cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 13 (2022): Supplementary 1" : 25 Documents clear
PENGALAMAN PERAWAT MEMBERIKAN PELAYANAN PADA LANSIA DI PSTW BUDI Royani Royani; Suroso Suroso; Agustia Wati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.794

Abstract

Latar Belakang Masalah: Usia tua merupakan suatu peristiwa yang pasti dialami oleh semua manusia. Lanjut usia adalah orang yang telah mengalami perubahan fisik, psikis, dan sosial karena usianya yang lanjut. Layanan keperawatan di panti merupakan pemberian pelayanan yang  disesuaikan dengan Permenkes No 67 Tahun 2015 (Kemenkes RI, 2015).Tujuan: Mengetahui pengalaman perawat dalam memberikan  pelayanan keperawatan pada lansia di PSTW Budi Mulia 2 Jakarta.Metode: Studi fenomenologi ini melibatkan lima orang perawat yang bertugas di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2 Cengkareng Jakarta Barat. Partisipan direkrut menggunakan metode purposive sampling pada Oktober tahun 2021.Hasil Penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran tentang pengalaman perawat dalam pemberian layanan keperawatan pada lansia di panti. Enam tema terindentifikasi dalam penelitian ini, yaitu: pelayanan lansia, upaya meningkatkan kemampuan diri dalam pelayanan keperawatan, faktor penghambat dalam pelayanan keperawatan, latar belakang pendukung pelayanan keperawatan, harapan pelayanan di panti, loyalitas dalam merawat lansia.Simpulan: Perawat memiliki peran dan fungsi penting dalam memberikan  pelayanan kepada lansia. Diharapkan perawat yang memberikan pelayanan pada lansia mendapatkan dukungan dari pimpinan maupun kerjasama tim yang baik agar dapat memberikan pelayanan secara optimal.
PELATIHAN SISTEM INFORMASI KELUARGA (SiGA) TERHADAP KEMAMPUAN DAN KEPATUHAN BIDAN JEJARING TERHADAP PENCATATAN DAN PELAPORAN Triana Nur; Ratna Wardani
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.795

Abstract

Latar Belakang Masalah: Aplikasi Pelatihan Sistem Informasi Keluarga (SIGA) dibangun dengan tujuan memberikan kemudahan bagi pengelola data dan informasi di seluruh tingkatan wilayah dalam hal mengelola data laporan tahunan dan bulanan untuk sistem pelayanan KB, pengendalian lapangan serta pemutakhiran basis data keluarga IndonesiaTujuan: menganalisis pengaruh Pelatihan Sistem Informasi Keluarga (SiGA) (X) terhadap Kemampuan (Y1) dan Kepatuhan (Y2) Bidan Jejaring terhadap Pencatatan dan Pelaporan SiGAMetode: sebuah penelitian kuantitatif dengan pendekatan  deskripsi analitik, sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 117 bidan diwilayah Kecamatan Sangata Utara Kabupaten Kutai Timur, dengan Teknik pengambilan sampling adalah simple random sampling. Instruemen yang digunakan adalah kuesioner dan uji analisis menggunakan regresi linear gandaHasil: terdapat nilai uji probilitas signifikan variable pelatihan dengan kemampuan (Y1)  (p value  <0,000; Coeficien Beta 0,793; R2 0,629). uji probilitas signifikan variable pelatihan dengan kepatuhan (Y2)   (p value <0,001; Coeficien Beta 0,331; R2 0,605). uji probilitas signifikan variable Kemampuan (Y2)  dengan kepatuhan  (Y2)  (p value <0,000; Coeficien Beta 0,4891). Indirect Effect X?Y1?Y2 ; ((X?Y1) x (Y1?Y2)) sebesar 0,398 (0,793x0,489).Simpulan: Terdapat pengaruh positif Pelatihan Sistem Informasi Keluarga (SiGA) langsung dan tidak langsung significant Terhadap kemampuan dan kepatuhan Bidan Jejaring terhadap Pencatatan dan Pelaporan SiGA.
PENGARUH INSENTIF TERHADAP KINERJA KADER POSYANDU Jafar Arifin; Zulkarnain Zulkarnain; Misnaniarti Misnaniarti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.797

