cover
Contact Name
Otto Fajarianto
Contact Email
ofajarianto@gmail.com
Phone
+6281296890687
Journal Mail Official
jurnal.konvergensi@paramadina.ac.id
Editorial Address
Jalan Gatot Subroto Kav. 96-97, Mampang Prapatan, RT.4/RW.4, Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12790
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Published by Universitas Paramadina
ISSN : 2086342X     EISSN : 25280546     DOI : https://doi.org/10.51353/kvg.v3i2
Core Subject : Education, Social,
Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi adalah Jurnal Ilmiah yang diterbitkan secara berkala oleh Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina. Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi memilik e-ISSN 2528-0546 dan p-ISSN 2086-342X. Hasil-hasil penelitian yang disajikan dalam Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi ini hanyalah sebagian kecil dari kekayaan intelektual, namun kami berharap dapat memberikan inspirasi untuk pengembangan kajian-kajian komunikasi selanjutnya. Dukungan dan kontribusi nyata pembaca sekalian sangatlah kami harapkan untuk terbitan Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi selanjutnya. Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi terbit dalam setahun dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Pengiriman artikel dapat dilakukan melalui daring dengan melakukan registrasi terlebih dahulu pada website ini. Konvergensi : Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi menerima artikel pada bidang kajian komunikasi
Articles 86 Documents
PERAN KOMUNIKASI ANTAR SANTRI DALAM MENJAGA KESEHATAN MENTAL DI MASA PANDEMI COVID-19: STUDI ATAS ALUMNI PONDOK MODERN AL-RIFAIE 2 MALANG Haq, Irada Shidratin; Tawaqal, Rizki Surya
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v6i1.994

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran komunikasi interpersonal antar santri di Pondok Modern Al-Rifa’ie 2 Malang dalam menjaga kesehatan mental selama pandemi COVID-19. Fokus penelitian adalah pada bagaimana interaksi sosial dan dukungan teman sebaya membantu mengatasi tekanan mental akibat pembatasan sosial. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali pengalaman alumni dalam memanfaatkan komunikasi antarpribadi selama masa pandemi. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi antar santri memainkan peran penting dalam menciptakan solidaritas, mengurangi kecemasan, dan memperkuat ketahanan mental. Meskipun ada tantangan seperti karakteristik individualis pada beberapa santri, interaksi yang intensif melalui berbagai kegiatan bersama berhasil menciptakan rasa aman dan dukungan emosional. Aktivitas bersama dan percakapan sehari-hari menjadi mekanisme penting untuk mengalihkan perhatian dari tekanan mental, terutama selama masa isolasi yang ketat. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya komunikasi interpersonal sebagai sarana pertukaran informasi dan dukungan emosional dalam konteks lingkungan sosial yang unik seperti pesantren. Hasil penelitian memberikan wawasan tentang bagaimana komunikasi interpersonal dapat diterapkan secara efektif dalam mendukung kesehatan mental, tidak hanya di lingkungan pesantren tetapi juga dalam konteks kelompok sosial lainnya. Studi ini merekomendasikan pengembangan program berbasis komunikasi untuk mendukung kesejahteraan mental santri di masa depan.
AUDIENCE RECEPTION OF THE CONTROVERSY SURROUNDING THE FILM "LAURA" Aladdin, Yuri Alfrin; Lestari, Desi; Syas, Mulharnetti; Samatan, Nuriyati
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/kvg.v6i1.995

Abstract

This study analyzes audience reception of the controversy surrounding the “Laura” movie, which is based on the true story of influencer Laura Anna. The film portrays Laura’s struggle against injustice after experiencing a tragic accident that changed her life. Laura had a free intimate lifestyle with her boyfriend and posted her night parties’ life. However, one night she had an accident when she was coming home with her boyfriend and both of them were drunk. The film sparked various public opinions, both supportive and critical, particularly regarding Laura’s life before the accident. This research uses a descriptive qualitative research approach and Stuart Hall’s reception theory. This study examines how audiences interpret the messages in Laura through three positions: hegemonic dominant, negotiated, and oppositional. Reception analysis is used as a method to describe how the audience receives and interprets media texts. The findings reveal that one audience member falls into the hegemonic dominant position, stating that Laura is an inspirational story and disregarding the controversy. Three participants are in the negotiated position, acknowledging that the film’s message remains clear despite the surrounding controversy. One participant takes an oppositional stance, holding views that contradict the film’s intended message. The audience believes that the film Laura was brought to the big screen merely as an exploitation of tragedy rather than a work conveying the struggle of Laura. The audience thinks that the film is too dramatic and does not provide a clear solution to the issues raised. Keywords: Audience Reception, Stuart Hall, Indonesian Film, “Laura”, Controversy
STRATEGI REBRANDING RUMAH SAKIT KHUSUS KUSTA SUNGAI KUNDUR MENJADI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. RIVAI ABDULLAH BANYUASIN Havivi, Siti Lady; Kurniawan, Iman; Santoso, Budi
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/bwkxea46

Abstract

Rebranding rumah sakit merupakan strategi penting untuk mengatasi stigma, memperkuat identitas organisasi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Penelitian ini menganalisis strategi rebranding Rumah Sakit Khusus Kusta Sungai Kundur menjadi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Rivai Abdullah (RSUP DRA) Banyuasin. Tujuannya adalah mengevaluasi proses rebranding yang mencakup transformasi identitas, strategi komunikasi, pengembangan layanan, serta faktor pendukung dan penghambat implementasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh dari analisis dokumen, wawancara dengan manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan, serta literatur terkait rebranding dan manajemen pelayanan kesehatan. Hasil menunjukkan bahwa rebranding dilakukan melalui lima dimensi utama: (1) transformasi identitas organisasi dan repositioning dari rumah sakit khusus menjadi rumah sakit umum pusat; (2) strategi komunikasi internal, eksternal, dan partisipatif untuk membangun citra baru; (3) pengembangan layanan kesehatan melalui penambahan fasilitas dan peningkatan mutu; (4) manajemen perubahan dengan pelatihan SDM dan kepemimpinan transformatif; serta (5) dukungan kebijakan pemerintah. Dampak rebranding terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan pasien, penguatan citra positif, dan pencapaian akreditasi lebih baik. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa rebranding RSUP DRA berhasil mengatasi stigma, memperluas segmen pasien, dan memperkuat posisi sebagai rumah sakit rujukan regional.
PERAN TIKTOK SEBAGAI MEDIA DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS UMKM Laraskana, Tiara Nesva; Sakir, Icuk M.
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/bw82nf35

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran TikTok sebagai media digital marketing dalam meningkatkan brand awareness UMKM, dengan fokus pada usaha kuliner Bakso Granat Mas Azis Palembang. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, dan pelanggan, observasi konten TikTok, serta dokumentasi aktivitas pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pengenalan merek, daya ingat konsumen, serta interaksi pelanggan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja penjualan sekitar 25–30%. Namun, tantangan tetap ada terkait konsistensi produksi konten dan adaptasi terhadap algoritma platform. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok merupakan media efektif bagi UMKM untuk memperkuat kehadiran merek, serta merekomendasikan penelitian lanjutan dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur dampak TikTok secara statistik terhadap kinerja pemasaran digital.
STRATEGI KOMUNIKASI GENRE DI KEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN REMAJA TENTANG BAHAYA SEKS PRA-NIKAH MELALUI MODEL AISAS Annisa, Azra; Satrio Adiwibowo, Bugi
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/a419z653

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas strategi komunikasi persuasif Forum GenRe di wilayah Kembangan dengan menggunakan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share) sebagai kerangka teori. Model ini dipilih karena menekankan tahapan penting dalam komunikasi, mulai dari menarik perhatian hingga mendorong partisipasi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Forum GenRe telah melakukan berbagai upaya komunikasi persuasif, sebagian besar remaja di Kembangan masih belum mengetahui keberadaan forum ini sebagai agen kampanye edukasi seks pra-nikah. Selain itu, kesadaran remaja terhadap bahaya seks pra-nikah tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi yang digunakan belum optimal, sehingga diperlukan evaluasi dan pengembangan strategi yang lebih inovatif, interaktif, serta sesuai dengan karakteristik remaja agar pesan mampu menarik perhatian, menumbuhkan minat, mendorong pencarian informasi, serta meningkatkan aksi dan partisipasi aktif dalam menyebarkan informasi.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TEH TONG TJI MELALUI INSTAGRAM DALAM MEMBANGUN BRAND RECOGNITION Anandianskha, Sawaviyya; Harahap , Halomoan
Konvergensi Vol 6 No 1 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi (Juni 2025)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/gfx67n74

Abstract

Digital transformation has reshaped marketing practices, with Instagram emerging as a key platform for building brand recognition. This study examines the marketing communication strategy of Teh Tong Tji on Instagram, emphasizing the use of Reels, Stories, and visual elements to enhance audience engagement. A qualitative approach, guided by Social Media Engagement Theory (SME), was employed through in-depth interviews, content observation, and document analysis. Findings reveal that audience engagement remains limited due to inconsistencies in delivering relevant and appealing content. Among the available features, Reels and Stories proved most effective in generating higher interaction rates, including likes, comments, and shares. Visual storytelling, particularly product introduction videos, was found to play a significant role in strengthening brand recognition. Thematic analysis further highlights the necessity of aligning content strategies with audience preferences, as well as the importance of ongoing evaluation to optimize algorithm performance. This study contributes to the digital marketing literature by offering insights into how traditional brands can adapt their communication strategies to remain competitive in the social media era. Practical recommendations include enhancing content consistency, leveraging interactive features, and refining visual elements to better meet audience needs and foster stronger brand recognition.
PERAN INFLUENCER TIKTOK DALAM MEMBENTUK PERSEPSI POSITIF PENDIDIKAN SEKSUALITAS PADA GENERASI Z MELALUI AKUN @DOKTERAMIRAOBGYN Tahira, Kayla; Nurhayati, Kristina; Putri, Vega Karina Andira; Wahjuwibowo, Indiwan Seto
Konvergensi Vol 6 No 2 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/6r2jz417

Abstract

Pendidikan seksualitas di Indonesia hingga saat ini masih sangat rendah. Kurangnya pemahaman dan keterbukaan dalam membahas pendidikan seksualitas menyebabkan banyak persepsi negatif di kalangan masyarakat dalam menanggapi hal tersebut. Persepsi ini diperkuat oleh norma sosial dan budaya yang ada di Indonesia. Minimnya informasi yang kredibel mengenai seksualitas dapat menyebabkan misinformasi dan memicu adanya perilaku seksual berisiko. Media sosial telah menjadi sistem komunikasi dan informasi yang dominan dalam masyarakat modern. Saat ini, media sosial menjadi sumber utama pencarian informasi, terutama melalui platform TikTok. Hal ini menjadikan media sosial sebagai salah satu sarana utama bagi Generasi Z untuk memperoleh atau mendapatkan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran influencer TikTok @dokteramiraobgyn memfasilitasi edukasi terkait seksualitas sehingga dapat membentuk persepsi positif di kalangan Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Interpretif melalui metode analisis konten. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa akun @dokteramiraobgyn memfasilitasi edukasi tentang seksualitas melalui tiga aspek komunikasi persuasif: otoritas, kredibilitas, dan daya tarik sosial. Melalui pendekatan yang inklusif, akun ini tidak hanya memberikan edukasi saja tetapi juga membuka pikiran dan mendorong audiens untuk lebih berhati-hati juga kritis dalam mengambil keputusan terkait kesehatan reproduksi dan seksual. Temuan ini menyoroti pentingnya peran Influencer dengan latar belakang profesional medis seperti @dokteramiraobgyn dalam memberikan pendidikan seksualitas. Kata Kunci: Pendidikan Seksualitas, Generasi Z, TikTok, @dokteramiraobgyn
ALGORITMA, ECHO CHAMBER, POLARISASI, DAN VIRALITAS DI TIKTOK PADA PEMILIHAN PRESIDEN 2024 Tri Wahyuti; Fitri Sarasati; Riski Mohamad Baskoro; Herman Paninggiran; Sudarmanto, Bagus
Konvergensi Vol 6 No 2 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/5f442c71

Abstract

This research critically analyzes the role of TikTok's algorithm in forming echo chambers, strengthening political polarization, and driving the virality of political content during Indonesia's 2024 Presidential Election. As a social media platform with over 112 million active users in Indonesia, predominantly aged 18-24, TikTok has become a strategic arena for digital political discourse competition. Using an interdisciplinary approach combining media studies, political science, and digital technology, this research reveals how TikTok's machine learning-based algorithm compiles individual user timelines based on engagement patterns rather than source credibility or chronology, thereby creating echo chambers that limit the diversity of political information. Findings indicate that political content with emotional elements, dramatization, and entertainment (politainment) has a higher probability of virality compared to factual content, posing serious implications for the quality of public deliberation and digital democracy in Indonesia. Based on the analysis of virality dynamics and digital polarization, this research proposes an Algorithm Democratization Model that combines aspects of transparency, regulation, literacy, platform architecture, and research to create a healthier digital ecosystem that supports democratic discourse.Keywords: TikTok algorithm, echo chamber, political polarization, virality, digital democracy
FENOMENA DIPLOMASI PUBLIK DI ERA POST-TRUTH: DARI KESEPAHAMAN BERSAMA MENUJU MANIPULASI PESAN PROPAGANDA Baskoro, Riski M; Sarasati, Fitri; Wahyuti, Tri; Paninggiran, Herman NK; Santoso, Prasetya Yoga
Konvergensi Vol 6 No 2 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/p7mbxa80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membongkar secara kritis bagaimana praktik diplomasi publik di zaman Post-Truth telah mendistorsi "wujud asli" dari diplomasi publik itu sendiri yang memiliki tatanan nilai-nilai, makna dan juga karakter dialogisnya menuju ke arah praktik propaganda yang manipulatif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang fokus pada pemaknaan dan representasi dari pada praktik-praktik diplomasi publik, serta menggunakan analisis wacana atau menampilkan beberapa studi kasus dan mengkaji fenomena dalam konteks era Post-Truth dengan cara yang kritis. Penelitian ini menggunakan teori diplomasi publik serta pengembangan dari teori diplomasi publik hingga kini, lalu teori diplomasi publik pada akhirnya disejajarkan dengan teori propaganda, karena dalam kerangka teorinya, tulisan ini membahas bagaimana diplomasi publik bertansformasi menjadi propaganda. Temuan dari penelitian ini sesuai dengan penjelasan teori sebelumnya, yakni praktik diplomasi publik di era post-truth tidak lagi berfokus pada dialog dua arah untuk menciptakan kesepahaman bersama, melainkan fokus kepada persuasi satu arah, melakukan seleksi terhadap fakta dan melakukan secara sadar melakukan rekayasa terhadap persepsi, hasilnya adalah diplomasi publik masa kini telah terjebak dalam propaganda, strategi komunikasi yang dilakoni oleh pemerintah merupakan kendaraan utama untuk menghegemoni, terlihat nampak halus nan etis dalam praktiknya tetapi nyatanya diselipi propaganda. Artinya, diplomasi publik di era post-truth semakin sulit dibedakan dari kegiatan propaganda atau bahkan dapat dikatakan diplomasi publik adalah terminologi lain dari propaganda.
PENGARUH E-WOM DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN POLWAN UNTUK MEMBELI PAKET WISATA TRAVELOKA Septaria, Della; Mubarok, Muhamad Husni
Konvergensi Vol 6 No 2 (2025): Konvergensi: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51353/d9v3nh83

Abstract

Penggunaan platform digital dalam praktik pariwisata semakin popular, namun, penelitian yang secara khusus mengkaji penawaran paket wisata belum memadai. Dalam berbagai kajian, eWOM diidentifikasi sebagai elemen penting yang berpengaruh terhadap kecenderungan konsumen membeli paket wisata. Meskipun memberikan kontribusi besar pada topik ini, segmentasi yang terfokus pada polisi wanita sebagai subjek kajian masih sangat minim. Peneliti berupaya mengevaluasi pengaruh Electronic Word of Mouth dan brand image terhadap perilaku pembelian paket wisata Traveloka pada kelompok responden perempuan yang berprofesi sebagai polisi. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, pemrosesan data dilakukan dengan teknik regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 25 sebagai alat bantu analisis. Penelitian ini melibatkan populasi 397 polisi wanita dari kelompok Widya Hira Pradhana di seluruh Indonesia, dengan sampel 80 responden yang dipilih menggunakan cluster random sampling. Hasil analisis mengungkapkan bahwa eWOM dan brand image secara signifikan memengaruhi keputusan pembelian, dengan arah hubungan yang positif. Lebih lanjut, model tersebut menjelaskan 40,2% varians dalam keputusan pembelian, Sisanya, yakni 59,8%, merupakan kontribusi dari faktor-faktor eksternal yang belum diteliti dalam model analisis ini.