cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora
ISSN : 24604208     EISSN : 25497685     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2024)" : 8 Documents clear
PROSES PERENCANAAN KESELURUHAN PENGEMBANGAN AGROWISATA PADA DESA KUTANAGARA KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT Dalen Darbec Anew; Mas Halimah
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3514

Abstract

ABSTRACT The tourism industry is pivotal for regional development, fostering community welfare, job creation, and increasing local income. Agrotourism, blending agriculture, natural beauty, and cultural interaction, stands out as a popular and promising form of tourism. This study examines agrotourism in Kutanagara village, Garut Regency, focusing on planning and development by the Village Government through Village-Owned Enterprises (BUMDes). Utilizing a qualitative approach with a descriptive method, data was collected via interviews and observations involving key informants. The research centers on the five planning stages for agrotourism development, aiming to boost tourist numbers, revitalize the local economy, and enhance the Village's Original Income (PAD). Results indicate Kutanagara Village successfully mapped agrotourism potential with an Agrotourism Master Plan, yet challenges persist regarding objective clarity, planning process effectiveness, and community participation. Successful agrotourism development necessitates meticulous planning a ABSTRACT The tourism industry is pivotal for regional development, fostering community welfare, job creation, and increasing local income. Agrotourism, blending agriculture, natural beauty, and cultural interaction, stands out as a popular and promising form of tourism. This study examines agrotourism in Kutanagara village, Garut Regency, focusing on planning and development by the Village Government through Village-Owned Enterprises (BUMDes). Utilizing a qualitative approach with a descriptive method, data was collected via interviews and observations involving key informants. The research centers on the five planning stages for agrotourism development, aiming to boost tourist numbers, revitalize the local economy, and enhance the Village's Original Income (PAD). Results indicate Kutanagara Village successfully mapped agrotourism potential with an Agrotourism Master Plan, yet challenges persist regarding objective clarity, planning process effectiveness, and community participation. Successful agrotourism development necessitates meticulous planning and active community engagement. This research contributes to Public Administration science, offering practical insights for the Kutanagara Village Government. By leveraging agrotourism potential, the goal is to elevate the Village's Original Income (PAD) and local community welfare, serving as a guide for Garut Regency in optimizing the tourism sector, especially in rural areas. Key word: Agrotourism, Planning, Public Management, Village Government, Village’s Original Income, Village-Owned Enterprises (BUMDes).nd active community engagement. This research contributes to Public Administration science, offering practical insights for the Kutanagara Village Government. By leveraging agrotourism potential, the goal is to elevate the Village's Original Income (PAD) and local community welfare, serving as a guide for Garut Regency in optimizing the tourism sector, especially in rural areas. Key word: Agrotourism, Planning, Public Management, Village Government, Village’s Original Income, Village-Owned Enterprises (BUMDes).
The Implementasi Inovasi Pelayanan Melalui Aplikasi “De’Best Wayan Sadar Diri” untuk Efisiensi Pelayanan Publik di BKIPM Denpasar Safitri, Diah Ayu; Anwar
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3526

Abstract

This research is an evaluation of the implementation of the public service innovation De'Best Wayan Sadar Diri (With Bali Ecosystems for Real Data-Based Monitoring and Services). This innovation is based on improving the quality of the public service system within the Fish Quarantine, Quality Control and Fishery Product Safety Agency (BKIPM) in Denpasar. Data collection procedures were carried out using observation, documentation and interviews with key informants. The data were validated and verified based on the completeness of the elements of public service innovation (novelty, development and implementation, and ecosystem). The results showed that the De'Best Wayan Sadar Diri innovation was implemented sequentially from upstream to downstream, by applying ten tools (PAVA System, Si-Cantik Application, Si-Pelayan Sakti Application, T-Serki Application, Si-Jelita Application, MadeIOC Application, Si-KomangTegra Application, Si-Putu Pilocular System, Si-Putu Oka Cepak System, Flounder Application). Innovation sustainability strategies are carried out through regular monitoring and evaluation, as well as optimizing integrated collaboration with related agencies and various fisheries community groups. The results of the application of innovation have had a full impact on the efficiency and effectiveness of services, increased supervision of both external and internal export activities of fishery product commodities, and compliance of business actors with quarantine administration through BKIPM Denpasar. Abstrak Penelitian ini merupakan evaluasi terhadap implementasi inovasi pelayanan publik De'Best Wayan Sadar Diri (Dengan Ekosistem Bali untuk Pengawasan dan Pelayanan Berbasis Data Riil). Inovasi ini didasarkan pada peningkatan kualitas  sistem pelayanan publik di lingkungan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Denpasar. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, dokumentasi dan wawancara kepada informan kunci. Data kemudian divalidasi dan diverifikasi berdasarkan kelengkapan unsur-unsur inovasi pelayanan publik (kebaruan, pengembangan dan implementasi, dan ekosistem). Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi De'Best Wayan Sadar Diri diimplementasikan secara berurutan dari hulu ke hilir, dengan menerapkan 10 tools (Sistem PAVA, Aplikasi Si-Cantik, Aplikasi Si-Pelayan Sakti, Aplikasi T-Serki, Aplikasi Si-Jelita, Aplikasi MadeIOC, Aplikasi Si-KomangTegra, Sistem Si-Putu Pilokuler, Sistem Si-Putu Oka Cepak, Aplikasi Flounder). Strategi keberlanjutan inovasi dilakukan melalui monitoring dan evaluasi secara berkala, serta mengoptimalkan kolaborasi yang terintegrasi dengan instansi terkait dan berbagai kelompok masyarakat perikanan. Hasil penerapan inovasi telah berdampak penuh pada efisiensi dan dan efektifitas pelayanan, peningkatan pengawasan baik eksternal maupun internal aktivitas ekspor komoditas hasil perikanan, dan kepatuhan pelaku usaha terhadap administrasi karantina melalui BKIPM Denpasar.
Strategi Sosialisasi e-LMS Platform Smarteschool.id untuk Sekolah di Indonesia ahmad kasogi
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3606

Abstract

Perkembangan industri teknologi informasi dan komunikasi 4.0 memberikan dampak pada lembaga pendidikan sekolah, termasuk penerapan teknologi electronic learning management system pada sekolah di Indonesia, namun dari sisi dinamika implementasi masih terdapat kendala yaitu masih banyak sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran tradisional konvensional tatap muka saja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi sosialisasi elektronik sistem manajemen pembelajaran online pada platform smarteschool.id. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis deskriptif observasional dengan jenis penelitian studi kasus, pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap key informan kunci perusahaan, diskusi, dokumentasi dan studi dokumen kajian pustaka yang berkaitan dengan topik pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi sosialisasi yang digunakan dalam proses sosialisasi E-LMS smartschool.id di Indonesia menggunakan dua bentuk metode yaitu komunal dan personal. Implementasi program strategi sosialisasi dilakukan dalam 3 format yaitu online, offline dan hybrid. Implikasi penelitian secara teoritis menambah khazanah pengetahuan keilmuan sosiologi sosialisasi organisasi, masukan untuk pemerintah, dinas pendidikan, dan perusahaan startup edutech serta segenap praktisi pendidikan.
Dinamika Konflik dan Identitas Hibrida dalam Film Cahaya dari Timur: Beta Maluku Karya Angga Dwimas Sasongko Melalui Pendekatan Poskolonialisme Sartre, Zen Wisa; Aviandy, Mochamad
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3623

Abstract

This study examines the dynamics of conflict and hybrid identity in the film Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014) by Angga Dwimas Sasongko. The conflict arises from two elements, namely religion and identity. The method used is textual analysis with a postcolonial approach. The results and conclusions are that the conflict between Islam and Christianity is related to the integration of Maluku and Indonesia and the colonial legacy that has created unequal power relations. Furthermore, to resolve the conflict, the Indonesian government deployed the military, but the result was tension in society. The character Sani Tawainella in this film is present as an agent and can resolve conflicts. He uses football as an instrument for conflict resolution, and creates a hybrid identity.   Abstrak Penelitian ini membahas dinamika konflik dan identitas hibrida dalam film Cahaya dari Timur: Beta Maluku (2014) karya Angga Dwimas Sasongko. Konflik bersumber pada dua elemen, yaitu agama dan identitas. Metode yang digunakan adalah analisis teks dengan pendekatan poskolonialisme. Hasil dan simpulan adalah konflik antara agama Islam dan Kristen berkaitan dengan penggabungan Maluku dan Indonesia dan warisan kolonial yang telah menciptakan ketidaksetaraan relasi kuasa. Selanjutnya, untuk menyelesaikan konflik tersebut, pemerintah Indonesia mengerahkan militer, tetapi hasilnya adalah ketegangan di masyarakat. Tokoh Sani Tawainella di dalam film ini, hadir sebagai agensi dan dapat menyelesaikan konflik. Ia menggunakan sepak bola sebagai instrumen penyelesaian konflik, dan menciptakan identitas hibrida.
DIPLOMASI ENERGI DALAM EKSPOR BATUBARA INDONESIA DAN CHINA SERTA TRANSISI ENERGI DI INDONESIA Indrayani, Irma; Firdaus , Najmi
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3655

Abstract

This research aims to analyze securitization in energy diplomacy between Indonesia and Tiongkok which imports coal from Indonesia, which has not yet reached its maximum potential. Tiongkok is considering increasing coal imports from other countries, including from Indonesia, which is one of the main sources and one of the largest coal exporting countries in the world. Tiongkok need coal from Indonesia to meet its coal import needs. On the other hand, Indonesia is trying to carry out an energy transition which causes a conflict of economic interests. The main issue raised in this research is how the energy diplomacy carried out by Indonesia in coal exports to Tiongkok is examined based on the theory of securitization and energy security. This research uses a qualitative approach by applying the literature study/document study method. Research findings show that in relation to Indonesia's energy diplomacy with Tiongkok through coal exports, Indonesia has not been completely able to let go of dependence on coal use. At the same time, Indonesia is also required to be able to balance energy security and environmental security.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekuritisasi dalam diplomasi energi antara Indonesia dan Tiongkok yang melakukan impor batu bara dari Indonesia, yang belum mencapai potensi maksimalnya. Tiongkok mempertimbangkan untuk meningkatkan impor batu bara dari negara lain, termasuk dari Indonesia yang menjadi salah satu sumber utama sekaligus salah satu negara pengekspor batu bara terbesar di dunia. Tiongkok membutuhkan batu bara dari Indonesia untuk memenuhi kebutuhan impor batu baranya. Di sisi lain, Indonesia sedang berupaya melakukan transisi energi yang menyebabkan benturan kepentingan ekonomi. Isu utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana diplomasi energi yang dilakukan Indonesia dalam ekspor batu bara ke Tiongkok, dikaji berdasarkan teori sekuritisasi dan ketahanan energi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode studi literatur/studi dokumen. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dalam kaitan dengan diplomasi energi Indonesia dengan Tiongkok melalui ekspor batu bara, Indonesia belum sepenuhnya mampu melepaskan ketergantungan terhadap penggunaan batu bara. Pada saat yang sama, Indonesia juga dituntut untuk mampu menyeimbangkan ketahanan energi dan keamanan lingkungan.
The Implementasi Fungsi Komunikasi Pemerintah Desa dalam Memahamkan Kesadaran Hukum pada Warga Desa Lebak Sari, Desa Sukamaju, dan Desa Sukaraja di Kabupaten Sukabumi Tahun 2021 Sriwartini, Yayu
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3656

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi komunikasi aparatur pemerintah Desa Lebaksari Kecamatan Parakansalak, Desa Sukaraja Kecamatan Sukaraja dan Desa Sukamaju Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi dalam memahamkan sadar hukum kepada warga. Fenomena ini menarik diteliti karena ketiga desa tersebut berhasil meraih prestasi Anubhawa Sasana, yaitu penghargaan pemerintah yang diberikan kepada suatu desa yang warganya telah memiliki kesadaran hukum tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah aparatur pemerintah Desa Lebaksari, Desa Sukaraja dan Desa Sukamaju. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan kepala desa, dan perwakilan lembaga kemasyarakatan; penelusuran dokumentasi secara manual dan digital. Dalam mengolah dan menganalisa data, peneliti melakukan beberapa tahapan reduksi terhadap data yang diperoleh di lapangan, kategorisasi dan pengodean terhadap data yang dianggap sama. Lalu penyajian data dalam  bentuk narasi dan menganalisanya. Analisis dilakukan dengan menggunakan konsep komunikasi pemerintahan, fungsi komunikasi organisasi, teori sistem serta teori sistem sosial. Hasil penelitian di pemerintah Desa Sukaraja, Desa Sukamaju dan Desa Lebaksari menunjukkan bahwa: (1) komunikator dalam penyadaran hukum kepada warga dilakukan tidak hanya dilakukan oleh kepala dan perangkat desa saja tetapi juga melibatkan peran dari pengelola lembaga kemasyarakatan, tokok agama serta tokoh masyarakat setempat; (2) pesan dilakukan secara lisan dan tertulis baik formal maupun informal; (3) saluran-saluran yang digunakan adalah komunikasi antarpribadi, komunikasi kelompok (bimbingan teknis, lokakarya, seminar, diskusi), media luar ruang, media  sosial; dan (4) kegiatan penyadaran hukum merepresentasikan fungsi informatif, regulatif, persuasif dan integratif.
PERAN PENDAMPINGAN DALAM PROSES ADOPSI TEKNOLOGI PERTANIAN PADI ORGANIK DI DESA RAHAYU KABUPATEN TUBAN JAWA TIMUR Saribanon, Nonon; Ilmi, Fauziah; Rafsanzani, Muhammad Firdaus; Amarullah; Siregar, Zuhriansyah
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3662

