cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,923 Documents
Sistem Kendali Smarthome menggunakan Speech Recognition dengan Spectrogram dan Convolutional Neural Network berbasis Mikrokontroler Putra, Ravelino Adhianto Surya; Prasetio, Barlian Henryranu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari didalam rumah tentunya kita selalu menggunakan perangkat rumah untuk melakukan beberapa hal untuk kebutuhan kita, contohnya menyalakan lampu untuk penerangan rumah, buka pintu otomatis, dsb. Pada kehidupan berumah tangga, sistem rumah pintar atau smarthome mempunyai konsep menggabungkan teknologi terkini dengan peralatan elektronik yang ada dirumah untuk meningkatkan kualitas hidup, kenyamanan hidup, dan efisiensi energi untuk penghuni rumah itu sendiri. Smarthome atau rumah pintar sendiri berfungsi sebagai sistem cerdas yang memungkinkan penghuni rumah untuk mengontrol alat elektronik yang terdapat dirumah. Sehingga, alat elektronik dengan adanya smarthome ini dapat dikontrol dengan satu pengontrol sebagai satu pusatnya. Salah satu metode yang dapat dipakai untuk merancang sebuah sistem rumah pintar atau smarthome adalah menggunakan speech recognition. Speech recognition merupakan sebuah proses yang mempunyai input dari bentuk suara yang akan dikonversikan kedalam bentuk teks untuk mempermudah suatu kegiatan yang dilakukan manusia terhadap komputer. Supaya sistem ini dapat berjalan disini penulis menggunakan beberapa metode untuk proses speech recognition. Dengan mikrokontroler yang sudah ditentukan maka penulis menggunakan metode spectrogram dan convolutional neural network (CNN). Dari penelitian ini didapatkan akurasi dari fase training model CNN sebesar 92% dan akurasi percobaan pada mikrokontroler adalah pada kelas pada jarak 50 cm mendapatkan rata-rata sebesar 82%, pada jarak 100 cm sebesar 85%, pada jarak 150 cm sebesar 84%, pada jarak 200 cm sebesar 85%, pada jarak 250 cm sebesar 77%, dan pada jarak 300 cm sebesar 73%. Jarak optimal yang didapatkan adalah pada jarak 100 cm dan 200 cm. Waktu sistem menjalankan proses ini didapatkan pada rata-rata 0.0625 detik.
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Siswa Olimpiade dengan metode Analytical Hierarchy Process-Weighted Product-Simple Additive Weighting (Studi Kasus : SMA Sulthon Aulia Boarding School) Mushowwiru, Mochammad Faza Pramudya; Sianturi, Riswan Septriayadi; Setiawan, Nanang Yudi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan siswa untuk mengikuti olimpiade merupakan proses krusial dalam mendorong potensi akademis. Dalam konteks ini, penggunaan sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Weighted Product (WP) menjadi penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan SPK yang dapat memfasilitasi proses pemilihan siswa olimpiade dengan akurasi dan efisiensi yang tinggi dan juga dapat menghasilkan rekomendasi kandidat secara objektif. Studi ini dilakukan di SMA Sulthon Aulia Boarding School, dimana data tingkat evaluasi diri siswa, nilai rata-rata Ujian Tengah Semester (UTS), nilai UTS pada mata pelajaran olimpiade, serta rata-rata nilai harian digunakan sebagai kriteria evaluasi. Proses perancangan sistem diuraikan dengan fokus pada perancangan data, sistem, dan skenario pengujian akurasi . Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria yang telah ditentukan, sedangkan metode SAW dan WP digunakan untuk menentukan hasil pemeringkatan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diimplementasikan mampu memberikan rekomendasi pemilihan siswa olimpiade dengan tingkat akurasi 0%-60% pada masing-masing mata pelajaran olimpiade. Namun hasil pengujian akurasi tanpa kriteria tingkat evaluasi diri siswa mendapat tingkat akurasi yang lebih tinggi yaitu sebesar 40%-80%.
Pengembangan Perangkat Lunak Simulator Optimasi Daya Rangkaian Wireless Power Transfer berdasarkan Parameter Frekuensi dan Kapasitansi Handoko, Renata Ariana; Akbar, Sabriansyah Rizqika
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wireless Power Transfer (WPT) merupakan teknologi yang memungkinkan transfer daya listrik tanpa kabel. Pengembangan WPT saat ini mengarah pada optimasi transfer daya antar coil. Optimasi transfer daya dapat dilakukan dengan menyesuaikan nilai frekuensi dan kapasitor. Metode ini memerlukan frekuensi dan kapasitor yang dinamis untuk mempertahankan nilai daya yang optimal. Hal ini akan sulit dilakukan pada lingkungan fisik WPT. Selain itu, penerapan WPT yang tergolong sistem kritis memerlukan simulasi sebelum menerapkannya pada sistem fisik. Simulasi WPT dapat dilakukan dengan perangkat lunak simulator rangkaian WPT. Dalam penelitian ini, WPT diimplementasikan dalam perangkat lunak simulator untuk mendapatkan daya optimal berdasarkan parameter kapasitor dan frekuensi. Perangkat lunak simulator WPT dapat diimplementasikan dengan menggunakan Python dan LTSpice. Dengan bantuan library PyLTSpice, maka simulasi rangkaian LTSpice dapat dijalankan menggunakan bahasa pemrograman Python. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan perangkat lunak simulator WPT dapat memberikan kombinasi frekuensi dan kapasitor untuk menghasilkan daya optimal pada setiap jenis rangkaian kompensasi resonan. Kombinasi terbaik pada rangkaian serial-serial menghasilkan daya sebesar 3,47 W. Kombinasi terbaik pada rangkaian serial-paralel mengashilkan daya sebesar 9,5 W. Kombinasi terbaik pada rangkaian paralel-paralel menghasilkan daya sebesar 0,45 nW. Kombinasi terbaik pada rangkaian paralel-serial menghasilkan daya sebesar 0,99 pW.
Rancang Bangun Wearable System Klasifikasi Gerak Lari dan Jalan menggunakan Sensor MPU6050 dengan Metode Support Vector Machine Dilengkapi Tracking GPS Mahendra, I Gusti Putu Krisna Suaba; Syauqy, Dahnial; Setyawan, Gembong Edhi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Naskah dipublikasikan ke JITeCS (Journal of Information Technology and Computer Science)
Implementasi WSN pada Deteksi Kebocoran Pipa Air Rumah menggunakan Komunikasi Data ESP-Now berbasis IoT (Internet of Things) Kinanti, Aisha Putri; Budi, Agung Setia
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air merupakan kebutuhan dasar manusia. Setiap rumah memiliki saluran pipa air untuk penggunaan air sehari-hari. Namun, kebocoran pipa air seringkali menjadi permasalahan karena merugikan secara ekonomi dan lingkungan. Sayangnya hal ini sulit untuk dideteksi oleh manusia. Maka dari itu, perlu adanya sebuah sistem yang dapat mendeteksi adanya kebocoran di saluran pipa air. Pada penelitian ini, dibuat sebuah sistem untuk pemantauan kondisi air secara real-time menggunakan sensor YF-S201. Dalam konteks ini, Wireless Sensor Network (WSN) dapat menjadi solusi karena WSN memungkinkan penggunaan beberapa sensor dan hemat energi yang dapat ditempatkan pada sistem perairan rumah. Namun, untuk menggunakan WSN perlu adanya sebuah protokol komunikasi data untuk mengatur pertukaran data yang didapatkan dari sensor. ESP-Now dapat digunakan sebagai protokol komunikasi data karena pengimplementasiannya yang mudah. Arsitektur WSN digunakan sebagai pemetaan sistem terhadap sensor dan mikrokontroler (ESP8266) untuk mendapatkan data laju alir air dalam saluran air rumah. Node sensor yang terdiri atas sensor YF-S201 dan ESP8266, akan dipasang pada jalur pipa air. Kemudian, node tersebut akan mengirimkan hasil baca sensor ke sebuah node master untuk dideteksi kebocorannya. Sistem yang dibuat berhasil menerapkan pengimplementasian WSN, di mana keandalan pengiriman oleh sistem sebesar 100% untuk mengirimkan data antar node. Sistem kemudian juga dapat mendeteksi akan adanya kebocoran air di dalam pipa air dengan persentase keberhasilan 85%. Otomatisasi sistem yang dibuat untuk dapat dilakukan pemantauan menggunakan telepon genggam, menjadikan sistem ini dapat dikategorikan sebagai produk Internet of Things (IoT).
Perancangan Pengalaman Pengguna Aplikasi Penyewaan Alat Foto dan Video berbasis Website menggunakan Pendekatan Human Centered Design (HCD) (Studi Kasus: Aceh Camera) Ihsan, Miftahul; Kharisma, Agi Putra; Brata, Adam Hendra
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Popularitas media sosial yang meningkat telah memicu pertumbuhan pesat dalam fotografi dan videografi sebagai hobi dan peluang bisnis. Aceh Camera, sebuah UMKM di Kota Banda Aceh, telah berhasil mengelola 200-300 transaksi per bulan melalui sistem penyewaan manual menggunakan Whatsapp. Namun, kendala seperti ketidakmampuan pelanggan untuk memeriksa ketersediaan alat di luar jam kerja menjadi tantangan yang perlu diatasi. Sebagai solusi, Aceh Camera berencana mengubah sistem penyewaan menjadi online melalui website. Penelitian ini, menggunakan pendekatan Human Centered Design (HCD), bertujuan untuk memahami karakteristik pengguna dan menentukan fungsionalitas yang dibutuhkan untuk website, serta mengetahui sejauh mana nilai usability prototipe. Karakteristik pengguna ditemukan terbagi menjadi dua jenis, yaitu pelanggan publik dan pelanggan loyal. Uji usability dengan 10 tugas menunjukkan efektivitas prototipe website sebesar 88% ± 12%. Terkait efisiensi, pelanggan publik paling cepat menyelesaikan tugas kode T10 10 dalam 10 detik ± 3 detik, sedangkan pelanggan loyal paling cepat menyelesaikan tugas kode T9 dalam 10 detik ± 6 detik. Kedua jenis pelanggan paling lama menyelesaikan kode tugas T7, yaitu 88 detik ± 24 detik. Skor kepuasan pengguna, diukur dengan System Usability Scale (SUS), mencapai 83,75 ± 8,85 untuk pelanggan publik dan 81,25 ± 10,33 untuk pelanggan loyal.
Deteksi Pergerakan Mata pada Kondisi Cahaya Rendah dengan Self-Calibrated-Illumination dan MobileNetV3-Large menggunakan Jetson Nano Alhamdi, Achmad Fahri; Utaminingrum, Fitri
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Survei Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS) 2018 menunjukkan bahwa dari 30,4 juta orang penyandang disabilitas di Indonesia, yang setara dengan 11,5% dari total populasi. Ada banyak ragam disabilitas yang dikenal, di antaranya adalah disabilitas ganda atau disfungsi tandan dan kaki. Pengidap disabilitas ganda menjadikan kursi roda sebagai alat bantu vital. Namun, kursi roda manual dan elektrik yang umum digunakan tidak memadai untuk mereka yang mengalami disfungsi tangan dan kaki. Sehingga kami usulkan cara alternatif yang lebih efektif dengan memanfaatkan pergerakan mata yang difungsikan sebagai navigasi arah gerak kursi roda. Metode deteksi pergerakan mata sangat sensitif pada kondisi cahaya rendah sehingga dapat mengurangi akurasi dan keandalan sistem. Penelitian ini mengusulkan metode deteksi pergerakan mata dengan memanfaatkan algoritma image classification MobileNetV3-Large dan Self Calibrated Illumination (SCI) untuk meningkatkan pencahayaan gambar di kondisi minim cahaya. Hasil integrasi sistem pada kursi roda menunjukkan kinerja yang efisien dengan lima subjek pengujian. Kelas dengan akurasi terbaik adalah close (100% di kondisi terang dan 97.77% di kondisi gelap), sementara akurasi terburuk adalah kelas left (75.55% di kondisi terang) dan right (64.44% di kondisi gelap).
Pengendali Kualitas Air Akuarium Ikan Guppy berdasarkan Derajat Keasaman dan Zat Padat Terlarut menggunakan Fuzzy Pasujati, Vinsensius Widi Ambar; Setiawan, Eko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas dari Ikan Guppy dipengaruhi oleh beberapa kondisi termasuk lingkungan sekitar tempat Ikan Guppy hidup atau bisa disebut dengan kualitas air. Kondisi kualitas air perlu dipantau dan dikontrol secara berkala agar kualitas air akuarium tempat tinggal Ikan Guppy tetap terjaga dan dalam kondisi yang optimal. Derajat keasaman air atau pH dan jumlah zat padat terlarut dalam air atau Total Dissolved Solid (TDS) merupakan contoh dari parameter kondisi kualitas air pada akuarium yang dapat dikontrol dan dapat mempengaruhi keberlangsungan hidup ikan dan kualitas dari Ikan Guppy itu sendiri. Kadar dari pH air dalam akuarium yang baik untuk keberlangsungan hidup Ikan Guppy ada pada rentan 6,5-7,5 dan untuk kadar TDS ada pada rentan 400-600 ppm. Adanya kesibukan dari pemelihara Ikan Guppy membuat kondisi Ikan Guppy dan air dari akuarium jarang diperhatikan atau bahkan tidak pernah diperhatikan sehingga memunculkan amonia yang bersifat racun. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti memiliki sebuah solusi untuk membuat sistem yang dapat mengontrol kondisi kualitas air akuariun Ikan Guppy dengan cara menguras air menggunakan pompa air dengan parameter dari kualitas air adalah derajat keasaman dan jumlah zat padat terlarut dalam air menggunakan metode fuzzy. Sistem ini akan menggunakan sensor pH 4502C dan sensor TDS SEN0244 untuk mengambil nilai pH dan nilai TDS pada air akuarium yang akan diproses oleh Arduino UNO untuk mendapatkan hasil keluaran dari perhitungan metode fuzzy. Pada sensor pH 4502C memiliki tingkat persentase kesalahan sebesar 5,24 % pada 10 kali pengujian dengan dibandingkan menggunakan pH meter. Pengujian sebanyak 10 kali juga dilakukan pada sensor TDS SEN0244 yang memiliki tingkat persentase kesalahan sebesar 19,02 %. Pada pengujian metode fuzzy mendapatkan nilai rata-rata kesalahan sebesar 0,89. Hasil rata-rata kecepatan komputasi fuzzy adalah 377,1 millisecond dengan jumlah 10 data.
Pengembangan Aplikasi Berjalan Kaki berbasis Android dengan Gamifikasi Aristides, Joy Vianoktya; Pramono, Djoko; Rahayudi, Bayu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahasiswa memiliki kecenderungan untuk berpola hidup yang tidak sehat, di antaranya adalah tingkat aktivitas fisik yang rendah. Mahasiswa banyak menghabiskan waktu dalam posisi statis (sedentary) untuk menggunakan perangkat elektronik. Kebiasaan buruk tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, kanker, dan diabetes. Berjalan kaki merupakan aktivitas fisik yang cocok dilakukan oleh mahasiswa karena relatif sederhana, dan dapat dilakukan bersamaan dengan rutinitas harian. Orang dewasa direkomendasikan melakukan aktivitas berjalan kaki selama minimal 150 menit dalam satu minggu, dan hingga 300 menit untuk manfaat kesehatan lebih optimal. Oleh karena pentingnya membangun kebiasaan berjalan kaki bagi mahasiswa, dibentuk solusi dengan mengembangkan aplikasi berjalan kaki berbasis Android dengan elemen gamifikasi. Gamifikasi bertujuan untuk memberikan daya tarik dan manfaat tambahan bagi pengguna untuk menggunakan aplikasi. Metode pengembangan menggunakan SDLC waterfall dengan langkah-langkah yang terdiri dari analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi sistem, dan pengujian sistem. Untuk mendapatkan kebutuhan fitur dan spesifikasi dari sistem, dilakukan penyebaran kuesioner. Implementasi dari sistem dilakukan menggunakan bahasa pemrograman Kotlin pada lingkungan pengembangan Android Studio. Implementasi fitur autentikasi dan manajemen basis data menggunakan layanan Firebase Authentication dan Firebase Firestore. Sistem diuji menggunakan metode pengujian black box dan user acceptance test untuk mengukur kualitas sistem yang dikembangkan. Sistem berupa aplikasi berjalan kaki dengan gamifikasi selesai dengan 4 fitur utama yaitu: autentikasi, perekaman aktivitas berjalan kaki, gamifikasi, dan notifikasi. Pengujian dengan metode black box menghasilkan tingkat keberhasilan sebesar 100%. User acceptance test menunjukkan bahwa kepuasan pengguna terhadap sistem termasuk dalam kriteria “baik” dengan nilai persentase 82.72%. Pengujian kompatibilitas berhasil dilakukan untuk versi android 8 hingga 14.
Penerapan Gerbang Spektrum untuk Mengurangi Noise pada Sistem Penghitung Pembicara Subianto, Aflah Fadhlurrahman; Prasetio, Barlian Henryranu
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penghitung pembicara (speaker counting) merupakan teknologi atau metodologi yang digunakan dalam mengidentifikasi dan menghitung jumlah pembicara dalam suatu berkas audio atau rekaman. Akan tetapi, dalam berkas audio atau rekaman terdapat noise yang dapat menganggu hasil penghitungan pembicara. Dengan adanya reduksi noise, kualitas berkas audio dapat meningkat karena noise pada audio berkurang dan dapat lebih jelas didengar. Penelitian ini bertujuan untuk memastikan bahwa gerbang spektrum dapat mereduksi noise pada berkas audio serta meningkatkan akurasi dan penghitungan jumlah pembicara. Dalam hal ini, menggunakan aplikasi komputer yang telah dibuat untuk mereduksi noise pada berkas audio dan menghitung jumlah pembicara dari berkas audio yang sudah tereduksi. Hasil dari pengujian menunjukkan kegagalan penerapan gerbang spektrum untuk mengurangi noise pada sistem penghitung pembicara. Gerbang spektrum mampu untuk mereduksi noise pada berkas audio, tetapi menyebabkan sumber suara pembicara ikut tereduksi. Peranan gerbang spektrum juga tidak mampu membantu meningkatkan hasil penghitungan jumlah pembicara yang bagus atau akurat. Tingkat akurasi dari penghitungan jumlah pembicara adalah 35%.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 4 (2026): April 2026 Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue