cover
Contact Name
Debby Ratno Kustanto
Contact Email
koestanto88@gmail.com
Phone
+6281374563222
Journal Mail Official
jurnal.stikespn@gmail.com
Editorial Address
Jl. Khusuma Bhakti No 99 Kelurahan Gulai Bancah Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi
Location
Kota bukittinggi,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan
ISSN : 20857098     EISSN : 26571366     DOI : -
Jurnal Kesehatan STIKes Prima Nusantara merupakan jurnal ilmiah berkala yang ditujukan untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian, pengembangan, dan studi pustaka dibidang ilmu keperawatan, kebidanan, kesehatan masyarakat dan ilmu kesehatan pada umumnya.
Articles 453 Documents
UJI DAYA HAMBAT ANTIBAKTERI EKSTRAK BONGGOL NANAS TERHADAP BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS Minarni Minarni; Dewi Rosmalia
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i1.707

Abstract

Pendahuluan: Karies gigi merupakan salah satu penyakit gigi dan mulut yang paling banyak terjadi pada masyarakat. Penyebab utama karies gigi adalah bakteri Streptococcus Mutans. Streptococcus Mutans merupakan golongan bakteri gram positif. Pertumbuhan bakteri Streptococcus Mutans dapat dikendalikan dengan bahan antibakteri. Bahan alam yang dapat dimanfaatkan sebagai antibakteri, diantaranya adalah buah nanas. Buah nanas adalah salah satu jenis buah yang banyak digemari oleh masyarakat dan memiliki banyak manfaat dibidang kesehatan. Bonggol nanas merupakan limbah tanaman nanas yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal bagian bonggol mengandung beberapa senyawa zat aktif salah satunya enzim bromelinTujuan: Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui uji daya hambat antibakteri dari ekstrak bonggol nanas terhadap bakteri Streptococcus Mutans.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan metode difusi sumuran (well diffusion). Ekstraksi bonggol nanas dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bonggol nanas dapat menghambat pertumbuhan bakteri streptococcus mutans dengan nilai signifikansi p=0,001 (p<0,05).  Pada konsentrasi 100% diameter zona hambat 28,6 mm, konsentrasi 75%, 50%, dan 25% memiliki diameter zona hambat 15,6 mm, 14,6 mm dan 13,6 mm. dalam Kontrol positif menggunakan povidone iodine1% dengan rata-rata diameter zona hambat 4 mm memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori lemah, dan untuk kontrol negative dengan menggunakan aquades tidak menunjukkan zona hambat 0 mm.Kesimpulan: Hasil pengujian daya hambat ekstrak bonggol nanas memiliki aktivitas antibakteri dengan kategori sedang hingga sangat kuat.
SKRINING KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR Bella Riska Ayu; Ismarwati Ismarwati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.708

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan jenis kanker keempat yang paling umum terjadi pada wanita di dunia dan masih menjadi masalah global di berbagai negara karena cakupan skrining yang masih rendah. Padahal kanker ini dapat dicegah dan disembuhkan jika terdeteksi sejak dini dan dirawat dengan memadai. Oleh karena itu perlunya dilakukan skrining yang dapat mendeteksi gejala penyakit sejak dini, sehingga memungkinkan pengobatan dan pengelolaan kondisi yang lebih efektif.Tujuan: Scoping review ini bertujuan untuk memetakan literatur, mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan dan mengkaji bukti ilmiah mengenai skrining kanker serviks pada wanita usia subur (WUS).Metode: Metode scoping review ini menggunakan framework Arksey dan O'Malley, yang dimulai dari mengidentifikasi pertanyaan scoping review menggunakan framework PEOS; mengidentifikasi artikel yang relevan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi; mencari artikel menggunakan database yang relevan yaitu PubMed, ScienceDirect, dan Wiley Online Library; alur proses pencarian artikel dijelaskan melalui PRISMA flowchart; melakukan critical appraisal untuk menilai kualitas artikel; melakukan data charting; menyusun, meringkas dan melaporkan hasil.Hasil: Berdasarkan 10 artikel terpilih, didapatkan 9 artikel dengan grade A dan 1 artikel grade B. Dua tema ditemukan dalam scoping review ini yaitu pengetahuan tentang kanker serviks dan hambatan skrining kanker serviks.Kesimpulan: Skrining kanker serviks rutin telah terbukti secara signifikan menurunkan jumlah diagnosis kanker serviks baru dan kematian setiap tahunnya. Namun demikian, kurangnya informasi dan edukasi dari tenaga kesehatan, rendahnya kesadaran dan pengetahuan WUS tentang kanker serviks, serta adanya hambatan-hambatan terkait dengan skrining kanker serviks dapat menjadi penghalang dalam meningkatkan cakupan skrining kanker serviks diberbagai negara.
HUBUNGAN GAYA HIDUP DAN PSIKOLOGIS TERHADAP KEJADIAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA Lia Nurdini; Budi Aswin; Fajrina Hidayati; Iin Nurdiani
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.711

