cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
TEKNO
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 931 Documents
Sistem Pengaman Pantai Pada Daerah Pantai Boulevard Amurang Kabupaten Minahasa Selatan Oktorando Simbar; Arthur H. Thambas; M. Ihsan Jasin
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56489

Abstract

Pantai Boulevard Amurang terletak di bagian Teluk Amurang. Teluk Amurang adalah sebuah teluk di semenanjung Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Lebih tepatnya berada di wilayah Kota Amurang yang merupakan Ibukota Kabupaten Minahasa Selatan. Pantai Boulevard Amurang merupakan salah satu Kawasan wisata yang ada di Kota Amurang karena mempunyai kondisi pemandangan pantai yang indah. Namun, pada tengah Bulan Juni Tahun 2022, tepatnya pada tanggal 15 Juni 2022 sekitar pukul 14.00 WITA, telah terjadi bencana abrasi yang menerjang di daerah pantai kelurahan uwuran satu dan bitung, Pantai Boulevard Amurang merupakan salah satu daerah pesisir pantai mengalami kerusakan di karenakan terjadi bencana abrasi. Terkait masalah yang terjadi, maka diperlukan penanganan khusus, yaitu karena sudah pernah ada bangunan pengaman pantai di lokasi tersebut sebelum terjadi bencana abrasi, butuhnya sistem pengaman pantai permanen yang cocok di lokasi abrasi. Dengan menggunakan metode AHP untuk mendapatkan tipe bangunan yang sesuai untuk lokasi penelitian. Dari hasil AHP didapatkan skor tertinggi pada revetment. Skor dai pengaman pantai breakwater adalah 32,40%, groin sebesar 20%, dan reventment sebesar 47.60%. Berdasarkan skor ini maka akan digunakan Bangunan Pengaman Pantai jenis reventment. Revetment dipilih untuk pengaman pantai Boulevard Amurang karena dapat menahan erosi di bagian belakang bangunan, lebih efektif apabila dibandingkan dengan groin di sepanjang pantai karena longshore transport sedimen yang terjadi tidak besar, melindungi pantai dari limpasan gelombang tinggi yang terjadi sehingga pemukiman di belakangnya dapat dilindungi, dan pelaksanaan lebih mudah. Kata kunci: Pantai Boulevard Amurang, pengaman pantai, Metode AHP
Perencanaan Sistem Pengelolaan Sampah Desa (Studi Kasus: Desa Pungkol Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan) Jein D. Wangka; Teddy Takaendengan; Roski R. I. Legrans
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56490

Abstract

Desa Pungkol yang terletak di Kecamatan Tatapaan Kabupaten Minahasa Selatan masih menerapkan pengelolaan sampah dengan cara dikumpulkan dan dibakar. Jumlah penduduknya sebesar 446 jiwa, sehingga jumlah penduduk ini tentunya akan bertambah setiap tahunnya. Penambahan jumlah penduduk akan diikuti dengan penambahan jumlah volume sampah yang dihasilkan. Sehingga potensi sampah yang tidak terkelolah nantinya akan menghasilkan sampah yang besar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi eksisting sistem pengelolaan sampah (pengumpulan dan pewadahan) di Desa Pungkol, mengetahui volume, timbulan, komposisi sampah dan merencanakan sistem pengelolaan sampaj, serta menganalisis aspek non teknisnya (kelembagaan dan finansial). Metode penelitian yang digunakan yaitu pengukuran timbulan sampah secara langsung dari sumber sesuai SNI-19-3964-1994. Perencanaan akan berdasarkan Berdasarkan UU No.18 Pasal 19 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah “Pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis rumah tangga terdiri atas pengurangan sampah dan penanganan sampah” nantinya akan di rencanakan di Desa Pungkol. Kata kunci: perencanaan, sistem pengelolaan sampah, kelembagaan, pengelolaan sampah
Optimalisasi Sumber Daya Biaya Pada Proyek Peningkatan Jalan Tiwa’a Kecamatan Morowali Utara, Kabupaten Morowali Utara Meylisa E. Balirante; Ariestides K. T. Dundu; Grace Y. Malingkas
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56494

Abstract

Proyek konstruksi terdiri dari serangkaian kegiatan yang saling terkait satu sama lain yang dibatasi oleh dimensi waktu dan alokasi sumber dana tertentu. Oleh karena itu perencanaan penjadwalan proyek konstruksi sangat penting untuk memberikan informasi mengenai rencana urutan pekerjaan, durasi dari semua jenis pekerjaan yang dibutuhkan, serta waktu akhir penyelesaian proyek dalam rangka menyelesaikan suatu proyek sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dengan memperhitungkan keterbatasan sumber daya yang ada. Pada pelaksanaan suatu proyek sering terdapat fluktasi biaya pelaksanaan proyek serta biaya pelaksanaan untuk minggu tertentu yang cukup besar, untuk memberikan penyesuaian biaya yang lebih stabil kepada pihak kontraktor maka diperlukan perataan sumber daya biaya. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan perbandingan hasil analisa penjadwalan sebelum dan sesudah perataan dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dengan aplikasi Microsoft Project. perbandingan biaya maksimum mingguan dan rentang selisih biaya pelaksanaan proyek untuk minggu yang saling berdekatan. Berdasakan hasil penjadwalan kurva s dapat diketahui biaya pelaksanaan proyek untuk setiap minggu oleh karena itu perataan sumber daya biaya didasari dari penyesuaian penjadwalan proyek. Kata kunci: Metode PDM, perataan sumber daya biaya, Microsoft Project
Respon Dinamis Struktur Gedung 6 Lantai Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi Manado Akibat Beberapa Percepatan Gempa Franky G. T. Mamuaja; Reky S. Windah; Steenie E. Wallah
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56498

Abstract

Perilaku struktur adalah suatu hal yang mengacu pada respons dan interaksi sebuah struktur terhadap beban-beban yang bekerja padanya, seperti gaya gravitasi, beban hidup, dan gempa bumi. Ini mencakup deformasi, perpindahan, dan redistribusi gaya internal dalam struktur saat dipengaruhi oleh beban-beban tersebut. Skripsi ini mempelajari perilaku struktur gedung Fakultas Hukum 6 lantai di Universitas Sam Ratulangi Manado menggunakan beberapa percepatan gempa. Metode analisis dinamik digunakan untuk mengevaluasi respon struktur terhadap gempa bumi. Karena tidak adanya data rekaman percepatan gempa di Kota Manado, digunakanlah data percepatan gempa dari daerah lain yang memiliki karakteristik gempa yang sema jika terjadi gempa di Kota Manado. Data rekaman gempa yang digunakan adalah data gempa Northridge, Landers dan Denali. Hasil analisa dari penelitian ini berupa perbandingan tabel dan grafik Base Shear, Displacement, Velocity dan Acceleration dari beberapa data percepatan gempa yang digunakan. Dari beberapa data gempa yang digunakan, gempa Northridge merupakan gempa yang paling berdampak pada gedung. Hasil analisis diharapkan dapat memberikan wawasan yang berguna dalam perencanaan dan perbaikan struktur bangunan yang lebih tangguh terhadap gempa bumi. Kata kunci: respom dinamik struktur gedung, Fakultas Hukum, Universitas Sam Ratulangi Manado, respons dinamik, percepatan gempa, analisis dinamik, simulasi respons struktural, ketahanan terhadap gempa
Alternatif Pemecahan Masalah Overtopping Manado Town Square Albert C. Kappers; Jefry D. Mamoto; M. Ihsan Jasin
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56499

Abstract

Manado Town Square berada di Kecamatan Sario, Manado, Provinsi Sulawesi Utara yang merupakan pusat perbelanjaan dan keramaian di pesisir pantai Kota Manado. Berdasarkan penilitian sebelumnya dari Kevin (2023) diketahui bahwa Seawall yang ada di kawasan Manado Town Square memiliki masalah yaitu overtopping. Penyebab dari terjadinya overtopping adalah karena Seawall tersebut dibangun terlalu landai yaitu 27° dimana hal itu tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Massachussets Office of Coastal Zone Management yaitu harus melebihi >30° dan ukuran mercu serta area limpasan kurang memiliki daya pantul untuk membalikkan gelombang yang terjadi. Berdasarkan hal tersebut maka, perlu adanya analisis ulang untuk mengatasi masalah yang ada. Hal-hal yang diperlukan dalam pemecahan masalah overtopping yaitu ketersediaan data primer dan data sekunder. Data primer antara lain: inventarisasi dan identifikasi masalah. Data sekunder antara lain: data angin, data pasang surut, peta lokasi, data bathimetri dan foto udara. Data tersebut dianalisa agar mendapatkan alternatif pemecahan masalah overtopping. Berdasarkan hasil analisis didapatkan alternatif yang tepat mengenai pemecahan masalah overtopping yaitu desain kembali mercu sesuai dengan run-up HHWL 5.5894 m dan MSL 4.0650 m kemiringan bangunan 30°. Kata kunci: Manado Town Square, overtopping , pengaman pantai, seawall
Analisis Pengaruh Kedalaman Terhadap Transformasi Gelombang Di Pantai Likupang Renaldi H. Umboh; Jefry D. Mamoto; Ariestides K. T. Dundu
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56500

Abstract

Pantai Paal, Likupang Timur, Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia, merupakan kawasan area wisata, namun juga rentan terhadap dampak gelombang laut yang dapat mempengaruhi stabilitas garis pantai dan ekosistem pesisir. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari penelitian terdahulu untuk mengkaji lebih dalam tentang perbandingan transformasi gelombang berdasarkan pengaruh kedalaman laut. Data yang diperoleh dianalisis dan dibuat lima stasiun (STA) untuk memahami bagaimana perubahan kedalaman mempengaruhi proses refraksi, shoaling, dan gelombang pecah. Dari hasil perhitungan gelombang di perairan Paal didominasi oleh gelombang arah Tenggara dengan gelombang maksimum terjadi pada bulan Juli 2006 dengan H = 1.230 m dan T = 4.698 det. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses-proses transformasi gelombang untuk proses refraksi (Kr) berkisar antara 1,0107 m sampai 1,6994 m dan shoaling (Ks) berkisar antara 0,9412 sampai 1,5003 m di lima stasiun memiliki tinggi gelombang yang sama. Namun, untuk gelombang pecah menunjukkan adanya perbedaan antara tinggi gelombang pecah (Hb) dan kedalaman gelombang pecah (db) pada semua stasiun (STA). Ini menunjukkan kontur kedalaman perairan memiliki pengaruh signifikan terhadap transformasi gelombang, di mana peningkatan kedalaman cenderung mengurangi tinggi gelombang dan memperpanjang periode gelombang. Kata kunci: Pantai Paal, Likupang, transformasi gelombang, gelombang pecah
Studi Pengembangan Potensi Pantai Firdaus Di Kecamatan Kema Kabupaten Minahasa Utara Meivitha M. Rimbing; M. Ihsan Jasin; Jefry D. Mamoto
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56503

Abstract

Pantai Firdaus terletak di kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara adalah pantai yang disepanjang pesisirnya dilewati jalan penghubung antara kabupaten Minahasa Utara dan Minahasa, selain itu wilayah pesisir yang memiliki pasir hitam itu juga dijadikan masyarakat sebagai tempat bersandarnya kapal-kapal nelayan sehingga dapat dikatakan pantai Firdaus ini memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Studi pengembangan potensi wilayah pantai harus dilakukan dengan mengumpulkan data sekunder berupa data angin, data gelombang, data pasang surut, juga melalui software penunjang yang ada. Kemudian data tersebut di analisis sehingga didapatkan potensi apa yang dapat dikembangkan di wilayah pantai Firdaus. Berdasarkan analisa yang dilakukan terhadap wilayah Pantai Firdaus menggunakan data gelombang dan angin (masa lalu) 5 tahun, maka diperoleh hasil Tinggi gelombang signifikan (H) = 0.746 meter, periopde gelombang signifikan (T) = 4.365 detik dan tinggi gelombang pecah (Hb) = 0.946 meter. Berdasarkan hasil dtersebut dapat disimpulkan pantai Firdaus memiliki tinggi gelombang yang relative rendah sehingga sangat aman dikembangkan untuk kegiatan masyarakat, ditunjang juga dengan lokasi Pantai yang mudah untuk diakses membuat wilayah Pantai Firdaus sangat strategis untuk Pariwisata, dan sesuai juga dengan RTRW Kabupatan Minahasa Utara yang merencanakan strategi pengembangan wisata pantai dan bahari di kecamatan Kema. Kata kunci: Pantai Firdaus, potensi pantai, beach nourishment
Perhitungan Kebutuhan Material Pada Pekerjaan Struktur Di Gedung SMP Negeri 16 Manado Eduardo J. Ulag; Pingkan A. K. Pratasis; Deane R. O. Walangitan
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56507

Abstract

Digitalisasi dalam industri konstruksi telah membuka peluang yang lebih luas untuk mencari desain konstruksi modern yang inovatif dan berkelanjutan. Building Information Modeling (BIM) merupakan perkembangan digital yang memiliki dampak signifikan pada sektor industri Architecture, Engineering, and Construction (AEC). Penelitian ini menerapkan BIM dalam pelaksanaannya. Model objek didasarkan pada data dari pembangunan Gedung SMP Negeri 16 Manado. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil perhitungan quantity take-off material pekerjaan struktur menggunakan software Autodesk Revit 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah pemodelan struktur 3D dengan menggunakan software Autodesk Revit yang berfokus pada bagian struktur gedung. Setelah selesai dimodelkan, output quantity take-off material dari software Autodesk Revit akan dianalisis lebih lanjut menggunakan Microsoft Excel. Diperoleh total volume beton sebesar 142,07 m3 dan total volume material tulangan sebesar 22197,29 kg. Kata kunci: Building Information Modeling; Autodesk Revit, Quantity Take-Off Material
Uji Laik Fungsi Jalan Secara Teknis Pada Ruas Jalan Sam Ratulangi Manado Dengan Nomor Ruas 033 Christine A. Darmawan; Theo K. Sendow; Lucia G. J. Lalamentik
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56561

Abstract

Penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kelayakan fungsi jalan serta perbaikan yang diperlukan agar jalan menjadi laik menurut Uji Laik Fungsi Jalan (ULFJ) berdasarkan Peraturan Menteri PU Nomor 11/PRT/M/2010. Analisis uji laik fungsi teknis jalan dilakukan dengan mengevaluasi dan monitoring kondisi lapangan secara visual terhadap standar teknis untuk setiap komponen teknis, meliputi: teknis geometrik jalan, teknis struktur perkerasan jalan, teknis struktur bangunan pelengkap jalan, teknis pemanfaatan ruang bagian-bagian jalan, teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas, dan teknis perlengkapan jalan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada ruas jalan Sam Ratulangi Manado dikategorikan Laik Fungsi Bersyarat (LS), yang artinya jalan tersebut memenuhi sebagian persyaratan teknis laik fungsi jalan namun masih mampu memberikan keselamatan bagi pengguna jalan sehingga laik dioperasikan untuk umum dengan syarat harus dilakukan Perbaikan teknis pada ruas jalan tersebut, seperti perbaikan serta pemeliharaan rutin terhadap setiap komponen pengujian yang dikategorikan Laik Fungsi Bersyarat (LS). Kata kunci: Uji Laik Fungsi, perbaikan, analisa
Analisis Gelombang Kejut Pada Lengan Persimpangan Bersinyal (Studi Kasus: Jl.Sam Ratulangi – Jl.Toulour di Kota Manado) Angelita C. Kumaat; Semuel Y. R. Rompis; Lucia I. R. Lefrandt
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.56562

Abstract

Peningkatan populasi dan kendaraan di Kota Manado telah meningkatkan kepadatan lalu lintas, khususnya di Persimpangan Jl. Sam Ratulangi – Jl. Toulour. Persimpangan ini sering mengalami kemacetan, antrian, dan tundaan akibat lampu lalu lintas yang memicu peningkatan volume kendaraan. Lokasinya di Pasar Karombasan, pusat aktivitas kota, membuatnya menjadi titik konflik penting yang menghubungkan berbagai wilayah. Model terpilih untuk perhitungan gelombang kejut yaitu model Greenshield pada hari Rabu, 23 Agustus 2023 dengan angka koefisien determinasi (R2) tertinggi sebesar 0,7709 dengan persamaan hubungan matematis volume – kepadatan adalah V = 30,2244 – 0,1841D2 dengan volume maksimum (VM) sebesar 1240,307 skr/jam, kepadatan maksimum (DM) sebesar 82,0730 skr/km, dan kepadatan saat macet total (DJ) sebesar 164,1460 smp/jam. Analisis gelombang kejut di Jl.Sam Ratulangi lengan utara menunjukkan bahwa lampu lalu lintas sangat memengaruhi panjang antrian maksimum. Durasi lampu merah selama 64 detik menyebabkan kemacetan, dengan volume maksimum mencapai VA = 1117,139 smp/jam, kepadatan maksimum 92,405 smp/km, dan arus aktual 1155,2 smp/jam mengalami penundaan r = 40 detik, menghasilkan panjang antrian QM = 413,005 meter dan waktu penormalan T = 217,671 detik. Waktu penormalan yang lebih lama dari lampu hijau menunjukkan bahwa tidak semua kendaraan dapat melewati garis henti saat lampu berubah menjadi merah. Kata kunci: gelombang kejut, simpang bersinyal, Greenshield