Abstract

Kader merupakan anggota masyarakat yang mampu dan bersedia menyelenggarakan posyandu secara sukarela. Namun pemberian insentif berpengaruh positif terhadap kinerja kader. Pemberian insentif dapat meningkatkan semangat kader dalam menyelenggarakan posyandu. Dalam penerapan pemberian insentif pada kader umumnya dalam wujud uang transport, uang pulsa. Untuk insentif non uang merupakan jenis insentif yang tidak berwujud dan bukan uang tunai, yang pernah didapatkan oleh kader, meliputi pelatihan, bantuan operasional posyandu, piagam penghargaan, seragam, mengikuti perlombaan, tunjangan kesehatan, sembako, THR, kunjungan ke posyandu dari pihak kelurahan, kunjungan dari ketua RT, kunjungan dari pimpinan puskesmas, dan adanya kegiatan rekreasi bagi kader. Dukungan tokoh masyarakat sangat penting dan sangat menentukan keberhasilan serta kesinambungan kegiatan posyandu.
SISTEM INFORMASI MONITORING DAN REKOMENDASI IJIN EDAR UNTUK DINAS KESEHATAN DAN INDUSTRI RUMAH TANGGA PANGAN BERBASIS WEB Vian Eka Putra; Indasah Indasah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.798

Abstract

Latar Belakang Masalah: Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) adalah perusahaan pangan yang memiliki tempat usaha di tempat tinggal dengan peralatan pengolahan pangan manual hingga semi otomatis, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan per Bulan Juni 2021 terdapat 691 Industri Rumah Tangga Pangan yang terdapat di Kota Batu dengan jumlah yang cukup besar tersebut diperlukan inovasi dalam hal monitoring dan pengawasannya maka diperlukan aplikasi penunjang untuk melakukan pendataan Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) secara sistematis dan terintegrasi oleh system berbasis WebTujuan : Implementasi aplikasi monitoring pengawasan bagi Dinas Kesehatan terkait masa berlaku ijin edar pada Industri Rumah Tangga Pangan melalui system webMetode: Sebuah Penelitian Kualitatif dengan desain Research and Development (R & D). Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Informan utama pada penelitian ini adalah Kepala Seksi Kefarmasian dan pengawasan keamanan makanan dari Dinas Kesehatan Kota Batu, orang yang mengetahui dan menguasai serta terlibat langsung dengan permasalahan yang diteliti untuk mendukung hasil penelitian. Informan pendukung dalam penelitian ini adalah pelaku usaha Industri rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kota Batu. Pegambilan Informasi dilakukan denganHasil: hasil menggunakan Black Box testing terkait operasional aplikasi didapatkan kesesuaian dengan tanpa hambatan sedangkan untuk uji penerimaaan dengan UTAUT terhadap aplikasi kepada pengguna didapatkan bahwa pengguna berniat untuk menggunakan aplikasi iniSimpulan: Sistem Informasi Monitoring dan Rekomendasi Ijin Edar untuk Dinas Kesehatan dan Industri Rumah Tangga Pangan di Kota Batu Berbasis Web pada alamat https://pirt.batukota.go.id/ telah siap diimplementasikan oleh seluruh stakeholder terkait.
PENGARUH HIDROTERAPI KOMPRES HANGAT TERHADAP INTENSITAS NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Ekawati Ekawati; Hestri Norhapifah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.799

Abstract

Latar Belakang Masalah: Nyeri persalinan merupakan komplikasi persalinan yang dialami 53,5% ibu bersalin dengan kelahiran hidup. Nyeri yang kuat dan tidak tertahankan dapat menimbulkan gangguan sirkulasi uteroplasenta, iskemia uterus dan bahkan hipoksia janin. Untuk itu perlu diperhatikan penanganan atau manajemen pengelolaan nyeri. Kompres hangat yang digunakan dalam hidroterapi memberikan efek vasodilatasi lokal yang dapat meningkatkan relaksasi otot dan mengurangi sensasi nyeri akibat stres ototTujuan : untuk mengetahui pengaruh hidroterapi kompres hangat terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase  aktif  Di RSUD Kudungga Sangatta.Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan pre-eksperiment  one grup pretest–posttest desain. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling  sebanyak 26 orang. Instrumen mengggunakan SOP Hidroterapi Kompres hangat dan lembar observasi numeric rating scale (NRS). Data dianalisis dengan uji Wilcoxon .Hasil: Dari 26 responden sebelum pemberian hidroterapi kompres hangat, sebagian besar mengalami nyeri berat sebanyak 17 orang (65,4%) dan  sesudah pemberian hidroterapi kompres hangat 2 orang (7,7%) mengalami nyeri berat 22 orang (84,6%) mengalami nyeri sedang dan 2 orang (7,7%) mengalami nyeri ringan.Simpulan: dari penelitian ini didapatkan nilai p <0,001 yang berarti ada pengaruh hidroterapi kompres hangat terhadap intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif di RSUD Kudungga Sangatta.
HUBUNGAN GANGGUAN PENDENGARAN DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA Hadi Nugroho; Areha Binar Febrinesa; Sugiyono Sugiyono; Mira Suminar; Alifya Asmiasti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.800

Abstract

Latar Belakang Masalah: Usia lanjut dengan keluhan gangguan pendengaran akan mengalami berbagai permasalahan seperti penurunan interaksi dengan masyarakat, perasaan terisolasi, depresi, menarik diri, dan membatasi kemampuan dalam mengerjakan aktivitas sehari-hari. Hal ini dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia menjadi kurang baik.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada lansia.Metode: kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik non probability dengan cara purposive sampling. Sampel penelitian ini ada 40 lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Parigi Tangerang Selatan dengan menggunakan kuesioner WHOQOL-OLD dan Tes bisik modifikasi.Hasil: Lebih banyak lansia yang berusia 60-74 tahun 26 orang (65%), berjenis kelamin perempuan 33 orang (82,5%), berpendidikan rendah (tamat SD,SMP,SMA) 22 orang (55%), berstatus menikah 37 orang (92,5%), tuli pendengaran berjenis tuli konduktif 16 orang (40%). Mayoritas responden memiliki gangguan pendengaran 37 orang (92,5%). Mayoritas responden memiliki kualitas hidup kurang baik 37 orang (92,5%). Ada hubungan yang signifikan antara gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Parigi Tangerang Selatan tahun 2021 (p value = 0,001)Saran: Terdapat hubungan yang signifikan antara gangguan pendengaran dengan kualitas hidup pada lansia di wilayah kerja  puskesmas parigi tangerang selatan tahun 2021.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMILIHAN PERSALINAN SECTIO Nila Kusumah; Haerawati Idris; Rico Januar Sitorus
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.805

Abstract

Latar Belakang: Sectio caesarea merupakan persalinan buatan dimana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding perut dan dinding rahim serta berat diatas 500 gr. World Health Organization (WHO), menetapkan standar rata-rata sectio caesarea disebuah negara sekitar 5-15% per 1000 kelahiran. Kementerian Kesehatan Repulik Indonesia mematok persalinan secara sectio caesarea sebanyak 20% dari total persalinan di IndonesiaTujuan: Tujuan dari Literature review ini adalah untuk melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan persalinan section caesarea.Metode: metode yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan database adalah Google Scholar dan Science Direct. Dari dua database yang digunakan didapatkan enam artikel untuk diekstraksi data.Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada dua faktor utama yang memoengaruhi kejadian  persalinan sectio caesarea yaitu faktor medis dan non medis
POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PERILAKU TEMPERTANTRUM PADA ANAK Dewi Anggraini; Tantry Wenny Sitanggang; Putri Aulia Damayanti; Mey Lys Ceryah Hutasoit
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.807

Abstract

Latar Belakang Masalah: Temper tantrum adalah luapan emosi yang meledak-ledak dan tidak terkontrol. Perilaku tantrum yang intensitasnya terlalu tinggi pada anak tidak boleh dibiarkan karena akan mengakibatkan anak tidak mampu mengendalikan dan meluapkan emosi secara wajar dan tidak baik bagi perkembangan emosi anak. Dan bentuk pola asuh orang tua yang di terapkan kepada anak dari kecil sangat erat hubungannya dengan kepribadian anak setelah menjadi dewasa.Tujuan : Mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku temper tantrum pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) di Kelurahan Keranggan Kota Tangerang Selatan Tahun 2020.Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, study cross sectional dengan uji Chi-Square dilanjutkan dengan Uji Fixer’s Exact. Sampel penelitian sebanyak 42 responden dengan menggunakan tekhnik probability sampling.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan responden yang menerapkan pola asuh demokratis dan tidak demokratis memiliki presentase yang sama yaitu masing-masing 21 responden (50,0%). Pada 21 responden yang menerapkan pola asuh demokratis sebagian besar memiliki anak dengan perilaku temper tantrum aktif yaitu sebanyak 13 orang (61,9%), sedangkang pada 21 responden yang menerapkan pola asuh tidak demokratis seluruhnya memiliki anak dengan perilaku temper tantrum. Hasil uji cross sectional terdapat 2 cell yang mempunyai nilai harapan yang kurang dari 5 sehingga peneliti menggunakan Uji Fixer’s Exact Test dengan nilai p value adalah 0,003 atau p < 0,05.Simpulan: Ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku temper tantrum
KEBIJAKAN PENANGGULANGAN STUNTING DI INDONESIA BERDASARKAN PROGRAM SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT Musmarlinda Musmarlinda; Yuanita Windusari; Haerawati Idris
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.808

