cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+62451425627
Journal Mail Official
fkm@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Palu City, Central Sulawesi
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 25031139     DOI : https://doi.org/10.56338/pjkm
Core Subject : Health,
Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat periodic scientific journal that is published by Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu. with ISSN Number: 2503-1139 (Online ) || 2089-0346 (Print). This journal accepts scientific papers in the form of research articles and review articles in the field of Public Health.
Articles 331 Documents
Peran Usaha Kesehatan Sekolah terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Upaya Mencegah Kehamilan Remaja : The Role of School Health Enterprises on the Knowledge and Attitudes of Teenagers in Effort to Prevent Teenage Pregnancy Susanti, Rosa; Inggit Meliana Anggarini; Desi Rusmiati
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4371

Abstract

Latar belakang: Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dijalankan di sekolah dengan siswa dan lingkungan hidupnya dengan sasaran utama TK/RA sampai dengan tingkat SMA/SMK/MA/MAK yang bertujuan untuk membina serta mengembangkan kebiasaan hidup sehat yang terpadu melalui program pendidikan dan pelayanan kesehatan. Adapun tujuan umum dari Program Usaha kesehatan sekolah adalah meningkatkan kehidupan yang sehat dan meningkatkan drajat kesehatan peserta didik dan menciptakan lingkungan yang sehat sehingga perkembangan dan pertumbuhan anak didik menjadi harmonis dan optimal Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran usaha kesehatan sekolah terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam mencegah kehamilan remaja Metode: Tahap penelitian terdiri dari tahap (1) Persiapan pada tahap ini peneliti menyiapkan kuesioner (2) Pelaksanaan pada tahap ini peneliti menyebarkan kuesioner, melakukan analisis, tahap (3) Evaluasi pada tahap ini peneliti menyampaikan hasil dan saran. Pada pelaksanaan penelitian peneliti dibantu oleh 2 orang mahasiswi dari prodi S1 Kesehaanmasyarakat. Penelitian ini dilaksanakan selama 1 (bulan) bulan efektif yaitu bulan April 2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan crosecsional. Responden pada penelitian ini adalah siswa dan siswa MA Al-ihsan. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer, teknik analisis yang digunakan adalah analisis Chi Square Hasil: tidak ada hubungan peran UKS dengan pengetahuan responden dalam upaya mencegah kehamilan remaja melalui informasi kesehatan reproduksi. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap responden dalam upaya mencegah kehamilan remaja melalui informasi kesehatan reproduksi dengan peran UKS. Dari analisis diperoleh nilai OR=4.240, artinya peran UKS memberikan peluang 4.240 memiliki sikap positif dalam upaya mencegah kehamilan remaja melalui informasi kesehatan reproduksi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap responden dalam upaya mencegah kehamilan remaja melalui informasi kesehatan reproduksi dengan peran UKS
Luaran Ibu dan Bayi pada Asuhan Kebidanan Berkelanjutan Berbasis Digital di Kabupaten Purwakarta: Maternal and Infant Outcomes of Digital Midwifery Continuity of Care in Purwakarta Regency Darmawan, Flora Honey; Dede Waslia
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4481

Abstract

Latar belakang: Kehamilan dan melahirkan merupakan masa yang paling membahagiakan dan perubahan penting menjadi ibu bagi seorang perempuan. Di sisi lain, selama persalinan dan segera setelah melahirkan merupakan kondisi yang paling rentan bagi seorang ibu dan bayi baru lahir. Hal ini dapat dilihat dengan data masih tingginya AKI dan AKB di Indonesia sampai saat ini. Bidan sebagai pemberi asuhan kebidanan berkelanjutan dalam daur kehidupan perempuan memiliki posisi strategis untuk berperan dalam upaya mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan melakukan asuhan kebidanan berkelanjutan yang dapat meningkatkan kualitas asuhan kebidanan, luaran ibu dan janin serta meningkatkan kepuasan klien yang pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi menurunkan AKI dan AKB. Sejauh ini asuhan kebidanan berkelanjutan belum dilaksanakan secara utuh dan belum didukung dengan digital health untuk mengoptimalkan asuhan yang dapat memudahkan bidan, tenaga kesehatan yang terkait, dan klien baik dalam komunikasi, informasi, edukasi, maupun pencatatan dan pelaporan. Kabupaten Purwakarta sendiri merupakan salah satu Kabupaten di Jawa barat yang menempati urutan ke-11 dari 27 kabupaten/kota penyumbang AKI tertinggi di Jawa Barat dan menjadi wilayah pilot project untuk inisiasi dan pengembangan digital health dalam bentuk aplikasi iPosyandu. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh asuhan kebidanan berkelanjutan berbasis digital terhadap luaran ibu dan janin di Kabupaten Purwakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental, dengan pendekatan Posttest-Only with Non-Equivalent Groups Design yang mengukur perbedaan luaran ibu dan janin setelah mendapatkan asuhan kebidanan berkelanjutan dengan penggunaan aplikasi iPosyandu Keluarga dan asuhan kebidanan berkelanjutan tanpa penggunaan aplikasi iPosyandu Keluarga. Sampel penelitian berjumlah 30 orang ibu hamil trimester III yang mendapatkan asuhan kebidanan berkelanjutan sampai dengan akhir masa nifas, diambil secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan, masing-masing kelompok terdiri atas 15 orang. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Luaran ibu dan bayi pada responden yang mendapatkan asuhan kebidanan berkelanjutan menggunakan aplikasi iPosyandu Keluarga, seluruhnya merasa sangat puas dengan pelayanan yang didapatkan (100%), hampir semua persalinan secara spontan pervaginam (93,3%), tidak terjadi kematian perinatal (100%), tidak terjadi kelahiran prematur (100%) dan tidak terjadi BBLR (100%). Pada responden yang tidak mendapatkan asuhan kebidanan berkelanjutan tanpa aplikasi iPosyandu Keluarga, sebagian besar merasa sangat puas dengan pelayanan yang didapatkan (73,3%), sebagian besar besar lahir secara sectio caesarea (66,7%), tidak terjadi kematian perinatal (100%), hampir seluruhnya tidak mengalami kelahiran prematur (93,3%), dan tidak tidak terjadi BBLR (93,3%). Terdapat pengaruh yang signifikan pada asuhan kebidanan berkelanjutan menggunakan aplikasi iPosyandu Keluarga terhadap luaran ibu (p value 0,001), maupun pada kelompok pembanding ( p value 0,000). Luaran bayi pada kelompok intevensi didapatkan p value 0,000 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pada asuhan kebidanan berkelanjutan menggunakan aplikasi iPosyandu Keluarga terhadap luaran bayi maupun pada kelompok pembanding (p value 0,018). Kesimpulan: terdapat pengaruh asuhan kebidanan berkelanjutan berbasis digital terhadap luaran ibu dan janin di Kabupaten Purwakarta.
Faktor Risiko Kejadian Kusta di Indonesia: Literature Review: Risk Factors for Leprosy in Indonesia: Literature Review Ratu Annisa Dyah Bestari; Jaya Maulana; Nur Lu’lu Fitriyani; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4492

Abstract

Latar belakang: Kusta (morbus hansen) ialah kondisi infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycrobacterium leprae (M.leprae). Penyakit ini menyerang berbagai bagian tubuh termasuk saraf dan kulit. WHO melaporkan bahwa Indonesia menduduki posisi nomor 3 di dunia dalam penyumbang kasus kusta setelah India dan Brazil. Menurut data Kemenkes, prevalensi kasus kusta di Indonesia naik sebesar 0,55 per 10.000 penduduk pada tahun 2022. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian kusta di Indonesia. Guna membantu capaian target eliminasi kusta di Indonesia pada tahun 2024 diperlukan pengetahuan mengenai faktor apa sajakah yang memengaruhi kejadian kusta agar dapat melakukan pengendalian dengan baik. Tujuan: Tujuan dari penulisan literature review ini yaitu untuk mengetahui faktor risiko apa sajakah yang memengaruhi kejadian kusta di Indonesia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menggunakan strategi sistematis, seperti pencarian artikel dalam database jurnal penelitian, pencarian melalui internet, dan tinjauan ulang artikel. Database yang digunakan yaitu google scholar. Hasil: Hasil dari analisis literature review didapatkan bahwa terdapat hubungan antara personal hygiene (OR=0.192-7.667), riwayat kontak (OR=0.475-38.5), lingkungan fisik rumah (OR=4.988), pengetahuan (OR=2.927-3.636) dengan kejadian kusta di Indonesia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dari 10 artikel didapatkan bahwa terdapat hubungan antara personal hygiene, riwayat kontak, lingkungan fisik rumah, dan pengetahuan dengan kejadian kusta di Indonesia.
Persiapan Penerapan Rekam Medis Elektronik Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya Dengan Menggunakan Metode DOQ-IT: Preparation of Implementation of Electronic Medical Records of Mata Undaan Surabaya Hospital using DOQ-IT Method Titin Wahyuni; Krisnita Dwi Jayanti; Cantika Aprilia Santi
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4509

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan regulasi terbaru di Indonesia maka seluruh fasilitas pelayanan kesehatan harus menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik (RME) maka diperlukan penilaian kesiapan untuk melaksanakan RME. Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya saat ini dalam tahap peralihan yaitu pada pelayanan rawat inap dari paper atau manual ke rekam medis elektronik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan penerapan RME berdasarkan metode DOQ-IT. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Metode pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner guna memperoleh data tingkat kesiapan penerapan RME, jumlah sampel penelitian 24 responden yaitu petugas rekam medis, perawat rawat inap, petugas gizi, dan petugas farmasi. Variabel yang diteliti adalah aspek sumber daya manusia, buadaya kerja organisasi, tata kelola dan kepemimpinan dan infrastruktur Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa kesiapan pada aspek sumber daya manusia mendapat nilai skor rata-rata 16 dengan kategori cukup siap, kesiapan pada aspek budaya kerja organisasi mendapat nilai skor rata-rata 16 dengan kategori cukup siap, kesiapan pada aspek tata kelola dan kepemimpinan mendapat nilai skor rata-rata 15,8 dengan kategori cukup siap, kesiapan dari aspek infrastruktur mendapat nilai skor rata-rata 15,3 dengan kategori cukup siap. dapat disimpulkan bahwa Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya sangat siap dalam penerapan Rekam Medis Elektronik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil telaah dari empat variabel Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya berada pada kondisi sangat siap dalam penerapan Rekam Medis Elektronik.
Efektivitas Spray Insektisida Nabati Terhadap Nyamuk Aedes aegypti: Literature Review: Efectiveness of Bioinsecticide Spray Against Aedes aegypti Mosquitoes: Literature Review Labibah Fara Anindya; Fitriyani, Nur Lu’lu; Jaya Maulana; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4543

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia hingga saat ini. Upaya pencegahan dan pengendalian perlu dilakukan untuk mengontrol penyebaran DBD. Upaya pengendalian Demam Berdarah Dengue yang sering dilakukan masyarakat dan dinilai efektif yaitu pengendalian secara kimiawi berupa penggunaan insektisida. Namun penggunaan insektisida yang berulang akan menimbulkan efek resistensi pada nyamuk dan berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan. Penggunaan bahan-bahan alam sebagai insektisida nabati perlu dikembangkan. Tujuan: Literature review ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman di Indonesia yang memiliki potensi sebagai bioinsektisida nyamuk Aedes aegypti. Metode: metode yang digunakan adalah literature review dengan mencari jurnal nasional yang memenuhi kriteria batasan publikasi 5 tahun terakhir (2019 – 2023). Literatur didapatkan melalui database google scholar dengan kata kunci efektivitas insektisida alami dalam bentuk sediaan spray terhadap mortalitas nyamuk Aedes aegypti. Hasil: Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa tanaman yang memiliki efektivitas tertinggi terhadap kematian nyamuk Aedes aegypti adalah daun mengkudu dengan konsentrasi 25%. Daun mengkudu mampu membunuh 72% nyamuk uji atau sebanyak 18 ekor nyamuk pada konsentrasi 25% dan dapat memenuhi LC50 pada menit ke-15. Daun mengkudu mengandung senyawa kimia aktif seperti alkaloid, triterpenoid, saponin, tanin dan flavonoid yang dapat membunuh nyamuk Aedes aegypti. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pembahasan disimpulkan bahwa daun mengkudu pada konsentrasi 25% memiliki efektivitas terbaik sebagai insektisida nabati dalam sediaan spray untuk mengendalikan nyamuk Aedes aegypti.
Kepatuhan Diet pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis dalam Perspektif Pengetahuan Pasien dan Dukungan Keluarga: Studi Cross-Sectional: Dietary Compliance in Chronic Kidney Disease Patients in Terms of Patient Knowledge and Family Support: A Cross-Sectional Study Pratama, Alfiyansih; Pertiwi, Harizza; Setiyadi, Agung; Pamungkas, Indra Gilang
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 2: DECEMBER 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i2.4605

Abstract

Pendahuluan: Gagal ginjal kronik merupakan masalah besar dalam kesehatan di Indonesia maupun di dunia. Tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan kepatuhan diet pasien gagal ginjal kronik. Metode: Desain penelitian yang digunakan metode korelatif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sebanyak 71 responden di ruang hemodialisa RSCM yang dipilih menggunakan perhitungan Slovin. Hasil: Hasil penelitian didapatkan bahwa mayoritas responden berusia ? _45 tahun (38 %), perempuan (50,7 %), pendidikan SMA (50,7 %), pekerjaan lain-lain (33,8 %), lama menjalani hemodialisa rata-rata 1 – 5tahun (43,7 %), tingkat pengetahuan baik (67,6 %), dukungan keluarga baik (66,2 %), kepatuhan diet patuh (77,5 %) . Hasil analisis uji chi-square didapatkan ada hubungan bermakna antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet (p-value = 0,001) dan tidak ada hubungan bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan diet (p-value = 0,120) pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan: Perawat dapat memberikan penyuluhan terkait manajemen diet pasien gagal ginjal kronik untuk meningkatkan pengetahuan yang berdampak kepada peningkatan kepatuhan diet pasien dengan gagal ginjal kronik sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa.
Analisis Faktor Host dan Sosial Budaya dengan Kejadian Hipertensi pada Usia Produktif (15-64 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa: nalysis of Host and Socio-Cultural Factors with the Incident of Hypertension in the Productive Age (15-64 Years) in the Wiradesa Community Health Center Working Area Ratu Annisa Dyah Bestari; Jaya Maulana; Nur Lulu Fitriyani; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5438

Abstract

Latar belakang: Hipertensi merupakan suatu keadaan ketika tekanan darah di pembuluh darah meningkat secara kronis. Hal tersebut dapat terjadi karena jantung bekerja lebih keras memompa darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) tahun 2018 prevalensi hipertensi di dunia sebesar 26.4% atau 972 juta orang terkena penyakit hipertensi, angka ini mengalami peningkatan di tahun 2021 menjadi 29,2%. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengetahui faktor apa sajakah yang memengaruhi kerjadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode case control dengan total 60 responden. Hasil: Hasil dari analisis analisis chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara ekonomi (OR: 0,434), status gizi (OR: 4,125), dan stres (OR: 10,545) dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Wiradesa. Kesimpulan: Hasil uji bivariat dengan uji chi square didapatkan bahwa terdapat hubungan antara ekonomi, status gizi, dan stres terhadap kejadian hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Wiradesa.
Hubungan Umur, Masa Kerja dan Tuntutan Kerja dengan Stres Kerja Pada Karyawan PDAM di Kabupaten X Hairil Akbar; Abdul Malik Darmin Asri; Henny Kaseger; Dalia Novitasari; Sarman; Azizah Afdelisa Aryanto; Darmin
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5518

Abstract

Latar belakang: World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 450 juta orang di dunia mengalami stres. Survei yang dilakukan oleh health and safety executive (HSE) menyatakan stress dan depresi terkait pekerjaan pada tahun 2017/2018 adalah 595.000 kasus dengan tingkat pervelensi 1.800 per 100.000 pekerja. Di Indonesia tercatat sekitar 10% dari total penduduk Indonesia mengalami stres. Tujuan: Menganalisis hubungan umur, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja pada karyawan PDAM di Kabupaten X. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dilakukan pada karyawan PDAM yang terdiri dari 65 karyawan. Penelitian ini mengambil seluruh populasi karyawan PDAM. Uji statistik menggunakan uji Chi-Square pada variabel usia, masa kerja dan tuntutan kerja dengan stress kerja. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa umur (? value=0,003), masa kerja (? value=0,000), tuntutan kerja (? value=0,000) berhubungan stres kerja. Saran: Perlunya dukungan tambahan seperti melakukan konseling secara rutin, melakukan latihan fisik dan mental seperti olahraga dan relaksasi untuk dapat mengurangi stres kerja.
Hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kotamobagu : The Relationship between Body Mass Index with Work Fatigue on Bentor drivers in Kotamobagu Dimkatni, Ni Wayan
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5528

Abstract

Latar belakang: Gizi kerja merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi Tingkat Kesehatan dan produktivitas kerja. Prestasi pekerja dapat ditentukan oleh status gizi pekerja. Kecukupan dan distribusi kalori yang seimbang selama bekerja dapat membuat pekerja lebih berenergi selama bekerja dan melakukan pekerjaan dengan baik. Seseorang yang berstatus gizi kurang tidak mungkin mampu bekerja dengan hasil yang maksimal karena prestasi kerja dipengaruhi oleh derajat Kesehatan seseorang. Pekerja yang sehat akan bekerja lebih giat, produktif, dan teliti sehingga dapat mencegah kecelakaan yang mungkin terjadi saat bekerja. Status gizi mempengaruhi produktivitas kerja Ketika. Ketika perusahaaan ingin memaksimalkan produktivitas pekerja, Perusahaan tersebut perlu memberikan makanan yang bergizi atau memberikan kemudahan terhadap akses makanan sehat. Selain itu, tempat kerja juga dapat dijadikan inisiatif penyediaan makanan yang sehat dan Pendidikan terkait gizi. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kecamatan Kotamobagu Barat Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional dengan jumlah sampel 100 orang. Hasil: Hasil penelitian ini menggunakan uji Korelasi Rank Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor Kecamatan Kotamobagu Barat dengan nilai P-Value sebesar 0.658 dengan arah korelasi Positif. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan Kelelahan Kerja pada Pengemudi Bentor di Kecamatan Kotamobagu Barat.
Kejadian Kasus Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Bendan Berdasarkan Waktu dan Wilyah : Incidence of Diarrhea Cases in the Working Area of Bendan Health Center based on Time and Region Teguh Irawan; Yulis Indriyani; Adelia Solecha Putri; Evia Fardiana; Erinda Keysha Mardiarini; Novalista Ananda Putri; Muhammad Syaikhon Yahya; Hairil Akbar
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 1: JUNE 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v14i1.5591

Abstract

Latar belakang: : Diare merupakan suatu keadaan ketika konsistensi buang air besar lebih cair dari pada hari-hari biasanya, dengan frekuensi lebih dari tiga kali selama 24 jam. Diare merupakan sebagai kondisi seseorang meningkatnya frekuensi buang air besar dengan kondisi feses encer atau cair. Diare ditandai dengan gejala diawali dengan kram perut, muntah, mual dan penurunan berat badan. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) Penyakit diare merupakan penyebab kematian ketiga pada anak di bawah 5 tahun dan bertanggung jawab atas kematian sekitar 443.832 anak setiap tahunnya serta data pada negara berkembang lebih besar dari negara maju, pada negara berkembang angka kejadian diare di India sekitar 91.270 kasus, Nigeria sekitar 74.431 kasus, dan Pakistan sekitar 32.773 kasus, tiga negara tersebut merupakan negara berkembang (WHO 2017) sedangkan angka kejadian diare pada negara maju seperti Filipina sebesar 8,39%. Tujuan: Tujuan dari penulisan ini yaitu untuk mengetahui bagaimaan kejadaian diare di wilayah kerja puskesmas bendan berdasarkan waktu dan wilayah. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode pendekatan data sekunder dan menggunakan teknik total sampling. Hasil : Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa kejadian diare paling banyak terjadi di wilayah kelurahan Bendan pada usia 15-14 tahun dan didominasi oleh jenis kelamin perempuan. Kesimpulan: Hasil dari penelitian didapat bahwa terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, dan faktor kebersihan lingkungan terhadap kejadian diare di wilayah kerja puskesmas Bendan.