cover
Contact Name
Agus Eka Aprianta
Contact Email
penerbitan@isi-dps.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penerbitan@isi-dps.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni
ISSN : 23547154     EISSN : 27988678     DOI : -
Core Subject : Art,
The journal presents as a medium to share knowledge and understanding art, culture, and design in the area of regional, national, and international levels. The journal accommodates articles from research, creation, and study of art, culture, and design without limiting authors from a variety of disciplinary/interdisciplinary approaches such as art criticism, art anthropology, history, aesthetics, sociology, art education, and other contextual approaches.
Articles 219 Documents
Yowana Egar Suatu Kebahagiaan Remaja I Putu Trisna Nugraha; I Gede Yudarta; I Ketut Muryana
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.466 KB) | DOI: 10.31091/sw.v8i1.1045

Abstract

Seorang anak akan tumbuh menjadi seorang remaja yang mandiri dalam hal berbuat, emosional, maupun berprinsip, apa bila cara didik orang tuanya yang baik dalam lingkungan keluarga. Mandiri dalam tingkah laku yang diartikan bebas untuk bertindak atau berbuat, tanpa terlalu bergantung pada pertolongan orang lain. Kebebasan yang sering dituntut oleh sang remaja dikarenakan mereka tidak menyukai kekangan, rishi dengan pertanyaan yang mendetail, aturan-aturan yang berlebihan sehingga menyebabkan terbatasnya gerak dan waktu si remaja. Mereka merasa orang tua selalu mengawasi gerak-gerik mereka dan menentukan keputusan yang sering tidak disetujui oleh si remaja, hal tersebut sering menyebabkan pertengkaran antara orang tua dan si remaja. Rumusan konsep karya adalah sebuah ringkasan yang dapat diartikan sebagai suatu karya yang abstrak atau konkret. Di dalam karya Yowana egar penata merumuskan untuk membedahnya menjadi 3 topik pembahasan, yaitu 1) Bagaimana wujud karya Yowana Egar, 2) Bagaimana proses pembentukan karya Yowana Egar, dan 3) Bagaimana analisis estetik dari karya Yowana Egar. Media yang digunakan dalam garapan Yowana Egar adalah gamelan Gong Suling. Wujud karya ini terbagi menjadi empat bagian, yaitu pengawit, pengawak, bapang, dan pengecet. Dengan proses kreativitas menggunakan proses krativitas yang di kembangkan oleh Alma M. Hawkins dalam bukunya Creating Through Dance yang melalui tiga tahapan, yaitu eksplorasi, percobaan, dan pembentukan. Sedangkan dalam analisa estetis menggunakan kajian estetis Djelantik, dengan empat hal yang mendasar yang menimbulkan keindahan, yaitu kerumitan (complexsity), penonjolan (dominance), keutuhan (Unity), keseimbangan (Balance).
Manis Batu Sebuah Garapan Kreasi Baru Gamelan Semar Pagulingan Saih Pitu I Putu Gede Suastika; I Nyoman Sudiana; I Ketut Sudhana
Segara Widya : Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.023 KB) | DOI: 10.31091/sw.v8i1.1046

Abstract

Semboyan Bhineka Tunggal Ika adalah kutipan dari kekawin Sutasoma karangan Mpu Tantular. Kata “Bhineka” berarti beraneka ragam atau berbeda-beda, kata “Tunggal berarti satu, kata “Ika” berarti itu. Secara harfiah Bhineka Tunggal Ika diterjemahkan “Beraneka Satu Itu”, yang bermakna meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya tetap adalah kesatuan. Bahwa diantara pusaparagam Bangsa Indonesia adalah satu kesatuan. Semboyan ini digunakan untuk menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa dan bernegara kesatuan Republic Indonesia yang terdiri atas keanekaragaman budaya, bahasa daerah, ras, suku bangsa, dan agama atau kepercayaan. Proses kreativitas garapan komposisi Manis Batu ini yang penata terapkan mengacu pada tiga tahapan dalam berkarya seni yaitu, tahap penjajagan (exploration), tahap penuangan (improvisation) dan tahapan pembentukan (forming). Tujuan merupakan sasaran dalam melaksanakan suatu kegiatan tertentu. Adapun skrip karya seni ini mempunyai tujuan untuk memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk menciptakan sebuah karya seni karawitan. Untuk menambah wawasan dan kemampuan penata dalam menggarap komposisi karawitan, khususnya tabuh kreasi. Untuk memperkaya perbendaharaan tabuh-tabuh kreasi yang ada pada gamelan semar pegulingan saih pitu.
Analisa Plagiarisme Studi Kasus Game Mobile Legends Bang Bang dan Game League Of Legends Bryan Syauqi Firdaus; Mahimma Romadhona
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (851.698 KB) | DOI: 10.31091/sw.v10i2.2022

