cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. pacitan,
Jawa timur
INDONESIA
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam STAI NU PACITAN Telah Masuk Jurnal DOAJ Internasional. E-journal ini merupakan versi online dari edisi cetak Transformasi yang diterbitkan oleh LP3M STAI NU PACITAN Jawa Timur Indonesia
Arjuna Subject : -
Articles 121 Documents
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok dalam Mengatasi Perilaku Agresif Siswa Kelas XI SMAN 1 Ngadirojo Tahun Pelajaran 2018/2019 Tita Maela Margawati
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.064 KB)

Abstract

Perilaku agresif merupakan tingkah laku individu yang ditunjukkan untuk melukai atau mencelakakan individu lain yang tidak menginginkan datangnya tingkah laku tersebut. Definisi tersebut mencakup empat faktor tingkah laku, yaitu: tujuan untuk melukai atau mencelakakan, individu yang menjadi pelaku, individu yang menjadi korban, dan ketidakinginan si korban menerima tingkah laku si pelaku.Bimbingan kelompok merupakan salah satu teknik bimbingan yang berusaha membantu individu agar dapat mencapai perkembangannya secara optimal sesuai dengan kemampuan, bakat, minat, serta nilai-nilai yang dianutnya dan dilaksanakan dalam situasi kelompok. Bimbingan kelompok ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah pada siswa dan mengembangkan potensi diri siswa.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok dalam mengatasi perilaku agresif siswa kelas XI SMAN 1 NgadirojoTahunPelajaran 2018/2019. Design penelitian ini adalah Pre-Eksperimental Design dengan model One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi adalah siswa kelas XI SMAN 1 Ngadirojo dengan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 12 siswa kelas XI SMAN 1 Ngadirojo dan teknik sampling menggunakan sampling purposive. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Likert, wawancara dan observasi.Analisis data menggunakan rumus t-test. Dari hasil pre test diperoleh data tingkat perilaku agresif siswa sebesar 49,83 dengan kategori Tinggi dan setelah diberikan treatment mengalami penurunan menjadi 38,83 dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dapat mengatasi perilaku agresif.Sedangkan untuk hasilt-test dilakukan dengan SPSS versi 16 yaitu dengan taraf kesalahan α = 0.05, dengan kriteria Ho ditolak jika output Asymp. Sig. (2-tailed)<α = 0.05, dan jika sebaliknya Ho diterima. (Sugiyono, 2010:379). Dan berdasarkan hasil uji tersebut diperoleh nilai t-test sebesar 0,00, yang mana kurang dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Sehingga ada pengaruh layanan bimbingan kelompok dalam mengatasi perilaku agresif.
Implementasi Mata Kuliah IAD, IBD, ISD Bagi Mahasiswa STAI NU Pacitan Syamsudin Syamsudin
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.68 KB)

Abstract

Pembelajaran merupakan bagian atau elemen yang memiliki peran sangat dominan untuk mewujudkan kualitas baik proses maupun lulusan (output) pendidikan. Pembelajaran yang dilaksanakan secara baik dan tepat akan memberikan kontribusi sangat dominan bagi siswa, sebaliknya pembelajaran yang dilaksanakan dengan cara yang tidak baik akan menyebabkan potensi siswa sulit dikembangkan atau diberdayakan. Proses pembelajaran yang ideal atau proporsional mutlak dilakukan. Maka perlu dilaksanakan pembelajaran yang lebih memperhatikan potensi siswa, memperhatikan situasi dan kondisi, memperhatikan sarana pembelajaran dan memperhatikan tujuan yang ingin dicapai.Mata Kuliah IAD, IBD, dan ISD merupakan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), yang harus diikuti semua mahasiswa semester pertama pada semua program studi. Mata kuliah ini memberikan pemahaman kepada para mahasiswa tentang Ilmu Alamiah Dasar (IAD), Ilmu Budaya Dasar (IBD), dan Ilmu Sosial Dasar (ISD). Setelah mempelajari mata kuliah ini, diharapkan terwujud Mahasiswa yang berkepribadian Indonesia, yang mampu memberikan solusi terhadap problem kemanusiaan, problem budaya, serta problem sosial dan lingkungan.Sesuai dengan jenis data yang diperlukan dari penelitian ini maka tehnik analisa datanya menggunakan content analysis yaitu suatu metode analisa data yang memfokuskan pada isi obyek penelitian. Dengan tehnik ini data yang diperoleh akan dipilah-pilah dan dikelompokkan, untuk kemudian dianalis isinya sesuai dengan objek yang dibutuhkan secara konkrit. Hasil dari penelitian tersebut adalah 1) Mata kuliah IAD, IBD, dan ISD telah diberikan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan, dalam semester pertama untuk semua program studi. 2) Implementasi mahasiswa terhadap materi IAD, IBD, dan ISD di Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan cukup baik.
Telaah Belajar Perspektif Pendidikan Islam dan Teori Kognitif Imam Fakih
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.416 KB)

Abstract

Belajar, sebagai budaya yang perlu dikembangkan pada masa sekarang, tidak bisa dipisahkan dengan pemaknaan hakekat manusia baik yang belajar maupun yang membelajarkan. Dan belajar adalah suatu usaha atau kegiatan yang bertujuan mengadakan perubahan di dalam diri seseorang, mencakup perubahan tingkah laku, sikap, kebiasaan, ilmu pengetahuan dan keterampilan. Belajar dalam konteks ini akan ditelaah dari sisi perspektif pendidikan Islam dan Teori kognitif. Dan bila dilihat dari sisi pendidikan islam belajar merupakan suatu kegiatan perubahan tingkah laku seseorang yang dilakukan oleh pendidik kepada anak didik untuk mencapai kedewasaan yang mencakup aspek kognitif (intelegensi/ pengetahuan), afektif (sikap), psikomotorik (ketrampilan) dan sosial berdasarkan prinsip-prinsip serta sumber ajaran Islam yaitu al-qur’an dan hadits sedangkan dari sisi kognitif adalah belajar yang menekankan pada aspek kognitif saja yaitu pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi.
Konsep Ulum Al-Qur`An Dalam Pandangan Muhammed Arkoun Muh. Syuhada Subir
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.152 KB)

Abstract

Arkoun salah satu pemikir dan ilmuan muslim kontemporer yang menuangkan pemikirannya dalam bidang studi al-Qur`an. Diantara tema yang dikritisinya dalam bidang studi al-Qur`an adalah bagaimana mengkaji al-Qur`an saat ini, metode apa yang relevan digunakan dalam mengkaji al-Qur`an, serta sisi kei’jazan al-Qur`an. Dalam pengkajian al-Qur`an Arkoun menawarkan agar al-Qur`an di perlakukan sebagaimana perlakuan para orientalis dalam mengkaji Bibel, sedangkan dalam hal metode penafsiran Arkoun menghindari tafsir yang berorientasi pada keyakinan dan mengarahkan umat islam pada teologi sekuler, adapun terkait kei’jazan al-Qur`an Arkoun mengajukan dua pendekatan dalam merekontruksi sistem pengertian yang menguasai hubungan antara persepsi dan kata hati dalam al-Qur`an seperti pendekatan leksikal dan sastra.
Penggunaan Alat Elektrosbot untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Listrik Statis Kelas IXA SMPN 3 Donorojo Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 Barnabas Abdillah
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2347.008 KB)

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP Negeri 3 Donorojo Kabupaten Pacitan khususnya kelas IXA semester 1 tahun pelajaran 2015/2016mengalami kesulitan memahami konsep IPA yang bersifat verbal. Dari 22 siswa di kelas IXA tersebut, 29% yang berdaya serap sedang dan tinggi, sedangkan 71% berdaya serap rendah. Demikian pula persentase ketuntasan belajar pada KD-KD sebelumnya rata-rata hanya 48%. Pembelajaran menggunakan media pembelajaran alat praktikum yang dibuat sendiri berupa alat Elektrosbot, yakni elektroskop tiruan, berhasil meningkatkanprestasi belajar IPA KD 3.1 tentang listrik statis dengan persentase ketuntasan meningkat menjadi 68% pada siklus I dan 77% pada siklus II.
Meningkatkan Prestasi Belajar Matematika Materi KPK dan FPB Dengan Teknik Pembagian dalam Kolom dan Baris pada Siswa Kelas VI SDN Banjarsari Tahun Pelajaran 2015/2016 Isnaini Isnaini
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (366.592 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  peningkatan prestasi belajar matematika materi KPK dan FPB  dengan teknik pembagian dalam kolom dan baris siswa kelas VI SDN Banjarsari Pacitan semester I Tahun Pelajaran 2017/2018, dilaksanakan pada bulan September 2017, dengan jumlah siswa 20 orang . penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, dilakukan dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 3 pertemuan.  Masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.Dari hasil penelitian diperoleh diskripsi nilai tes kognitif ≥ 60 pada siklus I sebanyak 14 siswa, siklus II sebanyak 17 siswa. . Hasil penelitian menunjukkan, ada peningkatan prestasi belajar dalam mencari KPK dan FPB menggunakan pembegian  dalam kolom dan baris.
Pentingnya Kemandirian Santri dalam Menumbuhkan Sikap Optimis di Masyarakat Luqman Hadi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.387 KB)

Abstract

Pondok pesantren merupakan pendidikan tradisional Indonesia. Pondok pesantren lahir sejak adanya agama Islam pertama di Indonesia. Eksistensi pesantren dengan kondisi sekarang telah melahirkan out put santri dengan segala potensi akademisnya. Berkaitan dengan aspek kehidupan di masyarakat, yang mana masyarakat merupakan suatu kehidupan yang komplek yang meliputi berbagai macam individu dengan sikap dan temperamen tertentu.Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pesantren adalah sebagai salah satu institusi pendidikan yang ada dalam masyarakat mempunyai peran penting dalam rangka meningkatkan kualitas sumberdaya manusia ( SDM ). Pesantren pada dasarnya selalu menanamkan spirit percaya pada diri sendiri, bersifat mandiri, sederhana dan solidaritas ( ukhuwah ) yang tinggi. Para alumni pesantren dewasa ini harus dapat menjawab problematika yang terjadi di masyarakat. Kemandirian santri ketika berada di lingkungan pesantren dapat menumbuhkan sikap optimis ketika hidup di masyarakat.
Menumbuhkan Jiwa Enterpreneur Mahasiswa Achmad Ridlowi
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (189.519 KB)

Abstract

This article intends to describe the phenomenon of unemployment that occur in our country is a major problem faced by the government. In countless number of unemployed continues to rise each day. The condition is caused due to the lack of jobs that exist today. The high level of unemployment menerminkan that the nation has not yet reached its welfare. Then how to solve that problem? Entrepreneurial activity became the backbone to reduce the level of unemployment that occur. Unfortunately, the Unia entrepreneurship in Indonesia has lagged behind the other countries. Why is that? Because the world of entrepreneurship in Indonesia rely more muscles than brains. Hard work compared with smart work. Nowadays we often see that each person is more likely to find jobs rather than create jobs. For example, the facts that happened a lot of graduates who took the test incoming civil servants. They still think that being an employee is a major step that is most appropriate to achieve the welfare of his life. Membludaknya students who took the test was not a success, but the low interest of students to entrepreneurship. That is why entrepreneurial activity in our country is said to be lagging behind other countries. Therefore, the need for improvement mindset. Both among governments and society. To that end, the public, especially among students who have a stock of knowledge and creativity gained in the world should have a mental pekuliahaan livelihood entrepreneurship compared with looking for work along with other unemployed looking for work anyway.
Memperkuat Ekonomi Masyarakat Nelayan Melalui Pengembangan Bisnis Islami Koperasi Ikan Bersama (KIB) Jefri Putri Nugraha
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.278 KB)

Abstract

Masyarakat pesisir atau nelayan membutuhkan wadah yang dapat membantu mereka dalam upaya meningkatkan hasil perikanan dan tangkapan ikan mereka baik dari segi kwalitas, kwantitas dan harga ikan itu sendiri. Ekonomi masyarakat syariah adalah menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang ada, bukan berarti ketika diterapkannya hanya orang yang menganut agama islam yang dapat berkecimpung didalamnya namun non-islam juga bisa bergabung namun harus patuh dan mengikuti aturan yang telah diatur sesuai dengan ekonomi masyarakat syariah. Koperasi Ikan Bersama (KIB) menganut system jual beli berdasarkan syariah yang tidak mengenal bunga atau riba, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan dalam menghadapi perdagangan bebas.
Peran Dewan Pengawas Syariah dalam Melakukan Pengawasan Terhadap Pelaksanaan Akad pada Lembaga Pembiayaan Syariah Anang Wahyu Eko
Transformasi : Jurnal Studi Agama Islam Vol. 12 No. 1 (2019): JANUARI
Publisher : LP2M Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Pacitan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.43 KB)

Abstract

Pengawasan merupakan salah satu tugas dasar manajemen dalam konsep manajemen modern, yaitu memastikan bahwa segala sesuatu berada dalam keteraturan, berjalan sesuai garis-garis yang ditentukan, teori yang ada, dan dasar-dasar yang bisa dipercaya.  Menurut Griffin fungsi-fungsi yang ada didalam manajemen diantaranya adalah fungsi perencanaan  (Planning), fungsi pengorganisasian(Organizing), fungsi pelaksanaan (Actuating) dan fungsi pengawasan (Controlling).Dewan pengawas syariah dalam struktur organisasi lembaga pembiyaan syariah diletakkan pada posisi setingkat dengan Dewan Komisaris. Posisi yang demikian bertujuan agar Dewan Pengawas Syariah lebih berwibawa dan mempunyai kebebasan opini dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada semua direksi di bank tersebut dalam hal-hal yang berhubungan dengan aplikasi produk perbankan syariah.Dewan pengawas syariah dalam struktur organisasi lembaga pembiyaan syariah diletakkan pada posisi setingkat dengan Dewan Komisaris. Posisi yang demikian bertujuan agar Dewan Pengawas Syariah lebih berwibawa dan mempunyai kebebasan opini dalam memberikan bimbingan dan pengarahan kepada semua direksi di bank tersebut dalam hal-hal yang berhubungan dengan aplikasi produk perbankan syariah. Oleh sebab itu penetapan anggota Dewan Pengawas Syariah dilakukan oleh rapat umum pemegang saham perseroan dari suatu lembaga keuangan syariah bukan bank setelah nama-nama anggota Dewan Pengawas Syariah tersebut mendapat mengesahan dari Dewan Syariah Nasional (DSN).

Page 5 of 13 | Total Record : 121