cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Jurnal Pengembangan Teknlogi Informasi dan Ilmu Komputer (J-PTIIK) Universitas Brawijaya merupakan jurnal keilmuan dibidang komputer yang memuat tulisan ilmiah hasil dari penelitian mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Brawijaya. Jurnal ini diharapkan dapat mengembangkan penelitian dan memberikan kontribusi yang berarti untuk meningkatkan sumber daya penelitian dalam Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer.
Arjuna Subject : -
Articles 6,990 Documents
Perbandingan Antara Pembelajaran Tatap Muka dan Pembelajaran Dalam Jaringan Pada Aspek Motivasi Belajar, Kemandirian Belajar, dan Kemampuan Belajar Kolaboratif Siswa Kelas 11 Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 6 Malang
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kondisi pandemi pendidik perlu untuk membandingkan antara dua metode pembelajaran yang sesuai pada kondisi pandemi yaitu pemelajaran tatap muka dan pembelajaran dalam jaringan dalam aspek motivasi belajar, kemandirian belajar dan kemampuan belajar kolaboratif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yaitu metode yang memiliki pendekatan data numerik dan analisis statistik.  Metode pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang dilakukan secara tatap muka di dalam kelas. Responden yang digunakan untuk pengambilan kuesioner berjumlah 85 siswa jurusan rekayasa perangkat lunak SMKN 6 Malang. Penelitian ini menggunakan uji korelasi untuk dapat membuktikan hipotesis. Hasil penelitian membuktikan bahwa (1) pada metode pembelajaran tatap muka hasil yang didapatkan dalam aspek motivasi belajar, kemandirian belajar dan belajar kolaboratif menunjukkan hasil nilai signifikansi yaitu mendapatkan pengaruh sebesar 74.1% dari peserta didik. (2) pada metode pembelajaran daring menunjukkan hasil nilai signifikansi yaitu mendapatkan pengaruh sebesar 58.5% dari peserta didik. (3) mengacu dari data penelitian antara pemelajaran tatap muka dan daring dapat disimpulkan metode pembelajaran tatap muka lebih efektif dibandingkan dengan metode pembelajaran daring.
Pengembangan Sistem Pendataan Penjualan pada Toko Onderdil Berbasis Website
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan sistem informasi telah mendorong perubahan yang besar dalam dunia bisnis, termasuk pada kegiatan jual beli yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan penggunaan sistem informasi dapat mempermudah pengelolaan dan pendataan, sehingga dapat memberikan nilai tambah pada bisnis yang dikelola. Namun, pada bisnis yang masih menggunakan sistem manual, sering ditemukan permasalahan seperti kesalahan pencatatan, kurangnya informasi terkait barang yang dijual, kehilangan nota transaksi, miskomunikasi antara pihak yang terlibat. Permasalahan tersebut juga dialami oleh Toko Putra Madura, sebuah toko onderdil yang masih menggunakan sistem pendataan penjualan secara manual, sehingga sering terjadi kehilangan nota, kesalahan informasi harga dan stok barang, serta sering terjadi miskomunikasi dalam proses transaksi akibat perbedaan lokasi antara pemilik dan pengelola toko. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendataan penjualan berbasis website yang mampu mendukung pengelolaan data penjualan pada toko onderdil secara terintegrasi dan mengurangi kesalahan dalam transaksi. Metode pengembangan sistem yang digunakan yaitu System Development Life Cycle (SDLC) dengan model waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi sistem, dan pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu memenuhi kebutuhan fungsional dan non fungsional yang telah dibuat sebelumnya, serta dapat membantu pendataan penjualan secara sistematis. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa seluruh kebutuhan fungsional menghasilkan status pengujian valid. Dan untuk kebutuhan non fungsional dapat berjalan dengan baik dan sistem dapat diakses melalui berbagai web browser. Dengan demikian, sistem pendataan penjualan berbasis website ini dapat meningkatkan dan mempermudah proses penjualan, meminimalkan miskomunikasi, mengurangi kerugian, serta mendukung pengelolaan bisnis toko onderdil secara lebih efektif.
Evaluasi Algoritma BIRCH untuk Deteksi Anomali pada data HTTP/HTTPS Traffic (Studi Kasus: Dataset CICIDS-2017) King Sihotang, Lando
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan penggunaan protokol web terenkripsi menyebabkan keterbatasan pada metode deteksi serangan berbasis inspeksi payload. Pendekatan anomaly-based yang memanfaatkan karakteristik statistik trafik jaringan menjadi alternatif yang relevan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas algoritma BIRCH dalam mendeteksi anomali pada trafik HTTP/HTTPS berbasis flow menggunakan dataset CICIDS-2017. Tahapan prapemrosesan meliputi seleksi flow HTTP/HTTPS, identifikasi fitur heavy-tailed, penerapan transformasi log pada fitur heavy-tailed, serta normalisasi data numerik menggunakan StandardScaler. Representasi fitur hasil prapemrosesan digunakan untuk membentuk micro-cluster benign melalui algoritma BIRCH, yang selanjutnya dimanfaatkan untuk menetapkan threshold anomaly berbasis distribusi radius cluster. Evaluasi dilakukan dengan mengukur keseimbangan precision, recall, dan F1-Score pada beberapa konfigurasi nilai threshold anomaly. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model berbasis BIRCH mampu membentuk micro-cluster benign yang rapat dan stabil terhadap variasi threshold anomaly. Konfigurasi optimal menghasilkan keseimbangan deteksi yang baik dengan capaian F1-Score sebesar 96,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa kombinasi BIRCH dan mekanisme threshold anomaly yang tepat dapat efektif mendukung deteksi anomali berbasis flow pada trafik HTTP/HTTPS.
Implementasi Sistem Deteksi Tingkat Stadium Katarak Berbasis Ekstraksi Fitur Histogram Warna Dan Klasifikasi K-Nearest Neighbor (Knn) Pada Raspberry Pi 4 Azmi, Rafif; Putri, Rekyan; Setiawan, Eko
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Katarak senilis merupakan penyebab utama kebutaan di dunia yang berkembang seiring bertambahnya usia, di mana deteksi dini menjadi faktor krusial untuk mencegah kehilangan penglihatan permanen. Namun, keterbatasan akses ke tenaga medis dan tingginya biaya peralatan diagnostik seringkali menjadi kendala di daerah terpencil. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi stadium katarak portabel menggunakan ekstraksi fitur histogram warna pada ruang warna HSV dan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) yang diimplementasikan pada Raspberry Pi 4. Sistem ini mengklasifikasikan citra mata menjadi tiga stadium: Normal, Imatur, dan Matur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian sistem secara langsung pada jarak optimal 8 cm menghasilkan akurasi sebesar 91,67%, sementara akurasi menurun menjadi 75% pada jarak 10 cm dan 58,33% pada jarak 12 cm akibat pengaruh gangguan latar belakang (noise). Waktu komputasi rata-rata sistem sangat responsif, yaitu sebesar 0,0123 detik per citra, yang memungkinkan pengoperasian secara langsung dan efektif. Pengujian juga mengidentifikasi bahwa penggunaan kacamata menurunkan kinerja sistem karena adanya pantulan cahaya (glare) yang dapat mengganggu ketika klasifikasi. Dengan portabilitas dan kemampuan operasi secara luring (offline), sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi skrining katarak yang praktis dan terjangkau di wilayah dengan keterbatasan fasilitas kesehatan.
PENGEMBANGAN TEORI KEMAMPUAN ADAPTASI TEKNOLOGI VIRTUALBOX DALAM PROSES BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI SISWA SMK Jayanegara, Raqia Nayyara; Herlambang, Admaja Dwi; Zulvarina, Prima
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan vokasi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menuntut siswa memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi. Pemanfaatan teknologi virtualisasi seperti VirtualBox menjadi alternatif media pembelajaran praktik yang aman dan fleksibel, namun pemahaman teoretis mengenai proses adaptasi teknologi siswa masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teori kemampuan adaptasi teknologi VirtualBox dalam proses belajar untuk meningkatkan kompetensi siswa kelas XI SMK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode grounded theory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa dan guru yang terlibat dalam pembelajaran berbasis VirtualBox. Analisis data dilakukan melalui tahapan open coding, axial coding, dan selective coding untuk membangun teori yang berakar pada data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan adaptasi teknologi terbentuk melalui interaksi faktor internal, seperti literasi digital dan motivasi belajar, serta faktor eksternal berupa dukungan guru, infrastruktur, dan kebijakan sekolah. Proses adaptasi yang efektif berkontribusi pada peningkatan kompetensi siswa, baik pada aspek pengetahuan, keterampilan teknis, maupun sikap profesional.
ANALISIS PENGARUH KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY DAN VIDEO SIMULASI Simanjuntak, Theresia Surya Sabatini
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi pembelajaran mendorong penggunaan media yang mampu membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak, seperti topologi jaringan. Dua media yang banyak digunakan dalam pembelajaran adalah Augmented Reality dan video simulasi. Namun, kajian yang membandingkan kedua media tersebut, khususnya dalam kaitannya dengan kemampuan berpikir divergen dan hasil belajar siswa, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan Augmented Reality dan video simulasi terhadap kemampuan berpikir divergen serta mengetahui perbedaan hasil belajar siswa berdasarkan skor post-test essay. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu. Subjek penelitian terdiri atas siswa SMA yang terbagi ke dalam dua kelompok pembelajaran, yaitu kelompok Augmented Reality dan kelompok video simulasi. Kemampuan berpikir divergen diukur menggunakan Lembar Kerja Peserta Didik berbasis indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration yang diadaptasi dari Torrance Test of Creative Thinking. Hasil belajar siswa diukur melalui pre-test dan post-test, yang terdiri atas soal pilihan ganda dan essay. Analisis data perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Sementara itu, kemampuan berpikir divergen dilakukan menggunakan robust regression untuk mengakomodasi karakteristik data yang berpotensi tidak memenuhi asumsi statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator kemampuan berpikir divergen memiliki kontribusi yang berbeda terhadap hasil belajar pada masing-masing media pembelajaran. Selain itu, tidak terdapat perbedaan hasil belajar siswa antara kelompok Augmented Reality dan video simulasi berdasarkan skor post-test essay. Temuan ini memberikan gambaran mengenai peran media pembelajaran berbasis teknologi dalam mendukung proses berpikir siswa serta menjadi dasar pertimbangan dalam pemilihan media pembelajaran pada materi topologi jaringan. 
Generasi Motif Batik Multimodal Dengan Dreambooth– Controlnet Dalam Pipeline Kuncoro, Jovan Prabowo; Yudistira, Novanto; Nurmala Sari, Irawati
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang menghadapi tantangan pelestarian di era digital. Penelitian ini mengusulkan Sequential Pipeline yang mengintegrasikan DreamBooth dan ControlNet untuk generasi logo batik multimodal dengan keseimbangan antara autentisitas motif dan preservasi struktur logo. Metode yang digunakan meliputi pengembangan Integration Layer dengan mekanisme weighted blending adaptif, optimalisasi parameter, serta evaluasi hybrid menggunakan metrik kuantitatif (FID, IS, LPIPS, SSIM, MSE) dan kualitatif Mean Opinion Score (MOS) dari 10 responden pada 5 motif batik utama. Sequential Pipeline mencapai FID 154.5, IS 3.685, SSIM 0.790, dan Overall MOS 4.083 dengan acceptance rate 77%, melampaui pendekatan single-stage DreamBooth-only dan ControlNet-only. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan metodologi integrasi teknik generatif dalam heritage-aware generative AI serta menyediakan kerangka evaluasi hybrid yang komprehensif, dengan keterbatasan pada jumlah motif, resolusi 512×512 piksel, komposisi responden, dan kebutuhan komputasi tinggi.
ANALISIS KINERJA NAIVE BAYES PADA KLASIFIKASI SENTIMEN TWITTER DENGAN TEKNIK OVERSAMPLING ADASYN Fajar, M.; Kurnianingtyas, Diva; Indriati
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan kelas (imbalanced dataset) merupakan salah satu tantangan utama dalam analisissentimen, karena model cenderung bias terhadap kelas mayoritas sehingga menurunkan kemampuandalam mengenali kelas minoritas. Penelitian ini mengusulkan penerapan teknik oversampling ADASYN(Adaptive Synthetic Sampling) untuk meningkatkan performa model Naïve Bayes pada data sentimenterkait kebijakan PPKM di Indonesia. Dataset yang digunakan berisi sekitar 20.000 tweet berbahasaIndonesia yang telah dilabeli menjadi tiga kelas sentimen: positif, negatif, dan netral, dengan distribusikelas yang didominasi oleh sentimen netral sebesar ±75%. Tahap preprocessing dilakukan melalui casefolding, tokenization, cleaning, normalization, dan stemming, kemudian pembobotan teks dihitungmenggunakan TF-IDF. Model Naïve Bayes diuji pada berbagai nilai parameter α (alpha) pada ADASYN untuk menentukan tingkat oversampling terbaik. Hasil menunjukkan bahwa model baseline tanpa penyeimbangan data menghasilkan akurasi tinggi namun memiliki recall dan F1-score rendah pada kelas minoritas. Penerapan ADASYN mampu meningkatkan performa keseluruhan, khususnya recall pada kelas positif dan negatif. Nilai α antara 0,3–0,4 memberikan keseimbangan terbaik antara stabilitas akurasi dan peningkatan performa kelas minoritas. Penelitian ini menegaskan bahwa teknik penyeimbangan data berperan penting untuk meningkatkan keadilan dan kualitas prediksi pada analisis sentimen berkelas tidak seimbang.
Hubungan Antara Kualitas Desain Instruksional, Kemampuan Self-Regulated Learning, dan Kesiapan Kerja Bidang Teknologi Informasi pada Konteks Online Learning Nabila, Rahma; Herlambang, Admaja; Amalia, Faizatul
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 4 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan industri digital di Indonesia menuntut tenaga kerja yang memiliki kompetensi teknis sekaligus kemampuan beradaptasi dan kemandirian belajar, namun kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan industri masih menjadi tantangan. Coding bootcamp hadir sebagai alternatif, meski kesiapan kerja peserta dipengaruhi oleh kualitas desain instruksional dan self-regulated learning (SRL). Penelitian ini menganalisis hubungan antara keduanya dengan kesiapan kerja peserta Coding Camp powered by DBS Foundation pada learning path Front-End dan Back-End Developer, menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional survey terhadap 366 responden melalui purposive sampling. Instrumen divalidasi ahli menghasilkan rata-rata Aiken's V = 0,762, melampaui ambang batas 0,70 sehingga seluruh butir dinyatakan valid. Uji Kolmogorov–Smirnov menghasilkan p < 0,01 yang berarti data tidak berdistribusi normal sehingga analisis menggunakan korelasi Spearman. Hasil menunjukkan tiga hubungan positif, signifikan, dan berkategori kuat: desain instruksional dengan kesiapan kerja (ρ = 0,740), menunjukkan semakin baik desain instruksional maka semakin tinggi kesiapan kerja; SRL dengan kesiapan kerja (ρ = 0,789) sebagai hubungan terkuat yang menunjukkan peserta dengan regulasi diri tinggi memiliki kesiapan kerja paling tinggi; serta desain instruksional dengan SRL (ρ = 0,733) yang mengindikasikan desain terstruktur mendorong regulasi diri peserta. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi desain instruksional berkualitas dan penguatan SRL dalam meningkatkan kesiapan kerja lulusan coding bootcamp.
Klasifikasi Aspek Berdasarkan Ulasan Pengguna Wisata Paralayang Batu Menggunakan Metode Support Vector Machine Melani, Ananda; Wijoyo, Satrio; Saputra, Mochamad
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisata Paralayang Batu memiliki ribuan ulasan pada Google Maps yang berpotensi menjadi sumber evaluasi penting, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena proses analisis masih dilakukan secara manual. Penelitian ini menerapkan pendekatan Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) dengan mengombinasikan Latent Dirichlet Allocation (LDA) untuk pemodelan topik, InSet Lexicon untuk pelabelan sentimen, Support Vector Machine (SVM) untuk klasifikasi aspek, dan Root Cause Analysis (RCA) untuk mengidentifikasi akar permasalahan dari ulasan negatif. Dari 3.000 ulasan yang dikumpulkan melalui web scraping, sebanyak 2.575 data digunakan setelah preprocessing. Pengujian LDA pada rentang dua hingga lima topik menghasilkan dua topik terbaik dengan coherence score 0,6227 dan term diversity 1,0, yang dipetakan menjadi aspek Amenities dan Attraction melalui analisis semantik dan validasi ahli pariwisata, menghasilkan 1.961 ulasan berlabel Attraction dan 614 ulasan berlabel Amenities. Model SVM dengan rasio 80:20, kernel rbf, dan skema SMOTE mencapai akurasi 95%, precision 95%, recall 97%, f1-score 87%, dan rata-rata k-fold 96%. Hasil RCA menunjukkan aspek Attraction didominasi sentimen positif tanpa pola masalah yang konsisten, sedangkan aspek Amenities ditemukan permasalahan pada kategori harga dan pelayanan petugas sebagai dasar perumusan rekomendasi solusi berbasis teknologi informasi.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 13 (2026): Publikasi Khusus Tahun 2026 Vol 10 No 01 (2026): Januari 2026 Vol 10 No 5 (2026): Mei 2026 Vol 10 No 4 (2026): April 2026 Vol 10 No 3 (2026): Maret 2026 Vol 10 No 2 (2026): Februari 2026 Vol 9 No 13 (2025): Publikasi Khusus Tahun 2025 Vol 9 No 12 (2025): Desember 2025 Vol 9 No 11 (2025): November 2025 Vol 9 No 10 (2025): Oktober 2025 Vol 9 No 9 (2025): September 2025 Vol 9 No 8 (2025): Agustus 2025 Vol 9 No 7 (2025): Juli 2025 Vol 9 No 6 (2025): Juni 2025 Vol 9 No 5 (2025): Mei 2025 Vol 9 No 4 (2025): April 2025 Vol 9 No 3 (2025): Maret 2025 Vol 9 No 2 (2025): Februari 2025 Vol 9 No 1 (2025): Januari 2025 Vol 8 No 13 (2024): Publikasi Khusus Tahun 2024 Vol 8 No 10 (2024): Oktober 2024 Vol 8 No 9 (2024): September 2024 Vol 8 No 8 (2024): Agustus 2024 Vol 8 No 7 (2024): Juli 2024 Vol 8 No 6 (2024): Juni 2024 Vol 8 No 5 (2024): Mei 2024 Vol 8 No 4 (2024): April 2024 Vol 8 No 3 (2024): Maret 2024 Vol 8 No 2 (2024): Februari 2024 Vol 8 No 1 (2024): Januari 2024 Vol 7 No 13 (2023): Publikasi Khusus Tahun 2023 Vol 7 No 9 (2023): September 2023 Vol 7 No 8 (2023): Agustus 2023 Vol 7 No 7 (2023): Juli 2023 Vol 7 No 6 (2023): Juni 2023 Vol 7 No 5 (2023): Mei 2023 Vol 7 No 4 (2023): April 2023 Vol 7 No 3 (2023): Maret 2023 Vol 7 No 2 (2023): Februari 2023 Vol 7 No 1 (2023): Januari 2023 Vol 7 No 14 (2023): Antrian Publikasi Vol 6 No 13 (2022): Publikasi Khusus Tahun 2022 Vol 6 No 12 (2022): Desember 2022 Vol 6 No 11 (2022): November 2022 Vol 6 No 10 (2022): Oktober 2022 Vol 6 No 9 (2022): September 2022 Vol 6 No 8 (2022): Agustus 2022 Vol 6 No 7 (2022): Juli 2022 Vol 6 No 6 (2022): Juni 2022 Vol 6 No 5 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 4 (2022): April 2022 Vol 6 No 3 (2022): Mei 2022 Vol 6 No 2 (2022): Februari 2022 Vol 6 No 1 (2022): Januari 2022 Vol 5 No 13 (2021): Publikasi Khusus Tahun 2021 Vol 5 No 12 (2021): Desember 2021 Vol 5 No 11 (2021): November 2021 Vol 5 No 10 (2021): Oktober 2021 Vol 5 No 9 (2021): September 2021 Vol 5 No 8 (2021): Agustus 2021 Vol 5 No 7 (2021): Juli 2021 Vol 5 No 6 (2021): Juni 2021 Vol 5 No 5 (2021): Mei 2021 Vol 5 No 4 (2021): April 2021 Vol 5 No 3 (2021): Maret 2021 Vol 5 No 2 (2021): Februari 2021 Vol 5 No 1 (2021): Januari 2021 Vol 5 No 13 (2021) Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020 Vol 4 No 12 (2020): Desember 2020 Vol 4 No 11 (2020): November 2020 Vol 4 No 10 (2020): Oktober 2020 Vol 4 No 9 (2020): September 2020 Vol 4 No 8 (2020): Agustus 2020 Vol 4 No 7 (2020): Juli 2020 Vol 4 No 6 (2020): Juni 2020 Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020 Vol 4 No 4 (2020): April 2020 Vol 4 No 3 (2020): Maret 2020 Vol 4 No 2 (2020): Februari 2020 Vol 4 No 1 (2020): Januari 2020 Vol 3 No 12 (2019): Desember 2019 Vol 3 No 11 (2019): November 2019 Vol 3 No 10 (2019): Oktober 2019 Vol 3 No 9 (2019): September 2019 Vol 3 No 8 (2019): Agustus 2019 Vol 3 No 7 (2019): Juli 2019 Vol 3 No 6 (2019): Juni 2019 Vol 3 No 5 (2019): Mei 2019 Vol 3 No 4 (2019): April 2019 Vol 3 No 3 (2019): Maret 2019 Vol 3 No 2 (2019): Februari 2019 Vol 3 No 1 (2019): Januari 2019 Vol 2 No 12 (2018): Desember 2018 Vol 2 No 11 (2018): November 2018 Vol 2 No 10 (2018): Oktober 2018 Vol 2 No 9 (2018): September 2018 Vol 2 No 8 (2018): Agustus 2018 Vol 2 No 7 (2018): Juli 2018 Vol 2 No 6 (2018): Juni 2018 Vol 2 No 5 (2018): Mei 2018 Vol 2 No 4 (2018): April 2018 Vol 2 No 3 (2018): Maret 2018 Vol 2 No 2 (2018): Februari 2018 Vol 2 No 1 (2018): Januari 2018 Vol 2 No 8 (2018) Vol 2 No 6 (2018) Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017 Vol 1 No 11 (2017): November 2017 Vol 1 No 10 (2017): Oktober 2017 Vol 1 No 9 (2017): September 2017 Vol 1 No 8 (2017): Agustus 2017 Vol 1 No 7 (2017): Juli 2017 Vol 1 No 6 (2017): Juni 2017 Vol 1 No 5 (2017): Mei 2017 Vol 1 No 4 (2017): April 2017 Vol 1 No 3 (2017): Maret 2017 Vol 1 No 2 (2017): Februari 2017 Vol 1 No 1 (2017): Januari 2017 More Issue