cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Kesehatan FKUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : -
Articles 334 Documents
EFEKTIVITAS REMEDIASI KOGNITIF MENGGUNAKAN APLIKASI GAME TERHADAP FUNGSI KOGNITIF ORANG DENGAN SKIZOFRENIA Puspitosari, Warih Andan; Zahra, Zeny
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.04.5

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa berat yang melibatkan serangkaian gangguan pemikiran, persepsi, dan perilaku yang kompleks. Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu dampak skizofrenia yang berpengaruh pada kualitas hidup. Remediasi kognitif adalah upaya untuk memperbaiki kembali fungsi kognitif orang dengan skizofrenia (ODS). Berbagai teknik remediasi kognitif dapat digunakan, salah satunya adalah dengan game yang dapat dibuat dalam aplikasi smartphone sehingga dapat dilakukan oleh ODS secara mandiri tanpa harus didampingi oleh tenaga kesehatan atau caregiver. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas remediasi kognitif menggunakan game pada smartphone terhadap fungsi kognitif ODS. Desain penelitian adalah kuasi eksperimental dengan rancangan pre-test dan post-test single group design. Jumlah subjek adalah 17 orang dengan kriteria inklusi adalah ODS di wilayah Yogyakarta yang dalam kondisi stabil, dapat membaca dan menulis, memiliki smartphone, bersedia ikut dalam penelitian. Game dibuat dalam aplikasi smartphone berupa game berhitung, menemukan alat dan menemukan angka, yang dimainkan setiap hari selama 30 hari berturut-turut. Fungsi kognitif diukur sebelum dan setelah intervensi dengan menggunakan instrumen SCoRS. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon dengan hasil p < 0,05 yang artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara fungsi kognitif subjek sebelum dan setelah intervensi. Uji N-gain digunakan untuk menentukan tingkat efektivitas intervensi dengan hasil nilai g sebesar adalah 0,5341 yang artinya efektivitas intervensi berada pada tingkat sedang. Simpulan dari penelitian ini adalah remediasi kognitif menggunakan aplikasi game pada smartphone efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif subjek. Terjadi peningkatan fungsi kognitif pada subjek setelah dilakukan intervensi dengan tingkat efektivitas yang sedang.
HUBUNGAN AKTIVITAS PRODUKSI SHORT CHAIN FATTY ACID (SCFA) PADA SINDROM METABOLIK DAN DERAJAT FIBROSIS HATI PADA PASIEN NON-ALCOHOLIC FATTY LIVER DISEASE (NAFLD) Mustika, Syifa; Pratomo, Bogi; Faridah, Amirah
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.04.2

Abstract

Saluran pencernaan dan hati memiliki interaksi anatomis dan fungsional yang kuat, yang disebut dengan gut-liver axis (GLA). GLA terdiri dari komponen-komponen yang kompleks, apabila terjadi perubahan pada salah satu komponen seperti disbiosis mikrobiota usus, maka dapat berpengaruh terhadap fungsi hati. Disbiosis mikrobiota usus dapat dinilai dari perubahan hasil fermentasi mikrobiota usus yaitu asam lemak rantai pendek (short chain fatty acid/SCFA) yang terdiri dari asetat, propionat, dan butirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan aktivitas produksi SCFA dengan sindrom metabolik dan derajat fibrosis hati, serta membandingkan aktivitas produksi SCFA pasien non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD) dengan subjek kontrol. Studi cross-sectional terhadap 27 pasien NAFLD dan 10 subjek kontrol dengan sampel penelitian berupa feses. Derajat fibrosis hati diukur menggunakan transient elastography dan kadar SCFA diukur menggunakan teknik pemeriksaan gas chromatography. Analisis data dengan uji Chi-square, independent t-test dan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara kadar SCFA dengan sindrom metabolik dengan korelasi negatif (r = -0,381, p = 0,020), terdapat hubungan antara kadar SCFA dengan derajat fibrosis hati pasien NAFLD dengan korelasi negatif (r = -0,665, p = 0,001), dan didapatkan penurunan signifikan kadar SCFA pada pasien NAFLD dibandingkan subjek kontrol (total SCFA p = 0,001, asam asetat p < 0,001, asam propionat p = 0,005, asam butirat p < 0,001). Kesimpulan, terdapat penurunan signifikan kadar SCFA pada pasien NAFLD dibandingkan subjek kontrol. Semakin rendah kadar SCFA berhubungan dengan semakin tinggi risiko terjadinya sindrom metabolik dan semakin tinggi derajat fibrosis hati pada pasien NAFLD.
DETEKSI BAKTERI ATIPIKAL DARI SWAB NASOFARING PENDERITA SEPSIS NEONATORUM DI RS WAHIDIN SUDIROHUSODO MENGGUNAKAN POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR) MULTIPLEKS Fadhilah; Sjahril, Rizalinda; Hatta, Mochammad; Bahagia, Dwi; Alasiry, Ema; Tarini, Ni Made Adi
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.04.1

