cover
Contact Name
Christy Vidiyanti
Contact Email
christy.vidiyanti@mercubuana.ac.id
Phone
+628567535557
Journal Mail Official
arsitektur@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan, dan Lingkungan
ISSN : 20888201     EISSN : 25982982     DOI : https://dx.doi.org/10.22441/vitruvian
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Ilmiah VITRUVIAN adalah jurnal yang mencakup artikel bidang ilmu arsitektur, bangunan, dan lingkungan. Jurnal ilmiah Vitruvian terbit secara berkala yaitu 3 (tiga) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Oktober, Februari, dan Juni. Redaksi menerima tulisan ilmiah tentang hasil penelitian yang berkaitan erat dengan bidang arsitektur, bangunan, dan lingkungan.
Articles 286 Documents
STRATEGI REDUKSI SUHU RUANG MELALUI PEMANFAATAN BOTOL PLASTIK BEKAS SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI MATERIAL ATAP KACA Hawa, Hawa; Berlian, Putri Zalianty; Putra, Heristama Anugerah
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.02

Abstract

Plastik mempunyai arti senyawa sintetis yang berasal dari minyak bumi dengan pembentukan dari jenis hidrokarbon yang dibuat polimerisasi monomer dan menjadi padat dengan suhu tertentu untuk proses pembentukannya. Penggunaan plastik oleh masyarakat dengan perilaku membuang sampah sembarangan dapat mengakibatkan muncul berbagai masalah lingkungan maupun kesehatan. Dalam perilakunya, masyarakat selalu melakukan sampah dengan cara dibakar yang dapat menimbulkan pencemaran udara. Sampah plastik sebaiknya dilakukan pemisahan dalam proses pembuangan sehingga tidak bercampur dengan limbah organik atau anorganik lainnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan suhu dalam sebuah modul ruang antara material botol plastik bekas dengan material kaca sebagai penutup atap. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan secara lebih limbah botol plastik agar menjadi lebih berguna pada bidang teknologi material bangunan sebagai material pengganti kaca. Metode eksperimen digunakan dengan melakukan pengujian menggunakan aplikasi room temperature untuk mengetahui perbandingan beda suhu dalam ruang modul dari penggunaan kedua jenis material (botol plastik dan kaca) bangunan tersebut. Hasil penelitian yang didapat bahwa penggunaan material plastik bekas dapat mereduksi suhu ruang sebesar 6OC -7OC bila dibandingkan dengan atap kaca.
Halaman Depan Vol 14 No 2 Juli 2024 Wicaksono, Agus Arif
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HUBUNGAN PERSEPSI PENGGUNA DENGAN KONDISI SPASIAL RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK (RPTRA) DI KECAMATAN PASAR REBO, JAKARTA TIMUR Roihanah, Ita; Kasman, Tamiya Miftau Saada
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.07

Abstract

Kebutuhan anak-anak untuk bermain dan bersosialisasi dapat terpenuhi dengan keberadaan RPTRA atau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak. RPTRA menyediakan taman bermain, lapangan, dan gedung serbaguna. Tidak hanya untuk anak-anak, RPTRA juga disediakan untuk ibu, lansia, dan disabilitas. Keberadaan RPTRA sebagai bagian dari ruang publik memiliki dampak yang signifikan. Penelitian sebelumnya hanya melihat dari segi rancangan dan pengelolaan namun belum mengaitkan secara rinci dengan persepsi dari pengguna RPTRA itu sendiri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan persepsi perilaku pengguna saat mengunjungi RPTRA dengan kondisi rancangan spasial RPTRA itu sendiri. Hal ini sebagai upaya seberapa berpengaruh suatu rancangan ruang publik terhadap persepsi penggunanya. Adapun metode yang dilakukan ialah metode kuantitatif, dengan melakukan survei kuesioner ke pengunjung RPTRA, baik saat weekday maupun weekend untuk mendapatkan data pengunjung dari latar belakang yang beragam. Selanjutnya hasil kuesioner dianalisis menggunakan aplikasi JMP dengan melihat Correlation and Regression Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat keterkaitan antara perilaku pengguna dengan kondisi spasial RPTRA, diantaranya kenyamanan dan citra (images) dan keamanan beraktivitas mempengaruhi keindahan, kesenangan, dan keinginan datang kembali ke RPTRA. Kenyamanan dan citra meliputi kemudahan sirkulasi menuju RPTRA, kenyamanan sirkulasi di dalam RPTRA, kebersihan, keamanan, dan keramahtamahan terhadap lingkungan peralatan di RPTRA.
PENGARUH PENATAAN RUANG PESANTREN BUDI GUNA TERHADAP KENYAMANAN SANTRI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU Alfionisystrya, Okeu; Maharani, Rizka Tiara
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i1.005

Abstract

Pesantren adalah lembaga pendidikan yang pada pengajarannya lebih menekankan pada pendidikan Islam. Namun tidak sedikit anak-anak menganggap bahwa pesantren merupakan tempat yang membosankan. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan santri ialah melalui pendekatan Arsitektur Perilaku pada pesantren. Penerapan Arsitektur Perilaku pada Pesantren Budi Guna dapat dilihat dari pesantren yang memiliki komposisi konfigurasi massa bangunan yang tersebar luas sehingga pesantren memiliki solid blok medan, selain itu void pada pesantren ini berjenis sistem tertutup linier dikarenakan ruang dibatasi oleh massa bangunan yang memanjang dan terkesan tertutup. Penelitian ini dilakukan guna mencari tahu pengaruh penataan ruang pada Pesantren Budi Guna terhadap kenyamanan santri di dalamnya. Pendekatan pada penelitian ini ialah kualitatif melalui pengisian kuesioner dan behavior mapping. Hasil penelitian yang telah dilakuakan kali ini ialah terdapat beberapa penempatan fasilitas yang kurang tepat sehingga membuat santri merasa kurang nyaman seperti lapangan upacara yang berdekatan dengan dapur, dan kurang tertatanya lahan parkir kendaraan. Meskipun demikian, penataan ruang pada bangunan asrama maupun sekolah pada Pesantren Buni Guna ini berjenis linier sehingga memudahkan santri menjangkau ruangan-ruangan di dalamnya, hal tersebut secara tidak langsung dapat mempengaruhi tingkat kenyamanan santri dalam berkegiatan di pesantren.
Cover Vol 14 No 1 Maret 2024 Wicaksono, Agus Arif
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

READING THE LAYERS AND TRACES OF WAVES INTERVAL: DESIGN INFORMED BY THE DYNAMIC PATTERN OF NATURE Aditya, Yovita; Paramita, Kristanti Dewi; Atmodiwirjo, Paramita
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.03

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengeksplorasi gagasan interval di alam sebagai dasar metode perancangan arsitektur. Tulisan ini berfokus pada pola interval alami yang diciptakan oleh pergerakan gelombang laut. Pembahasan interval gelombang dalam penelitian ini merupakan bagian dari penyelidikan mengenai wacana arsitektur yang saling berhubungan dengan dinamika alam. Pembahasan pola alam saat ini berfokus pada pola yang terdapat pada fisik makhluk hidup. Makalah ini menyelidiki enam studi kasus gelombang laut di alam dan menjelaskan mekanisme jejak dan penyerapan yang terjadi di berbagai lapisan aliran air sebagai respons terhadap arah angin, hambatan fisik di sekitarnya, dan permukaan topografi bawah air. Lapisan jejak dan penyerapan hadir sebagai mekanisme yang menginformasikan pemrograman arsitektur yang didorong oleh interaksi berbagai konteks pola alam yang dinamis. Penelitian tersebut memanfaatkan pola pergerakan gelombang sebagai cara untuk menghasilkan listrik, menyaring air dan merawat makhluk hidup di sekitar pantai, khususnya berbagai organisme tiram di laut dalam. Interkoneksi antara sistem-sistem ini menghasilkan berbagai kemungkinan komposisi ruang arsitektural yang bertujuan untuk memanfaatkan dinamika alam, sekaligus mendorong pertumbuhan makhluk hidup. Kajian ini menunjukkan bagaimana pola-pola alam tidak hanya ada dalam bentuk makhluk hidup yang statis, namun juga muncul secara dinamis melalui berbagai kekuatan yang ada dalam lingkungan.
STRATEGI PENGEMBANGAN WISATA KAMPUNG TEMATIK BERKELANJUTAN (STUDI KASUS: KAMPUNG BEKELIR KOTA TANGERANG) Christantia, Nadia Resita; Prasetyo, Andhi Seto
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i1.001

Abstract

Kampung Bekelir merupakan kampung wisata “warna-warni” berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Babakan, Tangerang Kota. Kampung Bekelir bertransformasi menjadi kampung kreatif, dahulu bernama Kampung Babakan RW 01 yang sifatnya kumuh dan rata-rata masyarakat di dalamnya memiliki permasalahan sosial. Sejak ditetapkannya kampung Babakan ini menjadi kampung kreatif sebagai kampung wisata, kondisi lingkungan dan masyarakat Kampung Bekelir mengalami banyak perubahan secara ekonomi dan sosial. Namun seiring berjalannya waktu, kampung Bekelir mengalami kemunduran dalam wisatanya, Karena Pandemi Covid 19 pada kurun waktu 3 tahun. Permasalahan yang perlu dikaji dalam penelitian ini adalah “Bagaimana mengembangkan strategi konsep pariwisata yang berkelanjutan di Kawasan Kampung Berkelir Kota Tangerang?”. Untuk menjawab permasalahan tersebut dibutuhkan penelitian lebih dalam seperti mengidentifikasi aspek fisik (lokasi, kondisi eksisting, denah/zoning, fasilitas), aspek prinsip pariwisata kota berkelanjutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyusun strategi konsep pariwisata yang berkelanjutan pada Kampung Bekelir Kota Tangerang. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini berparadigma pada pendekatan induktif dan metodologi penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif yang mengharuskan peneliti untuk melakukan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan Kawasan kampung bekelir sudah mulai menjaga lingkungan kampung agar tetap selalu bersih dan sehat serta mewujudkan kampung bekelir sebagai kampung wisata tematik yang berkelanjutan, dibutuhkan startegi pariwisata yang tepat dan menerapkan sepuluh prinsip pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat Kampung Bekelir Kota Tangerang serta sebagai masukan dan pertimbangan untuk pengambilan kebijakan di kota Tangerang maupun kota lainnya dalam perencanaan pengembangan wisata kota sejenis.
Halaman Belakang Vol 14 No 2 Juli 2024 Wicaksono, Agus Arif
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IMAJINASI ARSITEK PADA TRANSFORMASI CITA-CITA PEREMPUAN SASAK DALAM RUANG PEREMPUAN TRADISI NENSEK Wardi, Liza Hani; Fadjri, Muhammad
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2025.v15i1.009

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan imajinasi arsitek dalam mentransformasikan cita-cita perempuan Sasak pada ruang perempuan tradisi nensek di Dusun Keloke Aik Atas Kabupaten Lombok Tengah. Menggunakan imajinasi reproduktif, yaitu arsitek mereproduksi kembali gambaran atau imaji yang sudah ada atau sudah pernah dialami sebelumnya secara mental sehingga menghasilkan kreativitas berupa perancangan arsitektural. Imajinasi ruang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan pengamatan langsung berupa memori masa lalu dan cita-cita masa depan perempuan Sasak dalam menjalankan tradisi nensek di kehidupannya sehari-hari. Penggunaan metode hermeneutika, semiotika dan fenomenologi bagi arsitek berfungsi untuk membaca, menafsir ulang serta mentransformasi cita-cita perempuan Sasak terhadap ruang perempuannya di dalam tradisi nensek. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa konsep perancangan ruang perempuan Dusun Keloke Aik Atas sebagai ruang belajar tentang tradisi nensek. Cita-cita perempuan Sasak akan tergambar melalui ruang-ruang perancangan yang diciptakan diantaranya adalah ruang sebagai media pertemuan mereka dengan leluhurnya, sekaligus pembuktian diri bahwa mereka “penjaga tradisi nensek” hingga saat ini.
ADAPTASI ELEMEN ARSITEKTUR BANGUNAN KOLONIAL TERHADAP IKLIM TROPIS KOTA SURABAYA Shalimar, Raniya Salsabila; Winarto, Erwin Djuni
Vitruvian : Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/vitruvian.2024.v14i2.08

Abstract

Kota Surabaya terletak di kawasan pesisir yang memiliki iklim tropis basah dengan sinar matahari dan curah hujan tinggi. Lokasi geografis di pesisir pantai juga menjadikan Kota Surabaya sebagai pusat perdagangan dan industri pada masa penjajahan Belanda sejak abad ke-18. Hal ini mengakibatkan banyak dijumpainya bangunan kolonial di Kawasan pusat Kota Surabaya. Keinginan dan usaha bangsa Eropa untuk menciptakan daerah jajahan seperti negara asal mereka mendorong terciptanya gaya arsitektur kolonial yang merupakan perpaduan antara budaya barat dan timur yang disesuaikan dengan iklim. Beberapa bangunan arsitektur kolonial yang terdapat di pusat kota Surabaya diantaranya yaitu, Museum Bank Indonesia dan Gedung Balai Pemuda akan menjadi obyek studi dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk adaptasi bangunan kolonial terhadap iklim tropis di Kota Surabaya dan apa saja elemen-elemen fisik bangunan kolonial yang mempengaruhi kondisi termal di dalam bangunan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan observasi di lapangan serta dokumentasi obyek bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan Museum Bank Indonesia dan Gedung Balai Pemuda telah beradaptasi dengan iklim tropis di masa lalu. Terdapat beberapa elemen fisik berupa bentuk atap, jendela, canopi/overstek serta material konstruksi bangunan yang digunakan dapat memberikan perlindungan terhadap cuaca di iklim tropis serta mempengaruhi kondisi termal dalam bangunan.