cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam STAI NU PACITAN Telah Masuk Jurnal DOAJ Internasional. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Transformasi yang diterbitkan oleh LP3M STAI NU PACITAN Jawa Timur Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Pengembangkan Aspek Psikomotorik dalam Sekolah Kreatif Achmad Ridlowi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (53.76 KB)

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat meniscayakan seseorang untuk terus belajar agar tidak tertinggal oleh roda perkembangan zaman yang kian cepat dan penuh tantangan. Terlebih guru yang bertugas mendidik dan mengajar. Guru yang benar-benar profesional mampu membangkitkan citra diri pada anak didiknya. Tugas guru adalah menciptakan kondisi agar anak dapat belajar bagaimana belajar (learning how to learn). Tugas-tugas itu bukanlah perilaku tunggal, melainkan harus difasilitasi dengan manejemen sekolah secara cerdas. Pemikiran ini menggiring kita pada diskursus lanjut, bahwa kepala sekolah dan guru-guru melakukan pekerjaan yang sangat berat, meski tidak selalu berarti hebat. Mereka dituntut dapat mendidik anak menjadi orang yang memiliki standar perolehan pendidikan secara baik dengan proses yang baik.Dalam obyek penelitian pada Sekolah Kreatif SMPN 1 Nawangan Pacitan menerapkan model pembelajaran baru. Beberapa perkembangan yang menggembirakan telah pula dicapai, walau tentu saja tantangan dan kendala yang harus dihadapi juga bertambah berat. Tetapi pengelola sekolah terus melangkah dengan semangat pembaharuan sesuai dengan semangat dasar pendidikan. Perkembangan yang menggembirakan ini antara lain terlihat dari respon positif masyarakat terhadap keberadaan Sekolah Kreatif ini. Meningkatnya jumlah siswa baru dari tahun ke tahun merupakan indikasi konkret bahwa model pembelajaran Sekolah Kreatif secara bertahap telah diterima dan disadari manfaatnya.Salah satu hal yang berbeda di Sekolah kreatif  SMPN 1 Nawangan Pacitan di banding sekolah pada umumnya adalah model dan proses pembelajarannya. Model pembelajaran di sekolah ini menggunakan pendekatan tematik. Artinya pembelajaran yang meletakkan siswa sebagai subject yang aktif, sebagai pusat kegiatan (student oriented). Oleh karena itu perbedaan siswa (kecepatan belajar dan minat yang berbeda) berusaha diakomodasi. Caranya antara lain dengan memberikan pengalaman belajar yang beragam, dan dengan mengaktifkan indera pendengaran, penglihatan, dan fisik anak (visual, audio, atau kinestetik).
Jual Beli Bersyarat dalam Islam Anang Wahyu Eko Setianto
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (33.668 KB)

Abstract

Ada perbedaan pendapat di kalangan fuqaha’ amshar terkait dengan jual beli dengan syarat. Sebagian fuqaha’ menyatakan kebolehannya dan sebagian yang lain menyampaikan tidak sahnya akad. Ulama Hanabilah menyatakan sahnya akad jual beli dengan syarat, dengan catatan syarat yang diberlakukan hanya satu saja. Imam Syafii dan Imam Abu Hanifah menyatakan syaratnya boleh dan sah, namun jual belinya termasuk fasid (rusak).Artinya: “Ada dua metode istinbath hukum terkait dengan syarat penetapan jangka waktu (dalam jual beli). Metode yang paling shohih menyatakan rusaknya akad jual beli. Metode kedua menghasilkan dua pendapat, yaitu: pendapat yang paling shahih adalah rusaknya akad jual beli, dan pendapat yang kedua (shahih) adalah sahnya akad jual beli, namun jika tidak dijelaskan maksud dari masa, maka jual-belinya bathil.” (Lihat: Muhyiddin Yahya bin Syaraf al-Nawawy, al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab, Mesir: Maktabah al- Mathba’ah al-Munîrah, tt.,: 6/364)Ada tiga batasan syarat yang merusak akad,  yaitu: 1. Jika syarat membatalkan tujuan utama dari transaksi. 2. Bila salah satu orang yang bertransaksi mensyaratkan adanya akad lain di luar jual beli. 3. Menggantungkan akad pada sesuatu yang belum pasti kejadiannya.
Pengaruh Layanan Bimbingan Pribadi Sosial Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI SMAN 1 Ngadirojo Tahun Pelajaran 2018/2019 Tita Maela Margawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.672 KB)

Abstract

Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya. Apabila anak tidak mempunyai rasa percaya diri, anak akan merasa malu kapan dan dimana saja bila dia tampil, dan tidak berani untuk bergaul, anak juga tidak berani untuk menunjukkan kemampuan yang dimilikinya kepada orang lain.Bimbingan pribadi merupakan upaya untuk membantu individu dalam menemukan dan mengembangkan pribadi yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mantap dam mandiri serta sehat jasmani dan rohani. Sementara bimbingan sosial merupakan upaya untuk membantu individu dalam mengenal dan berhubungan dengan lingkungan sosial yang dilandasi budi pekerti luhur dan tanggung jawab. Bimbingan pribadi-sosial berarti upaya untuk membantu individu dalam menghadapi keadaan batinnya sendiri dan mengatasi konflik-konflik dalam diri dalam upaya mengatur dirinya sendiri di bidang kerohanian, perawatan jasmani, pengisian waktu luang, penyaluran nafsu seksual dan sebagainya, serta upaya membantu individu dalam membina hubungan sosial di  berbagai lingkungan (pergaulan sosial)Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa kelas XI SMAN 1 Ngadirojo TahunPelajaran 2018/2019. Design penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah siswa kelas XI SMAN 1 Ngadirojo dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 30 siswa kelas XI SMAN 1 Ngadirojo dan teknik sampling menggunakan simple random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Likert, wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan rumus t-test. Dari hasil pre test diperoleh data tingkat perilaku agresif siswa sebesar 86,1 dengan kategori Sedang dan setelah diberikan treatment mengalami kenaikan menjadi 104.5 dengan kategori tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan pribadi-sosial dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa. Sedangkan untuk hasilt-test dilakukan dengan SPSS versi 16 yaitu dengan taraf kesalahan α = 0.05, dengan kriteria Ho ditolak jika output Asymp. Sig. (2-tailed)<α = 0.05, dan jika sebaliknya Ho diterima. (Sugiyono, 2010:379). Dan berdasarkan hasil uji tersebut diperoleh nilai t-test sebesar 0,00, yang mana kurang dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.
Pembelajaran Ekonomi Berbasis Pendidikan Karakter di Perguruan Tinggi Choiru Umatin
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.184 KB)

Abstract

Pertumbuhan ekonomi positif merupakan ciri keberhasilan suatu bangsa. Keberhasilan suatu bidang tidak akan pernah lepas dari para pelakunya. Salah satu yang memberikan sumbangsih adalah para lulusan bidang ekonomi. Maka, pembelajaran untuk calon pelaku ekonomi ini harus sesuai dengan apa yang dicita-citakan para pendiri bangsa ini agar para pelaku ini nantinya saat mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang didapat tidak melenceng dari falsafah bangsa. Sehingga, perlu kiranya dalam pembelajaran ekonomi didasari oleh pendidikan karakter. Untuk itu, tulisan ini akan memberikan gambaran bagaimana pembelajaran ekonomi yang berbasis pendidikan karakter.
Inovasi Kurikulum Pesantren Eko Wahid Budianto
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.402 KB)

Abstract

Kurikulum adalah merupakan rencana dari proses pendidikan, yang  pedoman dan acuan tentang jenis, lingkup, dan materi, danproses pendidikan. Kurikulum merupakan suatu bidang studi, yang digeluti oleh para ahli di bidang kurikulum, yang menjadi sumber konsep-konsep atau memberikan pijakan teoritis bagi pengembangan kurikulum berbagai institusi pendidikan (Pesantren).Inovasi atau disebut dengan pembaharuan kurikulum dalam pesantren sangat urgen kiranya harus ejawantahkan dengan harapa pendidikan yang ada dipesantren dapat menyesuaikan laju perubahan zaman. Diantara aspek inovasi kurikulum pesantren yang perlu dilakukan meliputi ranah tujuan, materi maupun proses pembelajaran
Pembelajaran Aktif Melalui Metode Imla’ untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf Arab pada Siswa Kelas VIIA SMPN 2 Tulakan Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2018/ 2019 Abdulloh Sadjad
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.226 KB)

Abstract

In the development of science today is supposed to be the method of teaching reading adapted to the context and the use of acceptable language students, not giving words - words without context and meaning. Likewise, teaching writing, writing skills (hand writing) with the copy, imitate, and so is the way it - it (Godman and his friends: 1986). Teaching literacy is not only learning rang and wrote letters by stringing-rangkainya but an attempt to develop the literacy skills (reading and writing) that is based upon the ability to speak. So that the child's cognitive ability in using the language would be better.               In Religion Islamic learning in primary school / madrasah rely heavily on the use of methods that attractive and interesting. Learning that a draw would entice children to keep and bear studying Islamic religion as a 2nd language after their mother tongue. If students are interested in learning it will easily improve student achievement in language. In some students, learning Islamic religion is very boring because they already feel able and delivery of material that is less attractive thus indirectly becoming weaker students in the arrest of the material. Writers as a teacher of Religion Islam strongly felt problem that occurred during this study.
Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri I Donorojo Pacitan Luqman Hadi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (35.402 KB)

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap orang, karena hanya dengan pendidikan orang akan memperoleh ilmu pengetahuan yang sangat diperlukan dalam kehidupannya. Keberhasilan suatu pendidikan lebih banyak dipengaruhi oleh tenaga kependidikan terutama guru, bahkan komponen lainnya termasuk kepala sekolah, pemilik, orang tua dan lingkungan serta semua pihak yang ikut berperan mempelancar proses geraknya guru dalam mencapai tujuan pendidikan.Upaya guru pendidikan agama islam dalam meningkatkan motivasi belajar dibagi menjadi tiga jenis motivasi: motivasi tinggi, motivasi sedang, dan motivasi rendah. Motivasi tinggi terdiri dari memberi angka, kompetisi. Motivasi sedang terdiri dari memberikan tugas, mengadakan ulangan, memberikan angka. Sedangkan motivasi rendah terdiri dari memberikan ganjaran, menumbuhkan minat, dan menjelaskan tujuan akhir.
Pentingnya Pancasila dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara Syamsudin Syamsudin
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (77.312 KB)

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara,dan sebagai ideologi mempunyai nilai nilai yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,dan bernegara.mempelajari isi dari sila-sila pancasila menunjukkan bahwa pancasila mengandung nilai nilai kehidupan bermasyarakat. Nilai nilai yang terkandung dalam pancasila secara garis besar terbagi atas beberapa tingkatan.yang pertama adalah nilai dasar,nilai instrumental,dan nilai praktis.selain nilai yang terkandung di dalam pancasila terdapat juga moral,dan norma.diterimanya pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara membawa konsekuensi logis bahwa nilai nilai pancasila harus selalu dijadikan landasan pokok,landasan fundamental bagi pengaturan serta penyelenggaraan negara.Meskipun pancasila terdiri atas lima sila berbeda,tetapi kelimanya merupakan satu kesatuan yang utuh.setiap sila dari pancasila itu tidak dapat berdiri sendiri.kelima sila itu bersama sama menyusun satu pengertian yang utuh yaitu pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Selain itu pancasila juga mempunyai fungsi untuk mempersatukan bangsa Indonesia dengan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.bangsa Indonesia yang memiliki berbagai macam suku bangsa,ras,agama,dan berbagai macam kebudayaan sangat membutuhkan sekali alat atau sarana untuk mengikat keberagaman tersebut.
Kompetensi dan Peran Guru dalam Pembelajaran PAI Imam Fakih
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.363 KB)

Abstract

Kompetensi guru merupakan kemampuan seseorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban secara bertanggung jawab dan layak. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogis, personal, profesional, dan sosial. Serta  menuntut pendidik untuk harus menguasai metode mengajar, menguasai materi yang akan diajarkan dan ilmu-ilmu lain yang ada hubungannya dengan ilmu yang akan diajarkan kepada siswa. Dan keberhasilan peserta didik tidak dapat dilepaskan dari peran seorang guru dalam pembelajaran. Sedangkan peran yang harus dimiliki seorang guru dalam pembelajaran diantaranya sebagai mediator, sebagai demonstrator, sebagai pemimpin, sebagai fasilitator, sebagai inspirator, sebagai korektor, sebagai ekspeditur, sebagai, supervisor, sebagai motivator, sebagai evaluator, dan sebagai konselor.
Peran Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran Siswa SMP Model Al-Istiqomah Muh. Syuhada Subir
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 2 (2019): JULI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.613 KB)

Abstract

Guru merupakan ujung tombak dalam dunia pendidikan. Sebagai ujung tombak, guru memiliki peran penting dalam suksesi pendidikan, khususnya dalam peningkatan mutu maupun kemampuan peserta didiknya. Dan lebih khusus lagi dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran. Dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Quran siswa SMP Model Al-Istiqomah, guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sekaligus sebagai pendidik, pembina, pembimbing, motivator, teladan, evaluator, dan mediator dan fasilitator. Selain peran guru dalam peningkatan kemampuan membaca al-Quran siswa SMP Model Al-Istiqomah, juga dipengaruhi oleh peran lembaga dalam memenuhi sarana prasarana yang diperlukan dalam proses pembelajaran, serta peran wali atau orang tua dalam menasihati, mendorong dan memotivasi anak-anakanya akan pentingnya membaca al-Quran dengan baik dan benar.

Page 6 of 13 | Total Record : 121