cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 196 Documents
TINJAUAN KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JL. A. A. WAHAB, JL. SUN ISMAIL, DAN JL. KH HUTU BADU DI KABUPATEN GORONTALO Hidayat, Andi Sahrul; Bumulo, Nasir; Nento, Sartan
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.2303

Abstract

Penelitian ini berjudul "Tinjauan Kinerja Simpang Tak Bersinyal Jl. A. A. Wahab, Jl. Sun Ismail, dan Jl. KH Hutu Badu" yang dianalisis menggunakan metode pedoman Jalan Indonesia 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja persimpangan tak bersinyal di Kabupaten Gorontalo berdasarkan data survei lapangan dan analisis perhitungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat arus lalu lintas tertinggi terjadi pada jam 17.00-18.00 WITA. Kinerja persimpangan dinilai dari beberapa indikator utama: nilai derajat kejenuhan (Dj) sebesar 0,501, yang masih lebih kecil dari batas maksimum 0,85; tundaan lalu lintas sebesar 5,86 detik, yang berada di bawah ambang batas 10 detik; dan nilai peluang antrian sebesar 17,92%, yang berada di bawah batas aman 35%. Kesimpulan dari analisis ini mengindikasikan bahwa kinerja persimpangan tersebut masih berada dalam kategori yang baik dan aman menurut pedoman yang berlaku.
ANALISIS SIFAT MEKANIS SERAT BAMBU SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN KOMPOSIT MELALUI UJI BENDING Talango, Novriyanti; Rauf, Wawan
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.2305

Abstract

Berkembangnya teknologi di jaman sekarang serat bambu memiliki sifat mekanis yang lebih baik dibandingkan dengan serat alam lainnya, dan bambu juga merupakan jenis tanamana yang cukup dibilang penting untuk dikembangkan, serat bambu juga dapat digunakan sebagai penguat komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan bahan komposit serat bambu mayam melalui uji bending. Material yang digunakan pada penelitian ini adalah serat bambu mayam, resin polyester, resin epoxy dan katalis. Pengujian dilakukan pada laboratorium material Teknik Mesin. Perbandingannya komposisi antara lain resin 90% dan serat bambu mayan 10%, serta resin 80% dan serat bambu mayam 20%. Hasil pengujian bending menunjukanntuk komposisi Resin poliester 80% dan serat bambu 20% menghasilkan nilai rata-rata 132.12 N/mm2, sedangan untuk komposisi resin poliester 90% dan serat bambu menghasilkan nilai rata-rata 107.61 N/mm2. Selain itu untuk komposisi Resin epoksi 80% dan serat 20% menghasilkan nilai rata-rata 30.71 N/mm2 dan untuk komposisi resin epoksi 90% dan serat bambu 10% menghasilkan nilai rata-rata 46.01 N/mm2. Sementara itu untuk perhitungan modulus elastisitas bending untuk komposisi resin poliester 80% dan serat 20% menghasilkan nilai 0.065 mm dan komposisi resin poliester 90% dan serat 10% menghasilkan nilai 0.068 mm. Sedangkan untuk komposisi resin epoksi 80% dan serat 20% menghasilkan nilai 5.486 mm dan komposisi 90% resin epoksi dan 10% serat menghasilkan nilai modulus elastisitas 19.21 mm.
PEMODELAN DUA DIMENSI THERMO-ELASTOVISKOPLASTIS PROSES PEMBENTUKAN ALUMINIUM DENGAN METODE ELEMEN HINGGA Kurniawan, Wahyu; Sandi, Aris; Andre Setyawan, Martin; Tito Fismatika, Akhmad; As’ari, Farhan
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.2363