Abstract

AbstrakLatar Belakang: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan gejala yang dirasakan oleh wanita 3-7 hari sebelum menstruasi. Apabila tidak diperhatikan akan berdampak pada produktivitas dan kesehatan wanita. Banyak faktor yang menyebabkan Premenstrual Syndrome (PMS) yaitu faktor hormonal, faktor kimia, faktor gaya hidup, faktor psikologi dan faktor genetik. Salah satu faktor terjadinya Premenstrual Syndrome (PMS) adalah faktor gaya hidup yang terdiri atas aktivitas fisik, pola tidur, pola makan, pemakaian obat- obatan dan lingkungan.Tujuan: untuk mengetahui hubungan gaya hidup dan psikologi terhadap kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada remaja di SMAN 1 Muaro Jambi Provinsi Jambi.Metode: penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di SMAN 1 Muaro Jambi dengan jumlah populasi 609 siswi remaja dengan sampel 156 yang diambil dengan teknik stratified random sampling. Waktu penelitian dilakukan dari bulan oktober 2020-april 2021.Hasil: siswi remaja yang mengalami PMS sebanyak 39,7%, yang tidak melakukan aktivitas fisik sebanyak 13,5%, remaja yang pola tidur tidak baik 23,1%, siswi remaja dengan pola makan tidak baik sebanyak 96,8%, dan siswi remaja yang mengalami stress 63,5 %. Hasil uji statistik yaitu tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian PMS dengan p-value 0,580 dan PR 1,741. Tidak terdapat hubungan antara pola tidur dengan PMS dengan p-value 0,276 dan PR 0,828. Tidak terdapat hubungan pola makan dengan kejadian PMS dengan p-value 1,000 dan PR 0,996. Terdapat hubungan antara stress dengan kejadian PMS dengan p- value 0,001 dan PR 1,595. Stress beresiko meningkatkan PMS 1,595 kali. Terdapat hubungan antara stress dengan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) p-value 0,0001. Diharapkan siswi remaja mampu mengendalikana stress dan juga memperbaiki gaya hidup
DETERMINAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE PADA PENJAMAH MAKANAN DI RUMAH MAKAN Fajrina Hidayati; Febrian Rahmat Suwandi SN
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.712

Abstract

Latar Belakang: Penyakit menular atau keracunan yang disebabkan mikroba yang masuk kedalam badan melewati makanan yang dimakan disebut dengan penyakit bawaan pangan yang ditularkan melalui pangan. Di Indonesia penyakit yang ditularkan melewati makanan sangat besar, dari 90% kasus keracunan pangan disebabkan oleh mikroba. E.coli menjadi salah satu penyebab terjadinya pencemaran makanan yang dapat menyebabkan penyakit akibat makanan (food borne disease). Sehingga sanitasi dan hygiene merupakan hal yang penting dalam menentukan kualitas makanan.Tujuan: untuk mengetahui Determinan perilaku personal hygiene penjamah makanan di Kelurahan Sengeti Kabupaten Muaro Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pegawai rumah makan di Kelurahan Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi sebanyak 69, sampel penelitian menggunakan total sampling.Hasil: diketahui bahwa ada hubungan pendidikan dengan perilaku personal hygiene penjamah makanan (p value=0,033), ada hubungan lama kerja dengan perilaku personal hygiene penjamah makanan (p value=0,019), ada hubungan ketersediaan sarana personal hygiene dengan perilaku personal hygiene penjamah makanan (p value=0,007) dan ada hubungan kegiatan pelatihan dengan perilaku personal hygiene penjamah makanan (p value =0,012). Diharapkan dengan adanya penelitian dapat memberikan informasi dan meningkatkan sikap dan praktik hygiene sanitasi tempat pengelolaan makanan sehingga kondisi hygiene sanitasi tempat pengelolaan makanan sesuai dengan prinsip-prinsip hygiene sanitasi makanan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN Mechi Silvia Dora; Dini Qurrata Ayuni; Yanti Asmalinda
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v10i2.718

Abstract

Data Sensus Nasional (2001) pelayanan kesehatan untuk rawat inap yang banyak dimanfaatkan untuk rumah sakit pemerintahan adalah (37,1%) dan rumah sakit swasta (34,3%) sisanya adalah rumah sakit swasta bersalin dan puskesmas. Sedangkan untuk komunikasi terapeutik disimpulkan bahwa ketidakpuasan dari pelayanan komunikasi terapeutik rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta untuk rawat jalan dan rawat inap terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien di ruang rawat inap non bedah RSUD Padang Pariaman.Penelitian ini dilakukan di ruang rawat inap non bedah Rumah Sakit Umum Daerah Padang Pariama, dengan menggunakan pendekatancross sectional dan sampel berjumlah 30 responden.Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, dengan uji statistik chi square.Hasil analisa univariat menunjukkan bahwa 43,3% responden menyatakan puas dan 56,7% responden menyatakan tidak puas, pada analisa bivariat di dapatkan p value = 0,000 berarti terdapat hubungan yang bermakna antara komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan pasien rawat inap non bedah RSUD Padang Pariaman. Kepada pihak RSUD Padang Pariaman agar dapat melakukan pengawasan atau supervisi terkait dengan pelaksanaan komunikasi. Kepada perawat lebih memperhatikan komunikasi terapeutik dalam pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien, dengan fokus utama pada tahap perkenalan 
PENGEMBANGAN SKRINING RESEP DARI HASIL EVALUASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELAYANAN RESEP DENGAN METODE HOT-FIT DI RSAU DR. EFRAM HARSANA Gede Trima Yasa; Jason Merari P; Ismi Rahmawati
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.728

Abstract

Latar Belakang: Evaluasi sistem informasi manajemen merupakan suatu usaha nyata untuk mengetahui seberapa baik sistem tersebut telah diterapkan pada sebuah organisasi. Evaluasi sistem informasi manajemen skrining perlu dilakukan mengingat sistem skrining resep yang terdapat di RSAU dr. Efram Harsana masih dilakukan dengan cara manual.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengembangkan sistem informasi manajemen skrining resep di RSAU dr. Efram Harsana.Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan metode HOT-Fit di mana variabel bebas yang terdiri dari Human, Organization dan Technology, sedangkan variabel tergantung Net-benefit.  Evaluasi SIM meliputi penyebaran kuesioner, wawancara kepada responden pengguna dan pengelola SIMFRS. Pengembangan SIM skrining resep dilakukan dengan bantuan diagram DFD dan ERD. Uji T-Paired dengan aplikasi SPSS versi 24 dilakukan untuk membandingkan perbedaan sebelum dan sesudah penerapan pengembangan sistem informasi manajemen skrining resep.Hasil: Hasil dari evaluasi yang telah dilakukan, secara umum sistem informasi manajemen farmasi rumah sakit di RSAU dr. Efram Harsana sudah berjalan dengan baik, dilihat dari persentase responden yang memberikan pendapat setuju dengan skor 3 terhadap faktor yang mempengaruhi berjalannya SIM..Kesimpulan: Hasil pengembangan SIM skrining resep dapat diterima dengan baik, ini dilihat dari hasil uji T-paired pada aspek Human, Organization, Technology dan Net-benefit dengan tingkat signifikansi yaitu 0,001; 0,000; 0,001; 0,008 dan persentase peningkatan secara berturut-turut sebesar 13,85; 20,70; 20,24 dan 15,34%.
ANALISIS PELAKSANAAN KELOMPOK BINA KELUARGA BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Dewi Milandiah; Novrikasari Novrikasari; Haerawati Idris
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.730

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia khususnya di negara-negara miskin dan berkembang adalah masalah anak pendek (stunting). Keberadaan kelompok Bina Keluarga Balita dengan cara membina tumbuh kembang anak dapat mempercepat penurunan pencegahan stunting sebagai upaya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi modal utama pembangunan dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kelompok bina keluarga balita dalam pencegahan stunting di Kabupaten Muara Jambi.Metode: Desain studi menggunakan studi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Sampel Penelitian berjumlah 13 informan. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Mestong di Puskesmas Tempino dan Puskesmas Pondok Meja pada bulan Maret Tahun 2022.Hasil:  Hasil penelitian berdasarkan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) menunjukkan bahwa Kelompok Bina Keluarga Balita kaitannya dengan pencegahan stunting belum terlaksana secara optimal, Tim Pendamping keluarga telah disusun namun SK nya belum di tanda tangani Kepala Daerah. Kader  Bina Keluarga Balita sudah ada dan memenuhi kualifikasi, akan tetapi belum mendapatkan pembinaan dan pelatihan dalam pencegahan stunting. Anggaran biaya baru direalisasikan pada Bulan Juni Tahun 2022. Sarana Prasarana masih memerlukan perhatian lebih serius dalam menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita. Target sasaran yang memiliki pemahaman yang baik tentang Stunting di lokasi prioritas tidak >70% hanya 52,94% berarti Bina Keluarga Balita tidak terlaksana dengan baik.Kesimpulan: Sangat di perlukan politicall will dan perhatian lebih serius dari Kepala Daerah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam pencegahan stunting. terutama terkait pembinaan, pelatihan, pengalokasian anggaran daerah yang cukup khususnya intensif kader dan penyediaan sarana prasarana yang akan menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita dalam pencegahan stunting.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN PERSALINAN SECTIO CAESAREA Rosni Fitri Yanti; Nizam Ismail; Abdul Fatah
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i2.731

Abstract

Latar belakang : Persalinan melalui proses Section Caesarean (SC) saat ini sudah menjadi trend dikalangan para wanita, padahal risiko melahirkan secara SC lebih tinggi dibandingkan secara normal dan juga biaya persalinan metode SC lebih mahal dan meningkatkan beban negara yang seharusnya dapat dialihkan pada pembiayaan yang lain. World Health Organization (WHO) memperkirakan tahun 2018 wanita melahirkan dengan pembedahan sebanyak 35% dari seluruh persalinan hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya mitos dalam persalinan, pendidikan ibu dan dukungan suami.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor pendidikan ibu, pekerjaan ibu, dukungan suami ibu, indikasi medis, psikologi ibu nyeri persalinan, kecantikan organ intim, mitos persalinan, umur ibu dan paritas dengan kejadian persalinan seksio sesarea di Kota Banda Aceh Tahun 2018.Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Dengan unit analisis seluruh ibu bersalin yang berada di ruang rawat inap. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 62 responden dari tiga rumah sakit. Pengumpulan data dilakukan tanggal 17 sampai 25 Desember 2018, dengan menyebarkan kuesioner dan studi dokumentasi rekam medis pasien.Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian persalinan SC di Kota Banda Aceh berhubungan dengan pekerjaan ibu (P=0.038; OR=10.4 (CI=1.14-95.89)), indikasi medis (P=0,001), dukungan suami (P= 0.003; OR=86.3 (CI=4.51-1652.39)) dan mitos dalam persalinan (P=0.036; OR=0.18 (CI=0.2; 0.037-0.89)), namun tidak berhubungan dengan pendidikan ibu (P=0,182), psikologis ibu nyeri persalinan (P=0,977), kecantikan organ intim (P=0,298), umur ibu (P=0,095) dan paritas (P=0,067).Saran: Disarankan bagi pengelola Rumah Sakit memberikan penyuluhan tentang syarat-syarat pasien SC untuk memastikan bahwa ibu layak menjalani prosedur SC untuk persalinan yang akan dilalui sehingga ibu dapat mempersiapkan diri lebih baik. Rumah sakit penyedia jasa SC dapat melibatkan suami dalam proses persalinan untuk meningkatkan dukungan emosional kepada ibu.
PARTISIPASI SUAMI YANG MENIKAH PADA USIA REMAJA DALAM PENGGUNAAN KONTRASEPSI Lidia Febrianti; Andari Wuri Astuti
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.734

Abstract

Latar Belakang: Pernikahan dini adalah pernikahan pada masa remaja yang seharusnya tidak dilaksanakan karena belum adanya kesiapan baik secara jasmani dan rohani. Pernikahan dini membawa dampak negatif tidak hanya bagi ibu dan anaknya, tetapi juga pasangan. Salah satu dampak negatifnya adalah ketidaksiapan menjadi kepala keluarga dan juga ketidaksiapan secara psiko-sosial dan finansial.Pasangan yang menikah pada usia dini memiliki resiko untuk tidak mendapatkan akses layanan kontrasepsi.Tujuan Review: untuk menggali bukti ilmiah terkait pengalaman suami yang menikah pada usia remaja dalam penggunaan kontrasepsi.Metode: Penelitian ini merupakan Scoping review dengan menggunakan Framework Arkshey & O’Malley dan PRISMA-ScR Checklist. Pencarian literature pada penelitian ini menggunakan 4 database yaitu Pubmed, Proquest, Wiley Online Library, Science Direct. Grey literature didapatkan dari mesin pencarian yaitu google scholar dan situs yang mendukung. Kata kunci yang digunakan adalah suami, kontrasepsi, pengalaman dan scoping review. Penelitian ini menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP) untuk menilai kualitas artikel. Terdapat 419 artikel yang didapatkan pertama kali dari pencarian yang selanjutnya dipilih menjadi 8 artikel yang eligibel untuk proses review selanjutnya. Kriteria inklusi dari kriteria artikel yang dipilih adalah artikel yang publish mulai tahun 2016-2021, artikel dari grey literatur dan situs resmi yang relevan, artikel ilmiah berbahasa inggris dan/ bahasa Indonesia. Penelitian yang terpilih berasal dari 5 negara berbeda, 8 artikel yang eligible menggunakan desain penelitian kualitatif sebanyak 7 artikel dan artikel kuantitatif sebanyak 1 artikel.Hasil: Berdasarkan 8 artikel yang diperoleh, didapatkan 6 artikel dengan grade A, 2 artikel grade B . Selanjutnya didapatkan 3 tema yaitu pengalaman suami yang berusia remaja dalam penggunaan kontrasepsi, dukungan dan stigma, serta akses pelayanan kontrasepsiSimpulan: Suami yang menikah pada usia remaja memiliki pengalaman positif dan negatif dalam penggunaan kontrasepsi. Pengalaman tersebut dipengaruhi oleh banyak hal yaitu dukungan keluarga dan masyarakat, pengetahuan suami terkait kesehatan reproduksi, pengaruh paham agama, budaya, dan akses pelayanan kontrasepsi. Pengalaman positif timbul dari motivasi diri sendiri sebagai suatu kesadaran bahwa diri nya telah menjadi seorang ayah sehingga harus merubah diri menjadi teladan yang baik. Sedangkan, pengalaman negatif ini muncul sebagai akibat ketidaksiapan menjadi seorang ayah secara psiko social, spiritual dan ekonomi. Hal ini yang mendorong adanya tekanan emosional bahkan sampai pergaulan bebas. Perlunya dukungan dari semua pihak termasuk keluarga, masyarakat dan tenaga kesehatan dalam meminimalisir dampak negatif yang timbul. 
ANALISIS FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN IKTERUS NEONATORUM FISIOLOGIS Hartati Deri Manila; Dewi Fransisca; Fanny Jesika; Harinal Afri Resta; Marisa Lia Anggraini; Aprima Yona Amir; Sasnelwati Prasemia Lestaria; Sevi Putri Indriani
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i3.737