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan lingkungan tidak hanya merupakan aspek penting dalam kehidupan bermasyarakat, tetapi juga merupakan salah satu unsur penentu atau penentu kesejahteraan penduduk.Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk melihat program sanitasi total berbasis masyarakat dengan kejadian stuntingMetode: Adapun jenis penelitian ini adalah literature review. Sampel dalam penelitian ini adalah literature berupa artikel/jurnal yang memenuhi kriteria dan relevan dengan Perilaku dan pengetahuan tentang buang air besar sembarangan serta kejadia penyakit  diare  dengan  kejadian  stunting.  Data  yang  dihasilkan  dari hasil  pengumpulan  jurnal  yang  relevan  kemudian dianalisa sesuai variabel dan disajikan dalam bentuk tableHasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara sanitasi total  berbasis  masyarakat  (STBM)  pilar  I  stop  buang air besar  sembarangan  (SBAS)  dengan  upaya  penurunan  angka stunting pada balita, ada hubungan antara sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar II cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan upaya penurunan angka stunting pada balita, ada hubungan antara sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) pilar III pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga (PAMM-RT) dengan upaya penurunan angka stunting pada balita
SENAM LANSIA TERHADAP FUNGSI KOGNITIF DAN SKALA NYERI OSTEOARTHRITIS Akhmad Triyanto Abdullah; Katmini Katmini
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.809

Abstract

Latar Belakang Masalah: Permasalahan yang dihadapi lanjut usia sebagai proses penuaan manusia merupakan suatu proses dan alamiah, beberapa masalah dan gangguan yang sering muncul atau terjadi pada lansia adalah menurunnya fungsi kognitif dan mulai merasa nyeri persendian. Salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan fungsional dan mengurangi nyeri pada persendian adalah dengan terapi non farmakologis dengan senam lansia.Tujuan: Menganalisis pengaruh senam lansia terhadap fungsi kognitif dan skala nyeri osteoarthritis pada lansia.Metode: Sebuah Penelitian kuasi eksperimen pre dan post test dengan kelompok kontrol. Responden yang mengikuti penelitian adalah 38 orang (19 kelompok control dan 19 kelompok perlakuan) diambil dengan Total sampling pada lansia yang mengalami kognitif yang nyeri osteoarthritis. Perlakuan yang diberikan senam lansia selama 30 menit 4 kali dalam 2 minggu.Hasil: Mayoritas Responden adalah perempuan (71,05%) dan manula berusia >65 tahun (71,05%), 47,37% merupakan tamatan SD. Pada kelompok perlakuan lebih dari separuh mengalami demensia sedang (52,6%); 52,6% mengalami nyeri sedang dan setelah perlakuan yang paling banyak adalah demensia ringan (57,9%) serta nyeri ringan paling banyak dikeluhkan (57,9%). Hasil pada kelompok kontrol lansia mengalami demensia sedang (47,4%); nyerisedang (47,4%) dan setelah intervensi pervalensi terbanyak masih pada demensia sedang (42,1%) dan nyeri sedang(42,1%) -berat (42,1%). Uji statitik didapatkan status kognitif pada control (p value 0,317); perlakuan (p value 0,001). Serta pada uji statistic Nyeri pada kelompok control (p value 0,317); perlakuan (p value 0,000).Simpulan: Terdapat perbedaan significant sebelum dan sesudah perlakuan status kognitif dan nyeri pada kelompok perlakuan dan tidak terdapat perbedaan significant status kognitif dan nyeri pada kelompok kontrol.

Page 2 of 3 | Total Record : 25


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue