cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 251 Documents
Pengembangan bahan ajar BIPA bermuatan budaya agraris untuk penutur asing tingkat pemula Degita Danur Suharsono; Julien Arief Wicaksono; Gullit Tornado Taufan
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12272

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar BIPA bermuatan budaya agraris untuk penutur asing tingkat pemula. Fokus utama penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berdasar-kan aspek materi pembelajaran, organisasi penyajian, penggunaan bahasa, dan tampilan. Metode penelitian pengembangan ini menggunakan model R2D2 yang terdiri atas fokus penetapan, fokus perancangan, dan fokus desiminasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, telaah doku-men, diskusi kelompok terarah, dan angket. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman observasi, pedoman telaah dokumen, pedoman diskusi kelompok terarah, dan angket validasi bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahan ajar yang dikembangkan layak untuk diimplementasikan sesuai penilaian dan saran validator.    Development of BIPA teaching materials with agrarian culture for beginner foreign speakers   Abstract: This study aims to develop BIPA teaching materials containing agrarian culture for beginner-level foreign speakers. The main focus of this research is developing teaching materials based on aspects of learning materials, presentation organization, language use, and display. This development research method uses the R2D2 model, which consists of a determination focus, a design focus, and a dissemination focus. Data collection techniques used observation, document review, focus group discussions, and questionnaires. The data collection instrument used an observation guide, a document review guide, a focus group discussion guide, and a teaching material validation questionnaire. The results showed that the teaching materials developed were feasible to be implemented according to the validator's assessment and suggestions.
Wujud persuasif guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19 Reyza Amalia
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud-wujud tindak tutur persuasif yang digunakan guru dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia pada masa pandemi Covid-19 di SMPN 2 Puger. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan strategi analisis isi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Analisis data dilakukan secara interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa wujud tindak tutur persuasif guru dalam kegiatan pembelajaran bahasa Indonesia di SMPN 2 Puger berupa tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi.    Persuasive form of teachers in Indonesian language learning during the Covid-19 pandemic   Abstract: This study aims to describe the forms of teachers' persuasive speech in learning Indonesian at SMPN 2 Puger during the Covid-19 pandemic. The type of research used in this research is descriptive qualitative research which is content analysis. The data collection technique in this study uses observation. Data analysis was carried out interactively, which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that the teacher's persuasive speech in Indonesian language learning activities at SMPN 2 Puger is in the form of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts.
Pola bahasa kelompok pendatang Pendalungan di Wilayah Roomo Pesisir, Gresik: Studi etnososiolinguistik Putri Indah Yanti; Bambang Yulianto; Suhartono Suhartono
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12337

Abstract

Penelitian ini mengaji kode dan pola bahasa yang dipakai oleh pendatang dari wilayah Tapal Kuda. Penelitian ini menghasilkan tiga kode bahasa masyarakat pendatang di wilayah Roomo Pesisir, Gresik dan tujuh pola pemilihan bahasa dalam interaksi sehari-hari oleh masyarakat pendatang wilayah Roomo Pesisir, Gresik. Ketujuh pola pemilihan bahasa tersebut adalah (1) Bahasa sehari-hari dalam keluarga; (2) Bahasa di sekolah/tempat kerja; (3) Bahasa sesama pendatang dari daerah yang sama; (4) Bahasa pada acara; (5) Bahasa dengan orang tua; (6) Bahasa berdasarkan etnis; (7) Bahasa berdasarkan status sosial. Ketujuh pola bahasa tersebut merupakan akibat dari pergesekan penggunaan tiga bahasa dalam waktu yang sama.   Language patterns of Pendalungan migrant groups in the Roomo Pesisir area, Gresik: An ethnosociolinguistic study   Abstract: This study examines the code and language patterns used by immigrants from the Horseshoe area. This study resulted in three language codes of immigrant communities in the Roomo Pesisir region, Gresik and seven patterns of language selection in daily interactions by immigrant communities in the Roomo Pesisir region, Gresik. The seven patterns of language selection are (1) everyday language in the family; (2) Language at school/workplace; (3) The language of fellow immigrants from the same area; (4) Language at the event; (5) Language with parents; (6) Language based on ethnicity; (7) Language based on social status. The seven language patterns are the result of friction in the use of three languages at the same time.
Analisis kesalahan berbahasa tataran ejaan dalam laman Siaran Pers Kemendikbud Edisi 9 Maret-9 April 2022 Nabila Putri; Zeny Arisa Alfiyah Rofi; Riyantika Rarasati
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12542

Abstract

Siaran Pers bersifat formal dan aktual menuntut kesempurnaan dalam penulisannya, tetapi ditemukan beberapa kesalahan berbahasa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan berbahasa dalam tataran ejaan pada laman Siaran Pers Kemendikbud. Metode yang digunakan ialah kualitatif yang bersifat deskriptif dengan teknik baca, simak, dan catat. Sumber data yang digunakan yaitu laman Siaran Pers Kemendikbud edisi 9 Maret-9 April 2022 dengan teknik analisis data milik Miles dan Huberman. Pada penelitian ini ditemukan kesalahan berbahasa pada tataran ejaan tertinggi terdapat pada penulisan huruf miring yaitu 68%. Sedangkan terendah terdapat pada penulisan bilangan yaitu 6,3%.    Analysis of spelling errors in the Ministry of Education's Press Release page, March 9-April 9, 2022.   Abstract: The press release is formal and actual, demanding perfection in its writing, but there are some language errors found. This study aims to describe the form of language errors at the spelling level on the Ministry of Education and Culture's Press Release page. The method used is descriptive qualitative with reading, observing, and note-taking techniques. The data source used is the March 9 - April 9, 2022 edition of the Ministry of Education and Culture's Press Release page with data analysis techniques belonging to Miles and Huberman. This study found that language errors at the highest spelling level were found in italics, namely 68%. In contrast, the lowest is found in writing numbers, namely 6.3%.
Mitos kecantikan dalam Novel Imperfect karya Meira Anastasia Fina Fatima Maharani; Sugiarti Sugiarti
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.12665

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) standar kecantikan menurut masyarakat, dan (2) perilaku cantik dalam novel Imperfect (2018). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan feminisme yang dilakukan oleh studi Naomi Wolf tentang konsep mitos kecantikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat dua pembentuk mitos kecantikan meliputi: (1) standar kecantikan, yaitu berkulit putih, bertubuh langsing, berkulit putih, serta berambut panjang serta ditunjang oleh tindakan seperti operasi plastik, menjaga pola makan, olahraga serta menggunakan krim pemutih, dan (2) perilaku cantik, yaitu perilaku yang dapat membangkitkan gairah, bukan penampilan fisik.   Beauty myths in Meira Anastasia's Imperfect Novel   Abstract: This study aims to describe (1) standards of beauty according to society and (2) beautiful behavior in the novel Imperfect (2018). The method used in this research is the descriptive qualitative method. The approach used is a feminist approach by Naomi Wolf's study of the mythical concept of beauty. The results showed that there were two beauty myth formers including (1) beauty standards, namely white skin, slim body, white skin, and long hair, supported by actions such as plastic surgery, maintaining diet, exercise, and using whitening creams, and ( 2) beautiful behavior, namely behavior that can arouse passion, not physical appearance.
Rajah: Tradisi lisan Carita Pantun Mang Ayi di Masyarakat Sunda Arif Firmansyah; Novi Anoegrajekti; D Nurfajrin Ningsih; Sudartomo Macaryus
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.13310

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk-bentuk kepercayaan masyarakat Sunda pada rajah carita pantun Mang Ayi serta mengetahui korelasi kepercayaan dengan kehidupan masyarakat Sunda saat ini. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dan deskriptif kualitatif. Penelitian menjelaskan realita empirik di balik fenomena seni tradisi carita pantun secara mendalam, rinci, dan tuntas. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa kepercayaan masyarakat Sunda pada rajah carita pantun sangatlah masih besar terlihat pada bentuk kegiatan yang melibatkan rajah carita pantun, antara lain syukuran 40 hari bayi yang baru lahir, siraman calon pengantin yang akan menikah, kunjungan tokoh publik, upacara adat museum Salamet Balik Ka Pangasalan, dan ruwatan benda pusaka.   Rajah: The oral tradition of Carita Pantun Mang Ayi in the Sunda Community   Abstract: This research aims to find out the forms of Sundanese people's beliefs in carita pantun and to know the correlation of beliefs with the life of Sundanese people today. This research uses a qualitative descriptive method. This research wants to describe the empirical reality behind the phenomenon in depth, detail, and thoroughly. Based on the results of the analysis, it is known that the trust of the Sundanese people in the rajah of the carita pantun is still very large, which can be seen in the form of activities that involve the rajah of the carita pantun, among others: 40-day thanksgiving for a newborn baby, showering of brides-to-be, visits by public figures, traditional museum ceremonies "Salamet Balik Ka Pangasalan" and the treatment of heirlooms.
Efektivitas pembelajaran bahasa Indonesia berbasis media Youtube pada masa pembelajaran online Titis Kusumaningrum Witdaryadi Putri; Yoga Pradana Wicaksono; Ruslan Yusoh
CARAKA Vol 9 No 1 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i1.13514

Abstract

Kajian ini mengungkap keefektifan pembelajaran berbasis Youtube sebagai media pembelajar-an. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa di kampus swasta di Yogyakarta, sedangkan sampel penelitian berasal dari dua kampus berbeda dengan total jumlah mahasiswa 100 orang. Hasil normalitas dan homogenitas menunjukkan bahwa populasi berasal dari data yang normal dan homogen. Analisis data dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa pembelajaran yang memanfaatkan Youtube sebagai media pembelajaran jarak jauh lebih efektif dibandingkan hanya sekadar tatap muka virtual dengan menggunakan Zoom, Google Meet, ataupun platform lain yang sejenis.   Abstract: This study reveals the effectiveness of YouTube-based learning as a learning medium. The population in this study were all students at the Tamansiswa Bachelor of Wiyata University, while the research sample was Management study program students in class 2A01 and 2A02, totaling 100 students. The results of normality and homogeneity show that the population comes from normal and homogeneous data. Data analysis using the t test shows that learning that utilizes YouTube as a distance learning medium is more effective than just virtual face-to-face using Zoom, Google Meet, or other similar platforms.
Pengembangan media pembelajaran berbasis lectora inspire pada materi teks surat kelas VII Wendi Hafifi; Ayyu Subhi Farahiba
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.12959

Abstract

Perkembangan  teknologi yang sangat pesat oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk media pembelajaran berbasi Lectora Inspire dan di uji kelayakannya. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and development) model Borg & Gall, menggunakan tujuh tahapan yaitu: (1) mengidentifikasi permasalahan, (2) mengumpulkan informasi, (3) mendesain produk, (4) melakukan validasi desain, (5) merevisi desain, (6) melakukan uji produk, dan (7) merevisi produk. Hasil rata-rata uji validasi desain sebesar 87%, dan uji kelayakan berdasarkan pengguna sebesar 97%. Berdasarkan hasil yang didapat bahwasanya media pembelajaran Lectora Inspire termasuk dalam kategori sangat valid.   Development of learning media based on lectora inspire on grade VII letter text material.   Abstract: Due to the rapid development of technology, this research aims to develop and test Lectora Inspire-based learning media products. This research is based on the Borg & Gall research and development model, using seven stages, namely: (1) identifying problems; (2) gathering information; (3) designing products; (4) validating designs; (5) revising designs; (6) performing product testing; and (7) revising the product. The average result of the design validation test is 87%, and the feasibility test based on the user is 97%. Based on the results obtained, the Lectora Inspire learning media is included in the "very valid" category.
Refleksi nilai kultural dalam toponimi sebagai peluang pengembangan wisata di Desa Medalsari Kabupaten Karawang Sigit Widiatmoko; Dwi Linda Kusuma; Fauzan Adhima; Suntoko Suntoko; Theresia Nia Susanti
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14011

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan bentuk dan aspek yang melatarbelakangi toponimi, serta refleksi nilai kultural dalam toponimi di wilayah Desa Medalsari sebagai peluang pengembangan wisata. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan melakukan observasi langsung ke Desa Medalsari dan melakukan wawancara kepada para sesepuh dan aparat desa untuk mendapatkan data. Berdasarkan analisis data, toponimi di wilayah Desa Medalsari memiliki bentuk berupa monomorfemis dan polimorfemis yang dibangun dari gabungan morfem, baik morfem terikat atau morfem bebas. Berdasarkan dari aspek yang melatarbelakangi penamaan tempat tersebut, toponimi juga merefleksikan pengetahuan alam, kehidupan sosial, sejarah, dan kepercayaan masyarakatnya. Aspek fisikal muncul pada ci-, parung, tonjong, tegal, dan pasir, serta nama-nama flora seperti kupa, kadu, manggah, wareng, jati, jambe, omas, hanjere, peundeuy, ranji, dan nama-nama fauna seperti simeut dan kuda. Aspek sosial muncul pada tipar, bakan/babakan, purnajaya, deeng, dodol, gardu, dan astana. Aspek kultural muncul pada porong yang berasal dari nama Nyi Rorong/Lorong. Refleksi nilai kultural yang terkandung toponimi di Desa Medalsari adalah nilai keselarasan dengan alam, nilai kekeluargaan, dan nilai pemertahanan budaya. Nilai-nilai kultural dalam toponimi tersebut menjadi peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan wisata di Desa Medalsari. Agar dapat terwujud, kolaborasi sangat dibutuhkan antara masyarakat, pelaku budaya, para pelaku usaha (swasta), pemerintah, dan akademisi.   Reflection of cultural values in toponymy as an opportunity for tourism development in Medalsari Village, Karawang Regency   Abstract: This study describes the forms and aspects underlying toponymy, as well as the reflection of cultural values in toponymy in the Medalsari Village area as tourism development opportunities. To achieve this goal, research was carried out using a qualitative approach by conducting direct observations at Medalsari Village and conducting interviews with elders and village officials to obtain data. Based on data analysis, the toponymy in the Medalsari Village area has monomorphemic and polymorphemic forms built from a combination of morphemes, both bounded morphemes and free morphemes. Based on the aspect behind the naming of the place, toponymy also reflects natural knowledge, social life, history, and the beliefs of the people. Physical aspects appear in ci-, parung, tonjong, tegal, and pasir, as well as the names of flora such as kupa, kadu, manggah, wareng, jati, jambe, omas, hanjere, peundeuy, ranji, and the names of fauna such as simeut and horse. The social aspect appears in tipar, bakan/babakan, purnajaya, deeng, dodol, gardu, and astana. The cultural aspect appears in porong which comes from the name Nyi Rorong/Lorong. Reflections on the cultural values contained in toponymy in Medalsari Village are the value of harmony with nature, the value of kinship, and the value of cultural preservation. The cultural values in the toponymy are an opportunity for the community to develop tourism in Medalsari Village. In order for this to materialize, collaboration is urgently needed between the community, cultural actors, (private) business actors, the government, and academia.
Analisis karakteristik bahasa Youtuber Perempuan Indonesia perspektif Lakoff Dian Rahmawati; Abdul Muntaqim Al Anshory
CARAKA Vol 9 No 2 (2023): Juni 2023
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v9i2.14127

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik kebahasaan YouTuber perempuan Indonesia, yang direpresentasikan dengan tiga sampel video unggahan dari akun Tasya Farasya, Ria Ricis, dan Ria SW. Proses analisis  penelitian  ini berdasarkan pada teori bahasa dan gender milik Lakoff. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan sumber data dari ketiga video dan beberapa literatur lainnya. Proses pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, serta dianalisis melalui proses pemilahan, penelaahan data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini ditemukan enam karakteristik kebahasaan perempuan yang domi-nan, yaitu tag questions, hedges, intensifier, empty adjectives, question intonation, dan avoidance swear words.   Analysis of language characteristics of Indonesian female Youtubers from Lakoff's perspective   Abstract: This study aims to describe the linguistic characteristics of Indonesian female YouTubers, which are represented by three samples of uploaded videos from the accounts of Tasya Farasya, Ria Ricis, and Ria SW. The analysis process of this research is based on Lakoff's theory of language and gender. This research is descriptive and qualitative, with data sources from the three videos and some other literature. The process of collecting data uses the technique of free-living expert observation and note-taking techniques and is analyzed through the process of sorting, analyzing data, and drawing conclusions. In this study, six dominant female linguistic characteristics were found, namely tag questions, hedges, intensifiers, empty adjectives, question intonation, and avoidance of swear words.