Abstract

Latar Belakang Masalah: Ikterus neonatorum adalah suatu gejala yang sering ditemukan pada bayi baru lahir yang terbagi menjadi ikterus fisiologis dan patologis [1]. Pada janin menjelang persalinan terdapat kombinasi antara darah janin dan darah dewasa yang mampu menarik O2 dari udara dan mengeluarkan CO2 dari paru-paru. penghancuran darah janin inilah yang menyebabkan terjadinya ikterus fisiologis.Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian ikterus neonatorum di Ruang di Ruang Bayi RS Asyiyah Pariaman.Metode: penelitian ini, analitik dengan case control dengan sampel pasien bayi yang dirawat di di Ruang Bayi RS Asyiyah Pariaman. Pengambilan sampel dengan random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Dilaksanakan November 2021Hasil: Hasil penelitian dari 124 responden yang persalinan dengan operasi terdapat 65,3% yang mengalami ikterus neonatorum. Setelah dilakukan uji statistik chi square didapatkan nilai signifikansi (P=<0,001) yang berarti ada hubungan antara jenis persalinan dengan kejadian ikterus neonatorum, dari 24 responden dengan trauma lahir dan infeksi, 18 responden terdapat 75% mengalami ikterus neonatorum, setelah dilakukan uji chi square didapatkan nilai signifikansi (P=0,011) yang berarti ada hubungan antara trauma lahir dan infeksi dengan kejadian ikterus neonatorum. Dari 63 responden dengan usia kehamilan kurang bulan terdapat 63,5% mengalami ikterus neonatorum, setelah dilakukan uji chi square didapatkan nilai signifikansi (P=0,017) yang berarti ada hubungan antara prematuritas dengan kejadian ikterus neonatorum. Dari 169 responden yang minum ASI+PASI terdapat 57,4% mengalami ikterus neonatorum setelah dilakukan uji chi square didapatkan nilai signifikansi (P=0,006) yang berarti ada hubungan antara asupan ASI dengan kejadian ikterus neonatorum.Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini, ada hubungan antara jenis persalinan, trauma lahir dan infeksi, prematuritas, dan asupan ASI di di Ruang Bayi RS Asyiyah Pariaman

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 1 Tahun 2025 (on progress) Vol 15 No 3 (2024): Jurnal Kesehatan Volume 15 Nomor 3 Tahun 2024 Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 3 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 14 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 13 (2022): Supplementary 1 Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Vol 12 No 3 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 No 2 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 12 (2021): Supplementary 2 Vol 12 (2021): Supplementary 1 Vol 12 No 1 (2021): JURNAL KESEHATAN Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN - Special Issue Hari Kesehatan Nasional 2020 Vol 11 No 3 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 No 2 (2020): JURNAL KESEHATAN Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Kesehatan Vol 11 (2020): JURNAL KESEHATAN-SPECIAL ISSUE KEBIDANAN Vol 10 No 3 (2019): JURNAL KESEHATAN Vol 10 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan Vol 10 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan : STIKes Prima Nusantara Bukittinggi Vol 10 (2019): Special Issue HKN Vol 9 No 2 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 9 No 1 (2018): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima Nusantara Bukittinggi Vol 8 No 1 (2017) Vol 7 No 2 (2016) Vol 7 No 1 (2016) Vol 6 No 2 (2015) Vol 6 No 1 (2015) Vol 5 No 2 (2014) Vol 5 No 1 (2014) Vol 4 No 2 (2013) Vol 4 No 1 (2013) Vol 3 No 2 (2012) Vol 3 No 1 (2012) Vol 2 No 2 (2010) More Issue