cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. melawi,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Dasar
Published by STKIP Melawi
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 421 Documents
IMPLEMENTASI STRATEGI GUIDED WRITING PROCESS PADA KETERAMPILAN MENULIS TEKS WAWANCARA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Izza, Tsania Rohmatul; Oktaviani, Rizka Nur
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3449

Abstract

PENERAPAN METODE EDUTAIMENT DALAM KEMAMPUAN MENGHAFAL MUFRODAT ANGGOTA BADAN DI MI ZAINUR RIDHO WONOREJO Trianzah, Ning Dila Alfiatun Cahya; Anwar, Choerul; Mufidah, Nani Zahratul
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3673

Abstract

Abstract: This study aims to describe the implementation of the edutainment method using songs to enhance third-grade students’ ability to memorize Arabic vocabulary (mufrodat) of body parts at MI Zainur Ridho Wonorejo. A qualitative case study approach was used, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that using songs created a fun learning atmosphere and improved students’ memory of Arabic vocabulary. Singing combined with movements enhanced emotional and sensorimotor engagement. Students were more enthusiastic, recalled vocabulary better, and demonstrated improved mastery of the material. Both the teacher and school principal responded positively to this methodKeywords: edutainment, mufrodat, Arabic languageAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode edutainment menggunakan media lagu dalam meningkatkan kemampuan menghafal mufrodat anggota badan pada siswa kelas III MI Zainur Ridho Wonorejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lagu dalam pembelajaran menciptakan suasana yang menyenangkan dan meningkatkan daya ingat siswa terhadap kosakata bahasa Arab. Aktivitas bernyanyi disertai gerakan memperkuat keterlibatan emosional dan sensorimotor siswa. Siswa lebih antusias, mampu mengingat kosakata dengan lebih baik, dan menunjukkan peningkatan dalam penguasaan materi. Guru dan kepala sekolah juga memberikan tanggapan positif terhadap metode ini.Kata Kunci: edutainment, mufrodat, bahasa Arab
IMPLEMENTASI STRATEGI KNOW WANT LEARNED (KWL) UNTUK MENINGKATKAN MEMBACA PEMAHAMAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Samsul Putri, Zeta Hazara; Yuliana, Rina; Rokmanah, Siti
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3066

Abstract

Abstract: This research aims to find out whether the Know Want Learned (KWL) strategy can improve students' interpretative reading comprehension in elementary schools. The method used is a quasi-experimental quantitative method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample for this research consisted of 25 class IV students at SDI Tahfidz Preneur Pagipon. The average value of the control class was pretest 61.2 and posttest 73.4. The experimental class was pretest 59.6 and posttest 78.4. The normality results for the control class pretest were 0.147 0.173, the control class posttest 0.153 0.173 and the experimental class pretest 0.139 0.173, the experimental class posttest 0.099 0.173. The homogeneity test results for the control and experimental class pretest scores were F count 1.774 and F table 1.983, the post test scores for the control and experimental classes were F count 1.365 and F table 1.983. The results of hypothesis testing obtained were Tcount 1.703 and Ttable 1.677 or tcount ttable, namely Ho was accepted and Ha was rejected with the results of the hypothesis reading interpretative comprehension who received the Know Want Learned (KWL) strategy treatment being better than students who received the Know strategy treatment Want to Learn (KWL). Likewise, the N-Gain results obtained by the experimental class were 0.48 with medium criteria which shows that after implementing the Know Want Learned (KWL) strategy there was an increase in students' interpretive reading comprehension in elementary schools.Keywords: Know Want Learned (KWL) Strategy, Reading ComprehensionAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah strategi Know Want Learned (KWL) dapat meningkatkan membaca pemahaman interpretatif peserta didik di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif jenis quasi eksperimen (eksperimen semu) dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sample penelitian ini berjumlah 25 peserta didik kelas IV SDI Tahfidz Preneur Pagipon. Hasil nilai rata-rata kelas kontrol adalah pretets 61,2 dan postets 73,4. Kelas eksperimen adalah pretest 59,6 dan postest 78,4. Hasil normalitas pretest kelas kontrol 0,147 0,173, posttest kelas kontrol 0,153 0,173 dan pretest kelas eksperimen 0,139 0,173, posttest kelas eksperimen 0,099 0,173. Hasil uji homogenitas nilai pretest kelas kontrol dan eksperimen adalah F hitung 1,774 dan Ftabel 1,983, nilai posttest kelas kontrol dan eksperimen adalah F hitung 1,365 dan Ftabel 1,983. Adapun hasil pengujian hipotesis yang didapatkan adalah Thitung 1,703 dan Ttabel 1,677 atau t hitung t tabel yaitu Ho diterima dan Ha ditolak dengan hasil hipotesis membaca pemahaman interpretatif yang mendapatkan perlakuan strategi Know Want Learned (KWL) lebih baik dengan peserta didik yang mendapatkan perlakuan strategi Know Want Learned (KWL). Begitupun hasil N-Gain yang di dapatkan kelas eksperimen adalah adalah 0,48 dengan kriteria sedang yang menunjukkan setelah menerapkan stratgi Know Want Learned (KWL) adanya peningkatan membaca pemahaman interpretatif peserta didik di sekolah dasar.Kata Kunci: Strategi Know Want Learned (KWL), Membaca Pemahaman
PENGARUH PENGGUNAAN CONGKLAK BILANGAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI FPB DAN KPK Syaidina, Fera Aisha; Sari, Kanthi Pamungkas
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3398

Abstract

Abstract: This study aims to determine how effective the use of number congklak is on the learning outcomes of grade IV students at MI Ma'arif Ringinputih on Fpb and Kpk material. The research method used by researchers this time is quantitative method with pre test and post test data collection techniques, pre tests are done by each student at the beginning of cycle 1 while post tests are done by students at the end of each cycle. The results showed that the total number of students who reached the kkm value from the pre test to the post test increased by 19.23% then from the pretest to the post test 2 experienced a significant increase of 53.85%. Based on the data analysis, it can be concluded that the use of number congklak for Fpb and Kpk material can improve student learning outcomes on FPB and KPK material in mathematics subjects.Keywords: mancala numbers, fpb and kpk, mathematicsAbstrak: Penelitian ini betujuan untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan congklak bilangan terhadap hasil belajar siswa kelas IV di MI Maarif Ringinputih pada materi Fpb dan Kpk. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti kali ini yaitu metode kuantitatif dengan tehnik pengambilan data pre test dan post test, pre test dikerjakan setiap siswa pada awal siklus 1 sedangkan post test dikerjakan oleh siswa diakhir setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total siswa yang mencapai nilai kkm dari pre test menuju post test mengalami kenaikan sebesar 19,23% kemudian dari pretest menuju ke post test 2 mengalami kenaikan signifikan sejumlah 53,85%. Berdasarkan dari analisis data dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan congklak bilangan untuk materi Fpb dan Kpk dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi FPB dan KPK pada mata pelajaran matematika.Kata Kunci: congklak bilangan, fpb dan kpk, matematika
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MENGAJAR SISWA SLOW LEARNER PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SDN 1 GETASRABI Abshor, Devy Aufia; Wibowo, Deki; Nugraha, Yoga Awalludin; Rafsanjani, Toni Ardi
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3712

Abstract

Abstract: A teacher must try to improve the effectiveness of student learning. The purpose of the study was to analyze the teacher's learning strategies for slow learner students at SDN 01 Getasrabi, especially in the subjects of Natural and Social Sciences. The type of qualitative research is a case study approach. The data collection techniques are observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model. Based on the analysis of observation and interview data for class V teachers at SDN 01 Getasrabi, data was obtained that one class V elementary school student had learning problems. The student was not yet fluent in reading, had limited vocabulary so that he had difficulty communicating, and had low comprehension of the material presented by the teacher. The results of the study were that there were learning strategies for slow learner students for class teachers at SDN 01 Getasrabi, including learning preparation, classroom management, using interesting learning models, methods, and media, giving rewards and punishments, adding special lesson hours for slow learner students, providing motivation, cooperation with parents, making rules, and conducting learning evaluations.Keywords: Teacher Strategy, Slow Learner Students, Natural and Social SciencesAbstrak: Seorang guru harus berupaya meningkatkan keefektifan belajar siswa. Tujuan penelitian untuk menganalisis strategi pembelajaran guru kepada siswa slow learner di SDN 01 Getasrabi terutama di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Jenis penelitian kualitatif pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan datanya yaitu observasi/pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Berdasarkan analisis terhadap data observasi dan wawancara guru kelas V SDN 01 Getasrabi, diperoleh data ada satu siswa kelas V SD mengalami masalah belajar. Siswa tersebut belum lancar membaca, terbatasnya kosakata sehingga kesulitan dalam berkomunikasi, dan daya tangkap menerima materi yang disampaikan guru rendah. Hasil penelitian yaitu terdapat strategi pembelajaran terhadap siswa slow learner untuk guru kelas SDN 01 Getasrabi, diantaranya persiapan pembelajaran, pengelolaan kelas, menggunakan model, metode, dan media pembelajaran menarik, pemberian reward dan punishment, menambah jam pelajaran khusus untuk siswa slow learner, pemberian motivasi, kerjasama wali murid, membuat tata aturan, dan mengadakan evaluasi pembelajaran.Kata Kunci: Strategi Guru, Siswa Slow Learner, Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial
PENGARUH PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN: STUDI KASUS PERBANDINGAN ANTARA SDIT/MI SWASTA DAN SD NEGERI KALIPUCANG KULON, KABUPATEN BATANG Shodiqin, Mochammad Ali; Kusumawati, Dian; Muslim, Rachmat Imam
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3664

Abstract

Abstract:This study aims to analyze the factors that influence parents' decisions in choosing a school for their children, between Integrated Islamic Elementary Schools (SDIT/MI) and Public Elementary Schools (SD Negeri Kalipucang Kulon) in Batang Regency. The population in this study consisted of parents who had enrolled their children in elementary school or who had children aged 713 years and were domiciled in Kalipucang Kulon Village, Batang District. The sampling technique used was accidental sampling, which is a method of selecting samples by selecting individuals who happened to be met. This study used a survey method by distributing questionnaires to 20 respondents from among the parents of students. The analysis techniques applied were descriptive analysis and binary logistic regression analysis to test the proposed hypothesis. The results of the study showed that religious factors, quality of education, costs, and school facilities were the main considerations for parents in choosing a school for their children. Meanwhile, the quality of teaching, image, and location of the school did not show a significant influence. These findings provide important implications for schools and stakeholders in efforts to improve the quality of education.Keywords: Factors, School Selection, Elementary SchoolAbstrak:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam memilih sekolah untuk anak mereka, antara Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT/MI) dan Sekolah Dasar Negeri (SD Negeri Kalipucang Kulon) di Kabupaten Batang. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari orang tua yang telah mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah dasar atau yang memiliki anak berusia 713 tahun dan berdomisili di Desa Kalipucang Kulon, Kecamatan Batang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, yaitu metode pemilihan sampel dengan cara memilih individu yang kebetulan dijumpai. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner kepada 20 responden dari kalangan orang tua siswa. Teknik analisis yang diterapkan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi logistik biner untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor agama, kualitas pendidikan, biaya, dan fasilitas sekolah merupakan pertimbangan utama bagi orang tua dalam pemilihan sekolah untuk anak mereka. Sementara itu, kualitas pengajaran, citra, dan lokasi sekolah tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pihak sekolah dan pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan.Kata Kunci: Faktor, Pemilihan Sekolah, Sekolah Dasar
IMPLEMENTASI KURIKULUM MBKM DALAM PROGRAM ASISTENSI MENGAJAR STKIP MELAWI DI YAYASAN CAHAYA KEMULIAAN KABUPATEN SANGGAU Peterianus, Septian; Waridah, Waridah; Septiadi, Wahyu
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3828

Abstract

Abstract: This study aims to evaluate the role of the STKIP Melawi Teaching Assistance Program in supporting the implementation of the MBKM Curriculum at the Cahaya Kemuliaan Sosok Foundation, Sanggau Regency. With a qualitative approach and case study design, data collection is carried out through in-depth interviews, participatory observations, and document studies. The results of the study show that this program has succeeded in overcoming challenges such as limited teacher understanding and infrastructure, as well as improving the quality of learning through collaboration between teaching assistant students, teachers, and students. Research recommendations include intensive training for students, improved coordination, and periodic evaluations. This program can be an effective strategy in supporting curriculum implementation, especially in areas with limited resources. Keywords:Curriculum, MBKM, Teaching Assistance.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran Program Asistensi Mengajar STKIP Melawi dalam mendukung implementasi Kurikulum MBKM di Yayasan Cahaya Kemuliaan Sosok Kabupaten Sanggau. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil mengatasi tantangan seperti keterbatasan pemahaman guru dan sarana prasarana, serta meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kolaborasi antara mahasiswa asisten mengajar, guru, dan peserta didik. Rekomendasi penelitian mencakup pelatihan intensif bagi mahasiswa, peningkatan koordinasi, dan evaluasi berkala. Program ini dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung implementasi kurikulum, terutama di daerah dengan keterbatasan sumber daya.Kata Kunci:Kurikulum, MBKM, Asistensi Mengajar.
EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS KONTEKSTUAL TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PENDIDIKAN PANCASILA Amelia, Berliana Tata; Hamidaturrohmah, Hamidaturrohmah
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3729

Abstract

Abstract: Critical thinking skills are part of learning outcomes that emphasize Higher Order Thinking Skills (HOTS) which must be instilled in students. This study aims to identify the effectiveness of the contextual Problem Based Learning (PBL) model on students' critical thinking skills in civic education in class V SDN 3 Bringin. This research applies a quantitative approach with a one group pretest-posttest design pre-experimental method on 25 students. The instruments used are pretest-posttest questions and questionnaires. The results show a significant difference in students' critical thinking skills before and after applying the contextual PBL model. The paired sample t-test obtained a significance value (2-tailed) of 0.000 (0.05), thus Ho is rejected and Ha is accepted. The results of the pretest-posttest show an average increase from 61.68 to 82.12. Meanwhile, the average percentage of the questionnaire increased from 58.02% to 80,13%. Thus, the final conclusion is that the contextual-based PBL model is proven effective in improving students' critical thinking skills in Pancasila education in grade V of SDN 3 Bringin.Keywords: Problem Based Learning, Contextual, Critical Thinking, Pancasila EducationAbstrak: Keterampilan berpikir kritis adalah bagian dari capaian pembelajaran yang menekankan pada Higher Order Thinking Skill (HOTS) yang harus ditanamkan dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keefektifan model Problem Based Learning (PBL) berbasis kontekstual terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pendidikan pancasila di kelas V SDN 3 Bringin. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-eksperimen one group pretest-posttest design pada 25 siswa. Instrumen yang digunakan adalah soal pretest-posttest dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan signifikan keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan setelah menerapkan model PBL berbasis kontekstual. Uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi (2-tailed) 0,000 (0,05), sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil pretest-posttest terdapat peningkatan rata-rata dari 61,68 menjadi 82,12. Sedangkan rata-rata presentase kuesioner meningkat dari 58,02% menjadi 80,13%. Dengan demikian, didapatkan kesimpulan akhir bahwa model PBL berbasis kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pendidikan pancasila di kelas V SDN 3 Bringin.Kata Kunci: Problem Based Learning, Kontekstual, Berpikir Kritis, Pendidikan Pancasila
PEWARISAN BUDAYA RUMAH PANJAY MASYARAKAT ADAT DAYAK IBAN SUNGAI UTIK SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS Lestari, Emi Tipuk; Bahri, Saiful; Mardiana, Mardiana
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3803

Abstract

Abstract: This research contributes theoretically to the development of the social studies curriculum by offering a local wisdom-based ethnopedagogical framework through the cultural inheritance of the Panjay House of Dayak Iban Sungai Utik. Rumah Panjay not only functions as a place to live, but also as a center of social life, culture, and informal education that reflects the values of local wisdom, solidarity, and environmental preservation. This finding shows the potential of integrating local cultural values into social studies learning as an effort to build a community-based contextual curriculum through an ethnopedagogical approach. The results show that cultural inheritance is carried out through daily practices, traditional rites, and intergenerational interactions within the Panjay House. The values contained in this culture, such as mutual cooperation, deliberative democracy, and nature conservation, are relevant to be integrated into social studies learning, especially at the junior high school level in the Merdeka Curriculum on the theme of social diversity and cultural preservation. Thus, Rumah Panjay can be a contextual learning resource that enriches learning materials and instills character values in students.Keywords: Cultural inheritance, Rumah Panjay, Dayak Iban, Learning Resources.Abstrak: Penelitian ini berkontribusi teoretis dalam pengembangan kurikulum IPS dengan menawarkan kerangka etnopedagogis berbasis kearifan lokal melalui pewarisan budaya Rumah Panjay Dayak Iban Sungai Utik. Rumah Panjay tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat kehidupan sosial, budaya, dan pendidikan informal yang merefleksikan nilai-nilai kearifan lokal, solidaritas, dan pelestarian lingkungan. Temuan ini menunjukkan potensi integrasi nilai-nilai budaya lokal ke dalam pembelajaran IPS sebagai upaya membangun kurikulum kontekstual berbasis komunitas melalui pendekatan etnopedagogis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pewarisan budaya dilakukan melalui praktik sehari-hari, ritus adat, dan interaksi antargenerasi di dalam Rumah Panjay. Nilai-nilai yang terkandung dalam budaya ini, seperti gotong royong, demokrasi musyawarah, serta pelestarian alam, relevan untuk diintegrasikan ke dalam pembelajaran IPS, khususnya pada jenjang SMP dalam Kurikulum Merdeka pada tema keberagaman sosial dan pelestarian budaya. Dengan demikian, Rumah Panjay dapat menjadi sumber belajar kontekstual yang memperkaya materi pembelajaran dan menanamkan nilai karakter kepada peserta didik. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui penguatan model pembelajaran IPS berbasis budaya lokal yang selama ini kurang diangkat secara mendalam dalam kajian pendidikan formal. Keunikan penelitian ini terletak pada eksplorasi etnopedagogi Dayak Iban yang belum banyak digunakan sebagai dasar pengembangan kurikulum, sehingga menjawab celah literatur terkait pemanfaatan kearifan lokal sebagai pendekatan pedagogis dalam pembelajaran IPS.Kata Kunci: Pewarisan budaya, Rumah Panjay, Dayak Iban, Sumber Belajar
INTEGRASI PENDEKATAN ETNOPEDAGOGI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPAS BERBASIS PROYEK DI SEKOLAH DASAR Rakhman, Wahyudi; Subiyanto, Bambang; Syahruddin, Syahruddin; Mutiani, Mutiani
JURNAL PENDIDIKAN DASAR Vol 13, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : STKIP Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/jpd.v13i1.3121

Abstract

Pendekatan etnopedagogi menawarkan potensi besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, terutama pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis proyek di sekolah dasar. Pengintegrasian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sisi peningkatan kualitas pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) yang masih dinilai belum maksimal. Harapannya, pengintegrasian ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi pustaka. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu memaksimalkan perilaku pendidik dan perilaku, meningkatkan hasil belajar peserta didik, memberikan pesrfektif berbeda dan inovatif dalam suasana pembelajaran, keberagaman sumber belajar dan media yang digunakan, serta memperbaiki sistem pembelajaran seringkali terabaikan. Sehingga penelitian ini menjadi opsi penting dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran IPAS berbasis proyek di sekolah dasar, secara lebih kontekstual, kolaboratif, dan bermakna.