cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 2,799 Documents
Faith Character Education: Children's Moral Reinforcement in the Latent Phase Azwar Rahmat; Fathor Rozi; Faizatul Widat; Umi Kulsum; Anita Puspadewi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4089

Abstract

The moral degradation of the nation's children is increasingly concerning. Fights and bullying often occur in the school environment. Therefore, the values of the character of faith are very important to be instilled from an early age. This study aims to analyze the innovations used in shaping the morale of early childhood at RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran through faith character education. This study uses a qualitative approach to the type of case study. The location of this research is RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran. Data collection was obtained through documentation observation and interviews. Data analysis was carried out in three stages, namely data reduction, data display and conclusions. The results of this study RA Baitul Muttaqin Glagah-Pakuniran in order to shape children's morals through faith character education by implementing several special activities, namely the habituation of memorizing thoyyibah sentences and short letters, friday fitri, habituation of the practice of ABAS prayers (Let's Learn to Pray) and habituation of reading prayers 'a and asma'ul husna. In carrying out this activity the school works closely with parents of students to continue to practice the habits that have been taught at home and to set a good example for their children at home. Instilling character education through some good habituation of faith can realize the goals of national education which are the noble ideals of the state to be devoted to God and not only develop cognitive aspects but affective and psychomotor aspects of children.
Peran Pengasuhan Otoritatif Ayah Membentuk Kemandirian pada Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Nur Diana Cholidah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.3596

Abstract

Dalam penelitian ini, ayah profesional terbukti memiliki gaya pengasuhan yang memengaruhi rasa otonomi anak-anak mereka. Salah satu tujuan pendidikan karakter adalah berkembangnya kemandirian berpikir dan bertindak. Melindungi kemandirian anak sejak usia dini dapat memungkinkan anak untuk melakukan tugas sehari-hari yang sederhana sementara ayah sedang bekerja, yang sangat membantu bagi ayah yang bekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif untuk menguji pengaruh ayah angkat terhadap perkembangan rasa kemandirian anak. Tiga ayah profesional dan anak usia prasekolah dan taman kanak-kanak mereka berpartisipasi dalam penelitian ini. menggunakan wawancara mendalam sebagai alat pengumpulan data dan teknik analisis Milles dan Huberman untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman ayah dalam mengasuh anak memiliki kemampuan untuk membentuk kemandirian dengan menggunakan model peran orang tua, memberikan suri tauladan, dan melatih anak dalam aktivitas anak, kemampuan mandiri dan mempermudah aktivitas anak sehari-hari. kegiatan untuk memenuhi kebutuhannya.
Impresi Guru pada Penggunaan Media Digital dalam Pembelajaran Awal Bahasa Inggris Anak Usia Prasekolah Yesi Novitasari; Siti Fadillah; Azlin Atika Putri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4619

Abstract

Belakangan ini bahasa Inggris telah banyak menyentuh dan tidak jarang dijadikan program unggulan pada suatu Lembaga PAUD. Sehingga dalam pembelajarannya membutuhkan inovasi-inovasi media yang diselaraskan dengan kemajuan zaman serta karakteristik anak usia prasekolah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui impresi guru pada pemanfaatan media pembelajaran digital dalam pengajaran awal bahasa inggris pada anak usia prasekolah. Adapun jenis riset ini merupakan deskriptif kuantitatif dengan sampel penelitian guru PAUD di Kecamatan Rumbai Kota Pekanbaru berjumlah 36 orang yang ditentukan melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menjelaskan bahwa impresi guru pada penggunaan media pembelajaran digital dalam pengajaran awal bahasa inggris anak usia prasekolah berada dalam kategori baik. Dengan kata lain meskipun kemampuan guru dalam menggunakan perangkat digital untuk kegiatan pembelajaran masih cukup rendah, namun guru memandang media digital ini berpotensi meningkatkan minat dan motivasi belajar anak, selain itu juga bermanfaat dalam menstimulasi pengetahuan dan keterampilan anak usia prasekolah. Oleh karenanya, berdasarkan hasil penelitian ini juga diperlukan tindak lanjut berbentuk pelatihan literasi digital untuk guru PAUD di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, dalam pembelajaran anak usia prasekolah khususnya bahasa inggris awal.
Pengaruh Permainan Alat Musik Tradisional terhadap Kecerdasan Emosi pada Anak Usia TK Ardipal, Ardipal; Machfauzia, Ayu Niza; Zamil, Ilham
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5024

Abstract

Permainan alat musik tradisional perlu diajarkan pada anak sejak dini. Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa bermain alat musik tradisional berupa dol dapat meningkatkan kecerdasan musikal anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh permainan alat musik tradisional terhadap kecerdasan emosi pada anak usia TK. Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest digunakan dalam studi ini. Indikator kecerdasan emosi anak usia TK terdiri atas Kesadaran Diri, Pengaturan Diri, Motivasi Diri, Empati, dan Keterampilan Sosial. Anak Usia TK kelas A (N = 23) sebagai sampel yang dipilih secara purposive sampling diajarkan bermain alat musik tradisional dengan lagu sederhana untuk diketahui stimulus emosi sosialnya. Teknik analisis data menggunakan uji-t berpasangan dependen. Penampilan permainan alat musik tersebut direkam dan dievaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak lebih dapat bersosialisasi, bermain bersama dan saling menghargai temannya ketika bermain musik tradisional secara bersama. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa bermain alat musik tradisional memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kecerdasan emosi anak-anak usia TK.
The Use of Gadgets on Ethics of Early Childhood Communication From the Perspective of the Qur'an Moh. Abdan Syakuro; Ardhana Reswari; Danang Prastyo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4133

Abstract

The Qur'an guides us to always speak kindly and gently to everyone. The purpose of this study is to describe the use of gadgets on communication ethics in early childhood in the perspective of the Qur'an. This type of research uses descriptive qualitative case study approach. The subjects involved in this study were 17 children aged class B2, teachers, and parents of students at RA An-Najah I. Data collection in the study was carried out using interviews, observation, documentation studies, and data identification with research instruments in the form of guidelines interviews and observations. Researchers used three stages in analyzing data which included reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that: the use of gadgets has an influence on children's communication ethics. Negative communication ethics that arise due to the use of gadgets in early childhood in the form of a very bad way of communicating with parents, namely by speaking in a harsh tone to parents, teachers and fellow peers which is contrary to the context of communication ethics according  
Integrasi Multimedia Interaktif Berbasis Android dalam Pembelajaran Agama Islam di Sekolah Dasar M. Yakub Iskandar; Alwen Bentri; Nofri Hendri; Engkizar Engkizar; Efendi Efendi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5021

Abstract

Mulitmedia interaktif berbasis android memiliki urgensi penting terhadap proses pembelajaran menjadi mudah dimengerti dan menyenangkan. Materi haji dan umroh yang berkaitan dengan praktek memerlukan visualisasi melalui media sehingga peserta didik lebih mudah dalam memahami materi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektifitas produk multimedia interaktif berbasis android yang telah dikembangkan untuk digunakan dalam pembelajaran fiqih di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan (Research and Development Four-D) dengan empat tahapan yaitu define, design, develop dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama; uji validitas produk dua orang ahli media dan materi mendapatkan skor sangat valid. Kedua; hasil analisis uji praktikalitas produk terhadap peserta didik yang berjumlah 26 orang siswa, mendapatkan skor 95,40% (Sangat praktis). Ketiga; Sedangkan hasil efektifitas menggunakan analisis uji t mendapatkan skor 3,22 dengan nilai α 0,05, skor tersebut menunjukkan bahwa produk multimedia interaktif berbasis android yang telah digunakan dalam pembelajaran berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Dari hasil yang telah diperoleh pada pengembangan multimedia interaktif berbasis android dapat dijadikan sebagai salah satu media bagi guru pendidikan agama Islam dalam materi pembelajaran fiqih.
Family: Foundation of Children's Education in the Era of Qur'anic Disruption Anisatul Mardiah; Eko Zulfikar; Deddy Ilyas; John Supriyanto; Apriyanti Apriyanti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5249

Abstract

This article aims to examine the role of the family in educating children in the era of Al-Qur'an-based digital disruption. This is based on the fact that changes in the era of digital disruption can affect the behavior and character of a child who is in the process of finding his identity. By using pure literature research and descriptive data analysis techniques, this article concludes that the role of the family in children's education is crucial to their growth and development. Families must strive to educate, direct, and project each child to fill their lives with solid beliefs so that they consistently carry out Islamic law and are saved from all calamities in this world and the hereafter. There are at least five roles of the family in educating children in the era of Al-Qur'an-based disruption that deserves attention, namely: as the foundation of religion, as forming the character of children, influencing children's self-confidence, instilling mutual respect, and being able to improve achievement in school. Of course, these five roles can be used as guidelines for every family in educating their children based on the Koran in the era of digital disruption
Penggunaan Metode Bercerita Islamiyah dalam Menanamkan Nilai Adab Makan pada Anak Usia Dini Fifi Elvia; Suyadi Suyadi; Desi Farijah; Nasratun Najiha; Tri Rukmana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.3867

Abstract

Menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini merupakan hal yang sangat penting. Penggunaan metode bercerita Islamiyah menjadi salah satu metode dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan mengkaji bagaimana penggunaan metode bercerita islamiyah dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan langsung di sekolah yang bersangkutan. Adapun informan dalam penelitian ini adalah anak kelas 1A Kuttab Awal usia 5-6 tahun yang berjumlah 12 orang anak di Kuttab Al-Fatih Yogyakarta. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode bercerita islamiyah dalam menanamkan nilai adab makan pada anak usia dini terdiri dari kegiatan pembuka, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pembuka dilakukan dengan cara mengumpulkan anak dan mengatur tempat duduk anak. Pada kegiatan inti menceritakan kisah islamiyah yaitu adab makan dan minum yang diajarkan oleh Rasulullah Saw. Penutup dilakukan dengan memberikan hikmah dan pesan moral dari kisah yang telah diceritakan.
Penggunaan Metode Bercerita Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Karakter Tanggung Jawab Anak St. Maria Ulfah, S.Pd, M.Pd; Asdar Asdar; Nurdiyah Nurdiyah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.3737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi metode bercerita berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan rasa tanggung jawab anak. Subjek penelitian adalah 15 anak dari kelompok B. Adapun pelaksanaan Penelitian ini yakni  pada tahun ajaran 2021/2022. Pendekatan yang digunakan yaitu kualitatif dan menggunakan  penelitian tindakan kelas. Teknik  pengumpulan data melalui  observasi dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah meningkatkan rasa tanggung jawab anak melalui metode bercerita berbasis kearifan lokal. Data yang diperoleh  dianalisis dengan  deskriptif dan kualitatif, melalui observasi dan dokumentasi dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif untuk menggambarkan hasil penelitian. Hasil penelitian di TK Fathinah menunjukkan adanya peningkatan rasa tanggung jawab anak melalui penggunaan metode bercerita berbasis kearifan lokal, terlihat dari rata-rata hasil yang diperoleh  pada siklus I yang dikategorikan kurang meningkat dan pada siklus II dikategorikan baik.
Pengaruh Profil Guru PAUD terhadap Penguasaan STPPA Trias Nugra; Suparno Suparno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.5040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profil Guru PAUD yang ditinjau dari Jenjang Pendidikan, Masa Kerja dan Status Kepegawaian Guru PAUD terhadap Penguasaan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan simple random sampling, 42 sample. Data latar belakang jenjang pendidikan, status kepegawaian guru dan masa kerja guru dikumpulkan melalui dokumen. Data penguasaan STPPA dikumpulkan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian didapat secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan antara jenjang pendidikan,  status kepegawaian guru dan masa kerja guru terhadap penguasaan STPPA, tetapi secara parsial hanya jenjang pendidikan prodi paud yang memberi pengaruh signifikan terhadap penguasaan STPPA. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan kebijakan pendidikan yang lebih baik dan tepat sasaran. Peningkatan penguasaan STPPA di kalangan guru akan berdampak positif pada kualitas pembelajaran dan prestasi anak.