Abstract

Tujuan dari adopsi teknologi pertanian organik adalah melihat adanya perubahan perilaku dan transformasi pengetahuan masyarakat terhadap kepedulian akan kualitas lingkungan di 2 kelompok tani Desa Rahayu, Kabupaten Tuban Jawa Timur. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui observasi secara partisipatif dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan petani tidak lagi bergantung pada pupuk dan pestisida kimiawi, peningkatan kualitas kesuburan tanah dan keanekaragaman hayati lahan sawah. Dari sisi ekonomi berhasil melakukan peningkatan pendapatan petani pemilik lahan dan buruh tani, Dampak sosial berupa perubahan perilaku individu dan/ kelompok tani mengenai kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dengan pencegahan pencemaran, sistem sinergitas kelembagaan yang kuat antara kelompok tani, serta meningkatnya kohesivitas sosial yang lebih intensif. Sehingga terbentuk kesejahteraan warga melalui terbukanya lapangan kerja kepada petani gurem/buruh tani setempat.
Studi Kritis atas Pemikiran Notonagoro tentang Pancasila sebagai Dasar Negara Razuni, Ganjar
Populis : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47313/pjsh.v9i1.3663

Abstract

Notonagoro merupakan pemikir Pancasila yang telah mengawali pendekatan ilmiah dalam mempelajari Pancasila. Pendekatan ilmiah yang dimaksud adalah perumusan filsafat hukum Pancasila dan filsafat manusia Pancasila. Filsafat hukum Pancasila mengacu pada gagasan tentang Pembukaan UUD 1945 sebagai Pokok Kaidah Fundamental Negara (Staatfundamentalnorm) yang tidak bisa diubah oleh prosedur hukum. Sedangkan filsafat manusia Pancasila mengacu pada perumusan hakikat (inti-isi-mutlak) Pancasila, yakni monodualisme manusia sebagai sumber bagi kesatuan sila-sila Pancasila (Eka-Pancasila). Studi kritis ini bertujuan untuk mengkritik terhadap beberapa kelemahan dan inkonsistensi atas pemikiran Notonagoro dengan tujuan menjernihkan hal-hal yang dirumuskan secara kurang tepat, dengan menggunakan metode perbandingan pemikiran tokoh yang dilakukan dari studi pustaka, studi dokumen, dan arsip yang diperlukan untuk mengkritisi konstruksi pemikiran dan cara berpikir Notonagoro tentang Pancasila dan sekaligus melihat relevansinya pada era kini. Teori yang digunakan dalam penulisan ini sebagaimana dinyatakan oleh David Bourchier (2007) dalam Pancasila versi Orde Baru, mengenai purifikasi terhadap Pancasila, bahwa dikembangkannya konsep Pancasila era Orde baru dengan klaim lebih murni dibandingkan dengan konsep Pancasila era Orde Lama. Hasil studi pustaka ini memperlihatkan, bahwa pemikirann Notonagoro tentang sejarah kelahiran Pancasila, memiliki inkonsistensi. Di era sebelum Orde Baru (yakni era Demokrasi Parlementer ala Barat 3 November 1959 – 5 Juli 1959/Dekrit Presiden dan era Demokrasi Terpimpin (5 Juli 1959-12 Maret 1967) Notonagoro mendaulat Soekarno sebagai pencipta (dimensi-material) Pancasila. Sedangkan di era Orde Baru, Notonagoro menghapus Soekarno dari semua penjelasannya mengenai sejarah pembentukan Pancasila. Dengan demikian, diperlukan pendekatan kritis terhadap pemikiran dan cara berpikir Notonagoro yang menjadi legitimasi bagi pengembangan wacana Pancasila di era Orde Baru dan relevansinya saat ini dengan kondisi ideologis dan politik bangsa serta kenegaraan Indonesia berupa liberalisasi pemahaman dan pengamalan ideologi Pancasila pasca Reformasi 1998.

Page 1 of 1 | Total Record : 8