cover
Contact Name
Kurniawati
Contact Email
kurniawati204@gmail.com
Phone
+628179143181
Journal Mail Official
jps@unj.ac.id
Editorial Address
Jl Rawamangun Muka Kampus A Universitas Negeri Jakarta, Gedung K Lantai 2 Fakultas Ilmu Sosial
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Sejarah
ISSN : 2301461X     EISSN : 25809180     DOI : https://doi.org/10.21009/JPS
Core Subject : Education, Social,
Arjuna Subject : -
Articles 132 Documents
Kebijakan Kontroversial Menteri Daoed Joesoef 1978-1983: Perubahan Tahun Ajaran dan Libur Bulan Ramadhan Amalia Solihat; Abdul Syukur; Kurniawati
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9 No 1 (2020): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 9 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the policy changes in the School Year and Ramadhan Holidays at primary and secondary education. The research method used is the historical method with a descriptive narrative approach. The historical method consists of four steps namely heuristics, verification, interpretation and historiography. Data collection through interviews, studies and literature. The results of the study concluded that the policy issued by Minister Daoed Joesoef through Minister of Education and Culture Decree No. 0211 / U / 1978 concerning the School Academic Year System is effective for the process of implementing education in terms of improving the quality of education. The issuance of the decree changed the school year school system from January to July. If in 1978 the new school year system began from January to December, then in 1979 the new school year system began from July to June 1980. The policy resulted in the extension of study time from January 1978 to June 1979. These two policies have been debated by various parties who disagree with the policies. Daoed Joesoef's economic, political and personality conditions contributed to the controversial policies of 1978-1983. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan Perubahan Tahun Ajaran dan Libur Bulan Ramadhan di jenjang pendidikan dasar dan menengah. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode sejarah dengan pendekatan deskriptif naratif. Metode sejarah terdiri dari empat langkah yaitu heuristik, verifikasi, interpretasi dan historiografi. Pengumpulan data melalui wawancara, studi dan literatur. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh Menteri Daoed Joesoef melalui Surat Keputusan Menteri pendidikan dan Kebudayaan No. 0211/U/1978 tentang Sistem Tahun Ajaran Sekolah efektif bagi proses pelaksaan pendidikan dalam hal peningkatan mutu pendidikan. Keluarnya Surat keputusan tersebut merubah sistem tahun ajaran sekolah dari bulan Januari ke bulan Juli. Dua kebijakan tersebut menjadi perdebatan berbagai pihak yang tidak setuju dengan kebijakan tersebut. Kondisi ekonomi, politik dan kepribadian Daoed Joesoef turut mewarnai kebijakan kontroversial 1978-1983.
Nilai Kearifan Lokal Bugis sebagai Sumber Belajar Sejarah Lokal pada Masyarakat Bugis di Kabupaten Bone Khaeruddin Khaeruddin; U Umasih; Nurzengky Ibrahim
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9 No 2 (2020): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 9 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.092.02

Abstract

Abstrak:Identitas kelokalan yang berupa sastra dan sejarah Bugis Bone yang menjadi kekayaan intelektual bagi masyarakat Bone yang sangat relevan untuk dijadikan sebagai sumber belajar sejarah lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsepsi kearifan lokal Bugis dalam kehidupan masyarakat kabupaten Bone dan mengetahui penerapan nilai-nilai kearifan lokal pada masyarakat Bugis melalui Sekolah Bugis. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kearifan lokal Bugis yang berupa sastra dan sejarah yang didalamnya mengandung pappaseng (pesan-pesan leluhur) yang mencakup ada’ tongeng (berkata benar), lempu (jujur), getteng (teguh pendirian), sipakatau (saling menghormati), sipakalebbi (saling memuliakan), assitinajang (kepatutan) dan mappesonae ri Dewata Seuwwae (berserah diri kepada Tuhan) dijadikan sebagai sumber belajar sejarah lokal. Nilai-nilai kearifan lokal tersebut dipahami sebagai milik bersama masyarakat Bone dan dipelajari bersama melalui sekolah Bugis sebagai pedoman dalam sikap dan bertindak. Begitupun juga dengan peristiwa-peristiwa sejarah yang terjadi dimasyarakat Bone mengandung pappaseng baik secara tersirat dan tersurat yang kemudian ditelaah dan dijadikan sumber belajar sejarah lokal.
Pengaruh Media Permainan Monopoli Terhadap Kemampuan Berpikir Historis Siswa Kelas XI MIPA 8 SMA Negeri 1 Tasikmalaya Ulfah Khoerun Nisa; Oka Agus Kurniawan Shavab; Iyus Jayusman
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 9 No 2 (2020): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 9 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.092.05

