuk catcalling merupakan fenomena sosial yang semakin marak terjadi, terutama di ruang publik seperti kawasan Kenjeran, Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman korban catcalling, menganalisis dampak psikologis dan sosial yang dialami, serta mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi tingginya kasus pelecehan verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini melakukan wawancara mendalam dengan lima mahasiswi perempuan yang menjadi korban catcalling. Hasil penelitian menemukan tiga tema utama yang secara konsisten muncul dari pengalaman para korban: 1) Rasa Takut dan Ketidaknyamanan, yang membuat korban merasa terancam dan cemas saat beraktivitas di ruang publik; 2) Perubahan Perilaku, di mana korban mulai menghindari lokasi tertentu atau mengubah cara berpakaian untuk menghindari pelecehan; dan 3) Internalisasi Norma Patriarki, yang membuat korban merasa dilecehkan namun juga merasa tidak berdaya karena menganggap perilaku tersebut sebagai hal yang "lumrah" atau "wajar" di masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa catcalling bukan sekadar "gangguan ringan," melainkan masalah serius yang berakar pada budaya patriarki dan norma sosial yang merendahkan perempuan. Untuk menciptakan ruang publik yang lebih aman, diperlukan upaya edukasi masyarakat secara menyeluruh dan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku pelecehan. 
Evaluasi Program CSR “Desa Bebas Stunting” Terhadap Perubahan Status Gizi Balita di Kecamatan Medan Marelan Hidayati, Nonica; Gunawan, Aditya Rahmat; Ilyas, Jony
Share : Social Work Journal Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i2.63969

Abstract

Masalah stunting dan gizi buruk pada balita masih menjadi tantangan di wilayah pesisir perkotaan, termasuk Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi perubahan status gizi balita setelah pelaksanaan Program CSR Desa Bebas Stunting oleh PT Pelindo Multi Terminal berdasarkan indikator antropometri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif analitik dengan data sekunder hasil pengukuran antropometri selama enam bulan. Sampel terdiri dari 47 balita (31 stunting dan 16 gizi buruk) dari lima kelurahan. Intervensi meliputi pemberian makanan tambahan harian, edukasi pengasuhan, dan pemantauan pertumbuhan. Analisis dilakukan menggunakan uji paired t-test untuk indikator TB/U dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk indikator BB/TB. Hasil menunjukkan bahwa 71% balita stunting mencapai status gizi normal (p < 0,001), serta 93,75% balita gizi buruk mengalami perbaikan status gizi, dengan 69% mencapai kategori gizi baik (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program CSR berbasis komunitas berkaitan dengan perbaikan status gizi balita dan berpotensi menjadi rujukan praktik intervensi serupa melalui kolaborasi lintas sektor.

Page 1 of 2 | Total Record : 13


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 2 (2025): Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal Vol 14, No 1 (2024): Share : Social Work Journal Vol 13, No 2 (2023): Share : Social Work Journal Vol 13, No 1 (2023): Share : Social Work Journal Vol 12, No 2 (2022): Share : Social Work Journal Vol 12, No 1 (2022): Share : Social Work Journal Vol 11, No 2 (2021): Share : Social Work Journal Vol 11, No 1 (2021): Share : Social Work Journal Vol 10, No 2 (2020): Share: Social Work Journal Vol 10, No 1 (2020): Share: Social Work Journal Vol 9, No 2 (2019): Share: Social Work Journal Vol 9, No 1 (2019): Share: Social Work Journal Vol 8, No 2 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 8, No 1 (2018): Share: Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 2 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 7, No 1 (2017): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 2 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 6, No 1 (2016): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 2 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 5, No 1 (2015): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 2 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 4, No 1 (2014): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal Vol 3, No 2 (2013): Share Social Work Journal More Issue