Abstract

Penelitian ini menganalisis plagiarisme yang dilakukan oleh pengembang dan penerbit permainan video Montoon terhadap Riot games melalui video games yang berjudul Mobile Legends Bang Bang yang digarap oleh  Montoon dan League of Legends yang digarap oleh Riot Games. Hal ini berdampak pada para pelaku pengembang game video dikarenakan Montoon dapat dengan mudahnya meraup keuntungan dengan menjiplak banyak ide visual, konsep, dan desain yang digarap oleh Riot Games. Kegiatan plagiarisme dalam dunia video game menjadikan pengembang dan penerbit malas dalam berpikir dan mencari ide baru karena ketika plagiarisme sudah dinormalisasi. Para pengembang akan terus cenderung melakukan plagiarisme kepada pengembang yang lain. Selain itu jika pelaku plagiarisme mendapat perhatian lebih dari audience, pengembang aslinya juga akan kehilangan identitas yang sudah lama dibangun sebelumnya. Pada penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif. Dalam pengumpulan data penelitiannya, peneliti menggunakan data hasil observasi dari berbagai sumber dan melalui dokumen yang ada. Peneliti bertujuan untuk membahas berbagai plagiarism yang dilakukan oleh Montoon dari sisi desain. Dari data yang sudah terkumpul dapat diketahui bahwa Moonton melakukan tipe plagiat total dengan tingkat jumlah plagiat lebih dari 70% .
Pelatihan Pembuatan Video Ajar Berbasis Green Screen Untuk Guru SMK Muhammadiyah 3 Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah Sayid Mataram; Deny Tri Ardianto; Arif Ranu Wicaksono; Anugrah Irfan Ismail; Rudy Wicaksono Herlambang
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.542 KB) | DOI: 10.31091/sw.v10i2.2152

Abstract

Inovasi pembelajaran merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Video pembelajaran merupakan salah satu media pembelajaran yang fleksibel dan mendukung pembelajaran luring dan daring. Guru perlu menguasai pengetahuan dan kompetensi dalam memproduksi media ajar yang efektif dan menarik perhatian siswa dalam proses belajar mengajar. Salah satu teknologi yang digunakan untuk membuat video ajar yang menarik adalah menggunakan teknik green screen yang sudah lazim digunakan di dunia perfilman. Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Dosen S1 Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam Grup Riset Desain dan Media Baru, bertujuan untuk mengadakan “Pelatihan Pembuatan Video Ajar Berbasis Green Screen Untuk Guru SMK Muhammadiyah 3 Gemolong, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah”. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan Guru SMK Muhammadiyah 3 Gemolong memiliki wawasan tentang perkembangan dunia videografi serta pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang videografi khusunya tentang teknik green screensebagai pendukung pembuatan video pembelajaran.
Pelatihan Menggambar Ornamen Tradisional Bali di Panti Asuhan Yayasan Dharma Jati II Penatih Denpasar Mercu Mahadi; I Nyoman Ngidep Wiyasa; I Gusti Ngurah Agung Jaya CK
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.219 KB) | DOI: 10.31091/sw.v10i2.2153

Abstract

Pada Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini yang dijadikan sebagai mitra adalah Yayasan Dharma Jati II yaitu sebuah Panti Asuhan Hindu yang membina anak-anak yatim piatu, miskin dan anak terlantar yang beralamat di Jalan Trengguli no. 80 Desa Penatih Denpasar Bali. Tujuan dari program ini adalah untuk memberi solusi dari salah satu masalah yang sedang dihadapi oleh yayasan tersebut,yakni mengenai masalah yang terkait dengan kegiatan pengembangan diri diluar kegiatan formal.Terkait dengan masalah tersebut, maka dalam pengabdian ini berupaya untuk berkontribusi dengan menawarkan suatu solusi, yaitu memberi pelatihan tentang menggambar Ornamen tradisional Bali. Metoda pelatihan dilakukan dengan metode porposive sampling dengan menentukan sebanyak 10 orang peserta. Pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilakukan didukung dengan metode penyampaian pengetahuan atau transfer of knowledge yakni: (1) Ceramah yaitu metode menyampaikan materi pelajaran dengan cara penuturan lisan kepada peserta didik pada waktu dan tempat tertentu, dilakukan untuk menyampaikan materi pelatihan mengenai pengertian Ornamen, fungsi dan alat yang diperlukan; (2) Metode demonstrasi adalah penyajian pelajaran dengan memperagakan kepada peserta pelatihan tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan;(3) Observasi yaitu dengan mengamati hasil gambar yang dibuat serta untuk memantau perkembangan para peserta selama mengikuti pelatihan;(4) Metode Wawancara, dilakukan untuk menggali informasi tentang pengetahuan peserta pelatihan,sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan tersebut mereka dapat membuat gambar ornamen tradisional Bali sebagai bekal pengetahuan dalam menjalani kehidupan di masa depan. Adapun Target Luaran publikasi, yaitu berupa artikel yang akan dipublikasikan pada jurnal ilmiah, Video kegiatan akan diunggah ke youtube dan terdaftar pada HKI.
Eksistensi Penciptaan Kriya Perak Murni dan Sakral di Gianyar Bali I Wayan Suardana; I Made Sumantra
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/sw.v10i2.2154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui secara mendalam eksistensi penciptaan kriya perak murni dan sakral saat ini serta perhatian masyarakat pada karya tersebut. Hasil penelitian ini juga akan sangat bermanfaat bagi kriyawan, pengusaha, akademis, dan pemerintah sebagai bahan imformasi tentang tumbuh kembangnya penciptaan karya perak dalam situasi pariwisata yang tidak menentu. Terpuruknya pariwisata Bali, berdampak pada menurunnya produksi kerajinan perak di Gianyar, terutama pada produk untuk kebutuhan pariwisata. Beberapa wilayah yang dahulu menjadi pusat kerajinan perak seperti di Desa Celuk, Desa Singapadu, dan Desa Taro, sekarang sudah tidak produktif lagi, karena sudah jarang mendapat pesanan. Dalam situasi sepi, beberapa kriyawan yang kreatif dan memiliki ketrampilan tinggi mulai mengalihkan produksi karyanya dengan menciptakan beberapa karya seni murni dan seni sakral sebagai barang koleksi maupun hiasan Sesuhunan seperti: Barong , Rangda, dan Topeng yang disucikan dan disakralkan oleh masyarakat Bali. Orientasi penciptaan karya perak akhirnya mengarah pada karya yang bermutu dan memiliki nilai estetika tinggi. Sebuah fenomena yang sangat menarik untuk dikaji secara holistik, bagaimana eksistensi penciptaan karya perak murni dan sakral di Gianyar saat ini?, karya perak apa saja yang diciptakan kriyawan saat ini yang memiliki nilai seni murni dan seni sakral?. Metode yang digunakan adalah metode klualitatif diskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Karya tulis ini juga sangat tepat dilaksanakan untuk mengkaji secara mendalam perkembangan karya perak seni murni dan seni sakral. Sebuah pergulatan yang sangat besar antara modal budaya dan modal ekonomi dalam usaha mencari kekuasaan dan pelestarian karya perak sebagai karya seni adiluhung. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada ilmu pengetahuan terutama yang berkaitan dengan seni dan kerajinan secara umum.
Analisis Teks Thumbnail Video Awas 86 Channel Youtube Remotivi Awang Gandi; Octavianus Leiju; Ian Wahyuni
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.752 KB)

Abstract

Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui wacana  video Awas 86 channel Yotube Remotivi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitan yang digunakan adalah objek material penelitian ini ialah tulisan atau kalimat pada video “Awas 86” di channel Youtube Remotivi. Penelitan ini menggunakan teknik padan dan penelitan ini kajian pustaka. Analisis ini menggunakan teori analisis wacana kritis Norman Fairclough yang berupa teks (mikrolinguistik), discourse practice (mesostruktural), socio-culture pratice (makrostruktural). Hasil yang ditemukan ialah polisi ikut campur keranah yang bersifat moral dan tidak ada kaitannya dengan hukum.
Topeng Paradoks Dalam Kriya Kontemporer I Made Jana; I Made Sumantra; I Nyoman Ngidep Wiyasa
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 10 No. 2 (2022): Nopember
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.289 KB)

Abstract

Seni topeng hadir di tengah-tengah masyarakat, bisa dibilang cukup monoton. Karena kurang berkembang dalam mengikuti alur jaman. Seni topeng yang dihasilkan oleh perajinnya, masih seputar tokoh-tokoh ilusi atau pewayangan. Pencipta melakukan observasi terhadap produk topeng yang berkembang saat ini. Dan melakukan penelusuran data melalui literatur/buku-buku, internet, maupun penelusuran ditempat pameran, bengkel pembuatan topeng. Selanjutnya dilakukan analisa menggunakan metode kualitatif, sehingga melahirkan judul, konsep penciptaan dan cara pemecahannya. Aplikasi metode penelitian berbasis praktik. Dalam hal ini praktik menciptakan citra sebagai mode eksplorasi utama, Eksperimen, pembentukan. Bahwa kejelasan makna lahir dari gagasan, konsep, informasi ditransformasikan ke dalam citra visual, merupakan kesatuan organis berupa karya seni rupa topeng paradoks yang ditampilkan terlihat nyata, dapat dipahami lebih bermakna, personal, memiliki fungsi (simbolik dan metafor). Secara paradoks dalam karya mengekspos sifat-sifat yang berbeda dalam kehidupan manusia, dipresentasikan melalui wajah yang berbeda , menjadi satu kesatuan organis, dalam bentuk simbol karya estetik, sebagai wajah Kriya kontemporer.
BENTUK PELABELAN NASDRUN PADA PERNYATAAN POLITISI PAN DAN NASDEM DALAM ARTIKEL DETIKNEWS.COM (ANALISIS WACANA KONSTRUKTIVISME) Ian Wahyuni; Fatoni, Alam Fahdil; Lisa Setiawati
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/sw.v11i1.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelabelan Nasdrun disampaikan oleh politisi PAN dan Nasdem dalam artikel detikNews.com. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif-deskriptif dengan teknik pengumpulan data observasi partisipatif pasif dan simak catat, serta menggunakan teknik analisis data agih dan padan untuk mengungkap makna dalam teks. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis wacana konstruktivisme dari Muhammad A.S. Hikam yang berusaha mengungkap maksud-maksud tersembunyi dari subjek penyampai pesan. Hasil analisis data dan interpretasi data mendeskripisikan bentuk pelabelan Nasdrun dalam artikel detikNews.com terdiri dari dua jenis ungkapan, yaitu disfemisme dan eufemisme yang merepresentasikan maksud tersembunyi dari kedua subjek, yakni waketum PAN Viva Yoga Mauladi dan waketum Nasdem Ahmad Ali. Penelitian ini diharapkan dapat memunculkan penelitian serupa yang membahas tentang pelabelan/ labelisasi sebab kajian di bidang ini belum banyak dilakukan.
ANALISIS IMPLIKATUR PERCAKAPAN ANTARA PENJUAL DAN PEMBELI DI PASAR SUNGAI PINANG DALAM SAMARINDA Bila, Salsa; Nia Paramitha Rosadi; Purwanti
Segara Widya : Jurnal Penelitian Seni Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Seni Indonesia Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/sw.v11i1.2180

Abstract

Pragmatik mempelajari tentang suatu maksud dari tuturan ataupun kalimat.. Implikatur percakapan merupakan implikatur yang diketahui oleh sebagian orang saja guna mengetahui konteks tuturan saja. Salah satu prinsip berbahasa dalam bidang pragmatik adalah prinsip kerja sama atau maksim kerja sama Grice yang membagi prinsip-prinsip yaitu, maksim kuantitas, maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim pelaksanaan. Pasar merupakan wadah ataupun tempat masyarakat melakukan transaksi jual beli. Pasar tradisional adalah pasar yang masih menerapkan sistem tradisional untuk kegiatan transaksi jual belinya, pasar ini bertransaksi secara langsung, dan kebanyakan yang dijual adalah barang berupa kebutuhan pokok. Penelitian ini merupakan bentuk penelitian kualitatif bersifat deskriptif dengan metode mengumpulkan data berdasarkan studi lapangan dan kepustakaan. Penelitian ini dilakukan guna melihat penerapan implikatur percakapan berdasarkan bentuk maksimnya di pasar Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda. Penentuan sampel yang kami ambil dilakukan dengan teknik penetapan sampel secara acak mengambil sebanyak kurang lebih 10 data/sampel dalam transaksi antara penjual dan pembeli. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik simak catat dan teknik simak bebas. Metode dalam penyajian ini berupa penyajian sebuah narasi. Analisis data dikumpulkan dala enam tahap yaitu, mengumpulkan data, mencatat data, menganalis data, mengidentifikasi data, pengecekan data, dan menyimpulkan hasil penelitian. Diperoleh gambaran semua jenis klasifikasi tindak tutur serta implikatur percakapan terpenuhi. Konklusi diperoleh dari analisis data yang diperoleh selama penelitian berlangsung.