cover
Contact Name
Joko Santoso
Contact Email
jokosantoso@ustjogja.ac.id
Phone
+6285643408044
Journal Mail Official
jurnalcaraka@ustjogja.ac.id
Editorial Address
Jalan Batikan UH III/1043, Tuntungan, Tahunan, Umbulharjo, Yogyakarta 55167. Phone: (0274) 374997.
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Caraka : Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya
ISSN : 24077976     EISSN : 25794485     DOI : http://dx.doi.org/10.30738/
The focus of the journal in the field of language which includes the results of research on phonology, morphology, syntax, pragmatics, stylistics, and other aspects of linguistic studies. In addition to linguistics, another focus is on literature which includes the results of research on the sociology of literature, the psychology of literature, postcolonialism, cultural studies, ecocriticism, and other aspects of literary study. In addition to language and literature, another focus is the teaching of Indonesian language and literature which includes Indonesian language and literary learning models, Indonesian language and literary learning media, Indonesian language and literary teaching materials, and other aspects of teaching/learning studies.
Articles 270 Documents
Penerapan Pembelajaran Kuantum Terintegrasi Padlet dalam Pembelajaran Menulis Puisi: The Application of Integrated Quantum Learning Padlet in Poetry Writing Instruction Rohmah, Azizah Nuzulul; Sukirno, Sukirno; Rufaidah, Desy
CARAKA Vol 12 No 1 (2025): Desember
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i1.20975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi pembelajaran kuantum sintaks TANDUR dan Padlet dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII di salah satu SMP negeri di Kabupaten Banyumas. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model spiral Kemmis dan McTaggart dan dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rata-rata, ketuntasan belajar, serta kualitas puisi siswa yang awalnya cenderung plagiat menjadi lebih orisinal, kreatif, dan puitis. Pembelajaran kuantum sintaks TANDUR membantu memperkuat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik melalui pengalaman belajar yang bermakna, sedangkan Padlet mendukung proses publikasi, kolaborasi, refleksi, dan apresiasi. Integrasi keduanya terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis puisi dan menciptakan pengalaman belajar yang transformatif, kolaboratif, reflektif, dan berbasis teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran menulis puisi di SMP serta menawarkan model inovatif yang dapat diadaptasi oleh guru Bahasa Indonesia.
Pragmatik Digital: Analisis Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Takarir Bertemakan Pendidikan pada Akun @aniesbaswedan : Tindak Tutur Ilokusi Direktif dalam Takarir Bertemakan Pendidikan pada Akun Instagram @aniesbaswedan: Kajian Pragmatik Digital Monalisa Hesti Maharani; Nur Indah Sholikhati; Etin Pujihastuti
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of social media has transformed the way public figures deliver educational messages to a broader and more interactive audience. This study aims to describe the forms of directive illocutionary speech acts and their functions in education-themed captions posted on the Instagram account @aniesbaswedan. The study employed a descriptive qualitative approach based on John Searle’s (1979) speech act theory. The data source consisted of posts uploaded on the Instagram account @aniesbaswedan during the period of May–June 2025. Out of 104 posts identified, 23 were related to educational themes, and 17 of them contained directive illocutionary speech acts that were selected as the research data. Data were collected through documentation and note-taking techniques, while data analysis was conducted using the interactive model of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed four forms of directive speech acts: inviting (52.94%), requesting (17.65%), suggesting (17.65%), and commanding (11.76%). Among these, inviting was the most dominant form. The findings indicate that educational communication on social media tends to employ persuasive and participatory directive strategies to foster audience engagement. Therefore, directive speech acts function not only as a means of directing actions but also as an educational strategy for raising public awareness and encouraging participation in educational issues.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa melalui Pembelajaran Interaktif Berbasis Educaplay pada Materi Maksim Percakapan dalam Mata Kuliah Pragmatik: Improving Students' Critical Thinking Skills through Educaplay-Based Interactive Learning on Conversational Maxims in Pragmatics Courses Ajat Manjato; Muhammad Arifin; Ngudining Rahayu
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.21205

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran abad ke-21, termasuk pada mata kuliah Pragmatik. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional menyebabkan keterlibatan mahasiswa dan kemampuan berpikir kritis belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran interaktif berbasis media digital menggunakan Educaplay serta menganalisis peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada materi maksim percakapan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kemampuan berpikir kritis, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran interaktif berbasis Educaplay mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Nilai rata-rata mahasiswa meningkat dari 66,29 pada siklus I menjadi 92,78 pada siklus II atau mengalami peningkatan sebesar 42,09%. Selain itu, mahasiswa menunjukkan partisipasi yang lebih aktif, kemampuan analisis yang lebih baik, serta keterlibatan yang lebih tinggi selama proses pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital interaktif dapat menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, partisipatif, dan efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah Pragmatik
Istilah-Istilah dalam Tradisi Tayubiyah di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati: Kajian Semantik : Terms in the Tayubiyah Tradition in Wangunrejo Village, Margorejo District, Pati Regency: Semantic Study Sari Setyo Murni; Ermi Dyah Kurnia; Prembayun Miji Lestari
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.21417

Abstract

Tradisi Tayubiyah di Dusun Sudo dan Bungkuk, Desa Wangunrejo, Kabupaten Pati, merupakan bagian dari tradisi sedekah bumi yang masih dilestarikan masyarakat setempat. Tradisi ini tidak hanya memuat praktik budaya, tetapi juga menghadirkan berbagai istilah khas yang merefleksikan pengetahuan dan nilai budaya masyarakat pendukungnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna serta fungsi penggunaan istilah-istilah dalam tradisi Tayubiyah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Data berupa kata dan frasa yang digunakan dalam pelaksanaan tradisi Tayubiyah, yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teori segitiga makna Ogden dan Richards untuk mengkaji hubungan simbol, konsep, dan referensi, serta teori fungsional Kaplan dan Manners untuk mengungkap fungsi penggunaan istilah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah-istilah dalam tradisi Tayubiyah, seperti leledha, modin, nayub, iwak bandeng, dhekem pitik, gedhang setangkep, kembang setaman, kembang gadhing sejodoh, dan sampur, memiliki keterkaitan yang erat antara bentuk linguistik, konsep budaya, dan referensi nyata dalam praktik tradisi. Selain mengandung makna leksikal, istilah-istilah tersebut juga merepresentasikan nilai-nilai sosial, religius, dan budaya masyarakat setempat. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan istilah dalam tradisi Tayubiyah berfungsi sebagai media pewarisan pengetahuan budaya sekaligus memperkuat identitas dan kearifan lokal masyarakat Wangunrejo.
Best Practices in Utilizing Aso'an Al-Qur'an to Improve Fluency in Reading Poetry Among Grade XI High School Students in Pamekasan, Madura Muhammad Holis; Khofif; Mohammad Muchlis
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.21744

Abstract

Poetry reading fluency is an important component of oral literacy in Indonesian language learning, encompassing accurate pronunciation, appropriate tempo, effective pausing, intonation, and expression. However, many students still experience difficulties in integrating these technical and expressive aspects when reading poetry. This study aims to describe the implementation of aso'an Al-Qur'an as an oral fluency training strategy and its contribution to improving poetry reading fluency among Grade XI students at SMA Tahfidz Darul Ulum Banyuanyar. The study employed a qualitative descriptive approach using a best-practice design. The participants consisted of 30 Grade XI students. Data were collected through observations, fluency assessment rubrics, intonation and expression rubrics, field notes, and learning documentation. Data were analyzed descriptively by comparing students’ reading performance before and after the implementation of the strategy. The findings indicate that the practice of aso'an Al-Qur'an contributed to improvements in pronunciation fluency, tempo stability, pause accuracy, intonation, expression, and students’ self-confidence in reading poetry. The findings also suggest that phonological and prosodic skills developed through regular Qur’anic recitation practices can be transferred to literary reading activities. This study highlights the potential of integrating contextual religious literacy practices into language and literature learning as an innovative strategy for strengthening students’ oral literacy and poetry reading performance.
Eksistensi Eksistensi Perempuan dalam Novel Hana Tara Hata karya Tere Liye: Kajian Feminisme: The Existence of Women in Tere Liye's Novel Hana Tara Hata: A Feminist Study Bilkis Naini Putri; Agnes; Dwi Setiyawan
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22053

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidakadilan gender serta menganalisis eksistensi perempuan dalam novel Hana Tara Hata karya Tere Liye melalui perspektif feminisme sastra. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data berupa novel Hana Tara Hata terbitan PT Sabak Grip Nusantara tahun 2025, sedangkan data penelitian berupa 75 kutipan naratif dan dialog yang merepresentasikan pengalaman tokoh perempuan. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian diklasifikasikan berdasarkan bentuk ketidakadilan gender menurut Fakih, yaitu marginalisasi, subordinasi, stereotipe, kekerasan, dan beban kerja. Analisis data dilakukan menggunakan perspektif feminisme sastra untuk mengungkap hubungan antara pengalaman ketidakadilan gender dan eksistensi perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Hana dan Cara mengalami berbagai bentuk ketidakadilan gender yang berakar pada budaya patriarki. Meskipun demikian, keduanya tidak direpresentasikan sebagai objek yang pasif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kesadaran, keteguhan sikap, serta kemampuan bertahan dan mengambil keputusan dalam berbagai keterbatasan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksistensi perempuan dalam novel dibangun melalui daya tahan, tanggung jawab moral, dan kemampuan bernegosiasi terhadap tekanan sosial dan budaya. Penelitian ini memperkaya kajian feminisme sastra mengenai representasi eksistensi perempuan dalam sastra Indonesia kontemporer.
PERAN EMOJI DALAM KOLOM kOMENTAR JUAL BELI DI TIKTOK AKUN SAKERA OLEHOLEHMADURA: KAJIAN SIBER PRAGMATIK: The Role of Emojis in Forming Speech Meaning in Buying and Selling Interactions on TikTok Shop Account SAKERA BYHOLEHMADURA: A Cyber Pragmatic Study Aldi Firnanda; Novia Shafa Dwijayanti; Lutviatul Mukarromah
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22066

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran emoji dalam pembentukan makna tutur pada kolom komentar jual beli di TikTok Shop akun SAKERA OLEHOLEHMADURA serta menjelaskan fungsinya dalam interaksi transaksional digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan siber pragmatik. Data penelitian berupa komentar tertulis yang mengandung emoji pada kolom komentar TikTok Shop akun SAKERA OLEHOLEHMADURA yang dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahap identifikasi, klasifikasi, dan interpretasi makna tutur berdasarkan konteks komunikasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emoji berfungsi sebagai penanda sikap, emosi, dan maksud tutur yang melengkapi pesan verbal dalam interaksi jual beli daring. Lima emoji yang paling dominan ditemukan adalah emoji wajah tersenyum dengan hati, wajah meneteskan air liur, wajah menangis keras, hati merah, dan wajah dengan air mata kebahagiaan. Emoji digunakan untuk memperkuat ekspresi evaluatif, seperti kepuasan, kekaguman, kenikmatan, dan ketertarikan terhadap produk yang ditawarkan. Selain itu, emoji berperan dalam memperjelas makna ilokusi tuturan, mengurangi ambiguitas pesan, serta memperkuat daya persuasif komentar dalam komunikasi berbasis teks. Temuan penelitian menunjukkan bahwa emoji merupakan unsur multimodal yang penting dalam praktik perdagangan digital karena tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi juga sebagai strategi pragmatis dalam membangun makna dan efektivitas interaksi komersial di media sosial
REPRESENTASI KETIMPANGAN GENDER DALAM NASKAH DRAMA PENYALIN CAHAYA KAJIAN FEMINISME INTERSEKSIONAL: Representation of Gender Inequality and Social Class in the Drama Script of the Copy of Light: A Study of Intersectional Feminism Elisabeth Eunike; Nisrina Rona Nabilah; Dicky Rachmat Pauji
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22096

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ketimpangan gender serta interseksionalitas antara gender dan kelas sosial dalam naskah drama Penyalin Cahaya karya Wregas Bhanuteja. Naskah ini mengisahkan Sur, mahasiswi korban kekerasan seksual di kampus yang menghadapi tekanan sosial dan institusional ketika memperjuangkan keadilan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis teks, dengan data berupa dialog dan adegan yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan teori feminisme interseksional Kimberlé Crenshaw dan teori representasi Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan gender direpresentasikan melalui praktik victim blaming, dominasi institusi kampus, pembungkaman suara korban, serta perlindungan terhadap pelaku laki-laki. Selain itu, pengalaman Sur memperlihatkan bahwa ketertindasan tidak hanya bersumber dari gender, tetapi juga diperkuat oleh posisi kelas sosialnya yang rentan. Dengan demikian, ketimpangan dalam naskah bekerja secara interseksional melalui relasi kuasa yang saling bertumpang tindih dan mempertegas kritik terhadap struktur sosial yang tidak berpihak pada korban.
Pengaruh Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Mendhung Sumilak Karya JMV Sunarjo: Kajian Psikologi Sastra Sigmund Freud: The Main Character’s Inner Conflict in JMV Sunarjo’s Novel Mendhung Sumilak: A Study of Sigmund Freud's Literary Psychology Maghda Maelany; Dhoni Zustiyantoro; Yusro Edy Nugroho
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22355

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kepribadian tokoh Erni dalam novel Mendhung Sumilak karya JMV Sunarjo melalui pendekatan psikologi sastra. Rumusan masalah pada penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana kondisi psikologi dan pengaruhnya pada kehidupan tokoh utama tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskripif yang fokus pada data tertulis berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud mengenai id, ego, dan superego. Teknik pengumpulan  data dilakukan dengan studi pustaka  untuk memahami makna dan merekonstruksi fenomena, sehingga mendapatkan bahan yang berhubungan langsung dengan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek id dan ego berperan lebih besar dalam memengaruhi pembentukan sikap dan proses pengambilan keputusan yang dilakukan Erni. Meskipun demikian, superego  juga menjadi pengendali perilaku yang cukup membantu dalam pengendalian diri Erni. Adapun dampak dari konflik batin yang ditimbulkan yakni pada kondisi emosional  dan kondisi mental, dimana tekanan terus menerus yang diterima memicu kekhawatiran, perasaan tidak aman, dan kecemasan berlebih. Sehingga kondisi emosional dan mental tersebut memengaruhi keadaan Erni untuk mengatasi tekanan yang dialaminya
Kajian Sosiologi Sastra Ian Watt dalam Novel Pinatri ing Teleng Ati Karya Tiwiek SA: Social Class and Social Criticism in the Novel Pinatri ing Teleng Ati Cintya Aura Zahra Puspita; Dhoni Zustiyantoro; Yusro Edy Nugroho
CARAKA Vol 12 No 2 (2026): JUNE: ON PROGRES
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/caraka.v12i2.22356

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kelas sosial dan kritik sosial yang direpresentasikan dalam novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra dan teori refleksi sosial Ian Watt. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dialog, dan narasi yang menunjukkan representasi kelas sosial dan kritik sosial dalam novel. Sumber data berasal dari novel Pinatri ing Teleng Ati karya Tiwiek SA cetakan kedua tahun 2019. Data dikumpulkan melalui teknik baca, catat, dan pembacaan heuristik, kemudian dianalisis secara deskriptif-interpretatif berdasarkan konsep refleksi sosial Ian Watt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas sosial dalam novel direpresentasikan melalui perbedaan ekonomi, pendidikan, pekerjaan, dan status sosial yang memengaruhi relasi antartokoh. Adapun kritik sosial yang ditemukan meliputi kemiskinan, keterbatasan akses pendidikan, diskriminasi sosial, penyalahgunaan kekuasaan, kekerasan seksual, serta stigma terhadap perempuan yang hamil di luar nikah. Temuan tersebut menunjukkan bahwa novel Pinatri ing Teleng Ati tidak hanya merefleksikan realitas stratifikasi sosial dalam masyarakat Jawa, tetapi juga menghadirkan kritik terhadap berbagai bentuk ketidakadilan sosial yang masih terjadi. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra dapat berfungsi sebagai media refleksi sosial sekaligus sarana kritik terhadap problem kemanusiaan dalam masyarakat.