cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
RANCANG BANGUN MESIN EKSTRUDER PLASTIK Andriani, Devi; Pratomo, Tri; Yani, Rina Dwi; Suhendra, Diky Rahmat; Herpanda, Rafi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3317

Abstract

Pengelolaan sampah di masyarakat semakin hari semakin meningkat dan menjadi permasalahan lingkungan hidup, misalnya saja pembuangan sampah. Pembuangan sampah sisa aktivitas sehari-hari masyarakat secara sembarangan akan merusak lingkungan sekitar, salah satunya adalah sampah plastik. Seperti halnya di wilayah Kota Pontianak, kapasitas penyimpanan sampahnya berkisar 348.150 liter per hari. Hal ini akan berdampak pada lingkungan sekitar kita. Untuk mengatasi masalah pencemaran sampah plastik, diciptakanlah mesin ekstruder plastik yang berguna untuk mengubah sampah plastik biasa menjadi filamen. Peneliti akan membuat mesin ekstruder plastik untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan baku plastik yang siap diolah kembali menjadi bahan atau komponen yang diinginkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan merancang dan membangun mesin ekstruder plastik. Pembuatan mesin extruder plastik diawali dengan studi literatur, perencanaan mesin extruder, persiapan alat dan bahan, proses pembuatan rangka dan mesin extruder, pengujian mesin extruder, evaluasi hasil pengujian. Percobaan ini menggunakan plastik yaitu polietilen yang mempunyai rentang suhu 120 (℃) sampai dengan 150 (℃). Percobaan dilakukan pada beberapa variasi suhu mulai dari suhu 110 (℃), 115 (℃), 120 (℃), 125 (℃) dan 130 (℃). Dari kelima percobaan yang memberikan hasil baik adalah pada suhu 110 (℃) dan 115 (℃). Sedangkan pada percobaan hasil yang tidak baik terdapat pada suhu 120 (℃).Kata kunci: konversi energi, perancangan, manufaktur, pengolahan material, teknik mesin.
Analisis Eksperimental Kebisingan dan Tekanan Balik pada Three-Pass Perforated Muffler Pratama, Muhammad Yandi; Suprayitno, Suprayitno; Trihutomo, Prihanto; Ariyanto, Sudirman Rizki
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2719

Abstract

Kebisingan kendaraan bermotor berdampak negatif terhadap kenyamanan dan lingkungan. Muffler berperan penting dalam mengurangi kebisingan gas buang, sehingga memerlukan pengendalian kebisingan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik kebisingan dan tekanan balik pada three-pass perforated muffler, komponen penting dalam sistem knalpot kendaraan. Desain three-pass perforated muffler menggunakan prinsip akustik dengan tiga saluran dinding berlubang yang dirancang khusus, bertujuan meredam kebisingan dan mengendalikan tekanan balik gas buang. Penelitian ini menggunakan metode pengukuran akustik dan sensor tekanan. Prototipe muffler three-pass perforated diuji dalam berbagai skenario operasional, termasuk variasi putaran mesin. Data yang telah dikumpulkan dianalisis secara kuantitatif untuk analisis kebisingan dan tekanan balik. Evaluasi komprehensif dilakukan untuk mengukur kinerja muffler dalam mengurangi kebisingan dan tekanan balik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebisingan yang dihasilkan three pass perforated muffler masih berada di bawah ambang batas kebisingan yang diperbolehkan oleh Permen LHK tentang Baku Matu Kebisingan Kendaraan bermotor yakni sebesar 88 dB. Tekanan balik yang dihasilkan juga masih berada di bawah ambang batas yang diperbolehkan, mengacu pada Asosiasi VERT. Temuan ini memiliki potensi pada pengembangan solusi yang lebih efektif dalam mengendalikan kebisingan kendaraan bermotor yang lebih baik dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman.
Efek Tekanan Kompaksi dan Suhu Sintering terhadap Densitas dan Kekerasan AMC diperkuat Silika Tailing sugiyarto, sugiyarto sugiyarto
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2858

Abstract

ANALISIS FLAME PADA BABINGTON BURNER DENGAN BAHAN BAKAR OLI BEKAS Pratama, Wisnugroho
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.3061

Abstract

Limbah oli bekas merupakan salah satu limbah jenis B3 yang jumlahnya semakin banyak akibat dari peningkatan mesin-mesin baik mesin produksi maupun mesin dari kendaraan bermotor. Pemanfaatan oli bekas dapat digunakan sebagai bahan bakar alat burner Babington yang merupakan satu jenis burner yang dikembangkan oleh para praktisi bentuk burner ini sangat sederhana. Oleh karena itu, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis flame pada babington burner dengan bahan bakar oli bekas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan tahapan penelitian studi literatur; tahap persiapan penelitian berupa pembuatan prototype babington burner, menyiapkan bahan bakar berupa oli bekas, menyiapkan lembar penelitian; tahap eksperimen; serta tahap analisa dan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mengisi penampung bahan bakar oli dengan volume 200 ml, dan mengatur putaran valve dari 45, 60, 75, 90 diwakilkan oleh debit aliran bahan bakar didapatkan bukaan valve 90 sebesar 2,205 ml/s, variasi tekanan yang diperoleh saat flame stabil 4 bar, variasi ukuran nozell 95 yang optimal digunakan juga variasi ukuran nozell 87,5 dan Panjang flame yang stabil saat bukaan valve 75, tekanan 4 bar, nozell Babington 95, menghasilkan panjang nyala api mencapai 46 cm.
MENURUNKAN LEAD TIME PROSES MELEPAS SENSOR SWITCH MUNDUR PADA UNIT ISUZU GIGA DENGAN MEMBUAT SST SWITCH REVERSE TRACKER DI PT ASTRA INTERNATIONAL TBK - ISUZU SALES OPERATION CABANG KARAWANG Nugraha, Afitro Adam; Widyartono, Andreas Edi; Purwoko, Yohanes Pembabtis Agung; Sutama, Yohanes Climacus; Maghetan, Yogas Weka
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3201

Abstract

AbstractAstra Isuzu Sales Operations Karawang branch is the official workshop of the Isuzu brand which is a PT network company. Astra International – Isuzu Sales Operations (ISO) which provides Analysis, Overhoul, Adjusting, Replacing, Retrofit, Periodic Service, Maintenance and so on. Lead time is an important factor to measure how long the work process takes to determine quality, of course, in an industry, time is money, the longer the work takes, the more time it will hamper other work. The problem that the author found was that it was difficult to remove the reverse switch sensor on the Isuzu Giga unit because its location was very difficult to reach using tools and very limited space. So far, technicians have used the Fukung 24 tool to remove it, but it took quite a long time, namely around 35 minutes, from As a result of the analysis carried out, the root of the problem can be identified, and to overcome this the author created the SST Switch Reverse Tracker Sensor to simplify and speed up the work with the processing time using the SST Switch Reverse Tracker Sensor being 8 minutes, making the work more effective and efficient so that the productivity of technicians and Workshop stalls are maximized and wasted time is lost.ektif dan Efisien, Sensor Switch Mundur, SST
Pengaruh Penambahan Lapisan Fiberglass Pada Kekuatan Bending Gading Kapal Kayu Tradisional Arifuddin, Andi Mursid Nugraha; Pawara, Muhammad Uswah; Hidayat, Taufik; Suardi, Suardi; Rajagukguk, Pernando Anju
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2586

Abstract

Struktur gading pada kapal kayu tradisional memiliki bentuk khusus mengikuti bentuk lambung yang akan dikuatkan. Bentuknya yang melengkung menyebabkan pengadaannya membutuhkan waktu yang lebih lama sehingga berpengaruh pada waktu pembangunan kapal. Selain memperhatikan bentuk, ukuran penampang kayu juga menjadi salah satu pertimbangan pengadaan material kayu. Kejadian yang paling sering terjadi yaitu ukuran penampang tidak sesuai dengan perencanaan atau lebih kecil. Olehnya itu, pada artikel ini dilakukan simulasi penambahan ukuran penampang pada gading kapal menggunakan fiberglass. Penambahan dilakukan hingga mencapai luasan penampang yang dibutuhkan. Simulasi ini bertujuan untuk melihat kekuatan bending yang dimiliki antara gading kayu murni dengan gading kayu berlaminasi fiberglass. Simulasi ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen di laboratorium menggunakan alat Destructive Test (DT). Penambahan laminasi fiberglass untuk menutupi kekurangan 10% luas penampang kayu. Dari hasil pengujian diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa gading kayu berlaminasi fiberglass memiliki kekuatan bending yang lebih baik jika dibandingkan dengan kekuatan bending gading kayu utuh. Tingkat perbandingan kekuatan bending antara kedua gading tersebut mencapai 41.384%.
THE EFFECT OF THE SPLIT NACA 0015 AIRFOIL ON VARIATIONS IN REYNOLDS NUMBER Satria, Muhammad Fari; Julian, James; Wahyuni, Fitri; Iskandar, Waridho
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2845

Abstract

This research will discuss the advantages of a NACA 0015 airfoil with a split configuration under varying Reynolds numbers. Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations with a K-epsilon turbulence model were conducted on a two-dimensional split airfoil to achieve this goal. Initially, simulations were carried out for the unsplit airfoil geometry at different Reynolds numbers within an angle of attack (AoA) range of 00 to 250. Subsequently, simulations were performed for the split airfoil geometry at various Reynolds numbers within the same AoA range. The unsplit airfoil experiences stall at AoA greater than 110 degrees, while the split airfoil experiences stall at AoA greater than 130 degrees. Additionally, using a split airfoil enhances Cl, with an average increase of approximately 7-8% across different Reynolds numbers. In addition to the Cl improvement, the split airfoil exhibits lower Cd values than the unsplit airfoil, with an average reduction of about 26-28% across all Reynolds number variations. Overall, using separate airfoils improves the aerodynamic performance of the airfoil, with an average increase in Cl/Cd of approximately 33-37% across all Reynolds number variations. In conclusion, the split airfoil performs better than the unsplit airfoil.
PENGARUH PERLAKUAN MEKANIKAL PADA PENGELASAN FRICTION STIR WELDING (FSW) ALUMINIUM AA2024-T3 pujono, pujono; Prabowo, Dian; Kurniawan, Ipung; Pribadi, Joko Setia; Yusuf, Muhamad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2941

Abstract

AbstrakAluminium merupakan salah satu jenis logam ringan yang banyak digunakan dan menjadi logam utama pada konstruksi alat transportasi. Aluminium paduan seri AA2024-T3 menjadi salah satu tipe yang banyak digunakan pada badan pesawat terbang. Hal ini karena paduan aluminium seri AA2024-T3 memiliki sifat mampu bentuk (formability) yang baik, tahan terhadap korosi dan memiliki berat yang ringan. Penggunaan paduan ini pada konstruksi yang memerlukan penyambungan las khususnya las MIG atau TIG, ternyata menghasilkan performa yang tidak baik karena menghasilkan porositas dan retak panas (hot cracking). Salah satu solusi untuk memperbaiki kualitas hasil las pada AA2024-T3 adalah dengan melakukan pengelasan menggunakan metode friction stir welding (FSW). FSW merupakan pengelasan solid state yang tidak memerlukan bahan tambah, hemat energi dan ramah lingkungan. Permasalahan yang muncul pada hasil las FSW adalah adanya distorsi yang cukup besar dan menurunnya sifat mekanik hasil las. Oleh karena diperlukan perlakuan tambahan untuk mengatasi masalah tersebut, diantaranya adalah dengan memberikan perlakuan mekanik berupa rolling. Metode yang digunakan adalah memberikan perlakuan rolling pasca las FSW dengan beban 300 kg. Untuk mengetahui dampak dari pemberian perlakuan rolling maka dilakukan pengukuran distrosi, uji foto makro dan mikro, uji distribusi kekerasan dan pengujian kekuatan tarik. Kekuatan tarik tertinggi diperoleh pada spesimen mekanikal yaitu 334.6 MPa, sedangkan pada spesimen as welded diperoleh nilai tegangan tarik sebesar 333.5 MPa. Butiran mikro pada daerah las berbentuk fine grain equiaxed. Nilai distorsi dan distribusi antar kedua spesimen hampir serupa, dan nampaknya perlakuan rolling pasca las dengan beban 300 kg tidak memberikan dampak yang signifikan.Kata kunci : aluminium, rolling, friction stir welding, distorsi.
Karakteristik Nilai Kalor dan Laju Pembakaran Briket Biomassa dengan Variasi Komposisi Ampas Tebu dan Kulit Singkong Pohan, Gerald Adityo; Rahmadianto, Febi; Febritasari, Rosadila; Kurniawan, Arif; Menui, Felix Firman Putra; Lowu, Alfa Arkenxiou; Kurniawan, Dhoni; Adi, I Kadek; Saputra, Yoga
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3142

Abstract

Bekas limbah dari proses pemrosesan tebu dan kulit singkong merupakan sumber yang berpotensi dimanfaatkan. Menggunakan bahan-bahan ini untuk menciptakan briket adalah solusi cerdas dalam memproduksi bahan bakar alternatif. Batu bara dan minyak, dua sumber energi utama saat ini, semakin menipis cadangannya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mencari sumber energi terbarukan, seperti briket, yang dapat diperbarui secara berkelanjutan. Penelitian yang dilakukan menggunakan ampas tebu dan kulit singkong sebagai bahan baku, yang diikat dengan tepung tapioka dalam tiga rasio berbeda: 70/55/15, 60/60/15, dan 55/70/15 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor terendah ditemukan pada komposisi briket 60/60/15 dengan hasil 3.75 kal/gr, sementara laju pembakaran tertinggi dicapai oleh komposisi 70/55/15 dengan hasil 4.67 kal/gr. Laju pembakaran terendah diukur pada komposisi 70/55/15 dengan hasil 7.63 gram/menit, sedangkan laju pembakaran tertinggi tercatat pada komposisi 55/70/15 dengan hasil 8.06 gram/menit. Kandungan air paling rendah terdapat pada komposisi 70/55/15 dengan hasil 14.6%, sementara kadar air pembakaran tertinggi terdapat pada komposisi 60/60/15 dengan hasil 30.5%.
Design and Performance Test of Aluminum Melting Furnace fueled by Used Oil endramawan, tito; sifa, agus; suwandi, dedi; dionisius, felix
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2402

Abstract

Waste is a major problem in the world and Indonesia. Used oil is one of the liquid wastes produced by machines, both in large industrial and private vehicle engines. Handling this waste oil can be done in various ways, one of which is by using it as a liquid fuel with constant heat treatment. One of the applications of this burning is used in metal smelting equipment to melt metal waste in the community, especially those that have been collected by collectors both in the Indramayu region and Cirebon 3 region. In the design process, a simulation of the safety of the material used is carried out using solid work software using A36 steel. For the performance test, several variations were carried out including the input distance of used fuel oil at a distance of 5 cm, 10 cm and 15 cm and the opening of the used oil tap as fuel in the form of , and 1. The test was carried out using fuel oil to melt 1 kg of aluminium The results of the flow simulation process obtained data with a distance of 10 cm where the airflow is sprayed spread out in the burner and the optimal parameter at the time of smelting is that with a tap opening it will be more effective in fuel use and aluminium smelting time.