cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Kesehatan FKUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2014)" : 8 Documents clear
Reaksi Silang Antara Antibodi Adho36 Salmonella typhi dengan Outer Membrane Protein Vibrio cholerae Menggunakan Metode Western Blotting Megayasa, Nyoman Artha; Winarsih, Sri; Santoso, Sanarto
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.093 KB)

Abstract

Pada penelitian terdahulu dilaporkan bahwa Salmonella typhi memiliki antibodi AdhO36 yang memberikan protektivitas yang bermakna dalam menghambat perlekatan Salmonella typhi pada usus mencit. Vibrio cholerae adalah agen penyebab infeksi usus akut yang dikenal sebagai kolera. Vibrio cholerae dilaporkan memiliki outer membrane protein (OMP) dengan berat molekul yang mirip dengan protein AdhO36. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya reaksi silang antara antibodi AdhO36 Salmonella typhi dengan OMP Vibrio cholerae. Penelitian ini menggunakan studi eksploratif laboratorium dengan cara western blotting. Hasil yang diperoleh menunjukkan terdapat 3 pita protein dengan berat molekul sekitar 107 kDa, 74 kDa dan 38 kDa dari OMP Vibrio cholerae yang bereaksi dengan antibodi AdhO36. Penelitian inimenyimpulkan bahwa  OMP Vibrio cholerae telah terbukti  merespon antibodi AdhO36 Salmonella typhi. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek imunisasi protein Adho36 Salmonella typhi terhadap perlekatan bakteri Vibrio cholerae di organ intestinal mencit. Kata kunci: AdhO36, Outer membrane protein (OMP), Salmonella typhi, Vibrio cholerae, Western blotting.
Uji Aktivitas Peningkatan Sensitivitas Insulin Ekstrak Biji Jintan Hitam (Nigella sativa) melalui Pengukuran Konsentrasi Tirosin Terfosforilasi Insulin Reseptor Substrat-1 (terhadap Tikus Wistar Model Diabetes Mellitus Tipe 2) Panggabean, Fenny Kristanti; Triastuti, Efta; Yunita, Ema Pristi
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.544 KB)

Abstract

Biji jintan hitam (Nigella sativa) merupakan tanaman herbal untuk terapi dan pencegahan diabetes mellitus (DM tipe 2). Salah satu penyebab DM tipe 2 adalah penurunan konsentrasi tirosin terfosforilasi IRS (insulin receptor substrat)-1 yang berefek pada peningkatan resistensi insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas peningkatan sensitivitas insulin dari ekstrak biji jintan hitam (Nigella sativa) pada kondisi resistensi insulin melalui pengukuran konsentrasi tirosin terfosforilasi pada IRS-1 dan hubungannya dengan konsentrasi glukosa darah puasa. Desain penelitian yang digunakan adalah true experimental, dengan sampel tikus wistar jantan berjumlah 24 ekor dalam 5 kelompok perlakuan dan 1 kontrol normal. Kelompok perlakuan diinduksi DM dengan diet fruktosa sebanyak 16 g yang diberikan melalui larutan fruktosa untuk penyondean dan campuran pakan tikus. Kelompok Pp mendapatkan metformin, Pn tanpa pemberian ekstrak, P1, P2, P3 mendapatkan ekstrak jintan hitam 24 mg/kgBB, 48 mg/kgBB, dan 96 mg/kgBB. Induksi DM dilakukan dengan diet tinggi fruktosa selama 6 minggu dan terapi dilakukan setelah induksi DM2 selama 30 hari. Ekstrak biji jintan hitam secara statistik tidak memiliki efek peningkatan sensitivitas insulin melalui peningkatan konsentrasi tirosin terfosforilasi pada IRS-1 yang berbeda antar kelompok dengan nilai p > 0,05 (0,151) dan nilai korelasi yang bervariasi antar kelompok. Ekstrak biji jintan hitam tidak meningkatkan sensitivitas insulin melalui peningkatan konsentrasi tirosin terfosforilasi pada IRS-1. Hal ini mungkin disebabkan oleh kegagalan induksi fruktosa untuk mengkondisikan tikus menjadi tikus model DM tipe 2. Kata kunci : Diabetes Melitus tipe 2 (DM tipe 2), Ekstrak biji jintan hitam (Nigella sativa), Tirosin terfosforilasi IRS-1.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Program Terapi Metadon dengan Tingkat Motivasi Mengikuti Program Terapi Rumatan Metadon pada Pengguna Narkoba Suntik di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat Anwar, Syaiful; Wihastuti, Titin Andri; Suharsono, Tony
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.804 KB)

Abstract

Program terapi metadon adalah program penanggulangan dampak buruk bagi pengguna napza suntik (Penasun). Program ini dilaksanakan dengan memberikan zat opioid sintetik yang memilki efek sama seperti heroin dengan cara di minum. Motivasi diperlukan untuk mendukung program terapi agar kontinyu dan tidak terjadi pemakaian narkoba berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan koefisien korelasi tingkat pengetahuan dengan tingkat motivasi penasun terhadap program terapi metadon. Rancangan penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional di Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat. Jumlah sampel 61 orang diambil dengan purposive random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden mayoritas laki-laki (93,4 %), umur rata-rata > 30 tahun (60,7 %), berpendidikan tinggi (72,1 %), bekerja informal (42,6 %), berpenghasilan rendah (54,6 %), tidak menggunakan narkoba kembali (86,9 %), tingkat pengetahuannya baik (67,2 %) dan tingkat motivasinya tinggi (60,7 %). Analisa hasil penelitian dengan uji Spearman’s rank menunjukkan ada hubungan korelasi tingkat pengetahuan dengan tingkat motivasi (p = 0,000 dan r = 0,586**), ada hubungan korelasi karakteristik tingkat pendidikan dengan tingkat pengetahuan (p = 0,021 dan r = 0,295*), dan ada hubungan korelasi karakteristik tingkat pendidikan dengan tingkat motivasi (p = 0,000 dan  r = 0,459**). Adanya tingkat pengetahuan yang baik tentang program terapi metadon dapat mendorong atau meningkatkan motivasi pengguna narkoba suntik untuk selalu datang dan mengikuti kegiatan layanan program terapi metadon. Kata kunci: Pengguna narkoba suntik, Program terapi  metadon, Tingkat pengetahuan, Tingkat motivasi.
Pengaruh Kompres Hangat Rebusan Jahe Terhadap Tingkat Nyeri Subakut dan Kronis pada Lanjut Usia dengan Osteoarthtritis Lutut di Puskesmas Arjuna Kecamatan Klojen Malang Jawa Timur Masyhurrosyidi, Hadi; Kumboyono, Kumboyono; Utami, Yulian Wiji
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.875 KB)

Abstract

Osteoarthritis lutut merupakan gangguan pada sistem muskuloskeletal yang ditandai dengan munculnya nyeri sendi dan kekakuan yang mengakibatkan penurunan kemampuan fisiologis atau kualitas hidup lansia. Prevalensi osteoarthritis lutut menurut WHO (2004), mencapai 151,4 juta jiwa dan 27,4 juta jiwa berada di Asia Tenggaradan di Indonesia mencapai 5 % pada usia < 40 tahun, 30 % pada usia 40-60 tahun, dan 65 % pada usia > 61 tahun. Untuk menurunkan angka ini diperlukan keperawatan lanjut usia dan keluarga untuk meningkatkan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat nyeri subakut dan kronis sebelum dan sesudah kompres hangat rebusan jahe pada lansia dengan osteoarthritis lutut di Posyandu Lanjut Usia Puskesmas Arjuna Kecamatan Klojen Malang Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment. Populasi penelitian adalah semua lanjut usia dengan osteoarthritis lutut yang mengikui posyandu lanjut usia Puskesmas Arjuna Kecamatan Klojen Malang Jawa Timur yang berjumlah 20 orang yang diambil secara total sampling, memakai uji statistik paired mean dependent (Uji T) dengan tingkat signifikansi 0,05. Secara keseluruhan ada hubungan yang bermakna antara tingkat skala nyeri sebelum dan setelah pemberian kompres hangat rebusan jahe dengan p-value 0.000. Pada data pre dan post treatment didapatkan penurunan skala nyeri dari berat ke sedang, dari skala sedang ke rendah dan tidak mengalami skala nyeri dari rendah ke sedang atau tinggi. Ada perbedaan signifikan tingkat nyeri sebelum dan setelah pemberian kompres hangat rebusan jahe pada lanjut usia dengan osteoarthritis lutut. Kata kunci : Jahe, Kompres hangat, Lanjut usia, Nyeri, Osteoarthritis lutut.
Hubungan Ekspresi Glucose Transporter 1 (Glut-1) di Jaringan Plasenta dengan Kejadian Pertumbuhan Janin Terhambat pada Mencit Bunting yang Diinfeksi Plasmodium berghei Pradiptasari, Nur Fahma; Fitri, Loeki Enggar; Sardjono, Teguh Wahju
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.393 KB)

Abstract

Glukosa merupakan substrat utama untuk perkembangan plasenta dan  janin yang ditranspor ke plasenta dengan cara difusi terfasilitasi tidak terikat natrium. Glucose Transporter 1 (GLUT-1) merupakan isoform utama yang mentranspor glukosa melalui plasenta. Malaria pada kehamilan memungkinkan terjadinya hipoksia plasenta yang dapat mengganggu transpor sejumlah nutrisi bagi janin termasuk glukosa. Ekspresi GLUT-1 diduga menurun pada kejadian malaria pada kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati ekspresi GLUT-1 pada jaringan plasenta mencit serta hubungannya dengan kejadian berat badan janin rendah. Penelitian ini menggunakan 17 ekor mencit bunting galur BALB/c yang terdiri atas 9 ekor yang diinfeksi Plasmodium berghei pada hari ke-9 setelah dikawinkan sebagai kelompok perlakuan dan 8 ekor yang tidak diinfeksi sebagai kelompok kontrol. Pada hari ke-18 pasca kawin mencit dikorbankan untuk mengisolasi plasenta dan janin. Hambatan pertumbuhan janin mencit diukur dengan menimbang berat badan janin mencit menggunakan neraca analitik. Ekspresi GLUT-1 di jaringan plasenta diamati secara mikroskopis menggunakan metode Imunohistokimia. Rata-rata berat badan janin pada kelompok perlakuan (0.63±0.12 g) lebih rendah daripada kelompok kontrol (0.94±0.19 g) dengan perbedaan yang bermakna (p = 0,002). Ekspresi GLUT-1 pada jaringan plasenta kelompok perlakuan lebih rendah secara bermakna dibandingkan kelompok kontrol (p = 0,000). Hubungan antara penurunan ekspresi GLUT-1 dengan penurunan berat badan janin menunjukkan hubungan yang tidak bermakna (r = 0,284; p = 0,269). Infeksi Plasmodium berghei mengakibatkan penurunan berat badan janin serta penurunan ekspresi GLUT-1 namun penurunan berat badan janin tidak disebabkan secara langsung oleh penurunan ekspresi GLUT-1. Hal ini menjelaskan bahwa hambatan pertumbuhan janin pada infeksi malaria kehamilan disebabkan oleh banyak faktor penyebab
Pengaruh Pemberian Vitamin E Terhadap Kadar Hemoglobin Maternal Tikus Rattus norvegicus Bunting yang Dipapar Asap Rokok Subakut Lovita, Agnestia Naning; Rahayu, Indriati Dwi; Prijadi, Bambang
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.517 KB)

Abstract

Paparan asap rokok pada kehamilan berpengaruh terhadap penurunan kadar hemoglobin akibat proses stres oksidatif yang dapat berakibat buruk pada kehamilan dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa vitamin E dapat mempengaruhi kadar hemoglobin tikus bunting yang dipapar asap rokok subakut. Studi eksperimental menggunakan randomized post test only control group design dilakukan terhadap tikus Rattus norvegicus bunting yang dibagi dalam lima kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, dosis vitamin E 100 mg/kgBB/hari, 200 mg/kgBB/hari dan 400 mg/kgBB/hari (n = 4). Pemberian vitamin E dimulai sejak hari pertama kebuntingan sedangkan pemaparan asap rokok dimulai pada hari ke–6 kebuntingan. Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah kadar hemoglobin darah maternal tikus bunting yang dibedah pada hari ke–20. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang bermakna antara kontrol negatif dan kontrol positif (p = 0,004), serta kontrol positif dan dosis 400 mg/kgBB/hari (p = 0,013), sedangkan antar kelompok lain tidak menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna. Namun menurut uji d type effect size, pemberian dosis 100 dan 200 mg/kgBB/hari memiliki efek yang besar terhadap perubahan kadar hemoglobin. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemaparan asap rokok subakut mengakibatkan kenaikan kadar hemoglobin tikus bunting dan pemberian vitamin E menurunkan kadar hemoglobin tikus bunting. Kata kunci: Asap rokok subakut, Bunting, Hemoglobin, Vitamin E.
Kombinasi Elektroporasi dan Aspirin Menghambat Aktivasi Nuclear Factor Kappa B (NFkB) pada Kultur Sel Mononuklear Darah Tepi Pasien Leukemia Akut Aulya, Zuly Vita; Arthamin, Maimun Z; Chilmi, Syahrul; Widodo, Moch. Aris; Sujuti, Hidayat
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.602 KB)

Abstract

Leukemia akut (LA) adalah keganasan klonal akibat mutasi gen somatik pada progenitor sel hematopoietik. Mutasi ini menyebabkan pertumbuhan sel hematopoietik berhenti. Penangganan LA saat ini masih menggunakan protokol kemoterapi standar dengan angka kekambuhan yang tinggi sehingga diperlukan peningkatan dosis yang secara tidak langsung meningkatkan efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan efisiensi kombinasi antara elektroporasi dan aspirin pada kultur sel mononuklear darah tepi pasien LA. Penelitian ini adalah studi eksperimental menggunakan randomized post test only controlled group design. Sampel penelitian adalah isolat sel mononuklear darah tepi (PBMC) pasien LA yang diambil dari lab PK RSSA dengan studi ex vivo yang dibagi dalam 4 kelompok dengan pemberian paparan listrik sebesar 200 Hz selama 5 detik dan aspirin dalam tiga variasi dosis (PA1 = 2,5 mmol ; PA2 = 5 mmol ; PA3 = 10 mmol). Ekspresi NFkB diidentifikasi dengan metode imunositokimia. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji analysis of varian (ANOVA). Adanya perbedaan ekspresi NFkB pada keempat kelompok tersebut diuji dengan post hoc multiple comparison test. Penelitian ini  menunjukkan bahwa pada kelompok PA3 ekspresi NFkB menurun paling tinggi dibandingkan dengan kelompok  PA1 dan PA2. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi elektroporasi  dan aspirin  dapat meningkatkan jumlah kultur sel mononuklear darah tepi pasien leukemia akut yang mengalami apoptosis setelah diberikan perlakuan dengan melihat penurunan ekspresi NFkB secara signifikan. Kata kunci: Apoptosis, Aspirin, Leukemia akut (LA), Listrik pulsasi, NFkB. 
Ocichips (Ocimum sanctum Chips): Pengembangan Snack Pengontrol Trigliserida dan High Density Lipoprotein pada Tikus Model Diabetes Melitus Rahma, Amalia; Rahmi, Yosfi
Majalah Kesehatan FKUB Vol 1, No 1 (2014)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.903 KB)

Abstract

Diabetes merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling serius dengan penderita sebanyak 150 juta pada tahun 2003 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 333 juta pada 20 tahun kedepan. Ocimum sanctum atau kemangi merupakan tanaman perdu yang mudah ditemui  dan minyak atsirinya mengandung eugenol yang tinggi. Penggorengan vakum adalah suatu metode pengurangan kadar minyak pada produk sambil tetap mempertahankan kandungan zat gizi dari bahan untuk membuat produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian OciChips terhadap kadar trigliserida dan HDL  pada tikus model DM. Penelitian ini dilakukan di laboratorium farmakologi FKUB dengan menggunakan desain true experimental laboratory. Metode yang digunakan yaitu randomized posttest only controlled group design. Rancangan penelitian yang dipakai adalah rancangan acak kelompok (RAK). Tikus dibagi menjadi  kontrol negatif, kontrol positif dan OciChips resep (kemangi: tepung terigu: tepung tapioka) formula 1 (15:70:15), formula 2 (17,5:75:17,5) dan formula 3 (20:60:20). Induksi diabetes menggunakan STZ. Produk OciChips dievaluasi dengan uji proksimat . Tikus kemudian dievaluasi kadar Trigliserida dan HDL. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian OciChips dosis 1, 2, dan 3 terbukti mampu menghambat kenaikan, trigliserida  (p = 0.000), dan memicu peningkatan kadar HDL (p = 0.001) dibandingkan tikus diabetes tanpa terapi. OciChips dosis 3 (20:60:20) yang digoreng vakum terbukti memiliki kadar lemak yang lebih rendah dan kandungan volatil yang lebih tinggi. Dengan demikian dapat dikembangkan lebih lanjut penggunaan OciChips untuk menghambat peningkatan trigliserida dan meningkatkan kadar HDL pada penderita diabetes. Kata kunci : High density lipoprotein (HDL), Trigliserida,Ocimum sanctum.

Page 1 of 1 | Total Record : 8


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2022): Majalah Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Majalah Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 5, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 4, No 4 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 3 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 1 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 3, No 4 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 3 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 4 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 4 (2014) Vol 1, No 3 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue