cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Analisis Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Penawaran Kontraktor Pada Proyek Perumahan Di Manado Laurance Imanuel Momongan; Jermias Tjakra; Febrina P. Y. Sumanti
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam melakukan penawaran pada suatu proyek kontraktor harus memberikan penawaran yang cukup rendah untuk bisa memenangkan proyek tersebut dan sekaligus cukup tinggi agar perusahaan tidak mengalami kerugian. Ada banyak faktor yang dapat dipertimbangkan oleh kontraktor untuk tujuan ini, dan pertimbangan kontraktor yang satu dengan kontraktor yang lain adalah berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi penawaran. Metode yang digunakan yaitu dengan menggunakan metode kuantitatif melalui penyebaran kuisoner ke instansi-instansi perumahan menengah keatas yang ada di wilayah sekitar kota Manado. Penelitian dilakukan di perumahan Tamansari Metropolitan Lihaga 2, Kawanua Emerald City dan The City Manado. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi penawaran untuk semua kategori perusahaan adalah Tingkat kesulitan pelaksanaan dengan nilai 14,71%, kemudian disusul faktor Identitas Owner dengan nilai 13,73% dan faktor Nilai Kontrak Dengan Proyek dan Tingkat Keselamatan dan Keamanan yang sangat berpengaruh pada perusahaan perumahan menengah keatas. Kata kunci: penawaran kontraktor, faktor yang mempengaruhi, perumahan
Perencanaan Gedung Struktur Beton Bertulang Hotel 5 Lantai Dengan Denah Bangunan Berbentuk “U” Olwin A. Pontororing; Ronny E. Pandaleke; Banu D. Handono
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Struktur gedung bertingkat dengan bentuk tidak beraturan, misalnya denah bangunan berbentuk I, U, L dan sebagainya, di mana bentuk bangunan yang tidak beraturan atau asimetris memiliki titik berat yang letaknya tidak berada tepat di tengah bangunan, hal ini dapat menimbulkan efek yang cukup besar jika bangunan menerima beban horizontal seperti gempa, sehingga dalam perencanaan ini dilakukan dilatasi. Tujuannya agar pada saat terjadinya pergeseran tanah atau gempa bumi pada bangunan tidak menimbulkan keretakan atau putusnya system struktur bangunan tersebut. Struktur gedung yang direncanakan adalah struktur beton bertulang dengan denah bangunan berbentuk “U” yang merupakan bangunan bertingkat, terdiri dari 5 lantai kerja, dengan panjang bangunan 60,00 m, lebar 50,00 m, tinggi 20,00 m dan letaknya berada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Pemodelan dan analisis struktur menggunakan Software ETABS Ultimate V.16.2.1. Hasil analisis komponen struktur dengan penulangannya dapat menahan gaya lentur dan gaya geser yang bekerja pada penampang, dan telah mengikuti persyaratan pendetailan dalam SRPMK untuk mendapatkan struktur yang bersifat daktail. Dengan persentase tulangan balok sebesar 1.29% dan persentase tulangan kolom 1.68%. Sehingga untuk persyaratan perencanaan bangunan menggunakan sistem rangka pemikul momen khusus telah terpenuhi. Kata kunci: perencanaan struktur; beton bertulang, ketidakberaturan, SRPMK, ETABS
Analisis Efektivitas Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Konstruksi Dengan Metode Fine Dan Fault Tree Analysis Pada Pembangunan Christian Center Tahap II Eris Rosita; Deane R. O. Walangitan; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proyek konstruksi adalah kegiatan yang berisiko tinggi, terutama dalam hal kecelakaan kerja. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengendalian risiko yang efektif selama pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko yang ada pada proyek serta pengendalian risiko kecelakaan kerja yang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data primer berupa penyebaran kuesioner, observasi lapangan dan data sekunder berupa data umum proyek. SPSS 25 digunakan untuk uji validitas data primer. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode Fine untuk mengidentifikasi tingkat risiko dan mengembangkan model Fault Tree yang dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan gedung Christian Center Manado Tahap II. Penelitian ini berfokus pada pekerjaan bekisting, pekerjaan pembesian, dan pekerjaan pengecoran. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat risiko kecelakaan kerja pada proyek konstruksi gedung Christian Center Manado Tahap II berada pada tingkat risiko < 20 atau acceptable. Untuk mengurangi risiko bahaya, kontraktor dapat melakukan tindakan-tindakan khusus seperti memberikan penyuluhan sesering mungkin agar berhati-hati dalam bekerja serta memprioritaskan keselamatan dan kesehatan kerja, mengadakan safety talk sebelum memulai pekerjaan, memastikan pekerja menggunakan alat pelindung diri yang sesuai pada setiap pekerjaan, memasang tanda-tanda K3 di area kerja, memantau situasi di lapangan melalui petugas K3. Kata kunci: analisis risiko, SMK3, fault tree analysis
Pemanfaatan Batu Gunung Masarang Kecamatan Tondano Barat Kabupaten Minahasa Pada Campuran AC-WC Ireine S. Y. Tandayu; Mecky R. E. Manoppo; Lucia G. J. Lalamentik
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pengujian bahan, perencanaan campuran, pembuatan benda uji untuk mendapatkan hasil karakteristik Marshall serta Kadar Aspal Optimum apakah memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 pada campuran AC-WC. Hasil penelitian didapat stabilitas pada batas atas yang memenuhi dari kadar aspal 5% - 8%, pada batas tengah semuanya memenuhi dan untuk batas bawah kadar aspal 4,5% - 7,5%, flow pada batas atas dan batas tengah semuanya memenuhi sedangkan untuk batas bawah dari kadar aspal 3,5% - 6,5%. VIM pada batas atas kadar aspal 7,65% - 8% yang memenuhi, pada batas tengah kadar aspal 7,25% - 7,5% dan pada batas bawah kadar aspal 6,25% - 7,5%. VMA untuk batas atas tengah dan bawah semuanya memenuhi spesifikasi, VFB pada batas atas kadar aspal 6,9% - 8% yang memenuhi, pada batas tengah kadar aspal 6,6% - 7,5% dan batas bawah kadar aspal 5,8% - 7,5%. FF/Kadar Aspal Efektif pada batas atas kadar aspal 5,4% - 8% pada batas tengah 4,85% - 7,5% dan pada batas bawah kadar aspal 4,3% - 7,5% yang memenuhi, kepadatan pada setiap batas semuanya memenuhi spesifikasi. Dari variasi gradasi yang dibuat pada kriteria Marshall semua memenuhi untuk nilai KAO batas atas 7,83%, KAO batas tengah 7,38%, KAO batas bawah 6,73%. Kata kunci: Laston (AC-WC), karakteristik agregat, Marshall, Spesifikasi Umum Bina Marga 2018
Analisis Penjadwalan Proyek Menggunakan Metode PDM Dengan Menggunakan Konsep Cadangan Waktu Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara David H. Mewengkang; Febrina P. Y. Sumanti; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan penjadwalan proyek konstruksi merupakan salah satu hal yang sangat penting karena mencakup perencanaan semua jenis pekerjaan yang diperlukan dalam merealisasikan proyek dan kapan waktu pelaksanaan setiap pekerjaan tersebut. Jadwal pelaksanaan proyek dirancang supaya semua pekerjaan dapat berjalan lancar dan proyek boleh diselesaikan sesuai dengan waktu penyelesaian yang direncanakan. Penjadwalan proyek menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dapat dilakukan dengan menggunakan 4 konstrain yang ada pada jaringan PDM. Jadwal proyek memiliki rangkaian kegiatan yang tumpang tindih, sehingga penyusunan jadwal menggunkan diagram preseden pada Microsoft Project akan lebih sederhana dan mudah di pahami. Hasil penelitian menunjukan nilai cadangan waktu pada situasi awal proyek adalah positif (+) 7 hari, sedangkan nilai cadangan waktu hingga minggu ke-23 pelaksanaan pekerjaan adalah negatif (-) 38. Analisis erosi cadangan waktu hingga minggu ke -23 pelaksanaan pekerjaan manunjukan laju kecepatan erosi sebesar (642.86%) dari laju penyelesaian pekerjaan (45.92%), selain itu nilai CW hingga minggu ke-23 pelaksanaan pekerjaan sudah mengalami pengurangan hingga mencapai angka negatif (-) 548.86%, sedangkan volume pekerjaan proyek masih menyisakan 54.08% yang didapat dari 100% dikurangi laju penyelesaian pekerjaan (45.92%). Kata kunci: Precedence Diagram Method, Microsoft Project, cadangan waktu
Pengendalian Debit Limpasan Permukaan Dengan Metode Kolam Retensi Di Kawasan Citraland Kairagi Julio A. D. Mangare; Tiny Mananoma; Jeffry S. F. Sumarauw
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

penurunan daya resapan pada lahan dan meningkatnya limpasan air permukaan yang jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan banjir. Salah satu bentuk pengendalian debit limpasan permukaan yaitu Kolam retensi . Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bertujuan untuk menghitung dimensi dan kapasitas Kolam retensi untuk pengendalian debit limpasan permukaan. Penelitian ini dilakukan di kawasan perumahan Citraland Kairagi yang baru di kembangkan. Pada penelitian ini menggunakan data curah hujan tahun 2011-2021 dan untuk analisis debit banjir menggunakan metode rasional.Berdasarkan analisis didapatkan debit banjir rencana dengan kala ulang 10 tahun adalah 3,953 m3/det (Q10). Volume aliran saat debit puncak (Q10) adalah 3807,087m3. Volume Tampungan yang tersedia adalah 3889,06 m3 . Sehingga Volume tampungan kolam retensi yang tersedia di kawasan perumahan masih dapat menampung volume aliran saat debit puncak. Kata kunci: pengendalian, limpasan permukaan, kolam retensi, Citraland
Pemanfaatan Agregat Batu Gunung Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondouw Pada Campuran Aspal AC-WC Steisi P. M. Mandagi; Theo K. Sendow; Mecky R. E. Manoppo
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall dan menganalisis presentase kadar aspal optimum (KAO) pada penggunaan material agregat dari Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Bolaang Mongondow terhadap campuran aspal AC-WC serta mengetahui pemeriksaan sesuai spesifikasi Bina Marga 2018. Metodologi yang digunakan adalah metode eksperimental. Dibuat tiga kombinasi variasi kombinasi agregat. Kadar aspal optimum (KAO) yang sesuai spesifikasi Umum Bina Marga 2018 dengan campuran Laston AC-WC didapatkan untuk setiap kombinasi gradasi agregat yaitu batas atas 7,4%, batas tengah 7%, dan batas bawah 6,9% yang dimana hasil ini di dapat dari pengujian karakteristik Marshall yang sudah memenuhi spesifikasi yang ditetapkan. Untuk hasil nilai abrasi adalah 23,60%, untuk agregat kasar berat jenis bulk yaitu 2,67%, berat jenis SSD 2,69%, dan berat jenis semu 2,72%, dan penyerapannya yaitu 0,72%. Untuk agregat sedang berat jenis bulk yaitu 2,65%, berat jenis SSD 2,67%, berat jenis semu 2,70%, dan penyerapannya yaitu 0,65%. Sedangkan untuk agregat halus berat jenis bulk yaitu 2,64%, berat jenis SSD 2,70%, berat jenis semu 2,79% dan penyerapannya yaitu 2,04%. Untuk nilai impact yaitu 13,80%. Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan, maka dari penelitian ini disarankan menggunakan gradasi agregat yang mendekati batas bawah sehingga penggunaan aspal lebih sedikit Kata kunci: Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC), Spesifikasi Umum Bina Marga 2018, pengujian Marshall
Metode Pelaksanaan Pekerjaan Struktur Pada Proyek Pembangunan RSUD DR Sam Ratulangi Tondano Jessice S. S. Kussoy; Pingkan A. K. Pratasis; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan konstruksi merupakan hal yang sangat penting dalam pembangunan. Namun dalam proses pembangunan, sering terjadi keterlambatan dan penyimpangan kualitas konstruksi. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, termasuk pelaksanaan yang kurang cermat. Untuk mencapai keberhasilan proyek, dibutuhkan metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang baik dan benar dari pihak pelaksana. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi dalam Proyek Pembangunan RSUD DR Sam Ratulangi Tondano, khususnya dalam pekerjaan struktur kolom, balok, dan plat lantai. Penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung di lapangan dan pengambilan data berupa gambar rencana dan dokumentasi pekerjaan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa metode perakitan langsung di lapangan atau pabrikasi on site yang dilakukan pada Proyek Pembangunan RSUD DR Sam Ratulangi Tondano membuat waktu pengerjaan menjadi lebih efisien, dan pelaksanaan pekerjaan struktur di lapangan sudah sesuai dengan prosedur metode pelaksanaan dalam dokumen kontrak. Kata kunci - metode pelaksanaan konstruksi, kolom, balok, pelat lantai
Penerapan Manajemen Konstruksi Pada Tahap Pelaksanaan Proyek (Studi Kasus: Rumah Cluster Casa De Viola Grand Kawanua International City, Manado, Sulawesi Utara) Berry F. Takahipe; Deane R. O. Walangitan; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada suatu proyek konstruksi sering terjadi permasalahan Keterlambatan terhadap waktu, biaya dan mutu pelaksanaan proyek hal ini disebabkan adanya beberapa faktor seperti kondisi cuaca di lapangan dan faktor tenaga kerja sehingga membuat pekerjaan menjadi tertunda. Untuk itu perlu mengetahui penerapan manajemen konstruksi pada tahap pelaksanaan proyek.Pelaksanaan pembangunan proyek konstruksi adalah suatu aktivitas rencana yang dilakukan untuk mendapatkan manfaat di masa yang akan datang dengan memperhatikan terkait manajemen konstruksi perencanaan dan realisasi di lapangan dengan melihat data yang ada seperti rencana anggaran biaya, gambar kerja, kurva rencana dan progress dilapangan sehingga proyek berjalan sesuai dengan rencana kerja.Dari pembahasan evaluasi pekerjaan pada pembangunan Rumah Cluster Casa De Viola Grand Kawanua antara time schedule dan progress di lapangan dapat disimpulkan bahwa pada minggu ke XIV adanya perbedaan antara perencanaan yang progresnya 44,31% dan realisasi pelaksanaan di lapangan progresnya 25,36% dengan deviasi pekerjaan di proyek tersebut mencapai -18,95% hal ini diakibatkan karena terjadi keterlambatan pada item pekerjaan beton pondasi telapak/footplate K225.Penerapan manajemen waktu dilakukan tidak sesuai sehingga ada beberapa pekerjaan mengalami sedikit keterlambatan pada awal pelaksanaan pekerjaan yaitu yang di dasari kurangnya tenaga kerja sehingga membuat pekerjaan tidak sesuai dengan kurva rencana. Kata kunci - perencanaan, manajemen konstruksi, waktu pelaksanaan
Studi Hidro Oseanografi Di Pantai Ranowulu Kecamatan Batu Putih Bitung Enjio M. Kambey; M. Ihsan Jasin; Jeffry D. Mamoto
TEKNO Vol. 21 No. 83 (2023): TEKNO
Publisher : TEKNO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pantai Ranowulu yang berada di Kecamatan Batu Putih, Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, dan berada pada posisi 10 34’ 50” N – 1250 09’ 21” E. Daerah pantai ini merupakan salah satu lokasi pariwisata yang ada di Kota Bitung Berdasarkan hasil pengamatan di lokasi, pada bulan tertentu terjadi gelombang yang cukup besar sehingga mengakibatkan mundurnya garis pantai yang berdampak pada lokasi tempat pariwisata. Maka dalam penataan serta pengembangan lokasi pariwisata didaerah tersebut maka diperlukan penelitian mengenai karakteristik gelombang dan Pasang Surut yang terjadi di Pantai Batu Putih. Dalam penelitian ini dilakukan survey lokasi penelitian, pendekatan teori, peramalan gelombang dan analisis transformasi gelombang yang terjadi di Daerah Pantai Batu Putih. Peramalan gelombang dihitung dengan hindcasting gelombang berdasarkan data angin selama 5 tahun dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bitung untuk mendapatkan tinggi dan periode gelombang yang terjadi di pantai tersebut dan Juga Pasang Surut yang juga di ambil di Lantamal Kairagi Manado. Dari hasil perhitungan diperoleh H= 0.999 m dan T= 4.273 det, Hb= 1.26m. Tipe pasang surut terjadi di Pantai Ranowulu ialah Pasang Surut campuran condong ke harian ganda (mixed tide prevealling semidiurnal) dengan nilai 0.25 < F ≤ 1.5. Kata kunci - pantai Ranowulu, karakteristik gelombang pecah, hindcasting gelombang, pasang surut