cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391510     EISSN : 26847841     DOI : https://doi.org/10.35906/jurman
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2024)" : 14 Documents clear
Peran Pengungkapan Keberlanjutan dan Pemanfaatan Aset terhadap Penilaian Pasar Sompotan, Iveny Junita; Soewignyo, Fanny
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1983

Abstract

Abstract This study examines the role of sustainability disclosure and asset utilization in market measurement of the energy and basic mineral sectors. Using purposive sampling,30 energy and basic mineral sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2022 were selected. Multiple regression analysis revealed that partially accounts receivable turnover and total asset turnover have a significant negative effect on market measurement, while property plant and equipment turnover has a significant positive effect on market measurement. Meanwhile, sustainability disclosure, cash turnover and inventory turnover do not have a significant effect on market measurement. The negative impact of accounts receivable turnover suggest that faster receivables collection leads to decreased market value. The negative impact of total asset turnover ratio suggests market skepticism about the efficiency of total asset utilization without accompanying profit increases during the Covid-19 pandemic. Conversely, the significant positive impact of property, plant and equipment turnover on market measurement indicates that more efficient utilization of company’s fixed assets leads to higher market value. Sustainability disclosure does not have a significant effect on market measurement indicating that the market has not paid attention to sustainability diseclosure. Company must consistently commit to sustainability reporting in accordance with standards for all stakeholders.Keywords: Sustainability Disclosure, Asset Utilization, Market Measurement Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah pengungkapan keberlanjutan dan pemanfaatan aset memiliki peran pada penilaian pasar untuk sektor energi dan mineral dasar. Dengan menggunakan purposive sampling diperoleh 30 perusahaan sektor energi dan mineral dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2022. Penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial accounts receivable turnover dan total asset turnover berpengaruh signifikan negatif terhadap market measurement sedangkan Property Plant and Equipment turnover berpengaruh signifikan positif terhadap market measurement. Adapun sustainability disclosure, cash turnover dan inventory turnover tidak berpengaruh signifikan terhadap market measurement. Accounts receivable turnover yang berpengaruh negatif terhadap penilaian pasar mengindikasikan bahwa semakin cepat penagihan maka semakin menurun nilai pasar. Total asset turnover ratio yang berpengaruh negatif mengindikasikan ketidak percayaan pasar tentang efisiensi pemanfaatan total aset apabila tidak disertai dengan peningkatan laba yang dialami selama masa pandemi Covid-19. Sedangkan property, plant and equipment turnover berpengaruh signifikan positif terhadap penilain pasar menyatakan bahwa semakin efisien penggunaan aset tetap perusahaan semakin tinggi nilai pasar. Sustainability disclosure tidak berpengaruh signifikan terhadap market measurement mengindikasikan bahwa pasar belum memberi perhatian pada pengungkapan keberlanjutan. Perusahaan harus berkomitment secara konsisten dalam membuat laporan keberlanjutan sesuai standar yang berlaku untuk semua pemangku kepentingan.Kata Kunci: Pengungkapan Keberlanjutan, Pemanfaatan Asset, Penilaian Pasar
Peran Citra merek Gaya Hidup Kualitas Produk dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Mobil Honda Romadhoni, Buyung Buyung; Akhmad, Akhmad; Syah, Firman; Mauliana, Deasy
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.2020

Abstract

Abstract This study aims to analyze the partial influence of price variables on consumer purchasing decisions, the partial influence of product quality variables on consumer purchasing decisions of Honda cars, and the partial influence of brand image variables on consumer purchasing decisions. Honda vehicles. customers who have used or purchased an unknown number of Honda car products. The technique or way to determine the sample in this study uses incidental sampling methods. The results of this study found that brand image has a positive and significant effect on purchasing decisions, lifestyle has a positive and significant effect on purchasing decisions, product quality has a positive and significant effect on purchasing decisions and price has a positive and significant effect on purchasing decisions.Keywords: Brand Image, Lifestyle, Product Quality, Price, Purchasing DecisionsAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parsial variabel harga terhadap keputusan pembelian konsumen, pengaruh parsial variabel kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen mobil Honda, dan pengaruh parsial variabel citra merek terhadap keputusan pembelian konsumen. kendaraan Honda. pelanggan yang telah menggunakan atau membeli produk mobil Honda dalam jumlah yang tidak diketahui. Teknik atau cara menentukan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode sampling insidental. Hasil penelitian ini menemukan bahwa citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian serta harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.Kata Kunci: Citra Merek, Gaya Hidup, Kualitas Produk, Harga, Keputusan Pembelian
Pengaruh Digital Leadership Terhadap Perilaku Kerja Inovatif dan Dampaknya Pada Kinerja Karyawan Milenial di Jawa Timur Dengan Dimoderasi oleh Leader Member Exchange (LMX) Gehan, Alifito Zhafir; Yulianti, Emma
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1920

Abstract

Abstract This research aims to Influence Digital Leadership on innovative work behavior and its impact on the performance of Millennial Employees in East Java moderated by Leader Member Exchange (LMX). Based on the purpose of the study, using a descriptive research type method with a quantitative approach. The population of this study consisted of millennial employees in East Java. The subjects of this study are millennial employees who work in East Java who have worked for at least 1 year. The collection method carried out by researchers using research directly through questionnaires. Researchers distributed questionnaires involving 105 respondents. Researchers have processed data and tested hypotheses using the PLS method whose calculations are through the Smart PLS 4.0 Program. Research findings show that Digital Leadership does not have a significant effect on Employee Performance, Digital Leadership positively has a significant effect on Innovative Work Behavior, Innovative Work Behavior positively has a significant effect on Employee Performance, and Leader Member Exchange has no effect on moderating Innovative Work Behavior on Employee Performance.Keywords: Digital Innovative Work Behavior, Employee Performance, Leader Member Echange (LMX)Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk Pengaruh Digital Leadership terhadap Perilaku kerja inovatif dan dampaknya pada kinerja Karyawan Milenial di Jawa Timur dengan dimoderasi oleh Leader Member Exchange (LMX). Berdasarkan tujuan penelitiannya, menggunakan metode tipe penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. populasi penelitian ini terdiri dari karyawan milenial di Jawa Timur. subyek penelitian ini yaitu karyawan milenial yang bekerja di Jawa Timur yang Dimana telah bekerja minimal selama 1 tahun. Metode pengumpulan yang dilakukan peneliti dengan menggunakan riset secara langsung melalui kuesioner. Peneliti melakukan penyebaran kuesioner yang melibatkan 105 Responden. Peneliti telah melakukan pengolahan data dan uji hipotesis dengan menggunakan metode PLS yang perhitungannya melalui Program Smart PLS 4.0. Temuan Penelitian  menunjukkan bahwa Digital Leadership tidak berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan, Digital Leadership secara positif berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Kerja Inovatif, Perilaku Kerja Inovatif secara positif berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Karyawan , dan Leader Member Exchange tidak berpengaruh memoderasi Perilaku Kerja Inovatif terhadap Kinerja Karyawan.Kata Kunci: Digital Perilaku Kerja Inovatif, Kinerja Karyawan, Leader Member Echange (LMX)
Studi Kearifan Lokal Suku Mandar Dalam Peningkatan Kinerja Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Ilham, Bahrul Ulum; Widiawati, Andi; Hamdana, Hamdana; Irmayani, Naim; B, Mutiara
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1932

Abstract

Abstract This research aims to determine the development of MSMEs in Polewali Mandar Regency, choose the application of the local wisdom of the Mandar tribe, and the implementation of local wisdom of the Mandar tribe in MSME businesses in Polewali Mandar Regency, West Sulawesi. This study uses qualitative methods to understand the phenomenon under study, with the advantage of analyzing the environment in a natural way.Research shows that MSMEs in Polewali Mandar Regency continue to develop with the support of the local government in policy, implementation, evaluation, and administration. Local governments support industry and SME groups, promote MSME products, and provide education and business management training. Challenges faced by MSMEs include a need for more strategic planning, financial management, production, and simple technology. The Mandar people maintain their local wisdom through traditional practices, local literature, and cultural acculturation. The implementation of Mandar local wisdom in MSMEs includes tangible and intangible aspects. MSME products, such as traditional food preparations and weaving heritage, reflect tangible local wisdom, while community values , such as cooperation and helping each other, are intangible local wisdom. MSMEs that apply local wisdom demonstrate an attitude of trust, friendliness, and collaboration, which positively impacts business performance and contribution to the local economy. By integrating local wisdom values in business, MSMEs in Polewali Mandar Regency maintain Mandar's cultural heritage while playing a role in local economic growth.Keywords: Local Wisdom, Mandar Tribe, MSMEsAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan UMKM di Kabupaten Polewali Mandar, mengetahui penerapan kearifan lokal suku Mandar dan implementasi kearifan lokal suku Mandar pada bisnis UMKM di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Studi ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami fenomena yang diteliti, dengan keunggulan menganalisis lingkungan secara alami. Penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Kabupaten Polewali Mandar terus berkembang dengan dukungan pemerintah setempat dalam kebijakan, pelaksanaan, evaluasi, dan administrasi. Pemerintah daerah mendukung industri dan kelompok IKM, mempromosikan produk UMKM, dan memberikan pendidikan serta pelatihan manajemen usaha. Tantangan yang dihadapi UMKM meliputi kurangnya perencanaan strategis, manajemen keuangan, produksi, dan teknologi yang masih sederhana. Masyarakat Mandar mempertahankan kearifan lokal mereka melalui praktik tradisional, kesusastraan lokal, dan akulturasi budaya. Implementasi kearifan lokal Mandar dalam UMKM meliputi aspek tangible dan intangible. Produk-produk UMKM seperti olahan pangan tradisional dan warisan tenun mencerminkan kearifan lokal tangible, sementara nilai-nilai masyarakat seperti kerjasama dan saling membantu merupakan kearifan lokal intangible. UMKM yang menerapkan kearifan lokal ini menunjukkan sikap amanah, keramahan, dan kolaborasi, yang memberikan dampak positif pada kinerja bisnis dan kontribusi ekonomi lokal. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam bisnis, UMKM di Kabupaten Polewali Mandar mempertahankan warisan budaya Mandar sambil berperan dalam pertumbuhan ekonomi lokal.Kata Kunci: Kearifan Lokal, Suku Mandar, UMKM
Pengaruh Keragaman Produk Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Batik Ivanda Ivanda, Reza Adrian; Wardhana, Adithya
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1910

Abstract

AbstractThis research aims to determine the influence of motif, model, material, type, brand, size and product quality on consumer purchasing decisions at Batik Ivanda and how much influence the motif, model, material, type, brand, size and product quality partially or partially influence. simultaneously on consumer purchasing decisions at Batik Ivanda. The method used in this research is a quantitative method, with the type of analysis used is descriptive-causality. Sampling was carried out using a non-probability sampling method with a purposive sampling type with a total of 100 respondents who were Ivanda Batik consumers. The data analysis techniques used in this research are descriptive analysis, classical assumption testing and multiple linear regression analysis. motif, model, material, type, brand, size and product quality have a partially significant effect on consumer purchasing decisions at Batik Ivanda. The results of the coefficient of determination test show that the variables motif, model, material, type, brand, size and product quality influence purchasing decisions by 99.5% while the remaining 0.5% is influenced or explained by other variables not examined in this research.Keywords: Motif, Model, Material, Type, Brand, Size, and Product Quality and Purchasing DecisionsAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motif, model, bahan, jenis, merek, ukuran, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen di Batik Ivanda dan seberapa besar pengaruh motif, model, bahan, jenis, merek, ukuran, dan kualitas produk secara parsial maupun secara simultan terhadap keputusan pembelian konsumen di Batik Ivanda. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif, dengan tipe analisis yang digunakan adalah deskriptif-kausalitas. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode non-probability sampling dengan jenis puposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 orang yang merupakan konsumen Batik Ivanda. Teknik analis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. motif, model, bahan, jenis, merek, ukuran, dan kualitas produk berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian konsumen di Batik Ivanda. Hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa variabel motif, model, bahan, jenis, merek, ukuran, dan kualitas produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian sebesar 99,5% sedangkan sisanya sebesar 0,5% dipengaruhi atau dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.Kata Kunci: Motif, Model, Bahan, Jenis, Merek, Ukuran, Dan Kualitas Produk dan Keputusan Pembelian
Budaya Sibaliparriq: Motivasi Berwirausaha di Kalangan Suku Mandar Firman, Ahmad; Latief, Fitriani; Hidayat, Andi Ircham; Nooviar, Muh. Syilfa; Adnan, Arfandi; Naim, Mardjani Aliyah Abdul; TM, Ridwan
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1933

Abstract

Abstract The Mandar people have a cultural pattern of interaction called Sibaliparriq. Sibaliparriq (mutual help between husband and wife), both in domestic life and in wider society. This research aims to understand the role of Sibaliparriq culture in motivating interest in entrepreneurship among the Mandar community. This is important because it can provide insight into how local culture can be used as a means to maintain cultural identity and stimulate entrepreneurial activity that supports local economic growth. This research uses an exploratory qualitative research design. A qualitative approach will make it possible to gain an in-depth understanding of the implementation of Sibaliparriq cultural values in entrepreneurial motivation among the Mandar community. The population of this research are members of the Mandar community who are entrepreneurs or who have entrepreneurial experience. Participants will be selected using a purposive sampling method. The data collection techniques used were interviews, field observations and document analysis. Then the collected data will be analyzed using a descriptive analysis approach. The research results found that Sibaliparriq culture in Mandar society emphasizes the values of kinship, solidarity and mutual help between husband and wife as the core of social interaction. Apart from being a tradition, this culture is one of the main factors that motivates individuals to support each other in everyday life through entrepreneurship. Even though it faces the challenges of globalization, Sibaliparriq remains relevant as a social glue that strengthens relationships and unity in achieving shared prosperity.Keywords: Culture, Motivation, Entrepreneurship, SiballiparriqAbstrak Masyarakat Mandar memiliki suatu budaya pola interaksi yang disebut Sibaliparriq. Sibaliparriq (tolong-menolong antara suami istri), baik dalam kehidupan rumah tangga maupun dimasyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran budaya Sibaliparriq dalam memotivasi minat berwirausaha di kalangan masyarakat Mandar. Ini penting karena dapat memberikan wawasan tentang bagaimana budaya lokal dapat digunakan sebagai sarana untuk mempertahankan identitas budaya dan merangsang aktivitas berwirausaha yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif eksploratif. Pendekatan kualitatif akan memungkinkan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang implementasi nilai-nilai budaya Sibaliparriq dalam motivasi berwirausaha di kalangan masyarakat Mandar. Populasi penelitian ini adalah anggota masyarakat Mandar yang berwirausaha atau yang memiliki pengalaman berwirausaha. Partisipan akan dipilih dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi lapangan dan analisis dokumen. Kemudian Data yang dikumpulkan tersebut akan dianalisis menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menemukan bahwa Budaya Sibaliparriq dimasyarakat Mandar menekankan nilai kekerabatan, solidaritas, dan tolong-menolong antara suami istri sebagai inti interaksi sosial. Selain menjadi tradisi, budaya ini menjadi salah satu faktor utama yang memotivasi individu untuk saling mendukung dalam kehidupan sehari-hari dengan berwirausaha. Meskipun dihadapi tantangan globalisasi, Sibaliparriq tetap relevan sebagai perekat sosial yang memperkuat hubungan dan kesatuan dalam mencapai kesejahteraan bersama.Kata Kunci: Budaya, Motivasi, Siballiparriq, Wirausaha 
Pengaruh Tuntutan Pekerjaan Persepsi Dukungan Organisasi Terhadap Keterikatan Karyawan dengan Kualitas Kehidupan Kerja Sebagai Variabel Intervening (PT. Jatim Autocomp Indonesia) Faradilah, Tiara Nur Mediana; Abadiyah, Rifdah; Andriani, Dewi; Kusuma, Kumaran Adji
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1926

Abstract

Abstract This research aims to analyze the influence of job demands, perceptions of organizational support on employee engagement and quality of work life as intervening variables. The research uses quantitative methods. Sampling in this study used a purposive sampling method with a sample size of 160 respondents. The data analysis method used is multiple linear regression analysis using SPSS statistical tools. The results of this research show that job demands have no effect on the quality of work life, perceived organizational support has a significant effect on the quality of work life, job demands have no effect on employee engagement, perceived organizational support has a significant effect on employee engagement and quality of work life has an effect on employee engagement. Meanwhile, job demands have no influence on employee engagement through quality of work life and perceptions of organizational support have an influence on employee engagement through quality of work life.Keywords: Job Demands, Perception of Organizational Support, Employee Engagement, Quality of Work LifeAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis pengaruh tuntutan pekerjaaan, persepsi dukungan organisasi terhadap keterikatan karyawan dengan kualitas kehidupan kerja sebagai variabel intervening. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 160 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan alat statistik SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan tidak berpengaruh terhadap kualitas kehidupan kerja, persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas kehidupan kerja, tuntutan pekerjaan tidak berpengaruh terhadap keterikatan karyawan, persepsi dukungan organisasi berpengaruh signifikan terhadap keterikatan karyawan dan kualitas kehidupan kerja berpengaruh terhadap keterikatan karyawan. Sedangkan tuntutan pekerjaan tidak memiliki pengaruh terhadap keterikatan karyawan melalui kualitas kehidupan kerja dan persepsi dukungan organisasi memiliki pengaruh terhadap keterikatan karyawan melalui kualitas kehidupan kerja.Kata Kunci: Tuntutan Pekerjaan, Persepsi Dukungan Organisasi, Keterikatan Karyawan, Kualitas Kehidupan Kerja
Penggunaan Sistem Manajemen Strategi Terhadap Kualitas Peningkatan Pelayanan Pelanggan Listrik Prabayar Sayuti, Nurlaela; Hartono, Riska; Prigantari, Debi
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.2232

