cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2026)" : 110 Documents clear
Penggunaan Metode Bernyanyi untuk Meningkatkan Perilaku Religius Anak Usia 4-5 Tahun Iriani, Feri; Trimuliana, Ifina
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8129

Abstract

Perilaku religius adalah segala bentuk tindakan yang dapat diamati yang mencerminkan kepatuhan, keyakinan, dan pengamalan nilai-nilai ajaran agama, baik secara internal (iman dan ibadah pribadi) maupun eksternal (kebaikan moral, toleransi, empati, dan kejujuran kepada sesama), yang berakar pada keyakinan akan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku religius dengan menggunakan metode bernyanyi di RA Zamzam Rahmah. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus, yaitu pada setiap siklusnya dilakukan dua kali pertemuan. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini menggunakan subjek seluruh peserta didik usia 4 sampai 5 tahun di RA Zamzam Rahmah Jakarta Pusat tahun ajaran 2025-2026 dengan jumlah 15 anak. Objek penelitian ini adalah penggunaan metode bernyanyi untuk meningkatkan perilaku religius anak di RA Zamzam Rahmah. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan religiusitas anak dari sebelum dilakukan tindakan atau pra-siklus ke siklus I, dan dari siklus I ke siklus II. Terbukti bahwa penerapan metode bernyanyi dapat meningkatkan perilaku religius anak di RA Zamzam Rahmah.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Literasi Digital Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka: Scoping Review Sirajuddin, Khusnul Khotimah; Yoenanto , Nono Hery; Andriani , Fitri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8145

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru memiliki literasi digital yang memadai untuk merancang pembelajaran adaptif dan memanfaatkan teknologi secara pedagogis. Namun, literasi digital guru di Indonesia masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan scoping review. Kajian ini mengacu pada pedoman PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) dengan penelusuran literatur pada basis data Google Scholar, Garuda, dan SINTA terhadap artikel jurnal ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021-2025. Sebanyak 11 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang memengaruhi literasi digital guru dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori utama, yaitu faktor individu, faktor organisasi sekolah, dan faktor sistem pendidikan. Faktor individu meliputi pengalaman profesional, kompetensi digital, dan aspek psikologis guru. Faktor organisasi berkaitan dengan kepemimpinan sekolah, pengelolaan pengembangan profesional, serta dukungan sarana. Faktor sistem mencakup kebijakan Kurikulum Merdeka, ekosistem digital nasional, desain pelatihan guru, dan ketimpangan infrastruktur. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan literasi digital guru memerlukan pendekatan sistemik lintas level agar implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Validasi Emosi terhadap Kontrol Diri dan Konsep Diri Anak Usia 4–6 Tahun Puspitasari, Putri Ratih; Riza , Eva
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8150

Abstract

Kesenjangan antara tuntutan akademik dan kematangan afektif anak usia dini masih sering mengabaikan peran penting dukungan psikologis guru dalam interaksi pembelajaran. Padahal, validasi emosi merupakan salah satu determinan utama dalam pembentukan integritas diri anak. Penelitian korelasional ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh validasi emosi terhadap kontrol diri dan konsep diri anak usia 4–6 tahun sebagai komponen fundamental dalam pengembangan karakter. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 166 anak dari berbagai satuan PAUD. Data dikumpulkan melalui instrumen skala Likert dengan triangulasi sumber dari guru dan orang tua, kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi emosi berpengaruh signifikan terhadap kontrol diri dengan kontribusi sebesar (97,2%) serta terhadap konsep diri sebesar (41,7%). Nilai determinasi yang sangat tinggi pada variabel kontrol diri mengindikasikan kuatnya peran respons afektif orang dewasa, sekaligus menunjukkan perlunya kajian lanjutan untuk mengantisipasi potensi subjektivitas pelaporan kolektif. Implikasi penelitian menekankan pentingnya penguatan kompetensi pedagogis berbasis empati sebagai prasyarat dalam membangun regulasi diri anak yang adaptif dan stabil, serta mendukung pengembangan model pendidikan holistik pada anak usia dini.
Analisis Perkembangan Motorik Halus Anak melalui Kegiatan Paper Quilling di TK Pelita Bunda Islam, Hani Radhiatul; Eliza, Delfi; Mayar, Farida; Afnida , Mutia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8161

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada ketertarikan peneliti terhadap kegiatan paper quilling yang muncul setelah melakukan observasi awal di tiga taman kanak-kanak berbeda, yang menunjukkan variasi praktik pembelajaran motorik halus dan potensi kegiatan menggulung sebagai strategi stimulasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan menggulung melalui teknik paper quilling dalam mengembangkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun di TK Pelita Bunda Talang Babungo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menangkap makna pengalaman belajar anak dan praktik pedagogis guru dalam konteks pembelajaran alami. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur dengan guru, serta dokumentasi hasil karya anak, dan dianalisis secara siklikal melalui reduksi, penyajian, serta penarikan dan verifikasi temuan mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang bertahap dan adaptif, pelaksanaan kegiatan yang melibatkan aktivitas menggunting, menggulung, dan menempel, serta evaluasi berbasis proses berkontribusi terhadap peningkatan koordinasi mata dan tangan, ketelitian gerak, konsentrasi, dan kemandirian anak. Temuan ini menegaskan bahwa paper quilling merupakan strategi pembelajaran kontekstual yang efektif dalam memperkuat praktik pengembangan motorik halus di pendidikan anak usia dini terarah.
GIS-Based Spatial Analysis of Public Service Equity for Secondary School Facility Planning in Padang City Pahri, Aina; Suasti , Yurni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8163

Abstract

The equitable distribution of educational facilities is essential for ensuring fair and quality access to education for all members of society. Spatial imbalances in facility distribution can create disparities in access, affecting learning opportunities and educational outcomes across administrative regions. This study analyzes distribution patterns and service coverage of educational facilities using a Geographic Information Systems (GIS)–based spatial approach. A quantitative design is employed, incorporating Nearest Neighbor Analysis to identify spatial distribution patterns, buffer analysis to assess service coverage, and spatial overlay between service areas and residential settlements to determine served and underserved zones. The findings show that educational facilities are spatially clustered in specific areas, indicating that current provision does not fully align with the principle of equitable service distribution. Coverage analysis further reveals that several residential areas fall outside the optimal service radius, highlighting significant spatial access gaps. These results demonstrate the effectiveness of GIS-based spatial analysis in identifying inequalities in facility distribution and evaluating educational service equity. Practically, the findings provide evidence-based guidance for policymakers to prioritize facility development in underserved areas and to design spatially targeted planning strategies that enhance equitable access to education.
Puzzle Huruf: Stimulasi Multisensori untuk Optimalisasi Fondasi Membaca Mekanis Anak Sjafrita, Ritha; Alam , Mufassirul
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8181

Abstract

Kemampuan mengenal huruf merupakan fondasi krusial literasi dini, namun anak usia 5-6 tahun di TK Happy and Smart Kids masih mengalami kendala dalam menyebutkan, membedakan, dan mencocokkan huruf. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui implementasi kegiatan bermain puzzle huruf yang interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 5 anak. Data dikumpulkan melalui observasi sistematis, catatan lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan visual-kognitif anak. Pada Siklus II, anak tidak hanya mampu menyebutkan simbol huruf secara akurat, tetapi juga menunjukkan ketelitian tinggi dalam membedakan bentuk huruf yang serupa. Penggunaan puzzle mengubah pembelajaran pasif menjadi eksploratif, yang secara efektif meningkatkan retensi memori anak terhadap bentuk-bentuk huruf. Bermain puzzle huruf terbukti efektif sebagai media stimulasi literasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis permainan (game-based learning) sangat krusial untuk memperkuat kesiapan membaca anak melalui penguatan aspek pengenalan simbol secara konkret dan menyenangkan.
Internalization of Environmentally Conscious Character Based on Ecological Citizenship at Junior High School Rahmawati, Nur Azizatur; Arpannudin, Iqbal; Jasmarnisa, Tasya Juliani; Aprillianata, Aprillianata; Ramadhan, Idang; Amalia, Choirunnisa; Khalik, Dominico
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8182

Abstract

This study aims to analyze the process of internalizing an environmentally conscious character based on ecological citizenship at junior high school. The study uses a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using an interactive analysis model. The results show that the internalization of environmental awareness values occurs gradually and continuously in accordance with Krathwohl's affective domain, including the stages of receiving, responding, valuing, organization, and characterization. This process is reinforced through the integration of the four main dimensions of ecological citizenship, namely environmental knowledge, environmental attitudes, environmental skills, and environmental participation. The findings reveal that teacher role modeling, environmentally-friendly school policies, contextual learning, environmental projects, and synergy between schools, parents, and the community are the main factors supporting the internalization of values. Meanwhile, differences in students' levels of awareness, consumerist culture, and inconsistent role modeling in the family environment are obstacles that need to be overcome. This research contributes to the development of civic education studies by emphasizing the role of the affective domain in shaping an environmentally conscious character as the civic identity of students oriented towards sustainability.
Implementasi Media Augmented Reality dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Lestari , Binita Bhekti; Waluyo, Edi; Formen, Ali
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis augmented reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sebanyak 30 anak usia 5–6 tahun berpartisipasi, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa observasi terhadap kemampuan berpikir kritis, yang mencakup kemampuan mengamati, mengajukan pertanyaan, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang menggunakan media augmented reality mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis dibandingkan dengan kelompok kontrol. Anak-anak yang terpapar media ini menunjukkan keterlibatan kognitif yang lebih aktif dan kemampuan berpikir yang lebih terstruktur. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media augmented reality efektif dalam merangsang berpikir kritis anak usia dini, menjadikannya sebagai alat pembelajaran yang bermanfaat untuk pendidikan anak usia dini.
Pengambangan Papan Permainan Edukatif untuk Memvisualisasikan Sistem Pencernaan dalam Meningkatkan Literasi Gizi Anak Usia Dini Alaiya, Sholikhatul; Wahyuni, Sri; Putra , Yudithia Dian
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8197

Abstract

Tingginya prevalensi mencapai 95,5% data Riskesdes kurangnya konsumsi buah dan sayur pada anak dan keterbatasan media konkret di lembaga PAUD. Keduanya menimbulkan kesenjangan rendahnya literasi gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas papan permainan edukatif sebagai solusi inovatif dalam memvisualisasikan sistem pencernaan yang abstrak. Metode Research and Development (R&D) model ADDIE dilakukan pada 30 anak usia 5-6 tahun dengan analisis koefisien Aiken’s V dan uji paired sample t-test. Hasil menunjukkan media sangat layak (Aiken’s V 0,89) dengan peningkatan literasi gizi signifikan dari rerata 32,40 menjadi 52,80 (p=0,000). Penelitian ini menggambarkan pemahaman anak-anak telah berkembang dari sekadar menghafal menjadi kemampuan untuk menghubungkan fungsi organ dengan pilihan makanan yang sehat. Dalam desain tes berpasangan. Kesimpulan menunjukkan bahwa kesadaran nutrisi mandiri anak-anak dapat ditingkatkan melalui representasi yang konkret.
Literasi Bahasa Jawa sebagai Upaya Pelestarian Budaya Yogyakarta pada Anak Usia Dini Pashela, Perdana; Hidayati, Kulsum; Nadlifah , Nadlifah; Latifah , Desi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8221

Abstract

Literasi Bahasa Jawa memiliki peran penting dalam upaya pelestarian budaya daerah, khususnya di Daerah Istimewa Yogyakarta yang kaya akan nilai-nilai kearifan lokal. Namun, perkembangan zaman di dominasi penggunaan bahasa Indonesia serta bahasa asing menyebabkan penggunaan Bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari anak usia dini semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguatan literasi Bahasa Jawa sebagai upaya pelestarian budaya Daerah Istimewa Yogyakarta pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah anak usia dini TK ABA Bayen kelompok 4-5 tahun, guru kelas, dan kepala sekolah TK ABA Bayen. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi Bahasa Jawa dilaksanakan melalui berbagai kegiatan pembelajaran deep learning, Implementasi kegiatan tersebut mampu meningkatkan pemahaman kosakata Bahasa Jawa, kemampuan menyimak dan berbicara anak, serta menumbuhkan sikap cinta dan bangga terhadap Bahasa Jawa. Penelitian ini menunjukkan bahwa penguatan literasi Bahasa Jawa sejak usia dini. Penelitian ini menekankan pada pembelajaran dengan pendekatan deep learning yang bermakna (meaningful), mengembangkan kontribusi strategi belajar yang mengaitkan bahasa Jawa dengan pengalaman konkret.

Page 3 of 11 | Total Record : 110