cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 426 Documents
PENGARUH FLIPBOOK LITERASI DAN NUMERASI TERHADAP HASIL AKM PESERTA DIDIK KELAS V DI SDN PLOSO WONOAYU Lestari, Gritias Dwi; Aini, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.1918

Abstract

Abstract: The aim of this research is to determine the effect of flipbooks on the AKM results of class V students at SDN Ploso Wonoayu for the 2023/2024 academic year with a research sample of 18 students. This research method is Quasi-experimental design using a One Group Pretest-Posttest Design. This design uses a set of limitations, namely an experimental group without a control group. The researcher's test data includes pretest and posttest multiple choice questions which include 20 literacy questions and 20 numeracy questions. The questions contained in it are related to literacy and numeracy questions obtained from a motivational application provided by the Ministry of Education and Culture which can only be accessed by students who take part in government programs such as teaching campuses so that researchers do not need to carry out validity and reliability tests, in order to obtain information on literacy and learning outcomes. numeracy which measures students' mastery of the material. To analyze the data using the normality test and paired sample t-test. By using literacy and numeracy flipbooks there is a significant influence on the AKM results of class V students from the pretest and posttest. The results of the paired sample t-test for literacy and numeracy have a significance level (2-tailed) < 0.05 or 0.000 < 0.05 so we come to the conclusion that Hₒ is rejected and Ha is accepted. showed a significant increase. This shows that there are differences in literacy and numeracy pretest scores as well as literacy and numeracy posttest scores after using literacy and numeracy flipbooks at SDN Ploso Wonoayu.Keywords: Flipbook, Literacy and Numeracy, AKM Results                                                                                                         Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh flipbook terhadap hasil AKM peserta didik kelas V SDN Ploso Wonoayu tahun ajaran 2023/2024 dengan sampel penelitian 18 peserta didik. Metode penelitian ini yaitu Quasi-experimental design dengan Menggunakan Rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Rancangan ini menggunakan satu set batasan, yaitu kelompok eksperimen tanpa kelompok kontrol. Data tes peneliti meliputi pretest dan posttest soal pilihan ganda yang meliputi dari 20 soal literasi dan 20 soal numerasi. Soal yang tersusun didalamnya terkait soal literasi dan numerasi yang didapat dari aplikasi motivasi yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang hanya bisa diakses oleh mahasiswa yang mengikuti program pemerintah seperti kampus mengajar sehingga peneliti tidak perlu melakukan uji validitas dan reliabilitas, guna mendapatkan informasi Hasil belajar literasi dan numerasi  yang mengukur penguasaan peserta didik terhadap materi. Untuk menganalisis data menggunakan uji normalitas dan uji paired sample t-test. Dengan menggunakan flipbook literasi dan numerasi terdapat pengaruh yang signifikan dari hasil AKM peserta didik kelas V dari pretest dan posttest. Hasil dari uji paired sample t-test literasi dan numerasi memiliki taraf signifikansi (2-tailed) < 0,05 atau 0,000 < 0,05 sehingga kita sampai pada kesimpulannya bahwa Hₒ ditolak dan Ha diterima. menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal tersebut menunjukkan adanya perbedaan nilai pretest literasi dan numerasi serta nilai posttest literasi dan numerasi setelah di menggunakan flipbook literasi dan numerasi di SDN Ploso Wonoayu.Kata Kunci: Flipbook, Literasi dan Numerasi, Hasil AKM
Implementasi Penggunaan LKPD Berbasis Model Learning Cycle Terhadap Literasi Budaya stya ningsih, nova ayu; tirtoni, feri
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.1921

Abstract

Penelitian ini mengkaji pemahaman guru tentang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Kelas di SDN Mindugading. Siswa harus dilatih dalam berpikir kritis karena kurikulum 2013 menuntut keterampilan berpikir kritis. Lembar Kerja Peseta Didik berbasis Kelas akan membantu siswa belajar berpikir kritis dengan mengajarkan mereka tidak hanya mengingat, memahami, dan mengaplikasikan informasi, tetapi mereka juga belajar untuk menganalisis, mengevaluasi, dan mengembangkan ide-ide mereka sendiri. Untuk mendukung pembelajaran yang melatih siswanya untuk memahami literasi budaya, guru harus memiliki kemampuan yang memadai untuk memahami Cycle of Learning. Penelitian ini merupakan bagian dari jenis penelitian kualitatif yang memiliki desain deskriptif. dengan metode dokumentasi untuk pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memahami lembar kerja peserta didik berbasis Learning Cycle di SDN Mindugading dengan baik, melaksanakannya dengan baik, dan berada dalam kategori cukup baik. Selain itu, tingkat keberhasilan peserta didik dalam mengikuti LKPD berbasis Learning Cycle juga berada dalam kategori baik.
ANALISIS PENERAPAN MODEL MAKE A MATCH TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS SISWA SD ningsih, litha ayu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2017

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran Make A Match terhadap peningkatan hasil belajar IPS siswa sekolah dasar, jika diterapkan di sekolah dasar yang berbeda. Jenis penelitian ini menggunakan metode Studi Pustaka. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data berupa analisis isi, yang bertujuan untuk memahami serta menganalisis data yang telah dicari dan dikumpulkan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui teknik dokumentasi, dengan mencari data melalui beberapa sumber diantaranya dari website, google scholar, sinta, artikel dan jurnal ilmiah lainnya. Tinjauan Pustaka berfokus pada Model Make A Match, hasil belajar dan pelajaran IPS di sekolah Dasar. Berdasarkan hasil penelitian Studi Pustaka yang telah dibahas dan dianalisis oleh peneliti, maka peneliti memberikan kesimpulan bahwa terdapat “Pengaruh Peningkatan Hasil Belajar IPS di Sekolah Dasar yang berbeda dengan menerapkan Model Pembelajaran Make A Match.Kata Kunci: Make A Match, Hasil Belajar, IPS.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA KELAS IV SD NEGERI PEPELEGI 2 SIDOARJO Aisyah, Arum Nur; Rachmadyanti, Putri; Alfiyah, Umi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2019

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Dasar dibagi menjadi dua kegiatan utama yaitu pembelajaran intrakurikuler dan projek penguatan profil pelajar Pancasila. Melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila ini diharapkan dapat mendorong peserta didik menjadi pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi projek penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema “Gaya Hidup Berkelanjutan” kelas IV di SD Negeri Pepelegi 2 Sidoarjo sebagai bentuk inovasi dari Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif untuk mengamati pelaksanaan proyek termasuk pembagian peran, pembuatan infografis, pembuatan media tanam (POT) dari limbah, hingga menanam dan merawat tanaman TOGA. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa projek ini berhasil mengintegrasikan profil pelajar Pancasila, menanamkan karakter, meningkatkan keterampilan, dan partisipasi aktif peserta didik. Melalui kerja sama antar guru, peserta didik, dan orang tua, projek ini memberikan pengalaman belajar yang holistik dan bermakna sehingga mencerminkan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan karakter dan keterampilan peserta didik.
PENGEMBANGAN E-BOOK BERBASIS FLIPBOOK MUATAN IPAS PADA MATERI PETA DAERAH KELAS IV PURNAMA, SIDIQ PUTRA; Suciptaningsih, Oktaviani Adhi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2070

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa e-book berbasis flipbook mauatan IPAS materi peta daerah di kelas IV SD. Berdasarkan temuan dari wawancara dengan guru kelas empat dan analisis kebutuhan siswa kelas empat di SD Negeri 2 Rejosari, ditemukan bahwa siswa yang kurang memahami materi peta, terutama materi peta daerah, masih mengalami kesulitan dalam pembelajarannya. Jika siswa menggunakan bahan ajar yang hanya bergantung pada buku paket dan buku LKS, mereka akan kurang memahami materi peta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D). Dengan menggunakan model pengembangan 4D, penelitian ini menggunakan bahan ajar e-book IPAS berbasis flipbook. Pengembangan ini menghasilkan konten yang mencakup materi pembahasan, instruksi tugas, dan link video yang terhubung ke YouTube, yang membantu siswa lebih memahami materi. Validasi dilakukan kepada ahli media, dan ahli materi hasilnya menunjukkan skor 3,75 dari ahli materi termasuk dalam kategori “baik”. Data validasi ahli media memperoleh skor 5,00 berada dalam kategori “sangat baik”, Jadi, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi e-book berbasis flipbook dapat digunakan dalam pembelajaran IPAS, khususnya materi peta.
Konsentrasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Tematik Kelas V SDN 5 Nanga Nuak Mardiana, Mardiana; Wulandari, Hesti; Apsari, Nurul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2189

Abstract

This research was motivated by the discovery that students' concentration was different at the beginning and end of learning. This can be seen by the students' restless movements, some shivering, fear, and playing. In thematic learning, learning concentration is very important so that students can understand certain topics with combined subjects. The research aims to describe the learning concentration of class V students at SDN 5 Nanga Nuak in thematic learning. This research is a qualitative descriptive study. The subjects in this research were 24 class V students and were divided into three groups, namely high, medium and low student learning outcomes. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The research instrumen uses observation sheets, interviews and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. Data validity with technical triangulation. The research results showed that students with high learning outcomes concentrated well during thematic learning. Students can pay close attention to the teacher's explanation and focus on the blackboard when the teacher explains using the blackboard, can ask and answer the teacher's questions, and participate actively in discussions. Students with moderate learning outcomes concentrate quite well during thematic learning. Some students looked enthusiastic and focused on paying attention to the teacher's explanation, but were still distracted by playing or chatting during the lesson. Students with low learning outcomes have poor concentration abilities during thematic learning. students who do not respond to the teacher's questions, are not active in discussions, and less enthusiasm, and are still playing and sleepy during learning.Penelitian ini dilatar belakangi dengan ditemukan bahwa konsentrasi siswa yang berbeda ketika diawal dan akhir pembelajaran. Hal tersebut dapat diketahui dengan adanya gerak-gerik siswa yang gelisah, ada yang mengobrol, mengantuk, dan bermain. Dalam pembelajaran tematik, konsentrasi belajar sangat penting agar siswa dapat memahami topik tertentu dengan mata pelajaran yang digabungkan. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan konsentrasi belajar siswa kelas V SDN 5 Nanga Nuak pada pembelajaran tematik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V yang berjumlah 24 orang siswa dan di kelompok menjadi tiga yaitu hasil belajar siswa tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan triagulasi teknik.  Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa dengan hasil belajar tinggi berkonsentrasi dengan baik selama mengikuti pembelajaran tematik. Siswa dapat memperhatikan penjelasan guru dengan seksama dan berfokus pada papan tulis pada saat guru menjelaskan menggunakan papan tulis, dapat mengajukan dan menjawab pertanyaan guru, serta berpartisipasi aktif dalam diskusi. Siswa dengan hasil belajar sedang berkonsentrasi dengan cukup baik selama mengikuti pembelajaran tematik. Sebagian siswa terlihat bersemangat dan fokus memperhatikan penjelasan guru, akan tetapi masih teralihkan dengan bermain atau mengobrol selama pembelajaran berlangsung. Siswa dengan hasil belajar rendah memiliki kemampuan konsentrasi yang kurang baik selama mengikuti pembelajaran tematik. siswa yang kurang merespon terhadap pertanyaan guru, tidak aktif dalam diskusi, dan kurangnya semangat, serta masih bermain dan mengantuk saat mengikuti pembelajaran.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI ORGAN PERNAPASAN PADA HEWAN DAN MANUSIA TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS V SD surono, wahid; Djudin, Tomo; Mardiyyaningsih, Asriah Nurdini; Muharini, Rini; Erlina, Erlina
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2299

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan factorial designs pada 101 siswa dari dua sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui angket kemandirian belajar dan tes kemampuan berpikir kritis. Hasil uji anova menunjukkan bahwa variabel Kelas memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis (Sig. = 0,017, F = 5,856), sedangkan variabel Kemandirian tidak signifikan (Sig. = 0,105, F = 2,685). Meskipun terdapat interaksi antara Kelas dan Kemandirian yang tidak signifikan (Sig. = 0,00, F = 16,687). Hasil uji post hoc menunjukkan interaksi signifikan antara tingkat kemandirian belajar yang sangat tinggi dan penerapan pendekatan saintifik (p = 0,00), serta antara kemandirian belajar tinggi dan penerapan pendekatan saintifik (p = 0,033), serta antara kemandirian belajar sangat tinggi dan kelas pembelajaran pendekatan saintifik (p = 0,00). Ini menunjukkan bahwa pada tingkat kemandirian belajar yang tinggi, implementasi pendekatan saintifik dalam pembelajaran memberikan hasil yang signifikan.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DENGAN METODE CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SDN 16 MUNDUN PEJUGAN Adam, Fransisco; Sukristin, Sukristin; Pika, Katarina
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2310

Abstract

Abstract: This research is a Classroom Action Research (PTK) with the research objective to improve student learning outcomes on the material of the relationship between images on the state symbol and the Pancasila precepts with the CTL learning approach. The method of Classroom Action Research (PTK) with research subjects of class III students totalling 10 people consisting of 5 boys and 5 girls. Data collection techniques and instruments are test techniques carried out at the end of each cycle. Data collection instruments in the form of essay questions as many as 5 items. Data analysis techniques using descriptive statistical analysis. The results of the study in cycle I the average value of 10 students was 57.7 cycle II student learning outcomes increased by 14.5 from cycle I to 72.5. thus the use of the Contextual Teaching and Learning (CTL) method in Civics Education lessons is effective in improving the learning outcomes of third grade students of SDN 16 Mundun Pejugan. The conclusion that the Contextual Teaching and Learning (CTL) method can significantly improve student learning outcomes in civic education lessons. Suggestions for teachers and schools can continuously innovate in creating innovative learning so that students can develop their abilities optimally.Keywords: Civics Learning Outcomes, Contextual Teaching and Learning Method
PERAN GURU DALAM MENGATASI PERMASALAHAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI 12 BEMBAN PANGERSIT Susilawati, Nini; Ason, Ason; Peterianus, Septian
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2311

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to describe the teacher's role in overcoming students' early reading problems. The research subjects were class II teachers at SD Negeri Bemban Pengersit and the object of the study was beginner reading skills. This study uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection tools used were interview guides, observations and documentation. The results of the study show that in overcoming the problems of beginning reading, the teacher acts as a guide, coach, and companion for student learning activities. In its role as a mentor, the teacher tries to guide students so that they can discover their various potentials, especially the potential in beginning reading. As a teacher trainer trains students in the formation of basic competencies, according to their respective potentials. As a companion, the teacher accompanies and controls students in the class so that what is conveyed in the process of teaching and learning activities can be carried out properly. In the process of learning to read, the initial stage is the introduction of letters, then combining vowels and consonants into words and words and combining words into simple sentences. In addition, the teacher gives examples of pronunciation reading syllables, words, and simple sentences that are imitated and memorized by students. In order for students to be more helpful and facilitate students' reading pronunciation, the teacher gives assignments to students so they can study with their parents at home.Keywords: Teacher's Role, Beginning Reading Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam mengatasi permasalah membaca permulaan siswa. Subjek penelitian adalah guru kelas II SD Negeri Bemban Pengersit dan objek penelitian adalah kemampuan membaca permulaan. Penelitian ini mengunakan metode deskritif dengan pendekatan kualitatif. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman wawancara, observsi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dalam mengatasi permasalahan membaca permulaan, guru berperan sebagai pembimbing, pelatih, dan pendamping  bagi kegiatan belajar siswa. Dalam perannya sebagai pembimbing, guru berusaha membimbing siswa agar dapat menemukan berbagai potensi yang dimilikinya, terutama potensi dalam membaca permulaan. Sebagai pelatih guru melatih peserta didik dalam pembentukan kompentensi dasar, sesuai dengan potensi masing-masing. Sebagai pendamping, guru mendampingi dan mengontrol siswa di dalam kelas agar hal yang disampaikan dalam proses kegiatan belajar mengajar dapat terlaksana dengan baik. Dalam proses belajar membaca, tahap awal adalah pengenalan huruf, kemudian pengabungan huruf vokal-konsonan menjadi suku kata dan kata serta gabungan kata menjadi kalimat sederhana. Selain itu, guru memberi contoh lafal  membaca suku kata, kata, dan  kalimat sederhana yang ditiru dan dihafalkan oleh siswa. Selanjutnya guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah dalam pendampingan orang tua, agar siswa semakin lancar dalam membaca dengan lafal yang benar.Kata Kunci: Peranan Guru,  Membaca Permulaan
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Ira, Ira; Mastiah, Mastiah; Rudiansyah, Eko
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol. 12 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v12i1.2339

Abstract

Abstract: This research was motivated by the lack of critical thinking skills of fifth grade students at SD Negeri 12 Engkurai in mathematics learning. The aim of the research was to determine the results of the analysis of critical thinking skills of fifth grade elementary school students in mathematics learning at SD Negeri 12 Engkurai with the indicators of critical thinking skills used, namely interpretation, analysis, evaluation and inference. The method used is a qualitative method with a case study approach. The technique for determining subjects in this research used purposive sampling. The subjects in this research were fifth grade students, with high, medium and low categories grouped based on the results of critical thinking ability tests. The object of this research is the critical thinking ability of fifth grade students at SD Negeri 12 Engkurai. The data collection techniques in this research used tests, interviews and documentation. The research instrument uses test sheets, interview sheets, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity using triangulation techniques. The results of the research show that the critical thinking skills of fifth grade students at SD Negeri 12 Engkurai in solving critical thinking ability test questions in mathematics learning, especially in fraction counting operations, are still relatively low, this is proven by the average score of the critical thinking ability test results for all class students. V SD Negeri 12 Engkurai is 45, the highest score is 62.5 in the medium level critical thinking ability category, and the lowest score is 25 in the low level critical thinking ability category.Keywords: Analysis, Ability, Critical Thinking Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi kurangnya kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 12 Engkurai pada pembelajaran matematika. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil analisis kemampuan berpikir kritis siswa kelas V sekolah dasar pada pembelajaran matematika di SD Negeri 12 Engkurai dengan indikator kemampuan berpikir kritis yang digunakan yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik penentuan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V, dengan kategori tinggi, sedang, dan rendah yang dikelompokkan berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis. Objek dalam penelitian ini kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 12 Engkurai. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes, wawancara, serta dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan lembar tes, lembar wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 12 Engkurai dalam menyelesaikan soal tes kemampuan berpikir kritis pada pembelajaran matematika khususnya pada materi operasi hitung pecahan masih tergolong rendah, hal ini dibuktikan dengan skor rata-rata hasil tes kemampuan berpikir kritis seluruh siswa kelas V SD Negeri 12 Engkurai yaitu 45, skor tertingginya adalah 62,5 dengan kategori kemampuan berpikir kritis tingkat sedang, dan skor terendahnya adalah 25 dengan kategori kemampuan berpikir kritis tingkat rendah. Kata Kunci: Analisis, Kemampuan, Berpikir Kritis