cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 251 Documents
Analisis aspek stilistika novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari Krista Mutiara Wijayanti; Bagiya Bagiya
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14573

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) Diksi, (2) majas, dan (3) citraan dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Sumber data berupa novel Home Sweet Loan  karya Almira Bastari. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data berupa dialog antartokoh dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari. Pengumpulan data dilakukan teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Metode penyajian hasil data berupa teknik informal. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek stilistika novel Home Sweet Loan meliputi: (1) Diksi, penggunaan kosa kata dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari meliputi: (a) bahasa Inggris, (b) bahasa Indonesia. (2) jenis majas yang digunakan penulis dalam novel Home Sweet Loan meliputi: (a) majas alegori, (b) majas eufimisme, (c) majas sarkasme. (3) citraan yang digunakan penulis dalam novel Home Sweet Loan meliputi: (a) citraan penglihatan. Penulis menggunakan diksi,majas, dan citraan berfungsi sebagai  media untuk memperkuat pesan atau efek yang ingin disampaikan pada pembaca.   Analysis of the stylistic aspects of the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari   Abstract: This study aims to describe (1) diction, (2) figurative language, and (3) imagery in Almira Bastari's novel Home Sweet Loan. The data source is the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari. This type of research is descriptive qualitative. The data is in the form of a dialogue between characters in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari. In collecting data, observing and note-taking techniques were carried out. Data analysis was performed using content analysis techniques. The method of presenting data results is in the form of informal techniques. Based on the research results, it can be concluded that the stylistic aspects of the novel Home Sweet Loan include: (1) Diction, the use of vocabulary in the novel Home Sweet Loan by Almira Bastari includes: (a) English. (2) the types of figure of speech used by the author in Home Sweet Loan include (a) allegory, (b) euphemism, (c) sarcasm. (3) the imagery used by the author in Home Sweet Loan includes (a) visual imagery. The author uses diction, figure of speech, and imagery to function as a medium to strengthen the message or effect he wants to convey to the reader.
Bahasa Walikan Jogja: Analisis fungsi dan eksistensi Yanuar Bagas Arwansyah; Tomi Wahyu Septarianto; Goutam Majhi
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan eksistensi Bahasa Walikan Jogja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan strategi studi kasus. Sumber data penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi bahasa walikan sebagai alat komunikasi dan identitas masyarakat Yogyakarta ditunjukkan dengan digunakannya bahasa walikan sebagai alat pengecoh mata-mata penjajah pada era pra-kemerdekaan. Fungsi lain dari bahasa walikan adalah sebagai alat untuk komunikasi antarindividu yang hidup di jalanan seperti preman, pengamen, pedagang asongan, dan sebagainya pada tahun 80-an untuk menghindari kejaran pihak berwajib.   Walikan Jogja Language: Function and existence analysis   Abstract: This study aims to describe the function and existence of Bahasa Walikan Jogja. The method used in this study uses a qualitative approach with a case study strategy. The source of this research data was obtained through observation and interviews. The results of this study show that the function of the Walikan language as a  means of communication and identity of the people of Yogyakarta is shown by the use of the Walikan language as a tool to deceive colonial spies in the pre-independence era. Another function of the Walikan language is as a tool for communication between individuals living on the streets, such as thugs, buskers, hawkers, and so on, in the 80s to avoid being chased by the authorities.
Penerapan pendidikan karakter profil Pelajar Pancasila dalam Buku Bahasa Indonesia SMP kelas VII Nanda Dewi Saputri; Desy Rufaidah; Regine Aguilar Principe
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan penerapan profil pelajar Pancasila (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, (2) berkebhinekaan global, (3) bergotong royong, (4) mandiri, (5) bernalar kritis, (6) kreatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, paragraf, dan wacana yang menunjukkan penerapan profil pelajar Pancasila. Sumber data dalam penelitian ini berupa buku Bahasa Indonesia SMP kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa      semua dimensi kunci profil pelajar Pancasila diterapkan dalam buku Bahasa Indonesia SMP kelas VII. Penerapan profil pelajar Pancasila tercemin pada teks cerita, materi, penugasan, apersepsi, dan penutup pembelajaran.   Implementation of character education profile of Pancasila Students in Indonesian Language Book of Junior High School Grade VII   Abstract: This study aims to describe and explain the application of Pancasila student profiles (1) have faith, fear of God Almighty, and have noble character, (2) global diversity, (3) work together, (4) independent, (5) critical reasoning, (6) creative. The data in this study are in the form of words, phrases, sentences, paragraphs, and discourses that show the application of the Pancasila student profile. The source of the data in this study was an Indonesian language book for grade VII junior high school. The results showed that all the key dimensions of the Pancasila student profile were applied in class VII Indonesian Middle School books. The application of Pancasila student profiles is reflected in story texts, materials, assignments, apperceptions, and closing lessons.
Efektivitas penerapan strategi membaca dalam pembelajaran pemahaman bacaan Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Yoga Pradana Wicaksono
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14804

Abstract

Aktivitas membaca memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang kualitas pendidikan. Hampir sebagian besar kegiatan pembelajaran menuntut peserta didik untuk dapat memahami informasi dengan baik. Inilah alasan kemampuan membaca harus dikuasai peserta didik. Akan tetapi, berdasarkan hasil peneltian PISA tahun 2018 kemampuan membaca peserta didik Indonesia masih jauh dari kata menggembirakan. Evaluasi dalam pembelajaran membaca diperlukan, yaitu dengan penerapan strategi membaca yang dapat membantu peserta didik memahami bacaan dengan komprehenisf. Sebanyak 8 penelitian terdahulu menunjukkan penerapan strategi membaca efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman bacaan. Penelitian berbasis studi literatur ini mengkaji efektivitas penerapan strategi membaca terhadap kemampuan pemahaman bacaan peserta didik.   Effectiveness of reading strategy implementation in learning reading comprehension   Abstract: Reading activities play a crucial role in supporting the quality of education. Almost all learning activities require students to be able to comprehend information effectively. This is why reading skills must be mastered by students. However, according to the results of the PISA 2018 assessment, the reading ability of Indonesian students is far from satisfactory. Evaluation in reading instruction is necessary, which involves the implementation of reading strategies that can help students comprehend texts comprehensively. Eight previous studies have shown the effectiveness of implementing reading strategies in improving reading comprehension skills. This literature-based research examines the effectiveness of implementing reading strategies on students' reading comprehension abilities.
Konflik sosial dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral Saleh Fahrudin; Edo Frandika
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14826

Abstract

Sastra merupakan hasil kreasi pengarang yang menggambarkan lingkungan sosial sekeliling dengan menggunakan bahasa yang indah sebagai mediumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konflik sosial yang ada di dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang ada kemudian dilanjutkan dengan analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral yang diterbitkan pada tahun 2010. Hasil analisis menunjukkan bahwa konflik sosial yang terdapat dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral terdiri atas empat pokok permasalahan, yaitu konflik antarindividu, konflik antarkelompok, konflik antaragama, dan konflik internasional.   Social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral   Abstract: Literature is the creation of the author, which describes the surrounding social environment by using beautiful language as its medium. This study aims to describe the social conflict in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral. The method used is descriptive method by describing the facts that are then followed by analysis. The data source in this research is the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral which was published in 2010. The results of the analysis show that the social conflict contained in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral consists of four main issues, namely inter-individual conflict, inter-group conflict, and inter-religious conflict. , and international conflicts.
Verba berafiks dalam teks biografi Maryam Haniatuz Zahrok
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.9954

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan afiks pembentuk verba. Makna afiks pembentuk verba, perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi Ki Hadjar Dewantara, R.A Kartini, Seodirman, dan Buku Kelas X Indonesia edisi revisi 2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan dalam penyediaan data adalah metode simak dengan teknik bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data yang digunakan adalah metode agih dengan teknik bagi unsur langsung, teknik lesap, dan teknik analisis fungsi unsur kalimat. Metode hasil penyajian analisis data dilakukan dengan metode informal. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. (1) Afiks pembentuk verba dalam teksbiografi adalah (a) prefiks, (b) sufiks, (c) konfiks, dan (d) kombinasi afiks.(2) Makna afiks pembentuk verba dalam teks biografi adalah (a) makna ‘menghasilkan’, (b) makna ‘melakukan’, (c) makna ‘memberi’, (d) makna ‘telah dilakukan atau dalam keadaan’, (e) makna ‘telah mengalami’, (f) makna ‘dapat’, (g) makna ‘tidak disengaja’, dan (h) makna ‘dikenai tindakan atau dikenai laku’. (3) Perilaku sintaksis verba berafiks dalam teks biografi adalah (a) verba ekatransitif (b) verba dwitransitif, dan (c) verba taktransitif.   Abstract: The purpose of this study was to describe the affixes that form verbs. the meaning of affixes forming verbs, syntactic behavior of affixed verbs in the biographical texts of Ki Hadjar Dewantara, RA Kartini, Seodirman, and the 2017 revised edition of the Class X Indonesia Book. This type of research is qualitative research. The method used in providing data is the observation method with the free technique of competent involvement and the technique of taking notes. The data analysis method used is the split method with the direct element sharing technique, the lesap technique, and the sentence element function analysis technique. The method of presenting data analysis results is carried out by informal methods. The results of this study are as follows. (1) Affixes forming verbs in biographical texts are (a) prefixes, (b) suffixes, (c) confixes, and (d) affix combinations. (2) The meaning of verb-forming affixes in biographical texts is (a) the meaning of 'to produce' , (b) the meaning of 'doing', (c) the meaning of 'giving', (d) the meaning of 'having been done or in a state', (e) the meaning of 'having experienced', (f) the meaning of 'being able', (g) the meaning of 'unintentional', and (h) means 'subject to action or subject to behavior'. (3) The syntactic behavior of affixed verbs in biographical texts is (a) transitive verbs, (b) dwitransitive verbs, and (c) non-transitive verbs.
Etika profetik cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya Ahmad Mustofa Bisri Fatimatuz Zahroh; Widowati Widowati
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.10221

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan etika humanisasi, etika liberasi, etika transendensi dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” Karya A. Mustofa Bisri, serta penerapan nilai-nilai profetik dalam pembelajaran kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan metode kualitatif dan teknik baca dan catat. Metode analisis data menggunakan metode kualitatif dan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri terdapat nilai- nilai profetik yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas XI SMA/SMK/MA/MAK pada KD 3.8 dan 4.8. Nilai-nilai profetik tersebut diantaranya : nilai religius, tanggung jawab, toleransi, mandiri, demokratis, dan jujur.   Abstract: This study aims to describe the ethics of humanization, ethics of liberation, ethics of transcendence in short stories “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” by A. Mustofa Bisri, as well as the application of prophetic values in class XI learning SMA/SMK/MA/MAK at KD 3.8 and 4.8. This study uses a qualitative method. Data collection methods use qualitative and reading and note-taking techniques. Methods of data analysis using qualitative methods and qualitative descriptive techniques. The results show that in the short story “Nasihat Kiai Luqni”, “Hilangnya Perangkat Desa”, “Kang Maksum”, dan “Nyai Sobir” karya A. Mustofa Bisri there are prophetic values that can be applied in Learning Indonesian in the class XI SMA/SMK/MA/MAK on KD 3.8 and 4.8. These prophetic values include: religious values, responsibility, tolerance, independence, democracy, and honesty.
ANALISIS FAKTOR TERHADAP UPAYA MENUMBUHKAN MINAT BACA SISWA Andi Batara Indra; Muh. Nurdin; Fajrul Ilmy Darussalam; Jamiu Temitope Sulaimon
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.10969

Abstract

Factor analysis of effort to Grow Students’ Reading Interest. This study aims to analyze the factors that can grow students’ reading interest, especially at junior high school and senior high school levels. This study is a descriptive qualitative research in which data sources are contained in junior and senior high schools of Metro School Makassar. The result of this study shows that School Literacy Movement (SLM) reading for five teen minutes before class is a less effective application in an effort to foster ethics and students’ reading interests. In addition, this study found nine factors that can affect students reading interest: (1) Leaders or teachers, (2) time allocation for reading, (3) type of reading, (4) reading place or library, (5) availability of books, (6) financial or the economic state of parents, (7) parents support, (8) Book store, (9) motivation to increase reading interest.
Pengaruh gangguan berbahasa terhadap tingkat kecerdasan rendah pada seorang remaja 17 tahun Lilis Najiah
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11027

Abstract

Penelitian ini ditulis karena gangguan berbahasa sebuah salah satu penyebab terhambatnya seseorang dalam pemerolehan. Tujuan dari penulisan ini ialah untuk mendeskripsikan pengaruh gangguan berbahasa terhadap tingkat kecerdasan rendah (IQ) pada seorang remaja 17 tahun. Dalam penelitian ini penulis memakai metode deskriptif kualitatif dengan subyek penelitiannya adalah seorang remaja yang bernama Adin. Subjek penelitian ini mengalami gangguan berbahasa kognitif demensia merupakan salah satu dari pembahasan pada psikolinguistik. Penelitian ini memaparkan apa yang dimaksud gangguan berbahasa dari segi identifikasi gejala, karakteristik perilaku bahasa sampai cara penanganannya. Berdasarkan analisis yang dilakukan, salah satu penyebab gangguan berbahasa karena cedera otak yang pernah dialami penderita dan dapat mempengaruhi otot-otot yang diperlukan untuk berbicara jadi tidak bekerja dengan baik. Dengan tulisan ini diharapkan dapat bermanfaat untuk pembaca dan menambah wawasan pembaca.   The effect of language disorders on low intelligence level in a 17-year-old adolescent   Abstract: This research was written because language disorder is one of the causes of obstruction of a person in acquisition. This paper aims to describe the effect of language disorders on the low intelligence level (IQ) of a 17-year-old adolescent. In this study, the authors used a qualitative descriptive method, with the research subject being a teenager named Adin. The subject of this study, experiencing cognitive language disorder dementia, is one of the discussions in psycholinguistics. This study describes what language disorder means in terms of symptom identification, language behavior characteristics, and how to handle it. Based on the analysis conducted, one of the causes of language disorders is due to brain injury that the sufferer has experienced and can affect the muscles needed to speak so that it does not work properly. With this paper, it is hoped that it can be useful for readers and increase readers' insight.
Interpretasi sembahyang dalam Pengakuan Eks Parasit Lajang karya Ayu Utami Eva Dwi Kurniawan
CARAKA Vol 8 No 1 (2021): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/ca.v8i1.11055

Abstract

Sembahyang menjadi salah satu diskurus yang dimunculkan di dalam novel Pengakuan Eks Parasit Lajang (PEPL) karya Ayu Utami. Berbagai diksi sembahyang dan padanannya muncul beberapa kali di dalam  PEPL. Perlu kajian yang mendalam untuk melihat narasi atau diskursus yang dimunculkan dari kehadiran diksi-diksi tersebut. Pernyataan masalah dalam pernelitian ini berada pada kemungkinan-kemungkinan diskursus yang muncul dari kehadiran diksi sembahyang dan padanannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan teori interpretasi Paul Ricouer. Temuan yang dihasilkan terdapat tiga bentuk diskursus yang dimunculkan dalam PEPL. Pertama, menghadirkan nilai-nilai lokalitas dalam beragama; kedua, menunjukkan adanya kekonsistenan pada sakralitas sembahyang; dan ketiga sembahyang diletakkan sebagai objek artifisal.   Abstract: Prayer is one of the discourses that appear in the novel Pengakuan Eks Parasit Lajang (PEPL) by Ayu Utami. Various prayer dictions and their equivalents appear several times in the PEPL. An in-depth study is needed to see the narrative or discourse that emerges from the presence of these dictions. The statement of the problem in this research lies in the possibilities of discourse that arise from the presence of prayer dictions and their equivalents. The method used is qualitative-descriptive with Paul Ricouer's interpretation theory. The findings resulted in three forms of discourse that appeared in the PEPL. First, presenting local values in religion; second, showing consistency in the sacredness of prayer; and the three prayers are placed as artificial objects.