cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Kesehatan FKUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
HUBUNGAN KADAR TIMBAL, ARSEN, DAN MERKURI DENGAN STATUS GIZI ANAK AUTISM SPECTRUM DISORDER DI KABUPATEN BANYUMAS Andani, Raden Roro Scundria Ayu Kusuma; Laksana, Agung Saprasetya Dwi; Kuncoro, Prasetyo Tri
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.04.4

Abstract

Di Indonesia, penderita autism spectrum disorder  meningkat sekitar 500 kasus per tahun. Autism spectrum disorder  disebabkan oleh faktor genetik dan faktor lingkungan. Salah satu faktor lingkungan berupa paparan timbal (Pb), arsen (As), dan merkuri (Hg) yang dapat pula memengaruhi status gizi anak dengan cara menurunkan penyerapan nutrisi dan menghambat sekresi hormon pertumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar timbal, arsen, dan merkuri dengan status gizi anak autism spectrum disorder  di Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan rancangan cross-sectional. Sampel diambil dengan purposive sampling. Kriteria inklusi sampel adalah anak autism spectrum disorder  dengan usia 1-12 tahun dan orang tua anak mengizinkan anaknya berperan serta dalam penelitian. Sampel rambut diambil sebanyak 3 g dan diperiksa kadar timbal, arsen, dan merkuri dengan metode AAS. Status gizi dinyatakan dengan Z-score untuk anak usia <5 tahun dan untuk anak usia 5-12 tahun dinyatakan dengan IMT/U kemudian dikategorikan menurut grafik CDC 2000. Uji hipotesis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang tidak signifikan kecuali pada uji kadar timbal yang signifikan (r = 0,613; p = 0,045) dengan status gizi (IMT/U) di kelompok usia <5 tahun. Kadar arsen dan merkuri masing-masing nilai r = 0,175, p = 0,606, dan r = 0,296, p = 0,377. Kesimpulan penelitian adalah kadar timbal rambut berhubungan dengan status gizi pada anak autism spectrum disorder usia <5 tahun, dan tidak ada hubungan antara arsen dan merkuri dengan status gizi anak autism spectrum disorder  di Kabupaten Banyumas pada semua kelompok usia anak.
PERBANDINGAN TEKANAN INTRAOKULAR ANAK DENGAN DOWN SYNDROME DAN ANAK TANPA DOWN SYNDROME DI KOTA MALANG Putra, Dani Haritsah; Dewi, Nadia Artha; Anandita, Nanda Wahyu; Wulandari, Lely Retno
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.04.5

Abstract

Pengukuran tekanan intraokular (TIO) merupakan pemeriksaan untuk menilai kondisi dinamika aqueous humor. TIO dikatakan normal apabila terjadi keseimbangan antara produksi dan outflow dari aqueous humor. Adapun peningkatan TIO dapat merusak struktur bola mata, terutama saraf optik dan sel ganglion retina, serta menjadi faktor risiko penting untuk perkembangan glaukoma. Anak-anak dengan Down syndrome (ADS) memiliki kedalaman bilik mata depan yang lebih dangkal dibandingkan anak-anak tanpa Down syndrome (ATDS) sehingga dapat menyebabkan peningkatan TIO. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan analisis hasil pengukuran TIO terhadap ATDS dengan ADS. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengambilan data secara cross-sectional terhadap 22 subjek ADS dan 44 subjek ATDS berusia 0-18 tahun yang didapat dari hasil pemeriksaan mata di RSUD dr. Saiful Anwar Kota Malang dan beberapa panti asuhan yang tersebar di Kota Malang. Pada penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat perbedaan TIO yang signifikan antara ATDS dan ADS pada okuli dekstra (p = 0,065) dan okuli sinistra (p = 0,153). Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan TIO yang signifikan antara ATDS dan ADS, serta tidak didapatkan perbedaan TIO berdasarkan perbandingan intraokular, usia, dan jenis kelamin pada masing-masing kelompok ATDS dan ADS sebagai secondary outcome pada penelitian ini.
MUTASI GEN β-GLOBIN PASIEN THALASSEMIA DI RSUD Dr. SOEDARSO KALIMANTAN BARAT Fitrianingrum, Iit; Windarti, Wiwik; Lestari, Desriani; Nevita
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.04.3

Abstract

Thalassemia beta (β) merupakan kelainan yang disebabkan oleh mutasi pada gen beta globin sehingga menyebabkan gangguan produksi hemoglobin (Hb) dan sel darah merah (RBC). Frekuensi pembawa sifat thalassemia beta di Indonesia diperkirakan mencapai 3–10%, dengan variasi karakteristik alel yang berbeda pada setiap wilayah geografis. Pemeriksaan mutasi gen untuk diagnosis klinis thalassemia β di RSUD Dr. Soedarso Kalimantan Barat belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik mutasi gen thalassemia β di RSUD Dr. Soedarso Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional analitik. Ekstraksi DNA dilakukan dari sampel darah, kemudian dilakukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk mendeteksi mutasi pada ekson 1–3 gen hemoglobin sub unit beta (HBB), yang umum ditemukan di Indonesia. Produk PCR selanjutnya disekuensing menggunakan metode Sanger untuk menentukan urutan basa nukleotida, sehingga dapat dilihat jenis dan letak mutasi yang terjadi. Sebanyak 13 pasien dengan rentang usia 2–17 tahun dilibatkan, terdiri dari 8 laki-laki dan 5 perempuan. Hasil menunjukkan ada enam tipe mutasi dengan frekuensi: CD26 (G>A)/IVS-1-5 (G>C) 5 (38.4%), IVS-2-654 (C>T)/-28 A>G (c.78A>G) 4 (30 .7%) CD123/124/125 (-TTCT)/CD41/42 2 (15.4%) dan  homozigot IVS1-5 (G>C) 1 (7.6%). Penelitian ini berhasil mengidentifikasi enam jenis mutasi gen β-globin pada pasien thalassemia dengan mutasi yang dominan ditemukan adalah IVS-1-nt5 (G>C) dan kodon 26 (G>A). Kombinasi mutasi langka seperti -28 A>G/IVS-2-nt654 (C>T) juga ditemukan. Pola mutasi yang bersifat heterogen kemungkinan dipengaruhi oleh latar belakang etnis yang beragam dan perkawinan antar suku. Studi ini memberikan bukti awal bahwa variasi mutasi gen β-globin  bersifat regional.  
Laporan Kasus: LESI BULOSA ATIPIKAL PADA PSORIASIS PUSTULAR GENERALISATA: SEBUAH KASUS JARANG Yosephine, Septina; Prawitasari, Suci; Yuniaswan, Anggun Putri; Retnani, Diah Prabawati
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.04.9

Abstract

Psoriasis Pustular Generalisata (PPG) merupakan varian psoriasis yang cukup jarang terjadi. Karakteristik penyakit ini berupa lesi pustular generalisata. Lesi bulosa merupakan lesi atipikal pada kasus PPG dan belum pernah dilaporkan sebelumnya. Tujuan laporan kasus ini untuk melaporkan kasus PPG dengan atipikal lesi bulosa. Seorang laki-laki usia 33 tahun dengan keluhan bintil berisi nanah di seluruh tubuh disertai demam yang muncul sejak 5 hari sebelumnya. Awalnya muncul bercak kemerahan pada seluruh tubuh setelah 2 hari mengonsumsi cefadroxil terkait keluhan sinusitisnya. Keluhan tersebut disertai gatal dengan VAS 6/10 dan nyeri VAS 7/10. Pemeriksaan status dermatologis di seluruh tubuh: pustul multipel di atas plak eritematosa, sebagian berkonfluens membentuk lake of pus dengan body surface area (BSA)  eritema 68%. Pada  regio scalp, alis, dan area retroauricula : skuama putih tipis kekuningan. Pada pemeriksaan mikroskopis didapatkan pustul steril dan laboratorium: leukositosis, eosinophenia, hipoalbuminemia, peningkatan C-reactive Protein (CRP). Perawatan hari ke 3 muncul lesi atipikal bula tegang pada beberapa area tubuh. Hasil histopatologi menunjukkan reaksi psoriasiform dengan microabses monroe dengan kesimpulan psoriasis vulgaris overlapping dengan PPG. Lesi atipikal bulosa yang muncul pada kasus ini menyulitkan dalam penegakkan diagnosis, sehingga pemeriksaan histopatologi sangat penting dilakukan. Hal ini dikarenakan PPG bersifat mengancam nyawa dan perbedaan dalam penatalaksanaannya dibandingkan dengan penyakit bulosa lainnya.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2022): Majalah Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Majalah Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 5, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 4, No 4 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 3 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 1 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 3, No 4 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 3 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 4 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 4 (2014) Vol 1, No 3 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue