cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Program Bantuan Rumah Swadaya Berbasis POKMASIM–B Di Kab. Kepulauan Siau Tagulandang Biaro Ismiati Lembo
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56232

Abstract

Rumah merupakan hal yang sangat penting dan menjadi pokok bagi setiap masyarakat. Rumah berfungsi sebagai tempat hunian, selain itu harus aman,nyaman, bersih dan sehat ketika ditempati. Terpenuhinya kebutuhan dasar rumah layak huni diharapkan mampu meningkatkan ketahanan hidup masyarakat. Kenyataannya untuk mewujudkan rumah yang layak huni bukan perkara mudah. Ketidaksanggupan masyarakat memenuhi kebutuhan rumah yang layak huni berbanding lurus dengan pendapatan dan pengetahuan masyarakat tentang fungsi rumah itu sendiri. Salah satu program pemerintah untuk mengatasi masalah ketersediaan perumahan adalah pemberian Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya kepada masyarakat yang berpenghasilan rendah (MBR) sebagimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahaun 2011 pasal 54 ayat 3 huruf b tenatang Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan bahwa kewajiban untuk memeberikan kemudahan dan / atau bantuan bagi MBR dalam bentuk Rumah Swadaya. Hal ini juga dijabarkan lagi dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 13/ PRT/M/2016 tentang Bantuan Stimulan Perimahan Swadaya. Kata kunci: rumah swadaya
Perencanaan Struktur Stadion Di Kota Manado Andika T. Mentaruk; Banu D. Handono; Ronny E. Pandaleke
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56241

Abstract

Pengguna stadion sepakbola telah berkembang dari sekadar klub sepakbola dan manajemen stadion. Stadion dapat difungsikan untuk kebutuhan lainnya seperti acara kesenian, pertemuan klub penggemar, museum, toko dan bahkan fasilitas olah raga umum bagi warga sekitar stadion. Perancangan stadion perlu memperhatikan standar yang berlaku di tempat di mana stadion akan dibangun, termasuk standar untuk desain struktur. Struktur yang akan direncanaakan adalah struktur dengan sistem konstruksi rangka ruang atap baja dan rangka beton pemikul momen khusus. Dimensi struktur di arah x = 28 m, dan arah y= 100 m. Beban-beban yang bekerja pada struktur dianalisis berdasarkan SNI 1726:2019 (beban gempa) dan SNI 1727:2020 (beban mati, beban angin dan beban hidup). Struktur dirancangan dengan bantuan software STAAD.Pro 2023 dan RCDC 2023. Penulangan pelat lantai dan tribun cenderung seragam. Dimensi dan penulangan balok yang dihasilkan tidak seragam untuk tiap as dan tingkat. Tulangan kolom di bagian lantai atas dibutuhkan lebih banyak untuk mengakomodasi momen akibat atap. Detail sambungan dari atap ke kolom utama harus memperhitungkan gaya ekstrim yang bekerja. Dimensi elemen struktur yang direncanakan telah memenuhi persyaratan kekuatan yang disyaratkan pada SNI 1729:2019 dan SNI 2847:2019. Kata kunci: perencanaan struktur, rangka pemikul momen khusus, rangka ruang struktur tahan gempa
Perencanaan Struktur Beton Bertulang Gedung Hotel Sembilan Lantai Di Kota Tomohon Tania G. Bawimbang; Banu D. Handono; Ronny E. Pandaleke
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56243

Abstract

Untuk mendukung perkembangan pariwisata di suatu daerah, perlu ditunjang dengan adanya pembangunan fasilitas yang menunjang. Maka dari itu direncanakan gedung hotel 9 lantai dengan struktur beton bertulang. Struktur yang direncanakan menggunakan sistem ganda yaitu gabungan dari Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SRPMM) dan Sistem Dinding Beton Struktural Khusus (SDSK). Struktur direncanakan untuk memikul beban mati, beban hidup dan gempa berdasarkan SNI 1727:2020, dan SNI 1726:2019. Tinggi struktur 27m, dengan dimensi struktur arah x 16,7m dan arah y 18,75m. Dalam perencanaan ini struktur dimodelkan kemudian di analisa menggunakan Software ETABS Ultimate V.18. Pada lantai kerja, detail tulangan yang didapatkan seragam untuk setiap tingkat. Tulangan balok dihitung berdasarkan masing-masing balok dengan kondisi berbeda sehingga tulangan yang dihasilkan tidak seragam. Dimensi kolom yang direncanakan seragam, namun tulangan yang pada tingkat bawah digunakan lebih banyak tulangan untuk menahan gaya aksial yang besar pada tingkat dasar. Direncankan tulangan dinding geser dan corewall berbeda sesuai dengan gaya yang bekerja pada setiap tingkatan. Struktur Gedung yang telah di desain telah memenuhi persyaratan keamanan. Elemen struktur dan penulangan mampu menahan gaya-gaya yang bekerja pada penampang dan telah memenuhi persyaratan Strong Column Weak Beam. Kata kunci: perencanaan struktur, beton bertulang, gedung hotel, Sistem Rangka Pemikul Momen Menengah (SPRMK), dinding geser
Konsep Perancangan Kantor Walikota Langowan Harke I. Pontoh
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56248

Abstract

Sistem Pemerintahan Daerah di Negara Republik Indonesia terus berganti dan saat ini Otonomisasi Daerah yang menjadi sistemnya, dimana setiap daerah berwenang mengatur dan mengurus kepemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat menurut prakarsa sendiri berdasarkan aspirasi masyarakat dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk menyelaraskan dengan sistem di atas, maka Kota Langowan melakukan pembenahan dalam banyak aspek baik dari aspek pemerintahan dengan melakukan pemekaran kecamatan maupun aspek Infrastruktur serta sarana dan prasarana, lebih khusus bangunan-bangunan pemerintahan. Kantor Walikota Langowan pada hakekatnya merupakan suatu wadah yang menyediakan sarana fisik untuk menampung dan mengakomodasi seluruh kegiatan pemerintahan eksekutif khususnya Pemerintah Kota dan kiranya Objek ini diharapkan dapat menunjang pelayanan pemerintah kepada masyarakat, oleh karena itu akan sangat layak dibutuhkan sebagai pemenuhan atas arah pembangunan Kota Langowan. Tanpa mengesampingkan nilai budaya, desain bangunan mengadopsi langgam lokal etnik Minahasa yang adalah ciri khas Kota Langowan dipadu dengan unsur modern, sehingga hasil desain dapat menggambarkan seluruh potensi daerah perkotaan ini. Disimpulkan bahwa melalui pembangunan proyek ini tujuan dari sistem otonomi daerah dapat tercapai bersamaan dengan pembangunan pelayanan kepada masyarakat dan pengembangan fasilitas pendukung pemerintahan, sehingga menghasilkan suatu bangunan fisik yang mempertahankan nilai-nilai fungsional tanpa meninggalkan kekhasan daerah itu sendiri. Kata kunci: pembenahan sarana, kantor walikota langowan, pembangunan pelayanan masyarakat
Analisis Kecelakaan Kerja Dengan Metode Hazard Identification Risk Assessment And Risk Control Pada Pekerja Pengangkut Sampah Di TPA Sumompo Zulkifli A. Ubrusun; Pingkan A. K. Pratasis; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56342

Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir merupakan salah satu tempat yang digunakan untuk membuang sampah yang sudah mencapai tahap akhir dalam pengelolaan sampah yang dimulai dari pertama kali sampah dihasilkan, dikumpulkan, dikelola, diangkut, dan dibuang. Hasil telaah pustaka tentang masalah keselamatan dan kesehatan kerja menunjukan bahwa kondisi lingkungan dan perilaku yang tidak aman sehingga bisa menyebabkan masalah keselamatan dan kesehatan kerja. Ini adalah dasar untuk penggunaan alat pelindung diri dan kesadaran bahaya mengenai dampak kesehatan dari sampah pada pekerja di Tempat Pemrosesan Akhir. Kecelakaan kerja adalah suatu permasalahan yang perlu diperhatikan dan dihadapi oleh setiap pekerja dimana setiap waktu kapan terjadi dan tanpa diketahui. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC), peneliti akan dapat memperoleh jawaban secara luas dan mendalam mengenai kecelakaan kerja pada pekerja di TPA Sumompo. Hasil identifikasi risiko pada pekerjaan yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir Sumompo terdapat 15 potensi risiko bahaya dengan persentase tingkat risiko sebesar 13% berisiko rendah (low), 54% berisiko sedang (medium), 20% berisiko tinggi (high), 13% berisiko sangat tinggi (very high) dan rekomendasi pengendalian risiko bahaya yang ada di Tempat Pemrosesan Akhir Sumompo adalah berupa eliminasi, substitusi, rekayasa teknik, administrasi dan penggunan Alat Pelindung Diri (APD). Kata kunci: kecelakaan kerja, HIRARC, keselamatan dan kesehatan kerja, TPA Sumompo
Analisis Kerusakan Pada Lapisan Jalan Dan Cara Penanganannya Dengan Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) Studi Kasus: Ruas Jalan Airmadidi-Tondano STA 9+450 - STA 12+450 Jerias T. R. Lembang; Steve C. N. Palenewen; Lucia G. J. Lalamentik
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56345

Abstract

Penelitian yang dilakukan yaitu Analisis Kerusakan Pada Lapisan Jalan dan Cara Penanganannya Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) yang dilakukan pada Ruas Jalan Airmadidi – Tondano; STA 9+450 – 12+450 untuk mengetahui kondisi perkerasan apakah sudah mengganggu kenyamanan lalu lintas sehingga dapat diberikan saran penanganan sesuai metode PCI. Pada Ruas Jalan Airmadidi-Tondano ditemukan kondisi perkerasan jalan yang masih dalam kondisi sempurna (excellent) sebanyak 37 segmen, dan untuk segmen yang lainnya masuk dalam kondisi perkerasan sangat baik (very good) dengan total 14 segmen dan dalam kondisi perkerasan baik (good) dengan total 12 segmen. Untuk kondisi perkerasan cukup (fair) mempunyai total 2 segmen, kondisi perkerasan jelek (poor) dengan total 1 segmen, dan pada kondisi perkerasan sangat jelek (very poor) mempunyai total 1 segmen. Untuk analisa beban yang diterima oleh ruas jalan yang diteliti dengan beban sumbu standar kumulatif untuk tahun 2023, tahun dimana dilakukan identifikasi indeks kondisi perkerasan jalan yaitu sebesar 78.256 ESAL, kemudian 5 tahun sebelum dilakukan overlay yaitu tahun 2018 sebesar 64.532 ESAL dan 5 tahun setelah overlay yaitu tahun 2028 yaitu sebesar 100.448 ESAL. Kata kunci: analisis, Pavement Condition Index (PCI), beban lalu lintas
Studi Tingkat Kerusakan Jalan Dan Penanganannya Menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) (Studi Kasus: Ruas Jalan Airmadidi – Tondano; Sta 3+150 – Sta 6+150) Benaya Y. D. Lumoindong; Steve C. N. Palenewen; Mecky R. E. Manoppo
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56357

Abstract

Penelitian ini menggunakan Metode PCI (Pavement Condition Index) yaitu sistem penilaian kondisi perkerasan jalan berdasarkan jenis, tingkat dan kadar kerusakan yang terjadi yang nilainya diantara 0 sampai 100. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, di ruas jalan ini terbagi dalam 73 segmen dengan kondisi perkerasan sempurna (excellent) sebanyak 33 segmen, dan kondisi perkerasan terendah yaitu cukup (fair) sebanyak 16 segmen. Jenis kerusakan yang didapat berupa retak kulit buaya, retak memanjang melintang, retak bulan sabit, amblas, tambalan, lubang, retak tepi, pelepasan butiran dan kegemukan. Kerusakan yang mendominasi yaitu tambalan dengan nilai rata-rata density 5%. Untuk beban lalu lintas pada tahun 2023 yang dimana sebagai tahun dilakukan identifikasi indeks kondisi perkerasan jalan yaitu sebesar 78.256 ESAL, kemudian 5 sebelum dilakukan overlay yaitu tahun 2018 sebesar 64.532 ESAL dan 5 tahun setelah overlay yaitu tahun 2028 yaitu sebesar 100.448 ESAL. Kata kunci: perkerasan jalan, Pavement Condition Index (PCI), beban lalu lintas
Analisis Perbandingan Rencana Anggaran Biaya Kontraktor Dengan Perhitungan Biaya Berdasarkan AHSP Permen PUPR No. 1 Tahun 2022 Pada Proyek Pembagunan Rumdis Kodim 1302 Minahasa Amanda M. B. Iwawo; Ariestides K. T. Dundu; Pingkan A. K. Pratasis
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56363

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia terus berkembang seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang pesat. Namun, dalam praktiknya, sering kali terdapat perbedaan antara anggaran biaya yang disusun oleh kontraktor dengan anggaran biaya yang disusun berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) PUPR No. 1 Tahun 2022. Penelitian ini mengaplikasikan metode kuantitatif dengan maksud guna menjalankan uji terhadap teori, serta menentukan berbagai fakta. Tidak hanya itu, rancangan penelitian wajib mempunyai karakteristik secara terstruktur, terstandarisasi, formal, serta dirancang secermat mungkin. pada pelaksananaannya, nilai biaya total menurut perhitungan kontraktor adalah Rp 134.600.368,40, sedangkan menurut Permen PUPR No. 1 Tahun 2022 diperoleh hasil perhitungan dengan nilai sebesar Rp 130.052.439,43. Dari hasil biaya total tersebut diperoleh nilai selisih sebesar Rp. 4.547.928,97, Dimana nilai biaya total perhitungan AHSP kontraktor lebih besar nilainya dibandingkan dengan menurut perhitungan Permen PUPR No. 1 TAHUN 2021. Kata kunci: proyek, kontraktor, anggaran, AHSP PUPR 2022
Evaluasi Kinerja Bangunan Pengaman Pantai Di Pantai Mokupa Kabupaten Minahasa Aryandi P. Sumajow; M. Ihsan Jasin; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56388

Abstract

Pesisir pantai Mokupa di Kecamatan Tombariri, Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, merupakan area infrastruktur jalan trans sulawesi dan berfungsi sebagai tempat sandar kapal nelayan. jalan trans sulawesi di pantai mokupa ini berada tepat di pesisir pantai, sehingga untuk melindungi infrastruktur tersebut terdapat bangunan pengaman pantai. Berdasarkan dari hasil pengamatan yang dilakukan langsung di lokasi penelitian kondisi eksisting pengaman pantai tembok laut (seawall) yang ada, telah mengalami kerusakan di beberapa bagian sehingga pada saat gelombang tinggi, biasanya air laut dapat menghujam infrastruktur jalan Trans sulawesi yang mengakibatkan akses pengguna jalan terganggu. Berdasarkan masalah tersebut maka akan dilakukan evaluasi kinerja bangunan pengaman untuk mengetahui pengaman tersebut efektif atau tidak efektif terhadap gelombang. Berdasarkan perhitungan run-up terhadap eksisting seawall pada pantai mokupa, di dapat tinggi run-up maksimum yang di akibatkan oleh elevasi HHWL sebesar 0,6348 m, MSL sebesar 1,0350 m, dan LLWL sebesar 0,8280 m, sehingga mengakibatkan terjadi overtopping pada kondisi HHWL sebesar 6,093 m3/detik dan pada kondisi MSL sebesar 0,368 m3/detik. Berdasarkan hasil analisis maka dapat disimpulkan bahwa pengaman pantai, di lokasi penelitian tidak efektif dari pengaruh gelombang dikarenakan tinggi Run-up melebihi bangunan eksisting. Akibat terjadinya kondisi tersebut diperlukan perencanaan ulang pada bangunan pengaman pantai. Dari perhitungan perencanaan ulang di dapatkan dimensi pengaman pantai dengan elevasi mercu 5.24 m, lebar puncak 3.20 m, kemiringan 1;3, tinggi toe protection 2.24 m Lebar toe protecton 4.46 m. Kata kunci: Pantai Mokupa, gelombang, evaluasi, run-up, pengaman pantai
Desain IPAL Komunal Anaerobic Baffled Reactor (ABR) Sebagai Unit Pengolahan Air Limbah Domestik Di Perumahan Griya Paniki Indah Kecamatan Mapanget Kota Manado Gabriell S. Pade; Isri R. Mangangka; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56488

Abstract

Perumahan Griya Paniki Indah merupakan perumahan yang terletak di Kecamatan Mapanget, Kota Manado. Perumahan Griya Paniki Indah memiliki luas wilayah 150 hektar area yang terdiri dari 3 kelurahan yakni Kelurahan Paniki Bawah, Kelurahan Buha dan Kelurahan Bengkol. Penanganan air limbah Greywater di Perumahan Griya Paniki Indah masih cukup buruk karena masyarakatnya masih saja membuang air limbah domestik langsung ke badan air atau tanah, serta sebagian besar masyarakat Perumahan Griya Paniki Indah langsung membuang air limbah domestik ke saluran drainase tanpa ada pengolahan terlebih dahulu. Berdasarkan hasil uji laboratorium air limbah di Perumahan Griya Paniki Indah didapati bahwa pada 3 parameter pencemar yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.68 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik telah melebihi baku mutu dengan hasil Biochemical Oxygen Demand (BOD) 197.6 mg/L, Chemical Oxygen Demand (COD) 401.6 mg/L dan Total Suspended Solid (TSS) 576.2 mg/L. Anaerobic Baffled Reactor (ABR) merupakan sebuah sistem pengolahan air limbah yang secara fisiknya tertutup, Anaerobic Baffled Reactor (ABR) memilki prinsip air limbah yang masuk dialirkan melalui dinding - dinding yang telah diatur berupa shaft - shaft. Berdasarkan hasil perhitungan, Anaerobic Baffled Reactor (ABR) direncanakan memiliki 6 kompartemen dengan dimensi panjang total 12.4 m, lebar total 2.3 m, kedalaman total 2.6 m dan total luas lahan yang digunakan untuk pembangunan Anaerobic Baffled Reactor (ABR) adalah sebesar 28.52 m2. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang akan dibangun adalah tipikal 100 KK yang meliputi lingkungan X pada jalan anggrek, jalan bougenville, jalan boulevard dan jalan mawar. Kata kunci: Anaerobic Baffled Reactor (ABR), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), air limbah domestik, Perumahan Griya Paniki Indah