Abstract

Sepsis neonatorum merupakan penyebab signifikan kematian neonatorum dan morbiditas jangka panjang. Infeksi bakteri atipikal berperan penting dalam sepsis neonatorum, namun sulit dideteksi dengan teknik mikrobiologi konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi bakteri atipikal yaitu Chlamydia trachomatis, Mycoplasma pneumonia, Legionella pneumophila dan Ureaplasma urealyticum dengan Polymerase Chain Reaction (PCR) multipleks dari swab nasofaring pasien sepsis neonatorum yang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif pada neonatus dengan dugaan sepsis. Neonatus yang diduga sepsis akan diambil swab nasofaring kemudian diperiksa untuk mendeteksi Chlamydia trachomatis, Mycoplasma pneumonia, Legionella pneumophila dan Ureaplasma urealyticum menggunakan PCR multipleks. Pemeriksaan pasien sepsis neonatorum yang dirawat di NICU RS Wahidin Sudirohusodo Makassar menggunakan sampel swab nasofaring pada bulan September 2022 hingga Juni 2023 menunjukkan bahwa dari 60 pasien yang diperiksa swab nasofaring, 8 (13,33%) pasien terdeteksi infeksi tunggal bakteri atipikal  yaitu Mycoplasma pneumonia, Chlamydia trachomatis dan Legionella pneumophila serta 12 pasien (20%) di antaranya adalah infeksi multipel yaitu Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia trachomatis; Legionella pneumophila dan Chlamydia trachomatis; Mycoplasma pneumoniae, Chlamydia trachomatis dan Legionella pneumophila. PCR merupakan modalitas yang menjanjikan untuk mendeteksi bakteri atipikal dari swab nasofaring pasien sepsis neonatorum yang sulit diidentifikasi dengan teknik konvensional. Hal ini sangat berguna untuk memberikan terapi yang cepat dan tepat pada pasien sepsis neonatorum.
ANALISIS DEMOGRAFI EPILEPSI PEDIATRIK DI RUMAH SAKIT SAIFUL ANWAR MALANG INDONESIA Husna, Machlusil; Rahma, Annisa
Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2024.011.04.6

Abstract

Epilepsi pada anak merupakan sebuah tantangan diagnosis dan pemahaman yang komprehensif mengenai etiologi, frekuensi kejang, hasil EEG, dan penggunaan obat anti epilepsi penting untuk tatalaksana tepat.  Data pola epilepsi pediatrik yang komprehensif pada RSUD Dr. Saiful Anwar Malang saat ini belum diketahui sehingga dilaksanakan penelitian ini untuk mengisi kekosongan pengetahuan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki profil pasien epilepsi pediatrik di Rumah Sakit Umum Daerah Saiful Anwar, Malang. Penelitian ini menggunakan rekam medis pasien yang mengunjungi rumah sakit antara Januari 2015 dan Desember 2019 lalu dianalisis. Penelitian ini melibatkan total 951 pasien pediatrik, sebagian besar laki-laki, dengan usia rata-rata 0-5 tahun. Mayoritas kasus menunjukkan etiologi idiopatik (80%), dengan 61,13% menunjukkan pembacaan EEG yang normal. Patut dicatat bahwa lebih dari 24% orang tua dari pasien pediatrik tidak mengetahui modalitas terapi yang digunakan dalam pengobatan mereka. Lesi lobus temporal diidentifikasi sebagai penyebab utama pada 14% pasien. Temuan kami menunjukkan bahwa karakteristik jenis kelamin, usia, dan lokasi kejang konsisten dengan yang dilaporkan dalam literatur yang ada. Namun, tingkat EEG abnormal yang lebih rendah dari yang diperkirakan dan distribusi etiologi spesifik memberikan wawasan baru yang dapat menginformasikan penelitian di masa depan dan praktik klinis dalam mengelola epilepsi pediatrik.
Tinjauan Literatur: POTENSI SENYAWA LIMONOID PADA EKSTRAK BERBAGAI SPESIES JERUK SEBAGAI LARVASIDA AEDES SP: A SCOPING REVIEW Sari, Dinda Luthfiana; Setia, Yulia Dwi; Irnandi, Dicky Faizal
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.10

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan di seluruh dunia yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui nyamuk Aedes sp. Pencegahan dari penyakit ini salah satunya adalah menggunakan larvasida nabati. Jeruk memiliki kandungan senyawa limonoid yang berpotensi menjadi larvasida Aedes sp dengan efek toksik dan antifeedant yang diberikan. Ulasan scoping ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa limonoid pada ekstrak berbagai spesies jeruk yang berpotensi sebagai larvasida Aedes sp. Pencarian artikel yang diulas dilakukan secara sistematis pada basis data Pubmed, Science Direct, Google Scholar, ProQuest, dan Semantic Scholar. Selanjutnya dilakukan penilaian kualitas studi menggunakan JBI dan didapatkan 4 artikel yang memenuhi kriteria. Hasil studi ini menunjukkan bahwa pada 24 kultivar dari 11 spesies jeruk memberikan potensi larvasida yang beragam. Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jeruk dengan kadar limonoid yang tinggi menyebabkan potensi larvasida lebih kuat daripada jeruk dengan kadar limonoid yang rendah. Dapat disimpulkan bahwa senyawa limonoid pada berbagai spesies jeruk memiliki potensi larvasida terhadap Aedes sp.
POTRET DETERMINAN UNMET NEED KB MELALUI ECOLOGICAL APPROACH DI KABUPATEN ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Hastuti Marlina; Ismainar, Hetty; Yunita, Jasrida; Bunyamin, Bubung
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.4

Abstract

Unmet Need Keluarga Berencana (KB) adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang masih usia produktif (15-49 tahun) dan mereka tidak memakai kontrasepsi modern. Masih tingginya unmet need KB di Provinsi Riau tahun 2021 yaitu sebesar 25,6% (target nasional 5%) dan masih menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal ini memicu peneliti untuk menelaah faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan unmet need KB melalui Ecological Approach, seperti: faktor intrapersonal (pengetahuan, kepercayaan budaya), faktor interpersonal (dukungan suami, keluarga, teman dan tokoh masyarakat (TOMA)), faktor institusi (tenaga kesehatan dan fasilitas), faktor komunitas (media sosial, e-media) dan kebijakan publik. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Riset dilakukan selama empat bulan (Mei-Agustus 2022). Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah divalidasi. Responden berjumlah 103 orang Wanita Usia Subur (WUS) yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Analisis statistik yang digunakan yaitu: analisis univariat, bivariat (Confident Interval; 95%) dan multivariat (uji regresi logistik berganda). Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat tujuh variabel dalam ecological approach yang berhubungan dengan unmet need KB (p < 0,05), yaitu: pengetahuan, dukungan suami, dukungan keluarga, dukungan teman, faktor institusi, faktor komunitas dan kebijakan publik. Sedangkan dua faktor lainnya tidak berhubungan yaitu kepercayaan dan dukungan TOMA. Terdapat empat faktor yang menunjukkan faktor dominan penyebab unmet need KB, yaitu: faktor intrapersonal (pengetahuan), faktor interpersonal (dukungan teman), faktor komunitas (media sosial dan e-media) dan kebijakan publik dengan nilai R2=0,246. Terbukti bahwa 24,6% proporsi ecological approach berkontribusi terhadap potret penyebab tingginya unmet need KB di Kabupaten Rokan Hilir.
ANALISIS GENDER TERHADAP VITAL SIGN, BORG SCALE, DAN KADAR KARBON MONOKSIDA PADA PENGGUNAAN MASKER UNTUK SENAM PERNAPASAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Triandani, Ni Komang Revina; Listyoko, Aditya Sri; Ratnaningrum, Safrina Dewi; Widodo, Edwin; Djajalaksana, Susanthy
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.6

Abstract

Senam pernapasan merupakan olah napas yang bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan dengan mengefektifkan semua organ dalam tubuh secara optimal. Pada era pandemi COVID-19 penggunaan masker telah menjadi kebiasaan baru termasuk pada saat berolahraga. Salah satu faktor yang mempengaruhi penggunaan masker yaitu perbedaan gender dimana laki-laki dan perempuan memiliki kapasitas volume paru-paru yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan gender dan penggunaan masker terhadap tanda-tanda vital, Borg scale dan kadar CO peserta senam pernapasan di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang.  Pengamatan dilakukan pada 3 (tiga) sesi yaitu sebelum senam, tahap inti, aerobic, dan setelah tahap pendinginan.  Penelitian menggunakan data sekunder dengan pendekatan metode analitik case control, kemudian dilakukan uji independent t test dan Mann Whitney. Hasil analisis tanda-tanda vital pada setiap sesi menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan heart rate, respiratory rate, dan kadar CO yang signifikan antara kelompok yang bermasker dan tidak bermasker pada gender yang berbeda (p > 0,05). Sedangkan terdapat perbedaan saturasi oksigen yang nyata (p < 0,05) antara kedua kelompok tersebut pada tahap inti, aerobik, dan setelah pendinginan. Hasil analisis Borg scale menunjukkan berbeda (p < 0,05) pada tahap inti dan aerobik. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna penggunaan masker pada senam pernapasan pada gender laki laki maupun perempuan untuk kelompok dewasa muda sehat sehingga penggunaan masker bedah mungkin dapat di pakai ketika melakukan senam pernapasan dalam era pandemi COVID-19.
PENGARUH EKSTRAK ETANOL 96% AKAR SALUANG BELUM TERHADAP VIABILITAS SPERMATOZOA SECARA IN VITRO Permatasari, Silvani; Tangdibali, Annisa Zaskia Alexandra; Indria Augustina; Septi Handayani; Astrid Teresa
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.1

Abstract

Kasus infertilitas terbanyak ditemukan karena adanya masalah pada laki-laki. Salah satu pengobatan alternatif pada infertilitas yaitu menggunakan bahan herbal akar Saluang Belum (Luvunga sarmentosa). Tanaman ini ditemukan di Kalimantan Tengah yang diketahui dapat mencegah infertilitas dan dipercaya oleh masyarakat suku Dayak dapat meningkatkan vitalitas pada laki-laki. Senyawa yang terdapat pada akar Saluang Belum dapat mencegah kematian sel sehingga meningkatkan kualitas spermatozoa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol 96% akar Saluang Belum terhadap viabilitas pada spermatozoa manusia in vitro. Akar Saluang Belum diekstrak dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Setelah didapatkan ekstrak kental kemudian dianalisis kandungan senyawa metabolit sekunder dengan uji fitokimia. Sampel yang digunakan adalah spermatozoa manusia in vitro dari donor nomozoospermia yang diambil sebanyak 15 secara consecutive sampling. Data diuji statistik menggunakan one way variance (ANOVA) dilanjutkan dengan post-hoc LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang terdapat di dalam ekstrak etanol 96% akar Saluang Belum adalah terpenoid, flavonoid, steroid, fenolik dan alkaloid. Jumlah viabilitas sperma meningkat secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (p < 0,05), dengan konsentrasi efektif adalah 100 ng/mL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 96% akar Saluang Belum (Luvunga Sarmentosa) dapat meningkatkan viabilitas spermatozoa manusia in vitro.
DIABETES ONLINE COMMUNITY (DOC) DI INDONESIA: ANALISIS KONTEN MEDIA SOSIAL Purnamayanti, Ni Kadek Diah; Rosyida, Ratna Wirawati
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.5

