cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Menghitung Biaya Rekonstruksi Perkerasan Jalan Pada Pekerjaan Preservasi Jalan Ruas Jalan Likupang (Minahasa Utara) – Girian (Bitung) Tesalonika C. Sumilat; Deane R. O. Walangitan; Tisano Tj. Arsjad
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54780

Abstract

Anggaran merupakan sebuah rencana yang sistematis dengan meliputi sumber dana dan pengalokasian dana keseluruhan kegiatan atau aktifitas dalam sebuah proyek beserta waktu yang dibutuhkan dana tersebut, dalam suatu periode tertentu untuk mencapai tujuan aktifitas secara keseluruhan. Rencana Anggaran Biaya diperlukan untuk memperhitungkan suatu proyek dengan banyaknya biaya yang diperlukan untuk bahan dan upah, serta biaya- biaya lain yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek.Hasil dari menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dilakukan pada Proyek Pekerasan jalan adalah Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Berbutir Dan Perkerasan Beton Semen. Rp. 9.073.808.927,30 , Total Rencana Anggaran Biaya Pada Pekerjaan Pekerasan Aspal Rp. 10.145.792.171,88. Kata Kunci: Rencana Anggaran Biaya, Real Estimate of Cost, SNI
Pemanfaatan Fly Ash Dari PLTU-3 SULUT Untuk Substitusi Sebagian Semen Pada Produksi Paving Block Sebagai Upaya Pengurangan Limbah Fly Ash Dan Emisi CO2 Miguel R. Chandra; Isri R. Mangangka; Reky S. Windah
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54786

Abstract

PLTU-3 SULUT menghasilkan limbah fly ash sekitar 10 ton/hari yang masih terbatas pemanfaatannya, menyebabkan penumpukan limbah di landfill. Produksi semen untuk pembuatan paving block juga berdampak pada emisi CO2 yang tinggi. Pemanfaatan fly ash sebagai substitusi sebagian semen pada produksi paving block dapat mengurangi limbah fly ash dan emisi CO2 sekaligus, karena fly ash berpotensi sebagai bahan substitusi semen yang mengurangi jejak karbon (PP No. 22 Tahun 2021). Penelitian ini bertujuan mendapatkan komposisi optimal fly ash untuk substitusi semen pada paving block dan menganalisis dampaknya. Fly ash tipe C digunakan dengan variasi 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% dari berat semen. Paving block dibuat dengan mesin press dan getar hidrolik, lalu diuji kuat tekan dan diklasifikasi berdasarkan IS 15658:2021. Hasil menunjukkan komposisi optimal 10% fly ash, dimana kuat tekan turun 4,05% (7 hari) dan 2,65% (28 hari) dibanding tanpa fly ash, namun masih memenuhi standar M-30 (30-35 MPa). Pada 20-50% fly ash, kuat tekan menurun signifikan 48-80% dan tidak memenuhi standar. Komposisi 10% fly ash mengurangi emisi CO2 0,235 ton/hari dan limbah fly ash 0,279 ton/hari per pabrik (produksi 5000 buah/hari). Menurut Müllauer dkk. (2015), penambahan fly ash meningkatkan kadar logam, namun pelepasannya berkurang karena fly ash mengurangi porositas beton. Namun, proses produksi berisiko pencemaran tanah dan air tanah oleh logam berat fly ash mentah karena tidak ada penyimpanan material fly ash dan tidak ada pengendalian air limpasan pada pabrik, sehingga diperlukan pengendalian risiko sesuai KEPDIRJEN MINERBA No.185 K/37.04/DJB/2019, dengan metode eliminasi risiko (pembuatan peyimpanan fly ash dan saluran air limpasan) dan administratif (pelatihan pekerja dan penggunaan rambu peringatan). Kata kunci: fly ash, paving block, kuat tekan, dampak lingkungan
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Boki Di Jalan Krida 5 Kecamatan Malalayang Kota Manado Deandra Kalalo; Cindy J. Supit; Jeffry S. F. Sumarauw
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54853

Abstract

Sungai Boki adalah salah satu sungai yang berada di Jalan Krida 5, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Sungai Boki selalu meluap dan menyebabkan kerugian bagi masyarakat serta mengganggu lalu lintas. Oleh karena itu, dibutuhkan perhitungan debit banjir dan elevasi tinggi muka air dari sungai Boki. Analisis dimulai dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III. Data hujan yang digunakan berasal dari pos hujan MRG Tinoor. Data curah hujan yang digunakan adalah data curah hujan harian maksimum tahun 2008 s/d 2021. Pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Conservation Services, dan untuk kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan menggunakan uji debit puncak. Parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, initial discharge dan ratio to peak. Untuk batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Hasil uji debit puncak menunjukan 0,1 m3/detik. Kemudian dilakukan analisis debit banjir dengan parameter terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang. Kata kunci: Sungai Boki, debit banjir, hidraulika, HEC-HMS, HEC-RAS
Analisis Debit Banjir Dan Tinggi Muka Air Sungai Ranowangko Di Titik Jembatan Ranowangko Kelurahan Woloan Satu Kecamatan Tomohon Barat Kota Tomohon Ricardo I. W. Kalangi; Jeffry S. F. Sumarauw; Tiny Mananoma
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54858

Abstract

Sungai Ranowangko merupakan salah satu sungai yang ada di Provinsi Sulawesi Utara. Aliran sungai Ranowangko melewati beberapa kelurahan di Kota Tomohon dan sebagian desa di Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Curah hujan yang tinggi dan cukup panjang menyebabkan sungai ini meluap dan membanjiri daerah di sekitar sungai. Banjir yang terjadi mengakibatkan kerugian yang besar bagi masyarakat. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui besarnya debit banjir dan tinggi muka air Sungai Ranowangko sehingga dapat dilakukan upaya pengendalian dari bencana banjir. Analisis debit banjir dan tinggi muka air dilakukan dengan mencari frekuensi hujan menggunakan metode Log Pearson III dengan data hujan harian maksimum dari tahun 2012 s/d 2021 yang berasal dari stasiun Klimatologi Kakaskasen. Setelah didapat besaran hujan, pemodelan hujan aliran pada program komputer HEC-HMS menggunakan metode HSS Soil Convertation Services, dan kehilangan air dengan SCS Curve Number (CN). Untuk aliran dasar (baseflow) menggunakan metode recession. Dilakukan kalibrasi parameter HSS SCS sebelum melakukan simulasi debit banjir dengan mengkalibrasi debit puncak. Dalam kalibrasi ini, parameter yang dikalibrasi adalah lag time, curve number, recession constant, baseflow dan ratio to peak. Untuk Batasan setiap parameter disesuaikan dengan nilai standar pada program komputer HEC-HMS. Dilakukan analisis debit banjir dengan parameter yang terkalibrasi menggunakan program komputer HEC-HMS. Debit puncak hasil simulasi setiap kala ulang dimasukkan dalam program komputer HEC-RAS untuk simulasi elevasi tinggi muka air pada penampang yang telah diukur. Hasil simulasi menunjukkan adanya luapan air yang terjadi pada STA 0+50, STA 0+75, STA+100, STA+125 pada debit kala ulang 5 tahun (Q5). STA 0+50, STA 0+75, STA 0+100, STA 0+125, STA 0+150, STA 0+175 pada debit kala ulang 10 tahun (Q10). Kemudian Luapan Terjadi pada semua STA pada debit kala ulang 25 tahun (Q25), kala ulang 50 tahun (Q50), dan kala ulang 100 tahun (Q100). Kata kunci: Sungai Ranowangko, HEC-HMS, HEC-RAS
Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) Pekerjaan Arsitektur Pada Proyek Konstruksi Ruko Puri Kelapa Gading Minahasa Utara Natalie Graciella; Tisano Tj. Arsjad; Jermias Tjakra
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54883

Abstract

Penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) suatu proyek adalah kegiatan yang harus dilakukan sebelum proyek dilaksanakan. RAB adalah banyaknya biaya yang dibutuhkan baik upah maupun bahan dalam sebuah pekerjaan proyek konstruksi. Daftar ini berisi volume, harga satuan, serta total harga dari berbagai macam jenis material dan upah tenaga yang dibutuhkan untuk pelaksanaan proyek tersebut. Dan berdasarkan hasil perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pembangunan ruko Puri Kelapa Gading serta pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan pekerjaan ini meliputi pekerjaan pasangan dinding, pekerjaan lantai, pekerjaan pintu dan jendela, pekerjaan plafond, dan pekerjaan khusus lainnya. Untuk perhitungan volume dibutuhkan gambar yang lengkap sebagai acuan dan membutuhkan waktu untuk menyelesaikan semua perhitungan volume pekerjaan. Selain itu, harga satuan pekerjaan dan upah perlu diperhatikan karena setiap daerah berbeda-beda dan harga bisa berubah sewaktu-waktu.Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan arsitektur yang dibutuhkan pada Ruko Puri Kelapa Gading yaitu, untuk lantai 1 mendapatkan hasil sebesar Rp. 332.189.765,00 (tiga ratus tiga puluh dua juta seratus delapan puluh sembilan ribu tujuh enam puluh lima rupiah) dan untuk lantai 2 mendapatkan hasil sebesar Rp. 397.458.392,00 (tiga ratus Sembilan puluh tujuh juta empat ratus lima puluh delapan ribu tiga ratus Sembilan puluh dua rupiah). Kata kunci: perhitungan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), pekerjaan arsitektur
Perencanaan Struktur Gedung Hotel 8 Lantai Di Kota Bitung Jewel C. Turangan; Banu D. Handono; Ronny E. Pandaleke
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54981

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan daerah yang rawan gempa bumi karena terletak diatas Cicin Api Pasifik. Dalam menahan gaya seismik rencana, struktur yang direncanakan harus memiliki daktilitas yang cukup untuk memastikan deformasi yang terjadi tidak melebihi deformasi yang diizinkan oleh standar yang berlaku, dalam hal ini SNI 1726:2019. Struktur rencana memiliki fungsi hotel dengan 8 lantai yang bentuknya memiliki ketidakberaturan vertikal dan ketidakberaturan horizontal. Lokasi perencanaan di Bitung memiliki kondisi tanah yang lunak dengan kategori desain seismik D, sehingga perencanaan struktur harus memenuhi syarat Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Pemodelan dan analisa struktur dilakukan menggunakan bantuan software sehingga diperoleh dimensi balok 45 × 60 cm dengan rasio tulangan 1.70% dan 35 × 55 cm dengan rasio tulangan 1.49%; Dimensi kolom menerus 40 × 60 cm dengan rasio tulangan 3.27%, kolom lantai 1 sampai 3 60 × 75 cm dengan rasio tulangan 1.39%; Serta digunakan tebal pelat seragam 12 cm untuk setiap lantai dengan rasio tulangan 1.25%. Struktur memiliki periode 1.25 dengan simpangan terbesar yang terjadi terhadap struktur sebesar 71.67 mm, nilai tersebut memenuhi nilai simpangan maksimum struktur yaitu 91 mm. Dengan demikian, struktur memenuhi syarat perencanaan metode SRPMK serta SNI. Kata kunci: perencanaan struktur beton bertulang, gedung hotel, ketidakberaturan struktur, SRPMK
Data Base Jalan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Audy J. F. Sembel
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.55077

Abstract

Kebutuhan akan infrastruktur jalan sangat diperlukan karena akan meningkatkan konektivitas dari suatu daerah. Dalam perencanaan pembangunan infrastruktur jalan pada suatu daerah diperlukan suatu database yang lengkap dan mumpuni sehingga pada pelaksanaannya bisa tepat sasaran, tepat guna dan akan bermanfaat bagi masyarakat sebagai pengguna jalan. Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro sebagai daerah kepulauan yang sedang giat-giatnya melakukan pembangunan infrastruktur terutama infrastruktur jalan dirasa perlu adanya Data Base Jalan yang akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan. Kata kunci: infrastruktur jalan, data base
Sistem Pengawasan Operasional Konstruksi Berbasis Digital (SITARO BISA) Di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Audy J. F. Sembel
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.55078

Abstract

Suatu Pekerjaan Konstruksi akan mendapatkan hasil yang baik apabila semua prosedur pelaksanaan dan pengawasan dilaksanakan dengan baik. Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro dengan karakterisitik daerah kepulauan dengan terdiri dari beberapa pulau besar akan menyulitkan dalam pelaksanaan pengawasan pekerjaan konstruksi. Dengan adanya inovasi dalam sebuah Sistem Pengawasan Operasional Konstruksi yang Berbasis Digital diharapkan akan mempermudah proses pelaksanaan pengawasan tanpa mengabaikan aturan-aturan hukum yang berlaku dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi”. Kata kunci: Pekerjaan Konstruksi, Sistem Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Berbasis Digital
Analisis Kestabilan Embankment Pada Storage Facility Pyrite Concentrate PT. Freeport Indonesia Risa M. Wantalangie; Roski R. I. Legrans; Lanny D. K. Manaroinsong
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.55079

Abstract

Embankment pada tempat penyimpanan (storage facility) tailing PT Freeport Indonesia merupakan embankment tipe urugan yang akan dibangun diluar aliran Sungai (off stream). Tempat penyimpanan tailing yang disebut Pyrite Concentrate (PCON) memiliki embankment tinggi sebesar 23.7 m dan lebar alas sebesar 156.2 m. Berdasarkan geometrik, embankment pada tempat penyimpanan ini termasuk dalam kategori bendungan besar (large dam) sehingga memerlukan analisis kestabilan untuk menghindari terjadinya kegagalan yang mungkin dapat terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kestabilan embankment terhadap daya dukung tanah, penurunan, rembesan, dan stabilitas lereng. Metode analisis yang digunakan adalah metode analitik dan numerik yang mengacu pada SNI 8460:2017, dan menggunakan data hasil uji SPT (Standard Penetration Test), serta data geometrik embankment yang diperoleh dari PT Freeport Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa daya dukung tanah terhadap embankment menggunakan metode Terzaghi (1943) menghasilkan Faktor keamanan sebesar 30.45 pada kondisi jangka panjang, dan 1.68 pada kondisi jangka pendek. Hasil analisis penurunan menunjukkan bahwa penurunan terbesar adalah 124 mm. Hasil analisis rembesan menunjukkan jumlah debit rembesan lebih besar pada kondisi embankment tanpa core yaitu 0.00015966. Hasil analisis stabilitas lereng pada beberapa kondisi menunjukkan bahwa nilai Faktor keamanan lebih kecil pada kondisi embankment tanpa core baik pada kondisi statis dan dinamis. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan secara bertahap dapat disimpulkan bahwa embankment pada storage facility pyrite concentrate PT Freeport Indonesia memiliki kestabilan yang aman terhadap daya dukung, penurunan, rembesan, dan stabilitas lereng. Kata kunci: embankment, core, large dam, daya dukung tanah, penurunan, rembesan, stabilitas lereng
Analisis Kinerja Simpang Tidak Bersinyal Pada Ruas Jalan Tomohon Tondano – Jalan Sam Ratulangi – Jalan Garuda – Jalan Nazareth Matani Kota Tomohon Felyx S. Samperuru; Rifana S. S. I. Kawet
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.55080

Abstract

Persimpang tidak bersinyal jalan Tomohon Tondano- jalan Sam Ratulangi – jalan Garuda - jalan jalan Nazareth. merupakan persimpangan yang terletak di kelurahan Matani Dua kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon provensi Sulawesi Utara. Permasalahan yang sering terjadi di persimpangan ini adalah kepadatan lalu lintas, penggunaan badan jalan sebagai perhentian kendaraan, yang bisa mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisa Kinerja Simpang Tidak Bersinyal dengan metode MKJI 2017 dan Mencarikan solusi / alternatif Ketika terjadi permasalahan pada simpang. Dari hasil perhitungan untuk mencari kinerja lalu lintas pada masing-masing pendekat didapati pada jalan Tomohon-Tondano memiliki nilai derajat kejenuhan 0,67, nilai tundaan simpang 11,57 dan peluang antrian 18-38%. maka tingkat pelayanannya adalah kelas C, Pada jalan Sam Ratulangi memiliki nilai derajat kejenuhan 0,75 nilai tundaan simpang 12,34 dan peluang antrian 23-46%. maka tingkat pelayanannya adalah kelas C, Pada jalan Garuda memiliki nilai derajat kejenuhan 0,58, nilai tundaan simpang 10,78 dan peluang antrian 14-30%. maka tingkat pelayanannya adalah kelas C, Pada jalan Nazareth memiliki nilai derajat kejenuhan 0,74, nilai tundaan simpang 12,20 dan peluang antrian 22-45%. maka tingkat pelayanannya adalah kelas C. Kata kunci: simpang, kapasitas, tingkat pelayanan