Abstract

Sifat mampu bentuk berhubungan dengan regangan maksimum yang dapat dicapai dalam satu tahap proses deformasi. Aluminium dalam kondisi normal mempunyai sifat mampu bentuk yang cukup baik meski tak sebaik baja ringan, namun demikian sifat mampu bentuk ini bisa ditingkatkan dengan menambah temperatur selama proses pembentukan. Penelitian ini bertujuan memodelkan dua dimensi thermo elasto-viskoplastis pada proses pembentukan sederhana, memvisualisasikan hasil pemodelan, mengetahui pengaruh parameter utama pemodelan terhadap analisa tegangan-regangan, membandingkan (validasi) hasil pemodelan program Fortran dengan pemodelan software komersial yang telah teruji. Hasil simulasi distribusi temperatur menunjukkan hasil yang valid dengan selisih sekitar 0.28%. Hasil validasi pengaruh temperatur terhadap displacement dan tegangan beam menghasilkan data yang setara yitu selisih masing-masing -0.25 mm dan 5.19 MPa.
SURVEI INVESTIGASI DESAIN JEMBATAN WAI LAWA NEGERI TAWIRI KOTA AMBON Hitijahubessy, Halawan; Peilouw, Marios; Huwae, David Daniel Marthin
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.2369

Abstract

Sungai Wai Lawa pada Negeri Tawiri secara geografis terletak sangat strategis, karna sungai ini merupakan sungai membelah lintasan transportasi darat dari bandara udara Internasional Pattimura sebagai pintu masuk kota Ambon bahkan sebaliknya. Seiring perkembangnya, negeri ini masih kurang perhatian dari pemerintah terkhusus Pemerintah Kota Ambon mengakibatkan fungsi-fungsi sarana transportasi pada daerah hulu  sampai ke bantaran sungai menjadi kawasan berkembang hunian masyarakat. Luapan air yang mengakibatkan naiknya permukaan sunagai, merupakan salah satu fenomena yang mengakibatkan putusnya jalur transportasi ke dusun Sawah yang menjadi salah satu pemukiman baru di negeri Tawiri merupakan salah satu faktor dan menuntut kami melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengidentifikasi kondisi fisik dan non fisik jalur transportasi pada daerah sekitar hulu sungai wai Lawa di negeri Tawiri menuju pusat kota Ambon atau ke negeri-negeri lain. Hal demikian yang melatar belakangi adanya kegiatan Survei Topografi Perencanan Jembatan Wai Lawa Negeri Tawiri Kota Ambon ini. Hasil keseluruhan tahapan penelitian yang dilakukan itu dapat dipakai untuk merumuskan kriteria dan konsep desain model jembatan yang tepat untuk dijadikan perencanaan jembatan dimaksud.
Analisa Kapasitas Saluran Drainase Ruas Jl. Rijali Kota Ambon dan Alternatif Penanganannya Toisuta, Juan Gerald; ., Warniyati; Sihombing, Tri Octaviani; Tutkey, Monica R.
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.2387

Abstract

Permasalahan banjir berawal dari peningkatan jumlah penduduk, perubahan iklim dan perubahan tata guna lahan. Peningkatan penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan prasarana dan sarana perkotaan yang memadai mengakibatkan pemanfaatan lahan yang tidak tertib, itu yang menyebabkan permasalahan drainase menjadi sangat kompleks.Tata guna lahan yang tidak memperhatikan kegunaan wilayah bisa mengakibatkan permasalahan banjir. Hal ini juga terjadi di daerah Batu Merah sampai Puncak Bogor, Kelurahan Amantelu, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kapasitas saluran drainase eksisting dan merencanakan desain alternatif penanganan luapan. Debit rencana saluran drainase dihitung dengan metode Gumbel berdasarkan data curah hujan di Kota Ambon dari tahun 2011 sampai 2021. Berdasarkan hasil analisa kapasitas saluran untuk kala ulang 2, 5 dan 10 tahun berturut-turut untuk Jl. Rijali K1a 0,050 m³/s, 0,085 m³/s, 0,109, K2a 0,034 m³/s, 0,058 m³/s, 0,074 m³/s, dan K3a 0,005 m³/s, 0,009 m³/s, 0,011 m³/s dan Jl. Pitu Ina K1b 0,010 m³/s, 0,017 m³/s, 0,022 m³/s, K2b 0,047 m³/s, 0,079 m³/s, 0,101 m³/s, K3b 0,181 m³/s, 0,308 m³/s, 0,392 m³/s saluran drainase Jl. Rijali hasilnya memenuhi sedangkan untuk Jl. Pitu Ina tidak memenuhi. Dengan demikian dimensi untuk ruas Jl. Pitu ina diperbesar berturut-turut menjadi lebar 0,80 m; 1,05 m; 1,30 m dengan kedalaman 0,90 m; 1,20 m; 1,80 m.
PEMODELAN MULTIPLE PULSE WIDTH MODULATION BERBASIS FOURIER SERIES UNTUK JUMLAH PULSA SEBANYAK TIGA Sapteka, Anak Agung Ngurah Gde Sapteka; Yasa, Kadek Amerta; Suparta, I Nengah; Narottama, Anak Agung Ngurah Made
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2669

Abstract

Artikel ini membahas tentang pemodelan PWM jamak untuk tiga pulsa berdasarkan persamaan deret Fourier. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan grafik PWM jamak untuk tiga pulsa dengan persamaan deret Fourier. Perbandingan ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Desmos online untuk beberapa lebar pulsa yaitu л/4, л/6, dan л/10. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh persamaan deret Fourier   Selanjutnya persamaan deret Fourier yang sesuai menentukan grafik PWM pada beberapa lebar pulsa. Dalam penelitian ini ditemukan beberapa koefisien yaitu α (lebar pulsa), β (lebar spasi), dan γ (titik tengah pulsa) dari persamaan Deret Fourier seperti yang tertera pada Persamaan 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan perancang dalam merancang inverter elektronika daya.
PERENCANAAN PENCAHAYAAN BUATAN PADA GEDUNG REKTORAT UNIVERSITAS PATTIMURA AMBON Buyang, Christy Gery; Sangadji, Fauzan A; Kombolayuk, Virginia
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2685

Abstract

 Perancangan pencahayaan buatan dalam suatu ruangan sangat diperlukan ketika pencahayaan alami tidak mampu menghasilkan tingkat pencahayaan sesuai dengan standar yang telah ditentukan yaitu 300-500 lux untuk ruang kerja berdasarkan SNI. Pencahayaan pada Gedung rektorat Universitas Pattimura sangat bergantung pada sistem pencahayaan buatan untuk menunjang aktivitas pengguna. Meski demikian, kualitas sistem pencahayaan buatan yang ada sering dianggap masih belum optimal terlihat dari beberapa ruangan dan koridor pada gedung rektorat yang dinilai masih terlalu gelap. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian untuk mencari biaya pembangunan pencahayaan buatan di gedung Rektorat Universitas Pattimura Ambon sesuai dengan jumlah kebutuhan lampu yang dihitung untuk mencapai standar pencahayaan minimum yang ditetapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode perhitungan secara kuantitatif yang mengacu pada standar penchayaan berdasarkan SNI 03-6575-2001 tentang tata cara perancangan sistem pencahayaan buatan pada gedung. SNI ini dipakai sebagai pedoman agar diperoleh sistem pencahayaan buatan yang sesuai dengan syarat kesehatan, kenyamanan, keamanan dan memenuhi ketentuan yang berlaku untuk bangunan gedung, dengan memperhatikan data-data berupa dimensi ruangan (panjang ruangan, lebar ruangan dan tinggi sumber cahaya terhadap bidang kerja), jumlah lampu yang digunakan dalam ruangan, jumlah fluks luminous total lampu yang menerangi tiap ruangan dan daya lampu yang digunakan di dalam ruangan. Hasil rancangan anggaran biaya untuk pemasangan instalasi listrik Gedung Rektorat Universitas Pattimura adalah sebesar Rp. 314.209.825.
ANALISIS KONSUMSI BAHAN BAKAR MOTOR MENGGUNAKAN CAMPURAN BIO FUEL DAN PERTALITE rauf, wawan; Sahional Ishak; Talango, Novriyanti
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2698

Abstract

 Saat ini jumlah cadangan minyak bumi yang ada semakin menipis disebabkan bahan bakar fosil merupakan sumber energi yang tidak dapat diperbaharui. Ini pula yang menyebabkan adanya fluktuasi suplai dan harga bahan bakar minyak. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsumsi bahan bakar campuran etanol dan pertalite yang dibandingkan dengan konsumsi pertalite murni. Motor uji yang digunakan dilengkapi dengan CDI yang divariasikan jenisnya. Riset dilakukan secara eksperimental dengan memanfaatkan chasis dinamometer sehingga memungkinkan pengujian tanpa berpindah tempat. Presentase campuran pertalite dan etanol divariasikan masing-masing E15 dan E30 dibandingkan konsumsinya dengan konsumsi pertalite murni. Campuran bensin dan ethanol dicampur sebelum pelaksanaan pengujian untuk menghindari terjadinya pemisahan antara bensin dan ethanol saat disimpan lama. Hasil peneitian menunjukan bahwa penggunaan campuran bahan bakar pertalite dan etanol 15% memiliki konsumsi lebih rendah dibandingakan dengan konsumsi bahan bakar pertalite murni serta campuran pertalite dan etanol 30%. Presentase penurunan tersebut dituliskan 2.86944% untuk penggunaan CDI standar, 2.73224% untuk CDI programable switch 1 dan 2.67738% untuk CDI programable switch 2.
MANAJEMEN RESIKO PADA BANGUNAN BERTINGKAT A. DJAU, RAHMAN; Bumulo, Nasir; Andi Sahrul Hidayat; Popalo, Anastasya
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2713

Abstract

 Berlatar belakang karena risiko dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keterlambatan proyek, proyek tidak selesai (ditinggalkan), kecelakaan kerja dan lain sebagainya sehingga penelitian dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen risiko pada pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat. Hasil Analisa menunjukkan terdapat 30 risiko yang termasuk kedalam tingkat risiko medium, berdasarkan hasil olahan kuesioner dari ke 30 risiko tersebut ditemukan 1 variabel risiko yang dinyatakan dominan dengan tingkat probabilitas sebesar 66,03%, sedangkan berdasarkan hasil wawancara risiko yang paling berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi khususnya bangunan bertingkat tinggi yaitu risiko material. Respon risiko medium dominan yang berpengaruh terhadap pembangunan proyek konstruksi ialah dengan memonitoring cuaca, melakukan CCO, menghimbau kepada pemerintah terhadap penentuan spesifikasi.
PENGARUH LIMBAH PEMBAKARAN SAMPAH ANORGANIK SEBAGAI MATERIAL SUBSTITUSI TERHADAP KUAT TEKAN BETON Sinmiasa, Filimon; Frans, Pieter Lourens; Apalem, Delvia Rimesye
JURNAL SIMETRIK Vol 14 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i2.2728

Abstract

 Seiring dengan berkembangnya teknologi beton yang semakin maju maka berpengaru juga terhadap nilai ekonomis material. kebutuhan pasir akan mengakibatkan harga pasir semakin meningkat terutama untuk daerah perkotaan, dikarenakan biaya akses transportasi yang lebih tinggi. Bersamaan dengan hal tersebut juga angka presentase timbunan sampah di kota Ambon semakin meningkat pesat, salah satu upaya penanggulangan sampah adalah dengan cara dibakar. Limbah pembakaran sampah belum dimanfaatkan sehingga dapat mengakibatkan pecemaran lingkungan. Metode penelitian yang dipakai adalah metode eksperimen yang dilakukan di laboratorium Politeknik Negeri Ambon, yaitu dengan melakukan pemeriksaan material dan uji kuat tekan beton, yang menggunakan limbah pembakaran sampah non-organik sebagai material substitusi agregat halus dengan presentase pengurangan penambahan sebanyak 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil uji kuat tekan beton yaitu nilai kuat tekan beton normal sebesar 18.65 MPa, nilai kuat tekan beton additive 5% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 16.83 MPa, kemudian beton additive 10% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 15.44 MPa, sedangkan beton additive 15% limbah pembakaran sampah anorganik sebesar 13.83 MPa.