Abstract

Strategi pencegahan dan intervensi untuk diabetes melitus telah dikembangkan dan dimanfaatkan di internet. Penyebaran pengguna internet berdampak pada pembentukan Diabetes Online Community (DOC) dan memberikan manfaat bagi pengguna. Studi tentang pengembangan DOC di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi tentang perawatan diabetes di komunitas online di Indonesia. Facebook berbasis DOC dianalisis menggunakan analisis konten untuk mendapatkan makna aktivitas komunikasi di antara anggota. Sampel yang terpilih adalah 3 grup Facebook DOC yang menggunakan Bahasa Indonesia dan aktif hingga 31 Desember 2020. Pengumpulan data dilakukan dengan mengambil screenshot dan mendokumentasikannya dalam Microsoft Excel. Data dianalisis oleh lima coders untuk mengumpulkan makna dari tiga DOC. Hasil menunjukkan ada tiga kelompok DOC, yaitu FSD, BID, dan SD. Isi dari FSD, BID, dan SD terdiri dari konten tentang diet, pemantauan gula darah, pengobatan, dan komplikasi luka dan kaki yang tercantum pada n = 187,53,76; n = 258,62,64; n = 229,76,32; n = 71,43,29 secara berurutan. Anggota yang bergabung dengan DOC adalah pasien (81,22%), kerabat (10,70%), atau tidak satupun dari mereka (8,08%). Kesimpulannya ada tiga DOC di Indonesia yang masih aktif. DOC tersedia dalam Bahasa Indonesia dan secara aktif mendiskusikan konten tentang diet, pemantauan gula darah, pengobatan, dan komplikasi luka dan kaki. Tidak ada praktisi kesehatan yang mengambil peran dalam DOC, dan hanya pasien dan kerabat yang bergabung dengan grup. Selain itu, partisipasi praktisi kesehatan menjadi sangat penting untuk meningkatkan manfaat DOC di Indonesia
KEYAKINAN DAN DUKUNGAN PELAKU RAWAT KELUARGA DALAM PERAWATAN MANDIRI PASIEN GAGAL JANTUNG DI RUMAH Suharsono, Tony; Ulya, Ikhda; Fatoni, Mukhamad; Herliana , Rini; Huda , Khoirul; Yona, Sri; Budi Siswanto, Bambang
Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2025.012.01.3

Abstract

Gagal jantung merupakan masalah global yang melibatkan 64 juta orang di seluruh dunia. Pasien gagal jantung mempunyai kapasitas fungsi yang jelek, kondisi yang komplek dan gejala yang fluktuatif menyebabkan pasien berada dalam kondisi tidak berdaya ketika menjalankan perawatan mandiri di rumah. Keluarga sebagai pelaku rawat pasien selama di rumah memegang peranan penting untuk ikut menjaga kestabilan kondisi pasien gagal jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keyakinan dengan dukungan yang diberikan oleh pelaku rawat keluarga terhadap pasien gagal jantung melakukan perawatan mandiri di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang menggunakan pendekatan potong lintang. Pengambilan data dilakukan di Poliklinik Jantung RSUD Dr. Saiful Anwar Malang pada bulan Juni-Desember 2023 yang melibatkan 66 pelaku rawat keluarga, yang diambil dengan teknik purposive sampling. Dukungan pelaku rawat keluarga dalam melakukan perawatan diri dalam kategori cukup, sedangkan keyakinan diri pelaku rawat keluarga juga berada dalam kategori yakin. Terdapat korelasi yang signifikan antara dukungan dan keyakinan diri pelaku rawat keluarga untuk melakukan perawatan mandiri pada pasien gagal jantung di rumah. Aspek yang perlu ditingkatkan dalam dukungan dan keyakinan pelaku rawat keluarga adalah pada pemantauan dan pengambilan keputusan. Perawat perlu meningkatkan kesiapan dan keterlibatan pelaku rawat keluarga dalam pelaksanaan perawatan mandiri pasien gagal jantung selama dirumah melalui dokumen perencanaan pulang.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2022): Majalah Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Majalah Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 5, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 4, No 4 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 3 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 1 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 3, No 4 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 3 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 4 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 4 (2014) Vol 1, No 3 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue