Articles
303 Documents
Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Aceh Barat
Safrida Safrida;
Nila Safrida;
Muhammad Muhammad
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 9, No 2 (2021): PUBLIKAUMA, Desember 2021
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v9i2.6027
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Barat, disertai penguraian upaya implementasi dan kendala dalam pelaksanaan kebijakan. Metode yang peneliti gunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, sumber data penelitian berasal dari wawancara dengan teknik purposive, observasi dan studi literatur. Tahapan analisi data menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan jika dalam implementasi kebijakan peningkatan kualitas pendidikan di Aceh Barat belum menunjukkan hasil maksimal, akibat ketebatasan anggaran pelaksanaan program, masih minimnya kerjasama antara dinas pendidikan dan masyarakat, terdapat banyak lembaga pendidikan tapi tidak di ikuti kuantitas siswa yang cukup dan minim serta terbatasnya kualitas maupun kuantitas pengajar di lokasi terpencil. Maka, dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Barat telah dilaksanakan dengan cukup baik, meski menghadapi berbagai masalah atau kendala dalam pelaksanaannya, sehingga diperlukan keseriusan dari pemerintah dan semua pihak untuk dapat bergerak bersama meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Barat
Implementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan di Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang
Gunawan Gunawan
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 9, No 2 (2021): PUBLIKAUMA, Desember 2021
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v9i2.5903
Sintang merupakan salah satu kabupaten terluar yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Upaya membangun Kabupaten Sintang dapat didorong dengan pembangunan infrastruktur, termasuk jalan yang menuju lokasi pariwisata. Pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk implementasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan Bidang Prasarana Jalan di Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai yang dilandasi Keputusan Menteri Pekerja Umum Republik Indonesia Nomor: 284/KPTS/M/2009 tentang Penetapan Desa Sasaran Program Pembangunan Prasarana Perdesaan Tahun 2009. Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan implementasi pembangunan jalan pada daerah pinggiran di Desa Ensaid Panjang, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang. Permasalahan pokok yang ditelaah dalam penelitian ini adalah bagaimana proses implementasi yang mencakup Perencanaan partisipatif, Pelaksanaan dan Pemeliharaan Hasil Pembangunan serta faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi PNPM Mandiri Perdesaan di Desa Ensaid Panjang Kecamatan Kelam Permai meliputi Kesadaran Masyarakat, Organisasi Pelaksana dan Anggaran. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi peneliti sendiri, panduan wawancara dan catatan lapangan. Selanjutnya rangkuman dari hasil wawancara dibahas dalam sebuah focussed group discussion. Hasil penelitian menunjukkan program ini pada umumnya sangat didukung dan diterima masyarakat, meskipun sumber daya masyarakat belum tersedia secara maksimal. Pelaksana program PNPM Mandiri masih kurang memperhatikan faktor cuaca, anggaran yang kurang memadai sehingga tidak bisa melaksanakan pelatihan teknis dan kekurangan anggaran untuk pemeliharaan. Namun secara umum Implementasi PNPM Mandiri Perdesaan Bidang Infrastruktur di Desa Ensaid Panjang telah berjalan dengan baik
Evaluasi Kebijakan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Sampah Pada Pasar Milik Pemerintah Kota Pekanbaru
Herman Herman;
Lilis Suriani;
Naya Farisha
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 9, No 2 (2021): PUBLIKAUMA, Desember 2021
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v9i2.6034
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan evaluasi kebijakan pengelolaan Sarana dan prasarana sampah pada pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru, tipe penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan teori Input (Masukan), Output (Keluaran), Outcome (Hasil), Benefit (Manfaat), Impact (Dampak), belum terlaksana secara maksimal dikarenakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Pekanbaru di bidang pengelolaan sampah dalam menyediakan Sarana dan Prasarana di pasar milik Pemerintah Kota Pekanbaru belum terpenuhi secara keseluruhan. Oleh sebab itu mesti adanya ketersediaan buruh angkut sampah yang maksimal, kendaraan pengangkut sampah yang memadai, Tempat Pembuangan Sementara (TPS) permanen dan tidak permanen yang sesuai ukuran, kesadaran pedagang menjaga fasilitas sampah seperti gerobak sampah, tempat sampah dan lain sebagainnya, serta kesadaran untuk membuang sampah tepat waktu dan pada fasilitas sampah yang telah disediakan
Implementasi Pengentasan Kemisikinan di Kota Yogyakarta Berbasis Tata Kelola Kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong
Diah Wulan Dari;
Denny Denny Apriliyani;
Wiwandari Handayani
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.6545
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana pengimplementasian pengentasan kemiskinan di Kota Yogyakarta dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatatif dengan pendekatan analisis konten. Sumber data diperoleh dari studi literatur melalui dokumen-dokumen perencananaan terkait. Indikator yang digunakan untuk melihat pengimplementasian Program Gandeng Gendong dilihat dari teori George C. Edwards III yang memiliki empat variabel utama yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur pegawai. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Hal yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong. Hasil Berdasarkan pengimplementasian pengentasan kemiskianan dengan tata kelola kolaboratif dalam Program Gandeng Gendong di Kota Yogyakarta telah berjalan dengan baik, namun masih ada kekurangan yang harus diperbaiki dalam program tersebut. Yang perlu dilakukan antara lain perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP), perlu adanya keterlibatan aktor media massa, dan perlu adanya lembaga yang menjaga dan mengontrol peran aktor yang terlibat dalam Program Gandeng Gendong.
Rural Water Governance : Governance Model for Fulfilling Rural Drinking Water Needs in Indonesia
Putri Rut Elok Kurniatin;
Irfan Ridwan Maksum
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.7229
Water Governance in meeting rural drinking water needs in the policy framework of the PAMSIMAS Program is strongly influenced by the project structure and mechanism from the central and local governments through Community Direct Assistance and Rural SPAM development grants. The researchers used a post-positivist approach with literature review method to analyze the policy direction of the governance model for meeting rural drinking water needs in Indonesia after the end of the program in 2021 through Gieseke governance perspective and compared it with data from the implementation of program policies. shows a shift in the governance model based on the analysis of the style of governance and governance actors. Analysis of the literature review and data shows that the governance of community-based rural drinking water needs requires special arrangements for its institutional forms, ownership of facilities and infrastructure, technical management, and drinking water quality test. Meanwhile, the complexity of drinking water governance results in rural drinking water governance model trilemma. The trilemma faced by the Government in constructing village governance model indirectly leads to Meta Governance model that is capable to combine the governance models and emerge a new situation.
Implementasi Program Bank Sampah Berbasis Partisipasi Masyarakat Untuk Mengurangi Penumpukan Sampah Di Kabupaten Tulungagung
nunun nurhajati
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.6617
Abstrak Tempat pembuangan sampah ( TPA ) Segawe merupakan satu-satunya tempat pembuangan sampah yang ada di Kabupaten Tulungagung sehingga dengan pesatnya pertumbuhan penduduk menjadikan TPA Segawe mengalami kelebihan kapasitas. Salah satu strategi untuk mengurangi penumpukan sampah di Kabupaten Tulungagung yang terus diupayakan oleh Dinas Lingkungan Hidup adalah menumbuhkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di dalam mengurangi penumpukan sampah tersebut. Untuk itulah penelitian ini dilakukan agar penumpukan sampah bisa dikelola melalui program bank sampah yang berbasis partisipasi masyarakat. Metode yang dipakai adalah jenis penelitian kualitatif dengan metode pengambilan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Narasumber penelitian dicari berdasarkan model purposive sampling. Dari penelitian didapatkan bahwa implementasi program bank sampah efektif memaksimalkan keikutsertaan masyarakat ditinjau dari keberhasilan program, keberhasilan sasaran, kepuasan terhadap program, tingkatan input dan output dan pencapaian tujuan menyeluruhnya meskipun pelaksanaannya belum maksimal.Kata Kunci : Implementasi Program, Bank Sampah,Partisipasi Masyarakat AbstractThe Segawe landfill (TPA) is the only garbage disposal site in Tulungagung Regency so that with the rapid population growth, the Segawe TPA is experiencing excess capacity. One of the strategies to reduce the accumulation of waste in Tulungagung Regency which is continuously being pursued by the Environmental Service is to raise public awareness and participation in reducing the accumulation of waste. For this reason, this research was conducted so that the accumulation of waste can be managed through a waste bank program based on community participation. The method used is a type of qualitative research with data collection methods through observation and in-depth interviews. Researchimpementation resource persons were sought based on a purposive sampling model. From the research, it was found that the waste bank program is effective in maximizing community participation in terms of program success, target success, satisfaction with the program, input and output levels and the achievement of overall goals even though its implementation has not been maximized.Keyword: Progam Implementation, Waste Bank Community Participation
Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Sektor Pariwisata Balkondes Giritengah di Kecamatan Borobudur Kabupaten Magelang
Kiki Hardiyanti;
Hartuti Purnaweni;
Sundarso Sundarso
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.7277
Balkondes merupakan program dari Kementerian BUMN yang konsepnya berasal dari rancangan para Kades di Kecamatan Borobudur pada tahun 2013 dengan konsep Gerai Ekonomi Desa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisisi strategi pemberdayaan masyarakat dalam sektor pariwisata melalui Balkondes Giritengah. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Indikator yang digunakan memiliki enam tahapan yaitu yaitu tahap persiapan, pengkajian, perencanaan alternatif, performalisasi rencana, pelaksana kegiatan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap persiapan belum optimal karena konsep Balkondes diinisiasi oleh para kades di Borobudur namun dibuat secara top down. Tahap pengkajian belum optimal karena pengkajian tidak dilakukan menyeluruh. Tahap perencanaan alternatif kegiatan belum optimal karena potensi yang ditampilkan di etalase Balkondes harus mendapat izin dari Kades. Tahap pemformalisasi kegiatan sudah optimal karena dana terpenuhi. Tahap pelaksana belum optimal akibat konflik vertikal antara BUMN dan Pemerintah Kabupaten Magelang. Tahap evaluasi menjelaskan tidak sinergisitasnya BUMN dan Pemkab Magelang sehingga berdampak terhadap masyarakat.
Implementasi Kebijakan Pendaftaran Tanah Hak Komunal Desa Adat di Alapsari, Buleleng, Bali
I Kadek Sigit Aryadi Rai;
Dian Aries Mujiburohman;
Mujiati Mujiati
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.6746
Tanah desa adat merupakan tanah yang dikelola dan menjadi milik desa adat. Meskipun sudah diakui secara yuridis, namun keberadaan tanah adat di Bali mengalami masih kekosongan hukum karena belum adanya hukum yang mengatur tentang kepastian hukum atas tanah adat. Atas dasar itulah pada tahun 2017, melalui Kep.Men ATR/Kepala BPN Nomor 276/Kep-19.2/X/2017, desa adat ditunjuk sebagai subjek hak terkait tanah miliknya. Sebagai subyek hak milik atas tanah komunal, Kep.Men tersebut tentu menimbulkan implikasi yang penting untuk diteliti guna mengetahui dampaknya terhadap keberadaan tanah milik desa adat desa adat Alap Sari Jinengdalem. Melalui metode deskriptif dengan mengunakan data primer dan sekunder yang diolah secara kualitatif, dapat disimpulkan bahwa Kep.Men tersebut tidak berimplikasi negatif terhadap penguatan tanah milik desa adat Alap Sari Jinengdalem. Namun implemntasinya terlihat jelas dari output yang didapatkan sebanyak 231 bidang tanah telah dilegalisasikan asetnya. Hal ini karena Kep.Men tersebut memberi kepastian hukum dan kepastian hak atas tanah milik desa adat melalui proses pensertipikatan lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Pengaruh Kualitas Pelayanan Publik Dan Fasilitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Masyarakat
Elisatul Rochmah;
Brillian Rosy
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.7278
The purpose of this paper is to find out the effect of the quality of public services and facilities on the satisfaction of the people of the Deket sub-district in recording E-KTP. This study uses a descriptive method through a quantitative approach technique. Sampling using non-probability purposive sampling technique. The number of samples is 35 respondents. The distributed of questionnaire was carried out to collect research daya, with closed questionnaire questions.The results instrument uses multiple linear resgression, coefficient of determination, t-test and F-test. From the results of this study, it can be concluded that the quality of public services and service facilities has a positive and significant effect on community satisfaction. Based on the results of the study, it is expected that the employees of the Deket District office can improve the quality of public services and increase the use of service facilities to be effective in order to increase the satisfaction of the people of Deket District in the E-KTP service.
Strategi Pengembangan Wisata Halal di DKI Jakarta
Juliannes Cadith;
Maulana Yusuf;
Rina Yulianti
Publikauma : Jurnal Administrasi Publik Universitas Medan Area Vol 10, No 1 (2022): PUBLIKAUMA, JUNI 2022
Publisher : Universitas Medan Area
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31289/publika.v10i1.6839
Strategi pengembangan wisata halal di DKI Jakarta memerlukan solusi strategis yang progresif dilatarbelakangi oleh daya dukung dan posisi strategis yang dimilikinya. Untuk mengisi kebutuhan pasar global muslim travellers yang semakin meningkat DKI Jakarta dalam pengembangan wisata halalnya membutuhkan pendekatan dan pengelolaan yang spesifik. Berbagai tantangan dan hambatan masih terindetifikasi dalam penelitian ini seperti Perizinan Kunjunga, Pemasaran, SDM, ketersediann Restoran dan hotel halal, serta spa Spa khusus wanita yang berlebel halal tantangan dan tanggung jawab ini harus direspon dengan produktif dan cepat dengan mengembangkan produk destinasi yang selaras dengan kebutuhan wisatawan mancanegara dan nusantara muslim secara berkualitas. Analisis data dilakukan dengan analisis swot. Melalui analisis ini dapat teridentifikasi potensi dan permasalahan dari lokasi tersebut, sehingga mempengaruhi keputusan dalam penentuan rencana program yang akan dipilih dan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah-langkah perbaikan dalam pengembangan selanjutnya adapun hasil penelitian menunjukan Kesiapan DKI jakarta Mendorong DKI Jakarta sebagai pusat destinasi Pariwisata halal dunia DKI jakarata ditunjang oleh DKI Jakarta sebagai ibu kota negara Indonesia penduduk muslim terbesar Di Dunia , aksesibilitas, infrastruktur yang memadai dan lengkap serta keindahan kota dan pesona alam Kepulauan Seribu serta dibutuhkan sinergitas antara Pemerintah Daerah sebagai regulator, pihak swasta sebagai pelaku usaha, dan masyarakat sebagai elemen pendukung untuk bersama- sama dalam mewujudkan program tersebut, sesuai dengan kapasitasnya masing-masing.