cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
turbo@ojs.ummetro.ac.id
Editorial Address
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 116 Kota Metro
Location
Kota metro,
Lampung
INDONESIA
Turbo : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
ISSN : 23016663     EISSN : 2477250X     DOI : https://doi.org/10.24127
Core Subject : Engineering,
TURBO ISSN (print version) 2301-6663 & ISSN (online version) 2477-250X is a peer-reviewed journal that publishes scientific articles from the disciplines of mechanical engineering, which includes the field of study (peer) material, production and manufacturing, construction and energy conversion. Articles published in the journal Mechanical include results of original scientific research (original), and a scientific review article (review). Mechanical journal published by the Department of Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, University Muhammadiyah of Metro for publishing two periods a year, in June and December with the number of articles 14-20 per year . Editors receive manuscripts in mechanical engineering from various academics, researchers and industry practitioners.
Articles 509 Documents
Peningkatan Performa Termal Phase Change Material dengan Komposit Berbasis Parafin/High-Density Polyethylene Melalui Penambahan Carbon Nanotube Rahmalina, Dwi; Miftahudin, Isnaini Choirul; ismail, Ismail
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2813

Abstract

Sistem penyimpanan panas latent menggunakan bahan perubahan fase (PCM) merupakan cara yang efektif. Bahan yang paling menarik diaplikasikan adalah parafin karena memiliki berbagai macam keunggulan. Namun, bahan tersebut memiliki masalah mendasar, yaitu konduktivitas termal. Dalam studi ini bahan komposit berbasis parafin dan SSPCM dibuat, lalu dianalisis untuk memperbaiki performa bahan tersebut untuk aplikasi thermal storage. CNT dipilih sebagai bahan peningkat konduktivitas termal, lalu HDPE sebagai shape stabilized. Penambahan CNT divariasikan sebesar 0, 2, 4, 6, 8, 10 wt%. Persentase penambahan HDPE adalah sebesar 20 wt% dan parafin sebesar 80% dari total massa setelah dikurangi variasi CNT. Pengujian static test dilakukan untuk mengetahui performa bahan. Penambahan CNT terbukti berpengaruh baik terhadap performa semua sampel. Nilai kenaikan tidak linier terhadap penambahan massa CNT. Proses charging paling optimal adalah parafin CNT 6% wt dengan peningkatan daya sebesar 23% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek perlambatan waktu rata rata sebesar 5% pada proses charging. Pada proses discharging peningkatan performa paling optimal terdapat pada sampel SSPCM CNT 10 wt% dengan kenaikan daya sebesar 16% dibandingkan parafin. Penggunaan HDPE memberikan efek percepatan waktu discharging rata rata sebesar 2% dan meminimalisasi terjadinya proses pengendapan.
DESIGN AND ANALYSIS OF BUOYANCY ENGINE SYSTEMS ON CHANGES IN BUOYANCY FORCES IN UNDERWATER GLIDER Finali, Asmar; Eka Darma, Yeddid Yonatan; Hanafi, Agung Fauzi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2903

Abstract

The vast and deep conditions of the ocean still contain many objects that have not been explored. Based on the type of autonomous underwater vehicle (AUV) device design, it consists of types that can drift, glide, and can propel itself in water. Types of AUV without propellers (nonpropelled, drifter). or glider), can float without thrusters or glide up and down the water by changing its buoyancy. This AUV uses little or no battery power compared to propeller-driven AUVs, but cannot perform as many maneuvers. Variable Buoyancy System used in different types of underwater craft, designed and built for specific rides and applications. Therefore, each system is completely different from the others. This research focuses on systems that raise and lower volume, using components such as diaphragms, bladders, and bellows. It is possible to use a diaphragm for a buoyancy engine to make the vehicle easier to fabricate. The aim of this research is to determine the magnitude of deformation of the diaphragm made from silicon rubber and EPDM (ethylene propylene diene monomer) with varying thickness of 0.5 mm; 1mm and 2mm. Through the Finite Element Method approach to obtain deformation analysis modeling, EPDM material provides higher deformation than using silicon material. However, for pressures of no more than 0.5 bar, using a rubber thickness of 0.5 mm is not suitable. So the appropriate application for Gliders is 1 mm thick.
Uji Kinerja Mesin Pembentuk Ekor Peluru Pada Senjata Sumpit Anjiu, Leo Dedy; Kurniawan, Kurniawan; Suhendra, Suhendra; Rianto, Ari
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3067

Abstract

Sumpit adalah senjata tradisional secara umum berbentuk lurus memanjang. Faktor yang sangat mempengaruhi ketepatan sasaran menembak menggunakan sumpit adalah peralatan yang digunakan seperti peluru sumpit. Ekor peluru sumpit selama ini dibuat oleh pengrajin dengan cara tradisional. Ekor peluru yang dihasilkan dengan cara tradisional kurang baik dan tidak seragam. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan teknologi berupa mesin yang dapat digunakan untuk membuat ekor peluru sumpit dengan bentuk, ukuran, dan berat yang seragam. Tujuan penelitian ini adalah melakukan uji kinerja mesin pembentuk peluru sumpit. Data yang dianalsis dalam penelitian adalah kapasitas produksi mesin, pengukuran keseragaman ukuran dan berat. Kecepatan putar mesin yang digunakan untuk membentuk peluru sumpit adalah 720 rpm. Ukuran ekor peluru sumpit dibedakan menjadi kaliber 11, 13 dan 14. Ekor peluru sumpit terbuat dari bahan EVA dan pengamatan dilakukan menggunakan 10 sampel uji setiap pengujian. Berdasarkan hasil pengujian, rerata kapasitas produksi mesin pembentuk peluru sumpit adalah 19,62 butir/jam. Nilai rerata tingkat keseragaman kaliber 11, 13 dan 14 pada bagian A adalah 98,96%, B 99,00%, C 95,96% dan D 91,55%. Tingkat keseragaman bobot ekor peluru sumpit kaliber 11 adalah 87,64%, kaliber 13 90,06% dan kaliber 14 adalah 86,72%.
Analisa Pengaruh Laju Massa Uap Rata-Rata Terhadap Kualitas Uap Rata-Rata Pada Pipa BPV (Back Pressure Vessel) Ke Sterilizer Di Pabrik Kelapa Sawit Kapasitas 50 Ton/Jam Effendi, Zulham; Rangkuti, Ika Ucha P; Nugroho, Marfi Dwi
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3369

Abstract

Laju massa uap merupakan kombinasi dari tekanan masuk dan entalpi masuk dan entalpi keluar, Kualitas uap merupakan seberapa baik uap yang dihasilkan. Kualitas uap mempunyai faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas uap antara lain tekanan, entalpi. Rata-rata laju massa uap yang di hari pertama yaitu 6,71 kg/s didapat terdapat kualitas uap rata-rata pada S terilizer No 1 didapat 0,848 kj/kg , S terilizer No 2 yaitu 0,847 kj/kg.dan pada hari kedua laju massa uap rata-rata yaitu 6,69 kg/s didapat rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,845 kj/kg dan rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,844 kj/kg. Rata -rata laju massa uap pada hari ketiga adalah 6,59 kg/s, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,834 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,833 kj/kg. rata-rata laju massa uap pada hari keempat adalah 6,61 kg/s rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,835 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,835 kj/kg. laju massa uap rata-rata pada hari kelima yaitu 6,62 kg/s. rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 1 yaitu 0,838 kj/kg, rata-rata kualitas uap pada Sterilizer No 2 yaitu 0,839 kj/kg. Dari penelitian tersebut dapat diperoleh bahwasanya laju massa uap rata-rata memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas uap rata-rata. Kata kunci: Laju Massa Uap, Kualitas Uap, Pipa, Back Pressure Vessel, Sterilizer.
Studi Eksperimen Performa Turbin Tesla Dengan Variasi Lubang Output Sutejo, Herman; Fahruddin, Arasy
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.1861

Abstract

Turbin Tesla dengan fluida air memiliki potensi untuk dikembangkan untuk pemanfaatan energy terbarukan. Pengujian dilakukan untuk mengetahui performa pada turbin tesla dengan masing-masing variasi lubang output. Model turbin dibuat dengan menggunakan piringan dari Disk dengan diameter 120 mm. Diameter output yang divariasikan yatitu 10 mm; 15  mm dan 20 mm. Sedangkan jarak antar disk dibuat sama yaitu 1,2 mm. Serta diuji pada ketinggian 4 m. Performa turbin yang merupakan hasil pengujian ini berupa torsi, daya turbin serta efisiensi pada mesin turbin. Torsi terbesar diperoleh turbin dengan diameter lubang lubang 10 mm pada putaran poros 50 rpm yaitu 0,9 Nm. Torsi dengan nila terendah ditunjukan oleh lubang output berdiameter 20 mm pada putaran poros 250 rpm yaitu 0,282 Nm. Daya turbin maksimal diperoleh dari variasi lubang output berdiameter 10 mm dengan putaran poros 250 rpm  sebesar 8,84 watt dan daya turbin terendah diperoleh dari variasi lubang output berdiameter 20 mm dengan putaran poros 50 rpm yaitu 3,51 watt. Efisiensi turbin yang diperoleh dari variasi lubang output tertinggi yaitu berdiameter 10 mm 96,17% dengan putaran poros 250 rpm. Efisiensi terendah pada turbin adalah dengan variasi lubang output 20 mm yaitu 19,06% dengan putaran poros 50 rpm.
Inovasi Material Komposit Poliuretan menggunakan (ZnO:Nanoselulosa dari Serat Tandan Kosong Buah Kelapa Sawit) Sebagai Penguat Absorbsi Suara dan Insulasi Termal Sunaryo, Sunaryo; Nasution, Ahmad Kafrawi; Israyandi, Israyandi; Nurrahmawati, Puji; Wulandari, Gerhana; Rafhan, Muhammad; Ilhami, Ibnu Zaki; Yudho, Agung Laksono
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2742

Abstract

Inovasi material pada pengembangan serat alam terus dikembangkan. Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati yang sangat banyak dan memiliki peluang yang besar untuk mengeksplorasi pemanfaatan material serat alam. Serat tandan kosong kelapa sawit (TKKS) memiliki karakterisasi penyerapan suara dan material insulasi termal. Penelitian ini melakukan biosintesis nanopartikel ZnO pada nanoselulosa dari serat tandan kosong kelapa sawit untuk dijadikan material komposit. Material komposit ini nantinya digunakan sebagai pengabsorbsi suara dan panas untuk inovasi dalam dunia otomotif dengan keluhan kebisingan dan panas yang seringkali mengganggu pengemudi. Tahapan pada penelitian ini dengan mengkarakterisasi fraksi massa dari nanoselulosa dan penambahan ZnO dari serat TKKS yang digunakan adalah 5% dan 10% fraksi komposit dengan polyuretan adalah 15%. Pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Uji koefisien Absorbsi suara, Uji SEM, Uji Densitas dan Uji Konduktivitas Termal. Serta luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah memanfaatkan serat TKKS sebagai material inovasi material baru untuk interior otomotif dalam hal insulasi suara dan insulasi termal.
STUDI EKSPERIMEN PENGGUNAAN SISTEM SEKAT DALAM BOX PAWG (PORTABLE ATMOSFER WATER GENERATOR) TERHADAP: UNJUK KERJA, PRODUKSI AIR,COP, PAWG SISTEM PAKSA Tarigan, Ben Vasco
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2876

Abstract

Air adalah salah satu dari sekian banyak sumber daya alam yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan dan keberlangsungan hidup manusia, disamping itu air adalah bagian penting dalam rangka meningkatkan taraf hidup manusia yang ada dibumi dan oleh karena itu air merupakan elemen penting yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan mahkluk hidup, begitu banyak aktivitas manusia dalam kehidupan sehari-hari yang memerlukan air contohnya; masak, mandi, mengairi persawahan dan juga menjadi salah satu sumber penghasil energi listrik. Tujuan yang ingin diperoleh dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis, Penggunaan Sistem Sekat Dalam Box PAWG (Portable Atmosfer Water Generator) Terhadap Unjuk Kerja : Produksi Air, Cop, PAWG Sistem Paksa. untuk produksi air tawar dalam waktu 24 jam dari 2 variasi media uji dan Coeffisient Of Performance (COP) yang maksimal. Dan jumlah produksi air untuk 24 jam ialah, variasi media uji dengan perubahan temperatur dan COP yang baik terdapat pada variasi media uji PAWG Tanpa sekat yaitu temperatur tertingginya 47,750C, untuk nilai kelembabannya 53,1% dan nilai COP yaitu sebesar 0,000731 dan jumlah produksi air yaitu sebesar 21 ml selama 24 jam dan perubahan temperatur pada variasi media uji PAWG dengan sekat temperatur tertinggi yaitu sebesar 43,750C, kelembabannya 42,5% dengan nilai COP yaitu sebesar 0,000631 dan jumlah produksi air yaitu sebesar 3 ml selama 24jam pengambilan data.
RANCANG BANGUN COLD STORAGE MENGGUNAKAN AC SPLIT 2 PK Yuono, Lukito Dwi; Ansyori, Anang; Surono, Bambang; Septiandi, Ari; Fitriyanto, Feri; Setiawan, I Ketut
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.3108

Abstract

Cold storage merupakan perangkat refrigerasi untuk menyimpan produk dengan suhu tertentu dengan tujuan agar kualitasnya dapat terjaga dalam waktu yang lebih lama. Cold storage yang berada dipasaran saat ini dijual dengan harga yang relatif mahal, menggunakan listrik tiga phase, menggunakan konsumsi listrik yang tinggi. Bila dilihat dari karakter kebutuhan cold storage di sebagian masyarakat Indonesia yang mayoritas di Desa , kita mengetahui masih menggunakan daya listrik di bawah 6600 VA artinya adalah listrik satu phase dan penggunaan untuk prduksi umkm misal pupuk cair, sayur mayur, dan buah dengan penggunaan musiman dimana dari sisi ke ekonomian masyarakat bawah belum memadai apabila menggunakan cold storage pabrikan yang berada di pasaran saat ini. Kalaupun dipaksakan diberikan bantuan maka harus mengganti spesifikasi meteran listrik yang implikasinya kepada tarif listrik pasca bayar yang memberatkan operasional apabila cold storage tidak rutin terpakai. Sehingga dari permasalahan tersebut penulis melakukan rancang bangun cold storage yang menggunakan listrik satu phase dengan cara memanfaatkan mesin refrigerasi dari perangkat Air Conditioner jenis Wall Mounted (Split Wall) menggunakan refrigerant R22 sebanyak 1,8kg kapasitas 18.000 Btu dengan listrik satu phase voltase 220Volt frekwensi 50Hz dan arus listrik maksimal 10 Ampere, sehingga di spesifikasi ini masih bisa menggunakan pra bayar. Ukuran ruangan adalah tinggi 2000mm lebar 2000mm dan panjang 4000mm dengan pintu loading tinggi 1600mm dan lebar 600mm. Material kerangka menggunakan besi hollow 400mm x 600mm sedangkan isolator menggunakan bahan Polyurethane Panel (PU) 100mm yang diperkuat dengan lapisan luar outdoor adalah plat Poly Vinyl Chloride (PVC) 8mm dan lapisan dalam indoor adalah multiplek 9mm dilapisi PVC 8mm. Cold Storage dilengkapi dengan sensor suhu untuk mengontrol suhu dalam ruangan sesuai peruntukannya, dan defrost untuk mengontrol evaporator agar terbebas dari bunga bunga es. Dari data empiris didapatkan suhu yang dapat dicapai disekitar evaporator maksimal sebesar -4 derajad celciuss dalam waktu 51 menit, ini mengindikasikan bahwa cold storage dapat dipakai untuk buah dan sayur dimana hanya membutuhkan suhu di sekitar 12 derajad celcius.
Efek Ketebalan Terhadap Ketahanan Korosi Lapisan Cat Pada Baja Galvanis Ashwijuwan, Hafidz Aziz; Winardi, Yoyok; Munaji, Munaji
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 13, No 1 (2024): TURBO : Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v13i1.3232

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh ketebalan terhadap ketahanan korosi lapisan cat pada baja galvanis. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh ketebalan cat terhadap laju korosi baja galvanis dan mengetahui perbandingan laju korosi galvanis yang telah dilapisi dengan variasi cat pada larutan asam dan basa. Cat yang digunakan adalah campuran cat dasar dan sintetis, dilapiskan pada baja galvanis dengan ketebalan 0,25; 0,50; 1,00 mm. Pengujian korosi dilakukan dengan metode perubahan massa di dalam larutan asam dan basa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pada larutan asam maupun basa, semakin tebal lapisan cat ketahanan korosi semakin baik. Masing-masing larutan memberikan dampak yang berbeda, dalam hal ini larutan asam (HCI) memiliki ion Hidrogen  dan ion klorida , yang membuatnya memiliki tingkat korosi yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis elektrolit lainnya, dalam hal ini larutan basa NaOH. Adapun secara umum lapisan cat lebih tahan korosi di larutan basa dibandingkan dengan larutan asam. hal ini ditunjukkan dari hasil perhitungan laju korosi, yaitu pada ketebalan 1,00 mm sebesar 0,00549 mmpy (pada larutan asam) dan 0,00385 mmpy (pada larutan basa). Hal ini dikarenakan reaksi kimia yang terjadi tidak dapat menembus permukaan pelapisan secara langsung, akan tetapi secara periodik akan menembus pelapisan pada masing-masing spesimen.
Rancang Bangun Sistem Pengunci Pintu Rumah Menggunakan Remote nRF24l01+ Berbasis Mikrokontroler Suudi, Ahmad; Saputra, Anggi; Martinus, Martinus; Tanti, Novri; Lubis, Asnawi; Riszal, Akhmad
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 12, No 2 (2023): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v12i2.2601

Abstract

Home door security currently still uses a manual system using conventional door locks.  The disadvantages of conventional house door locks include that the home owner must ensure that the house key is not owned by a stranger which causes the key to be easily duplicated, as well as the number of house break-ins that cause the security of the house door to be very insecure.  To overcome the problems that occur regarding the security of the house door, the authors created a microcontroller-based door lock system using the nRF24L01+ remote as access control for opening and closing door locks. This door lock system uses 3 microcontrollers, including NodeMCU ESP8266 as a remote. Arduino Uno as the door lock system control unit, as well as the additional NodeMCU ESP8266 microcontroller as a data logging unit.  The control unit is tasked with making decisions based on commands sent by the remote via radio frequency communication from the nRF24L01+ module.  The command sent by the remote is in the form of opening and closing the door lock which comes from the input button on the remote.  It also provides additional features in the form of data logging by providing input using a limit switch attached to the door. This research got the results, namely the success of the system that is able to respond in less than one second.  The fastest response time gets a value of 0.14 seconds, then the longest response speed gets a value of 0.565 seconds, and the stable response speed gets a value of 0.188 seconds