cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 27, No 2 (2025)" : 20 Documents clear
Pengaruh jenis asam organik pada ekstraksi kitin dari jangkrik rumah (Acheta domesticus) melalui metode Green Process Sonia, Gita; Umam, Hilman Imadul; Pambudi, Teguh; Fauzie, Azis Kemal; Putri, Fajar Amelia Rachmawati; Shakila, Tasya Nur; Anjani, Cindy Salsabilla
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1152

Abstract

Penelitian saat ini bertujuan untuk mengembangkan kitin yang ramah lingkungan dan ekonomis dengan berbagai macam aplikasi menggunakan asam organik untuk demineralisasi jangkrik rumah. Sampel kitin diekstraksi dari jangkrik rumah (Acheta domesticus) dan langkah demineralisasi dilakukan dengan tiga asam organik (sitrat, asetat, dan oksalat). Kitin yang diekstraksi dengan asam asetat pada proses demineralisasi menunjukkan hasil ekstraksi tertinggi dengan hasil sebesar 6% dibandingkan asam organik lainnya. Sedangkan pada proses deproteinasi menggunakan larutan DES (Deep Eutectic Solvent) sampel yang diesktraksi menggunakan asam oksalat berhasil mendapatkan %DP sebesar 97,7% yang artinya hampir seluruh kandungan protein pada sampel berkurang. Pita karakteristik dan gugus fungsi kitin diidentifikasi dengan spektrum FTIR yang menunjukan struktur kitin pada penelitian ini sama dengan kitin komersil. Pada penelitian ini, asam organik sama efektifnya dengan asam mineral untuk demineralisasi jangkrik rumah. Proses yang dikembangkan membuka kemungkinan untuk memproduksi kitin dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan dengan biaya yang lebih rendah di banyak sektor industri.
Analysis of Total Polyhenolic Content and Antioxidant Activity from n-hexane, Ethyl acetate and Ethanol Extract of Kitolod (Hipobbroma longiflora) Leaf Situmeang, Boima; Faradin, Faradin; Susvira, Dian; Bialangi, Nurhayati; Widiyanto, Holisha; Yulianti, Nani; Jinanti, Nazwa
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1182

Abstract

Isotoma longiflora, commonly known as Kitolod, has been traditionally used as a medicinal plant for treating various ailments. This study aims to extract Kitolod leaves using three different solvents with varying polarities: n-hexane (non-polar), ethyl acetate (semi-polar), and ethanol (polar). The total phenolic content, total flavonoid content, and antioxidant activity were analyzed using a spectrophotometer. The trends observed in both TFC and TPC results indicate that ethyl acetate is the most effective solvent for extracting bioactive compounds from Kitolod leaves. The ethyl acetate extract of Kitolod leaves exhibited the highest antioxidant activity (150.542 ± 3.917 ppm), followed by the ethanol (157.235±0.858 ppm) and n-hexane (217.345 ± 1.749 ppm) extracts. This suggests that ethyl acetate is the most effective solvent for extracting bioactive compounds with antioxidant properties from Kitolod leaves.
Marchantia polymorpha : Studi Profil dan Kandungan Senyawa Bioaktif Potensial sebagai Obat di Masa Mendatang Farhan, Abdillah Maulana; Masayu, Muhammad Zulfikar Arian; Azizah, Alya Najwa; Risqi, Alexandria Zazila; Shodiq, Abdulloh Hasan; Shodiq, Muhammad Husein
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1101

Abstract

Marchantia polymorpha is one type of liverwort thallus. This liverwort has three subspecies: M. polymorpha subsp. polymorpha, M. polymorpha subsp. ruderalis, and M. polymorpha subsp. montivagans. These three subspecies exhibit different morphologies and have their own characteristics. M. polymorpha subsp. polymorpha is characterized by a thick black line running down the center of the thallus to the tip, while M. polymorpha subsp. ruderalis has a broken central line on the thallus, and M. polymorpha subsp. montivagans has no central line on its thallus. M. polymorpha contains bioactive compounds that have potential medicinal properties. Analysis using GC-MS indicates that there are 10 dominant compounds in this liverwort, with 8 of them being potentially beneficial for health, acting as antimicrobials, anticancer agents, anti-inflammatory agents, and having other biological activities. The aim of this study is to explore further information regarding the profile and bioactive compound content of M. polymorpha using a literature or secondary data approach. The benefits of this study are to advance the stages of primary research and to provide an overview of the morphology, distribution, life cycle of the liverwort, the content of its compounds, and its potential as a medicine in the future. 
Keanekaragaman Jenis Ikan Sidat (Anguilla spp.) di Provinsi Bali Septiana, Dwi Rizki; Suryati, Ni Komang; Septimesy, Annisa; Ningsih, Ellis Nurjuliasti; Pamungkas, Yanu P; Muthmainnah, Dina; Fauziyah, Fauziyah
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1165

Abstract

Ikan sidat (Anguilla spp.) merupakan ikan katadromus yang memiliki siklus hidup kompleks dari laut hingga perairan darat, dengan tahapan perkembangan dari telur yang menetas menjadi leptocephalus, glass eels, elvers, yellow eels, hingga silver eels. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman jenis berdasarkan morfologi, morfometrik, dan analisis genetik ikan sidat di Provinsi Bali. Identifikasi morfologi dilakukan dengan karakterisasi ano-dorsal fin, dan corak kulit, sedangkan uji morfometrik melibatkan pengukuran jarak sirip anal dan dorsal. Berdasarkan analisis morfologi, morfometrik, dan genetika penelitian ini berhasil mengidentifikasi tiga spesies utama ikan sidat yang ditemukan di perairan Provinsi Bali yaitu A. marmorata (58%), A. bicolor bicolor (40%), dan A. interioris (2%), dengan distribusi yang berbeda berdasarkan lokasi dan kondisi habitat. Analisis genetik menunjukkan bahwa A. marmorata memiliki tingkat homologi tinggi, A. interioris lebih jauh hubungannya tetapi masih terkait, sementara A. bicolor bicolor memiliki variasi genetik lebih beragam, memberikan dasar penting bagi pengelolaan dan konservasi sidat di Bali.
Analisis Kerentanan Longsor Dalam Penentuan Tingkat Kerawanan Pada Daerah Saung Naga, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan Khoiri, Muhammad Faris; Harnani, Harnani
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1195

Abstract

Studi dilaksanakan di Daerah Saung Naga, Kecamatan Buay Sandang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Wilayah studi memiliki lereng yang cukup curam dan terjal dengan intensitas curah hujan yang cukup tinggi dan dapat memicu terjadinya longsor. Dari hal tersebut maka diperlukan analisis tingkat kerawanan longsor dengan menggunakan beberapa parameter. Studi ini bertujuan untuk meniru kondisi lapangan dan memetakan tingkat kerentanan tanah longsor di wilayah studi. Metodologi yang digunakan yakni overlay peta dengan memanfaatkan citra satelit berupa Sistem Informasi Geografis (SIG) yang menghasilkan peta lokasi, curah hujan, tata guna lahan, jenis tanah, peta geologi, peta kemiringan lereng, dan peta kerawanan longsor. Selain itu, pada studi ini juga memakai datanya sampel tanah di daerah studi dan diuji dengan metode triaxial. Hasil yang diperoleh dari overlay peta yang dibuat memiliki 3 zona kerawanan longsor yakni zona kerawanan longsor rendah, sedang dan tinggi. Berdasarkan hasil uji triaxsial, nilai kohesivitas di wilayah studi adalah antara 0,32 hingga 0,75 kg/cm². Hal ini menunjukkan bahwa tanah berlumpur atau lempung terdapat di wilayah studi. Kisaran nilai untuk sudut geser dalam adalah 2,3 hingga 2,34. Angka ini mengindikasikan tingkat kepadatan yang cukup longgar di wilayah studi.Kata Kunci: Longsor, SIG, Tingkat Kerawanan, Triaxial
Studi Litofasies dan Lingkungan Pengendapan Berdasarkan Analisis Stratigrafi Daerah Tanjung Baru, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan Prasetya, Dyo; Idarwati, Idarwati
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1175

Abstract

Pengendapan material sedimen klastik yang bervariasi membuat material sedimen terendapkan pada daerah dengan ciri fasies yang berbeda. Fasies ini berkaitan dengan penggambaran litofasies serta asoasi fasies pada suatu daerah. Litofasies dan asosiasi fasies pada Daerah Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan belum dilakukan secara komperehensif, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendalami pada tahap litofasies dan asosiasi fasies untuk mengetahui karakteristik pengendapan dan lingkungan pengendapan Daerah Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis stratigrafi dengan pengukuran penampang stratigrafi. Stratigrafi daerah penelitian berfokus pada satu formasi, yaitu Formasi Gumai. Pengukuran penampang stratigrafi ini dilakukan pada dua lintasan di Desa Tanjung Baru dan Desa Air Lekisbadak. Pada lintasan pertama disusun oleh tiga litologi berupa batupasir, batuserpih, dan batulempung dengan empat litofasies berupa batupasir perlapisan (Ssb), Litofasies batupasir laminasi (Ssl), Litofasies batuserpih laminasi (Sl), dan Litofasies batulempung massif (Cm). Pada lintasan kedua disusun oleh oleh tiga litologi berupa batupasir, batuserpih, dan batulempung dengan empat litofasies berupa batupasir perlapisan (Ssb), Litofasies batuserpih laminasi (Sl), dan Litofasies batulempung massif (Cm). Berdasarkan lintasan petama dan kedua terdapat tiga jenis struktur sedimen berupa massif, laminasi, dan perlapisan yang mana menujukkan bahwa adanya energi dan transportasi yang tinggi. Hal ini didukung dengan oleh asosiasi fasiesnya pada lintasan pertama adalah mixed flat dan lintasan kedua adalah tidal channel dengan lingkungan pegendapan intertidal daerah pasang surut yang sangat dipengaruhi oleh kenaikan dan penurunan muka air laut.
Deskripsi dan Uji Hipotesis Data Elemen-Elemen Cuaca Menggunakan Uji Selisih Mean dan Uji Rasio Variansi Dihubungkan dengan Produksi Kopi Dua Kecamatan di Pagaralam Tahun 2022-2023 Irmeilyana, Irmeilyana; Suratama, Bintang; Maiyanti, Sri Indra; Ngudiantoro, Ngudiantoro; Suprihatin, Bambang; Desiani, Anita
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1169

Abstract

Cuaca merupakan keadaan atsmofer pada waktu tertentu yang sifatnya berubah-ubah dari waktu ke waktu. Perubahan cuaca dapat berdampak pada produktivitas tanaman termasuk produksi kopi. Penelitian ini membahas penerapan uji selisih mean dan uji rasio variansi pada perbandingan elemen-elemen cuaca tahun 2021-2022 di 2 kecamatan penghasil kopi di Sumatera Selatan, yaitu Kecamatan Dempo Tengah dan Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Data elemen cuaca yang digunakan merupakan data sekunder terdiri dari 10 variabel dalam waktu harian. Nilai mean elemen-elemen cuaca di kedua kecamatan pada tahun 2022 yang berbeda nyata dengan tahun 2021 meliputi suhu, suhu maksimum, suhu minimum, cakupan curah hujan, arah angin dan berawan. Nilai mean suhu, suhu minimum, cakupan curah hujan, dan berawan di masing-masing kecamatan pada tahun 2021 lebih tinggi dibandingkan tahun 2022. Sebaliknya, suhu maksimum di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi pada tahun 2021 lebih rendah dibandingkan tahun 2022. Kecepatan angin dan derajat arah angin di Kecamatan Dempo Tengah pada tahun 2021 lebih rendah daripada tahun 2022. Hampir semua elemen cuaca di setiap kecamatan tahun 2022 lebih bervariasi daripada tahun 2021, kecuali suhu di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi. Perbedaan elemen-elemen cuaca selama tahun 2021 dan tahun 2022 merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perbedaan produksi kopi pada tahun 2022 dan tahun 2023 di dua kecamatan tersebut.
Systemic Immune Inflamation Index (SII) sebagai Prediktor Risiko Prediabetes pada Keluarga Tingkat Pertama Diabates Melitus Tipe 2 Sulistiani, Sulistiani; Liana, Phey; Oktarina, Desi
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1196

Abstract

Prediabetes merupakan kondisi kritis yang berpotensi berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2 (DMT2), sebuah penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat. Mengingat prediabetes sering kali tidak terdiagnosis dan meningkatkan risiko komplikasi jangka panjang, identifikasi dini faktor risiko, terutama pada individu dengan riwayat keluarga DMT2, menjadi sangat penting untuk intervensi pencegahan. Dalam konteks ini, Systemic Immune Inflammation Index (SII) muncul sebagai penanda atau biomarker yang menjanjikan. Dihitung dari hasil pemeriksaan darah rutin, SII digunakan untuk menilai tingkat inflamasi sistemik dalam tubuh, dengan mempertimbangkan jumlah trombosit, neutrofil, dan limfosit. Indikator inflamasi sistemik yang mudah dihitung ini menunjukkan potensi sebagai biomarker prediktif. Artikel tinjauan ini akan membahas peran SII sebagai prediktor risiko prediabetes, khususnya pada individu dengan riwayat keluarga DMT2 tingkat pertama, dengan tujuan untuk mengeksplorasi potensi SII dalam deteksi dini dan pencegahan prediabetes.Kata Kunci: Systemic Immune Inflammation Index, diabetes melitus tipe 2, riwayat keluarga        
Pengembangan model peramalan dan estimasi upah pekerja Indonesia menggunakan metode curve fitting Muhendra, Rifki
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model peramalan dan estimasi upah pekerja di Indonesia dengan mempertimbangkan faktor pendidikan, jenis kelamin, dan wilayah. Data sekunder yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode 2015 hingga 2021. Metode curve fitting diterapkan dengan pendekatan regresi linier dan polinomial untuk membangun model prediksi. Akurasi model dievaluasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan memiliki korelasi positif yang kuat terhadap upah, di mana pekerja dengan pendidikan lebih tinggi cenderung memperoleh pendapatan yang lebih besar. Terdapat kesenjangan upah berbasis gender, meskipun perbedaannya menunjukkan tren penyempitan dari waktu ke waktu. Faktor wilayah juga berperan penting, di mana pekerja di daerah perkotaan umumnya memperoleh upah yang lebih tinggi dibandingkan pekerja di daerah pedesaan. Model regresi polinomial menunjukkan akurasi prediksi yang lebih baik dibandingkan model regresi linier. Temuan ini menekankan pentingnya investasi di bidang pendidikan serta perlunya perhatian terhadap kesenjangan upah berbasis wilayah dan gender. Model berbasis curve fitting ini memberikan pendekatan berbasis data untuk mendukung perumusan kebijakan upah yang lebih efektif dan berkeadilan di Indonesia.
Penentuan Hubungan Matematis antara Berat Rendemen dan Volume Maserat Menggunakan Regresi Linear Sederhana sebagai Solusi Alternatif Saat Alat Rotary Evaporator Mengalami Kerusakan Stepanus, Jamius Bin
Jurnal Penelitian Sains Vol 27, No 2 (2025)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56064/jps.v27i2.1177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari hubungan matematis antara berat rendemen ekstrak dan volume maserat. Persamaan matematis ini berguna untuk memprediksi berat rendemen (variabel dependen) dari data volume maserat (variabel independen) ketika alat rotary evaporator laboratorium tidak dapat digunakan karena mengalami kerusakan. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear sederhana untuk menentukan model         persamaan regresi yang menyatakan korelasi antar kedua variabel, menghitung variansi galat acak, menguji hipotesis (uji model adequacy, uji F dan uji intercept) serta menghitung koefisien determinasi adjusted. Berdasarkan penelitian terhadap sampel uji kulit buah matoa, diperoleh model persamaan regresi y = 0,0200x  dengan variansi galat acak, s2 = 0,000160 dan koefisien determinasi adjusted, Ra2 = 96,12%. Sehingga untuk 250 mL volume maserat kulit buah matoa, diprediksi memiliki berat rendemen ekstrak sebesar 4,94 g.

Page 1 of 2 | Total Record : 20