Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles
2,799 Documents
Efikasi Diri Guru TK Inklusi Ditinjau dari Faktor Pendidikan Terakhir, Lama Mengajar, dan Usia
Perdana, Cindy;
Liftiah, Liftiah;
Pranoto, Yuli Kurniawati Sugiyo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5621
Pendidikan inklusif merupakan pendidikan untuk semua anak (dengan disabilitas maupun non disabilitas) yang belajar dan bermain dalam satu kelas yang sama di satuan pendidikan. Untuk dapat mendampingi anak dan menyampaikan pembelajaran dengan baik di kelas inklusi seorang guru harus memiliki efikasi diri yang baik. Hal tersebut menjadikan efikasi diri guru pendidikan anak usia dini dalam melaksanakan program pendidikan inklusif perlu dikaji secara mendalam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tikatan dan perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang di tinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usia guru. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif survei. Teknik sampling pada penelitian ini adalah voluntary sampling yang merupakan bagian dari teknik convenience sampling diperoleh sampel sebanyak 36 guru TK inklusi di Kota Semarang. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif Kruskall-Wallis. Hasil studi menunjukan bahwa tingkat efikasi diri guru berada dalam kategori sedang dan tidak terdapat perbedaan efikasi diri guru TK inklusi di Kota Semarang ditinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usiaÂ
Penanaman Nilai-Nilai Agama Islam Anak Prasekolah oleh Ibu Millennial yang Kecanduan Internet
Fardah, Fadila Arifatul;
Ikhrom, Ikhrom;
Sutiyono, Agus
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4119
Riset tentang ibu milenial kebanyakan dikaitkan dengan kecanduan internet, medsos, dan belanja online, tidak  banyak yang membicarakan bagaimana mereka menggunakan gadget untuk mengenalkan agama pada anak. Artikel ini bertujuan mengungkap penanaman nilai-nilai agama Islam pada anak-anak mereka oleh para ibu milenial menggunakan gadgetnya.Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologik ini bersandar pada data wawancara dan observasi kepada 9 ibu milenial dan 9 anak prasekolah. Hasil penelitian menunjukkan ibu milenial secara intensif mengenalkan nilai-nilai agama Islam pada anak, mayoritas memanfaatkan chanel youtube. Konten youtube yang digunakan meliputi: serial animasi Malaysia Omar Hana, rico the series, kisah nabi, lagu anak Islami, dan animasi binatang. Perbedaan penggunaan konten youtube dipicu oleh faktor pendidikan, pekerjaan dan ekonomi keluarga. Selain itu, penggunaan konten youtube berimplikasi pada kualitas dan kuantitas pemahaman nilai agama anak prasekolah. Hasil riset merekomendasikan pengfungsian gadget sebagai faktor determinan bagi ibu milenial dalam mengenalkan nilai keagamaan kepada anak prasekolah di masa kini dan mendatang.
Creating Nature-Friendly Behaviour in Nursery School Student
Zulkifli Rangkuti;
EE. Junaedi Sastradiharja;
M. Azhar Al Wahid;
Bahagia Bahagia;
Rimun Wibowo
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v8i3.1349
This study aims to determine the activities in learning to foster friendly behavior towards nature for children at the kindergarten level. The research method used a descriptive qualitative approach. In-depth interviews were used to collect data. The sample was selected through a purposive technique. The results are probed through triangulation techniques and triangulation sources. The research results show that a school that combines nature and school, even though it is not natural, plays a crucial role in fostering environmentally friendly behavior in children. The comprehensive environment provided by the school significantly influences children's behavior, as it meets their needs and encourages them to care for nature. However, it's important to note that there are children who like closed spaces. In addition, educational tours are a way to educate children and get to know the world of animals and plants firsthand. These stimuli can make children behave in caring for nature. Then, children given a garden visit learning method can let the child know the natural environment around them, starting from how to produce crops, harvest, and process crops—coupled with science learning where the events in the environment are used as an experiment in class. The impact is to make children know the causes and effects of events; it stimulates children to think creatively, analyze events, and become critical because they immediately see events. Friendly classrooms also include support for making children behave in a nature-friendly manner, and learning how to process waste from an early age makes it a habit not to produce much waste.
Pengaruh Kegiatan Membatik Teknik Cap Berbasis Loosepart terhadap Kreativitas di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur
Adhe, Kartika Rinakit;
Widayati, Sri;
Simatupang, Nurhenti Dorlina;
Maulidah, Eka Cahya
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5492
Kurangnya pemahaman tentang potensi penggunaan teknik cap berbasis loosepart dalam merangsang kreativitas siswa maka peneliti melakukan penelitian ini guna dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang potensi penggunaan teknik cap berbasis loosepart dalam merangsang kreativitas siswa, serta memberikan masukan bagi pengembangan kurikulum seni dan budaya di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Oleh sebab itu, guru hendaknya mampu menciptakan kegiatan yang dapat menarik perhatian anak. salah satunya yaitu dengan membatik teknik cap berbasis loosepart. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen one grup pretes post tes. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini yaitu anak TK B SIKL. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan SPSS. hasil pretest diperoleh skor sebesar 35% dalam kriteria “rendah†dan saat posttest diperoleh skor sebesar 76% dalam kriteria “tinggiâ€. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan membatik dengan teknik cap berbasis loosepart dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak.
Interactive Media for Increasing Logical-Mathematical Intelligences in Differentiated Instruction Practice
Sofia, Ari;
Syafrudin, Ulwan;
Yulistia, Annisa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5593
Logical mathematical intelligence is important to be trained from an early age in the demands of 21st century competencies, because it is related to problem-solving ability, a logical thinking, and numerical processing skills in daily life practices of early children. One alternative way to increase this intelligence is to use interactive media as a practice of digitalization and differentiated instruction in learning activities. Based on the problem, this study aims to increase the logical-mathematical intelligence of early childhood through the implementation of interactive media in learning activities. This research method used pre-experiment design in the form of one group pre-test and post-test. The sample in this study were children aged 5-6 years with a total of 21 children. Data collection instruments using logical mathematical intelligence observation sheets. Data analysis techniques using paired sample t-test. The result of the data analysis showed that the Sig. (2 tailed) of 0,000 < 0,05. Thus, there is an effect of implementing interactive media to improve logical-mathematical intelligence in early childhood learning by using differentiated learning practices.
Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Permainan Tradisional pada AUD di SIKL
Widayanti, Melia Dwi;
Hasibuan, Rachma;
Rakhmawati, Nur Ika Sari;
Saroinsong, Wulan Patria
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5453
Kemampuan motorik kasar anak usia dini sangat penting untuk ditingkatkan. Tujuan dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui kegiatan permainan tradisional pada anak usia dini di TK SIKL. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan subjek penelitian 15 anak kelas 1 SD dengan rentang usia 6-7 tahun. Kegiatan penilaian atau asesmen dilakukan menggunakan metode rating scale dengan total 5 kemampuan yang dinilai. Hasil penilaian menunjukkan bahwa semua anak yang terlibat dalam kegiatan pelatihan memiliki kemampuan motorik kasar yang sangat baik dan sesuai dengan target capaian usia perkembangannya dengan rata-rata kemampuan motoric kasar 3,85. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah permainan tradisional dapat meningkatkan kemampuan motoric kasar pada anak usia dini di TK SIKL. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar menggunakan permainan tradisional sebagai sarana meningkatkan kemampuan motoric kasar anak.
Practical Implementation Strategies of Tartila Method for Improving Early Childhood’s Al Qur’an Reading Literacy
Widyawati, Ee;
Nurhayati, Sri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.4616
This study aims to determine the implementation of strategies to improve the ability to read and literacy of the Quran for early childhood through the tartiila method at the Early Childhood Tahfidz Education (TAUD) institution. This research uses qualitative descriptive method. The data collection techniques used in this study were interviews, observation and documentation. The research subjects in this study were 2 educators and 10 early childhood children at TAUD Roudhotul Qur'an Cimahi City. The data analysis technique used in this study is triangulation. Based on the results of the study, the implementation of learning strategies to improve literacy in reading the Quran in early childhood with the tartila method was carried out with the talaqy method, then with the approach of the function of letters or letter sounds (Thoriqotushautiyah) by learning to read Arabic letters directly snaring or marching. In addition, the Qur'an learning strategy with the tartila method is carried out with a sorogan system, emphasis on tone and recitation thus the educator brings an active and pleasant learning atmosphere. The use of this tartila method is proven to improve literacy in reading the Qur'an in early childhood. This study recommends that Qur'an teachers at the Early Childhood Tahfiz Institute can use this tartila method to improve Qur'an reading literacy in early childhood.
The Role of YouTube-Based Drawing in Early Childhood Social-Emotional Development
Samsul Alam;
Sunarto Sunarto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5506
The objective of this study is to examine the role of YouTube-based drawing in early childhood social-emotional development. This study employed qualitative research methods to get a comprehensive comprehension and analysis of the subject matter. The chosen research methodology is case study analysis, which involves analysing and interpreting the literature as well as the data acquired via observations, interviews, and documentation. The data in this study were obtained from learners, teachers, children’s artworks, and teacher records such as RPPH and teacher journals. The data in this study were analysed using a child development theory created by CASEL. The study findings indicate that young children who engage in YouTube-based drawing activities actively connect with both their peers and teachers. The act of sketching indirectly contributes to the facilitation of early childhood social-emotional development. The observational data on YouTube-based sketching in early infancy reveals five primary categories of social-emotional competence: self-awareness, self-management, decision-making, interpersonal skills, and social awareness.
Mengukur Kinerja Guru Satuan PAUD
Masitowati Gatot
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5403
Pendidikan Anak Usia Dini adalah satuan Pendidikan paling dasar dan merupakan fondasi bagi satuan pendidikan selanjutnya yang dipengaruhi oleh kinerja guru. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja guru PAUD terhadap lima aspek perkembangan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, foto maupun video tentang aspek perkembangan anak yang telah dilakukan. Sumber data dari hasil pengamatan yang dilakukan di 30 satuan Pendidikan PAUD di Jawa Barat. Hasil analisis menunjukkan bahwa guru PAUD telah menstimulasi Nilai Agama dan Moral (NAM) 100%, pengenalan terhadap tempat ibadah mendapatkan nilai 73,3%, sedangkan, mengajarkan kejujuran pada anak mendapatkan nilai 30%. Stimulasi motorik kasar pada anak 100%, begitu juga dengan motorik halus. Guru telah menstimulasi kognitif anak, dengan nilai paling tinggi yaitu anak telah memahami perbedaan dan menyebutkan dan menggunakan konsep bilangan dan atau huruf. Sedangkan nilai terendah adalah 26,7% yaitu guru kurang menstimulasi anak dalam konsep sebab dan akibat. Nilai tertinggi dari stimulasi aspek perkembangan Bahasa pada anak yaitu guru bercerita dan melakukan tanya jawab pada anak (100%), yang terendah adalah guru kurang menstimulasi anak untuk bercerita atau menceritakan kembali yaitu 56,6%. Guru telah menstimulasi sosial emosional anak dengan baik (100%).
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai Hidden Kurikulum dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Karmila P Lamadang;
Bunyamin Maftuh;
Falimu Falimu;
Mursalim Mursalim;
Tri Syamsijuliant
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v8i1.4347
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan  pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada sekolah Pendidikan Anak Usia Dini Madani Banggai. Jenis penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru Kelas dan peserta didik secara keseluruhan yang berjumlah 102 orang yang terdiri dari kelas Adan kelas B yang tersebar pada 4 rombongan belajar. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada anak usia dini sangat maksimal hal ini terlihat dari bagaimana guru mengenalkan pancasila dan lagu-lagu kebangsaan kepada peserta didik, selain itu mengajarkan anak untuk berbagi dengan sesama melalui program jum’at berkah atauÂ