Abstract

The purpose of this thesis writing is to find out the influence of monopoly game media on students' historical thinking ability on history subjects in the XI MIPA 8 class of SMA Negeri 1 Tasikmalaya even semester semester 2019/ 2020. The method used in this research is quasi-experimental with a quantitative approach. The design used is nonequivalent control group design. The population in this study were all students of class XI MIPA of SMA Negeri 1 Tasikmalaya which were divided into 9 classes. The sample in this study was determined using a purposive sample technique, namely class XI MIPA 8 as an experimental class and XI MIPA 9 as a control class. Data collected through observation and tests. The instruments used are observation guidelines and items in the form of descriptions with indicators of historical thinking. the number of description questions used is 7 items after validity testing. Data analysis techniques were performed using SPSS software version 25.0. The results showed that the use of monopoly games in class XI MIPA 8 had an effect on increasing the ability to think historically. This is based on the results of data processing which shows that the value of t count> t table (6.248> 2,000) or Sig (2-Tailed) value of 0.00 <0.05 so that Ho is rejected and Ha is accepted. The effectiveness of the monopoly game as a medium of learning in history subjects is stated to be quite effective in improving the historical thinking ability of students of class XI MIPA 8 of SMA Negeri 1 Tasikmalaya semester even academic year 2019/ 2020.
Integrasi Nilai Filosofis Tari Topeng Sekura Pada Pembelajaran Sejarah Lokal Suparman Arif; Nur Indah Lestari; Sumargono
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.101.01

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji nilai filosofis Tari Topeng Sekura, sehingga nilai tersebut dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sejarah di SMA sebagai edukasi pelestarian hutan adat masyarakat Lampung Saibatin. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan realita sosial. Realita sosial yang dipelajari adalah kearifan lokal masyarakat adat Kabupaten Lampung Barat dalam menjaga kelestarian hutan. Kearifan lokal tersebut tercermin dalam Tari Topeng Sekura pada penampilan kostum sekura kamak. Kecerdasan lokal dalam menjaga kelestarian lingkungan tersebut perlu diintegrasikan pada pembelajaran sejarah. Pengintegrasisan nilai filosofis Tari Topeng Sekura dalam pembelajaran sejarah dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya: pengembangan materi pelajaran yang memasukan unsur kearifan lokal nilai filosofis Tari Topeng Sekura, pengembangkan instrumen evaluasi, dan mendesain proses pembelajaran yang menerapkan model-model pembelajaran yang inovatif yang dapat memasukan unsur nilai filosofis Tari Topeng Sekura. Untuk mendesain pembelajaran yang memasukan nilai filosofis Tari Topeng Sekura dalam pembelajaran sejarah maka guru harus mampu memetakan materi pelajaran yang dapat mengintegrasikan nilai filosofis Tari Topeng Sekura. Kearifan lokal yang dikembangkan dalam pembelajaran sejarah mampu membentuk karakter pelestarian lingkungan hutan bagi peserta didik.
Pendidikan Perdamaian dalam Pembelajaran Sejarah di SMA Jakarta Firdaus Hadi Santosa; Raka Al Chuza Adnan Kadar; Siti Almaesaroh
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.101.02

Abstract

This article aims to reveal how peace education is delivered through history lessons at Jakarta Senior High Schools. The research method used in this research is a qualitative research method with a case study approach. The core informants in this study were history subject teachers at SMA Negeri 48 Jakarta and SMA S Cengkareng 1. Based on the results of the study, it was found that peace education in history learning was carried out by including the values ​​of peace or character, and morals related to peace, such as nationalism, tolerance, and peace-loving. Artikel ini bertujuan untuk mengungkapkan bagaimana pendidikan perdamaian disampaikan melalui pembelajaran sejarah di SMA Jakarta. Metode penilitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan inti dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sejarah di SMA Negeri 48 Jakarta dan SMA S Cengkareng 1. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pendidikan perdamaian dalam pembelajaran sejarah dilakukan dengan cara memasukkan nilai-nilai perdamaian atau karakter, dan moral yang berkaitan dengan perdamaian, seperti nasionalisme, toleransi, dan cinta damai.
Penerapan Literasi Sejarah Dalam Pembelajaran Sejarah Pada Masa Pembelajaran Jarak Jauh di SMA Ayuningtias Rahman; Kurniawati; Murni Winarsih
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.101.04

Abstract

Abstract: This study aims to determine the application of historical literacy in learning the history of the online distance learning at SMA Negeri 30 Jakarta. In this study using a qualitative method with a case study approach The data collection techniques used were: (1) in-depth open-ended interviews; (2) observation and (3) document analysis, with the key informants of history teachers and class X IPS students. The results of the research conducted show that the application of historical literacy in SMA Negeri 30 Jakarta has been well implemented by teachers, especially during the online distance learning Even though the teacher's conceptual understanding of the concept of historical literacy is less detailed and the level of student literacy is still in the low category. From the observations, the teacher has been able to apply historical literacy according to the dimensions of historical literacy by Maposa and Wasserman (2009). The main challenge experienced by teachers in the application of historical literacy is that the level of student literacy is still low so that it affects the application of historical literacy in history learning. Keywords : Historical Literacy, Distance Learning, History Learning Abstract : Artikel ini bertujuan untuk mengetahui penerapan literasi sejarah dalam pembelajaran sejarah masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam jaringan di SMA Negeri 30 Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) in-depth open-ended interviews; (2) observasi dan (3) analisis dokumen, dengan informan kunci guru sejarah dan siswa Kelas X IPS. Hasil dari penulisan yang dilakukan menunjukan bahwa penerapan literasi sejarah di SMA Negeri 30 Jakarta telah diterapkan dengan baik oleh guru terlebih pada masa pembelajaran jarak jauh (PJJ). Walaupun pemahaman konseptual guru mengenai konsep literasi sejarah yang kurang mendetail serta tingkat literasi siswa yang masih dalam kategori rendah. Dari hasil pengamatan, guru telah mampu menerapkan literasi sejarah sesuai dimensi literasi sejarah Maposa dan Wasserman (2009). Tantangan utama yang dialami guru dalam penerapan literasi sejarah adalah tingkat literasi siswa masih rendah sehingga berpengaruh pada penerapan literasi sejarah dalam pembelajaran sejarah. Kata kunci : Literasi Sejarah, Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Pembelajaran Sejarah
Nasionalisme Kebangsaan Sebagai Spirit Perjuangan Tokoh Pejuang di Lombok Timur 1945-1949 Abdul Rasyad; Badarudin; Lalu Murdi; Jujuk Ferdianto
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.101.03

Abstract

The struggle of the Indonesian people to achieve independence from the colonialists is as old as colonialism itself. The struggle for independence had at least begun since the establishment of the late 19th century as a chain of struggle for the people in various regions in the archipelago. The struggle of the people of East Lombok in opposing colonialism is a historical record that complements the history of the national struggle of the Indonesian nation and does not have any meaning for the national struggle of the nation. This struggle is also a very strong bond to reach the culmination point of the struggle, namely the Proclamation of Independence on August 17, 1945, as well as efforts to defend Indonesia's independence until 1950. This study has a fundamental contribution in understanding historical information related to nationalism and the spirit of struggle for warriors in East Lombok. History, in this case the revolution in East Lombok in 1945-1949, has a dedactic value for the current and future generations of the nation. The educational value that can be learned from these historical events is at least that the nation's generation has mental strength both biologically and psychologically in facing all the challenges of life and has a high sense of nationalism as part of Indonesian society that must uphold the name of the Indonesian nation.
TVRI Stasiun Riau Kepri: Studi Kasus Keberadaan Media Massa dalam Pembangunan Provinsi Riau (1998-2018) Raiza Nanda Pratama; Ahmal; Asyrul Fikri
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.101.05

Abstract

Abstract: Today, mass media development is growing rapidly, this can be seen in the variety of choices for people to get news, entertainment and knowledge. One of the growing mass media is television. Television plays a very important role in development. The purpose of this document is: To understand the initial process of the formation and development of the Riau Kepri Station of the Television Republic of Indonesia (TVRI) and the role of the Riau Kepri Station of the Television Republic of Indonesia (TVRI) as a mass media in development. Province of Riau in the field of Social and Economic, Education and Culture. The research method that will be used in this research is the historical method. The television era in Riau province started since 1977 when the TVRI Relay Station Tower was built at that time. The development of TVRI Riau Kepri Station began to appear in 1999, where in 1999 TVRI Riau Station was able to broadcast locally for the first time, exactly in January. The role of TVRI Riau Kepri Station served as a tool used to disseminate information about the public's development. in the province of Riau.
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Sumber Arab Melayu Berbasis Infografis Terhadap Minat Belajar Mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Syiah Kuala Muhjam Kamza; Muhammad Haikal; Teuku Kusnafizal; Sufandi Iswanto; T Bahagia Kesuma
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 2 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sistem pembelajaran bahasa sumber Arab Melayu yang berlangsung pada program studi pendidikan Sejarah Universitas Syiah Kuala, (2) menguraikan mekanisme pengembangan bahan ajar bahasa sumber Arab Melayu berbasis infografis, (3) menganalisis efektivitas bahan ajar bahasa sumber Arab Melayu berbasis infografis dalam meningkatkan minat belajar mahasiswa pendidikan sejarah Universitas Syiah Kuala. Penelitian pengembangan (R&D) ini mengacu pada desain model ADDIE, yang terdiri dari beberapa tahapan diantaranya: Analysis, Design, Development, Implementasi and Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan: (1) proses pembelajaran sejarah lokal yang diterapkan di program studi pendidikan Sejarah Universitas Syiah Kuala selama ini bersifat teacher center, (2) mekanisme pengembangan bahan ajar bahasa sumber Arab Melayu berbasis infografis dilakukan dengan prosedur R&D yang diawali dengan studi pendahuluan, uji kelayakan produk, dan uji efektivitas produk, (3) efektivitas bahan ajar bahasa sumber Arab Melayu berbasis infografis membawa dampak yang positif dan signifikan dalam meningkatakan minat belajar mahasiswa pendidikan sejarah Universitas Syiah Kuala, hal ini terlihat dari perbandingan nilai post test dengan nilai pre test minat belajar melalui uji paired samples t test dengan ketentuan nilai -t hitung < -t tabel yakni -12,608 < -2,093. Kata Kunci : ADDIE, Bahan Ajar Infografis, Minat Belajar
Pembelajaran Sejarah Abad 21: Nilai-nilai Sejarah Lokal Sebagai Identitas Bangsa Herdin Muhtarom
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol 10 No 2 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah Pascasarjana UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find out 21st century learning in growing national identity through the values ​​contained in local historical values. The research method in this study is to use a qualitative approach with a literature study method. This research shows that through local history learning can create a national identity and foster a sense of unity through local history to be able to realize local history learning through a blended learning model, namely the combination of direct and indirect learning. This will make it easier for students to think critically about local history. Keywords : Local History, Learning Models, 21st Century Abstract : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran abad 21 dalam menumbuhkan identitas bangsa melalui nilai-nilai yang terkandung dalam nilai-nilai sejarah lokal. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hal dalam penelitian ini menunjukan bahwa melalui pembelajaran sejarah lokal dapat menciptakan identitas bangsa serta menumbuhkan rasa persatuan melalui sejarah lokal untuk dapat merealisasikan pembelajaran sejarah lokal melalui model pembelajaran blended learning yaitu penggabungan pembelajaran secara langsung dan tidak langsung. Hal tersebut akan memberikan kemudahan terhadap siswa untuk berpikir kritis terhadap sejarah lokal. Kata kunci : Sejarah Lokal, Model Pembelajaran, abad 21 Abstract: The purpose of this study is to find out 21st century learning in growing national identity through the values ​​contained in local historical values. The research method in this study is to use a qualitative approach with a literature study method. This research shows that through local history learning can create a national identity and foster a sense of unity through local history to be able to realize local history learning through a blended learning model, namely the combination of direct and indirect learning. This will make it easier for students to think critically about local history. Keywords : Local History, Learning Models, 21st Century Abstract : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembelajaran abad 21 dalam menumbuhkan identitas bangsa melalui nilai-nilai yang terkandung dalam nilai-nilai sejarah lokal. Metode penelitian dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hal dalam penelitian ini menunjukan bahwa melalui pembelajaran sejarah lokal dapat menciptakan identitas bangsa serta menumbuhkan rasa persatuan melalui sejarah lokal untuk dapat merealisasikan pembelajaran sejarah lokal melalui model pembelajaran blended learning yaitu penggabungan pembelajaran secara langsung dan tidak langsung. Hal tersebut akan memberikan kemudahan terhadap siswa untuk berpikir kritis terhadap sejarah lokal. Kata kunci : Sejarah Lokal, Model Pembelajaran, abad 21

Page 9 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2 (2025): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 14, Nomor 1, Tahun 2025 Vol. 13 No. 2 (2024): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 13, Nomor 2, Tahun 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 13, Nomor 1, Tahun 2024 Vol. 12 No. 2 (2023): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 12 Nomor 2 Tahun 2023 Vol 12 No 1 (2023): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 12 Nomor 1 Tahun 2023 Vol 11 No 2 (2022): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 11 Nomor 2 Tahun 2022 Vol 11 No 1 (2022): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 11 Nomor 1 Tahun 2022 Vol 10 No 2 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021 Vol. 10 No. 2 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 2 Tahun 2021 Vol 10 No 1 (2021): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021 Vol 9 No 2 (2020): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 9 Nomor 2 Tahun 2020 Vol 9 No 1 (2020): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 9 Nomor 1 Tahun 2020 Vol 8 No 2 (2019): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 8 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 8 No 1 (2019): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 7 No 2 (2018): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 7 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 7 No 1 (2018): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 7 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 6 No 2 (2017): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 6 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 6 No 1 (2017): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 6 Nomor 1 Tahun 2017 Vol 5 No 2 (2016): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 5 Nomor 2 Tahun 2016 Vol 5 No 1 (2016): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 5 Nomor 1 Tahun 2016 Vol 4 No 2 (2015): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 4 Nomor 2 Tahun 2015 Vol 4 No 1 (2015): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 4 Nomor 1 Tahun 2015 Vol 3 No 2 (2014): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 3 Nomor 2 Tahun 2014 Vol 3 No 1 (2014): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 3 Nomor 1 Tahun 2014 More Issue