cover
Contact Name
Firdaus
Contact Email
firdaus@unsiq.ac.id
Phone
+6282220833323
Journal Mail Official
firdaus@unsiq.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ, Jl. Raya Kalibeber, Km.03, Wonosobo
Location
Kab. wonosobo,
Jawa tengah
INDONESIA
SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
ISSN : 24429910     EISSN : 2548642X     DOI : http://dx.doi.org/10.32699/spektra.v6i2
Core Subject : Science, Education,
The Spektra: Jurnal Kajian Pendidikan Sains is dedicated to all science practitioners about studies and research of science. Various topics that can be accepted in this journal are: Physics Education, Chemistry Education, Biology Education, Media Development and Learning, Model Evaluation and Assessment of learning, Applied physics, Applied chemistry, Applied Biology, Science Al Quran
Articles 183 Documents
INTEGRASI AYAT-AYAT AL-QUR’AN DALAM PEMBELAJARAN SAINS (BIOLOGI) BERDASARKAN PEMIKIRAN IAN G. BARBOUR Ainul Yaqin
JURNAL SPEKTRA Vol 6, No 1 (2020): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v6i1.119

Abstract

Agama memiliki peran penting dalam sains, salah satunya mengingatkan bahwa sains bukan satu-satunya ilmu yang mengantarkan manusia menuju kebenaran. Pada kajian artikel ini akan membahas tentang integrasi antara agama dan sains, yang mana agama dan sains saling berhubungan satu sama lain. Barbour memetakan hubungan sains dan agama ke dalam empat tipologi, yaitu konflik, independensi, dialog, dan integrasi.Sainsdanagamadikatakansalingberintegrasiketikakeduanyasalingbertumpupadasuatukeyakinanbahwapadadasarnyakeduanyamemilikitelaah,rancangan,dantujuannyasama.Integrasi dalam agama dan sains merupakan upaya memadukan antara keduanya. Metode yang digunakan dalam pembuatan artikel ini merupakan metode kajian pustaka, yang dilakukan dengancaramengumpulkandatapustaka,membaca,mencatatdanmengolahbahanpenelitian. Hasil dari kajian artikel ini diharapkan agar semuanya mampu mengintegrasikan antara ilmu agama dan ilmu sains, salah satunya Al-Qur’an bisa dijadikan rujukan dalam menerangkan teori-teori sains seperti Biologi.
PENDEKATAN ETNOSAINS DALAM TINJAUAN FISAFAT Ahmad Khoiri; Widha Sunarno
JURNAL SPEKTRA Vol 4, No 2 (2018): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v4i2.55

Abstract

TERMOMETER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ARDUINO UNO DENGAN OUTPUT TAMPILAN DISPLAY DIGITAL Siti Sarah; Fitri Nur A Sholihah; Umu Faizah; Mutfasilatul Himah
JURNAL SPEKTRA Vol 2, No 2 (2016): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v2i2.20

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara mengomunikasikan antara mikrokontroler khususnya Arduino Uno dengan Sensor Suhu,dan LCD dan mengetahui ketepatan pengukuran suhu menggunakan termometer digital berbasis Arduino Uno dibandingkan dengan termometer Analog. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi pustaka dan komparasi. Pada metode studi pustaka penulis mencari bahan penulisan penelitian ini yang diperoleh dari buku atau jurnal yang relevan.Sedangkan metode komparasi dilakukan dengan membandingkan hasil pembacaaan suhu termometer digital berbasis mikrokontroler Arduino Uno dengan hasil pembacaan suhu termometer analog. Hasil pembacaan suhu dilakukan pada tiga tempat yang berbeda, yaitu pada suhu dalam ruangan, suhu pada refrigerator dan suhu luar ruangan. Mikrokontroler Arduino Uno bisa digunakan sebagai elemen pengontrol pada alat pengukur suhu udara karena mikrokontroler ini sudah memiliki rangkaian ADC internal yang memudahkan kita dalam mengkonversi signal digital sehingga suhu yang terbaca oleh sensor LM 35 bisa langsung ditempilkan LCD. Penggunaan bahasa pemrograman Arduino pada perancangan alat pengukur suhu memiliki fitur fitur yang sangat memudahkan kita dalam membuat program library standar C. Kata kunci : Termometer digital, Mikrokontroler Arduino Uno, Sensor Suhu LM 35
The Effect of Problem Based Learning Models on Practicum Based Argumentation Skills on Heat to Electricity Conversion Material Irfan Pratama; Eko Suyanto; I Dewa Putu Nyeneng
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.199

Abstract

This study aims to determine the effect of problem based learning models on student-based argumentation skills on heat to electricity conversion nature. The population of this research is all students of XII SMA Negeri 4 Bandarlampung. The selection of research samples using purposive sampling technique with a sample of class XII Science 3 totale sample are 30 students as an experimental class. The research design used was One Group Pretest-Posttest Design. Data were tested by N-gain analysis, normality test, and Paired Sample T-Test. Based on research conducted, using the Paired Sample T-Test, the Sig. (2-Tailed) is less than 0.05 which is 0,000, so it can be stated that there is an influence of problem based learning models on practicum-based student argumentation skills in the method of converting heat to electricity. The average N-gain (g) of argumentation skills in the experimental class is 0.80 with a high category. Based on the results of student argumentation tests show that 89.5% are categorized as Claims, namely students are able to express their opinions in written form based on the understanding of the questions given, 83.0% are categorized as Data, ie students understand the questions given so that they can write down any information based on the knowledge they know, 80.2% is categorized as a warrant, ie students are able to explain the relationship between Data and Claims. This shows that the problem based learning model is very effective and has a big impact on the improvement of argumentation skills. The problem based learning model can improve students' argumentation skills. 
PROFIL SCIENCE MOTIVATION SISWA SMP SE- KECAMATAN PETARUKAN Tokoh Bayu Andika; Dianita Rokhmiati Ning; Ghina Amalia Dessy; Sidon Dina Agustina; Feny Roshayanti
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.157

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Science Motivation Siswa se – Kecamatan Petarukan. Disain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian adalah siswa SMP Se- Kecamatan Petarukan dari 4 sekolah yang dipilih, masing-masing sekolah diambil kurang lebih 30 orang siswa, sehingga total sampel yang diteliti ada 118 siswa. Cara penentuan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan cluster random sampling. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini berupa angket SMQ II yang berfokus pada aspek value of carier dan science motivation quasionare. Angket value of carier berisi 10 pertanyaan dengan pilihan jawaban ya atau tidak, Sedangkan aspek Science Motivation Questionnaire (SMQ) terhadap belajar IPA terdiri dari 25 butir pertanyaan dengan skor maksimal setiap butir pertanyaan adalah 5. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan rata – rata skor masing –masing sekolah 101,99. Prosentase hasil angket Science Motivation dan Value of Carier siswa sebesar 100.00 %. Dilihat dari aspek Science Motivation siswa didapat rata-rata skor 8,43. Aspek Sceince Motivation Quissation didapat rata – rata skor 93,55. Science Motivation siswa didasari dari motivasi guru saat proses pembelajaran dan alasan pemilihan pekerjaan.
PENGAMATAN HILAL SIANG MENGGUNAKAN METODE OLAHAN FILTER WARNA PADA SOFTWARE IRIS Hariyadi Putraga; Abu Yazid Raisal; Muhammad Hidayat; Arwin Juli Rakhmadi
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.187

Abstract

Keberadaan perangkat lunak yang dapat melakukan pengolahan citra hasil pengamatan menjadi salah satu instrumen yang dapat membantu pengamat untuk melakukan pencarian keberadaan hilal siang hari di dalam citra gambar yang diambil oleh alat penangkap citra atau kamera. Salah satu instrument perangkat lunak yang dapat digunakan untuk pengolahan citra benda langit adalah software IRIS Astronomy yang berasal dari Astrosurf. Keberadaan perangkat lunak ini membantu pengamat dalam mengolah, mendapatkan citra gambar dan memperjelas dari keadaan benda langit yang terdapat pada citra yang didapat dan diolah tersebut. Dengan keberadaan fitur – fitur yang dapat digunakan untuk mengganti tampilan gambar ke dalam tampilan temperature, ultraviolet dan inverted color, maka dapat mempermudah pengamat dalam menentukan kemungkinan keberadaan hilal pada gambar yang diolah. Pada penelitian ini dilakukan percobaan pengamatan hilal atau bulan sabit pada siang hari (matahari masih diatas ufuk) menggunakan teleskop dengan bantuan software pengolah citra. Kegiatan ini dilakukan dengan mengambil gambar dengan kamera. Kemudian. dilanjutkan dengan mengolah gambar menggunakan IRIS. Hal ini dilakukan untuk melihat kemungkinan keberadaan dan keterlihatan hilal di siang hari tersebut. 
ANALYSIS OF STUDENT LEARNING ACTIVITY IN THE FIRST MIDDLE SCHOOL OF JAMBI CITY Nur Ika Sandi Pratiwi; Astalini Astalini; Dwi Agus Kurniawan
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.188

Abstract

The purpose of this study was to determine the activeness of student learning in science subjects at Junior high school 18 Jambi City, Junior high school 21 Jambi City, and Junior high school 24 Jambi City. The research method used is a mixed research method with an explanatory design. The research subjects were students of Junior high school 18 Jambi City, students of Junior high school 21 Jambi City, and students of Junior high school 24 Jambi City, totaling 567 students. The data analysis technique used descriptive statistics for quantitative data and Miles Huberman's analysis for qualitative data. The results of the study on the three indicators show that students are categorized as having good learning activeness on the indicator " Physical Activeness (59.3%) " Intellectual activity (45.5%) "Emotional Activeness (46.7%) "and for the indicator," Mental Activeness (43.7%) "is in the sufficient category. The high percentage of the four indicators is supported by the results of interviews which state that students have good physical activity, seen from students who are active in conducting experiments, students do not only see but also participate in carrying out the exercise according to the experimental process. Then intellectual activeness can be seen from students who actively ask questions and also don't just rely on the material provided by the teacher. Furthermore, the indicators of mental activeness are in the quite visible category of students who have begun to dare to express their opinions or work on questions in front of the class. And the indicators of emotional activeness are in a good category, seen from students who are stinging and enthusiastic in implementing science learning.
EFEKTIFITAS GAMIFIKASI SLIDING PUZZLE PADA PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA RIANA SUSANTI
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.178

Abstract

Pembelajaran online menimbulkan banyak permasalahan, siswa bosan dan jenuh, pelajaran tidak mudah dipahami karena tidak tatap muka, siswa malas mengikuti pembelajaran. Hal tersebut yang menimbulkan motivasi dan hasil belajar menurun, dapat dilihat dari penialain harian rendah dan sedikit siswa yang mengumpulkan tugas tepat waktu. Dengan proses pembelajaran menggunakan gamifikasi, memberikan alternatif untuk membuat proses belajar lebih menarik, menyenangkan dan efektif .Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA melalui pembelajaran gamifikasi sliding puzzle. Pembelajaran Gamifikasi adalah pemanfaatan elemen elemen dan mekanisme permainan ke dalam pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan motivasi, partisipasi, dan prestasi peserta didik . Puzzle merupakan media dimainkan dengan membongkar dan menyatukan bagian-bagian untuk membentuk gambar atau tulisan. Teknik pengumpulan data yang digunakan ada 2 cara yaitu teknik tes dan non tes. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat kenaikan motivasi dan rata-rata nilai. Pada siklus 2 Peserta didik yang mengumpulkan tugas tepat waktu 98,4 % . Pada Pra siklus ke siklus 2 Kelas VIIIA rata-rata nilai meningkat dari 78,59 menjadi 92,97. Sedangkan kelas VIIIB rata-rata nilai meningkat dari 48,21 menjadi 67,66. Berdasarkan hasil yang telah dicapai maka dapat disimpulkan pembelajaran menggunakan gamifikasi sliding puzzle dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA.Kata kunci : gamifikasi, sliding puzzle, e-learning, motivasi belajar , hasil belajar.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR FISIKA KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Rudi Haryadi; Riza Nurmala
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.168

Abstract

Dalam mempelajari materi fisika, siswa cenderung hanya menghafal rumus dan menggunakan bahan ajar dengan pendekatan pembelajaran yang kurang bervariasi serta kurang berhubungan dengan perkembangan teknologi, fenomena alam dan kehidupan sehari-hari. Hal ini menyebabkan siswa pasif, kurang memahami konsep fisika dan kurang termotivasi dalam belajar serta beranggapan bahwa fisika itu sulit dan membosankan. Untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, diperlukan pengembangan bahan ajar yang sesuai dengan karakteristik siswa dan kurikulum yang berlaku. Bahan ajar yang sesuai dengan kondisi dan keadaan lingkungan siswa (kontekstual) akan dapat bermakna bagi siswa karena memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif. Dalam hal ini, penelitian bertujuan untuk mengetahui pengembangan bahan ajar fisika kontekstual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat studi pustaka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kepustakaan, dengan data yang diperoleh dari beberapa referensi, buku dan sumber terpercaya lainnya yang mengungkapkan pengembangan bahan ajar fisika kontekstual.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa pengembangan bahan ajar fisika berbasis kontekstual layak digunakan dan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran fisika.
LITERATUR REVIEW : MINAT MEMPELAJARI FISIKA DAN HUBUNGANNYA DENGAN MISKONSEPSI MAHASISWA PADA FLUIDA STATIS Nadia Alfia Netta
JURNAL SPEKTRA Vol 7, No 1 (2021): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/spektra.v7i1.193

Abstract

This research is a literature study with descriptive qualitative research type with library research which seeks to describe the interest in studying physics and its relationship with students' misconceptions on static fluids. However, in fact, one of the problems found was the low interest of students in learning physics, causing students to lack understanding of the concepts in learning physics, resulting in low student learning outcomes. In this literature study research the authors use various written sources such as articles, journals and relevant documents. Based on the studies that have been obtained, it states that the more interested students are in a concept that is being studied, the less likely it is that misconceptions will arise. Lack of interest in physics causes students to be reluctant to understand concepts, leading to misconceptions. Misconception refers to concepts that are incompatible with the scientific understanding accepted by experts. Misconception problems and student interest in learning are not easy to solve. Based on these conditions, for misconceptions it is very important to do a diagnostic test on students' conceptual understanding, one of which is by using a Four-Tier Diagnostic test and for interest a test is carried out using an interest questionnaire.

Page 10 of 19 | Total Record : 183