Abstract

Abstract The use of a strategy management system helps improve the quality of customer service in prepaid electricity by allowing companies to analyze customer needs, identify service weaknesses, and plan improvements in a structured manner. This improves operational efficiency and strengthens customer relationships, which contribute positively to customer satisfaction and company competitiveness. The purpose of this study is to formulate a strategy for improving customer service in the prepaid electricity program of PT PLN (Persero) Palopo Area. The analysis method used to formulate a digital-based marketing strategy is SWOT analysis (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) by identifying External Factor Analysis Strategy (EFAS) and Internal Factor Analysis Strategy (IFAS). The sample was determined by as many as 15 informants. The results of the study indicate that the implementation of a strategy management system plays an important role in improving the quality of prepaid electricity customer service at PT. PLN (Persero) Palopo Area.Keywords: Strategy Management, Service Quality, Prepaid Electricity Abstrak Penggunaan Sistem Manajemen Strategi membantu meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan pada listrik prabayar dengan memungkinkan perusahaan menganalisis kebutuhan pelanggan, mengidentifikasi kelemahan layanan, dan merencanakan perbaikan secara terstruktur. Hal ini meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat hubungan pelanggan, yang berkontribusi positif terhadap kepuasan pelanggan dan daya saing perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan strategi Peningkatan Pelayanan Pelanggan pada program Listrik Prabayar Listrik PT PLN (Persero) Area Palopo. Metode analisis yang digunakan untuk merumuskan strategi pemasaran berbasis digital adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat) dengan mengidentifikasi Strategi Analisis Faktor Eksternal (EFAS) dan Strategi Analisis Faktor Internal (IFAS). Sampel di tetapkan sebanyak 15 orang informan. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen strategi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan listrik prabayar di PT. PLN (Persero) Area Palopo.Kata Kunci: Manajemen Strategi, Kualitas Layanan, Listrik Prabayar
Pengembangan Produk Minyak Goreng Mandar di tengah Kelangkaan dan Mahalnya Minyak Goreng Sawit (Crude Palm Oil) di Kabupaten Polewali Mandar Fitriany, Fitriany; Agunawan, Agunawan; Ifani, Aulyah Zakilah; Jamal, Abd; Auliah, Muh. Rifky; Yamin, Muh. Arman; Alwi, Nur Ainun
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1955

Abstract

Abstract The scarcity and high price of cooking oil have become an irony for the Indonesian society, despite the fact that palm cooking oil production is actually sufficient. This research aims to anticipate shortages and meet the public's needs for cooking oil availability. Therefore, the government, through the Ministry of Trade, empowers the processed oil produced in Polewali Mandar Regency under the name Minyak Goreng Lomo Mandar, which is a local product made by the community. The research uses a descriptive quantitative method with a population consisting of producers of Lomo Mandar cooking oil and consumers in Polewali Mandar Regency. The sample was taken using purposive sampling technique, with a total of 36 respondents. The research instrument was a questionnaire comprising 5 variables: market orientation, innovation, product quality, business strategy, and competitive advantage. The research shows that market orientation is crucial for identifying consumer preferences, involving them in product development, and adjusting products to meet market needs. Most respondents in the Mandar cooking oil industry understand the importance of market orientation, product quality, and business strategy for creating competitive advantage. However, improvements are needed in several areas, such as making enhancements based on consumer feedback, understanding the correlation between product quality improvement and consumer satisfaction, and having a long-term plan to continually improve product quality standards. In conclusion, market orientation, innovation, and product quality have a positive and significant relationship with competitive advantage, with business strategy serving as an important variable that strengthens these relationships.Keywords: Business Strategy, Competitive Advantage, Cooking oil, Lomo MandarAbstrakKelangkaan hingga mahalnya harga minyak goreng, telah menjadi sebuah ironi bagi masyarakat Indonesia, sementara produksi minyak goreng sawit sebenarnya selalu mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengantisipasi kelangkaan dan memenuhi kebutuhan masyarakat atas ketersediaan minyak goreng, maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan memberdayakan hasil olah minyak yang ada di Kabupaten Polewali Mandar dengan nama Minyak Goreng Lomo Mandar yang mana minyak goreng tersebut merupakan produk lokal yang diproduksi oleh masyarakat. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan populasi produsen minyak goreng Lomo Mandar dan konsumen di Kabupaten Polewali Mandar. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik sampling purposif, dengan jumlah sampel sebanyak 36 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 5 variabel penelitian, yaitu orientasi pasar, inovasi, kualitas produk, strategi bisnis, dan keunggulan kompetitif. Penelitian ini menunjukkan bahwa orientasi pasar sangat penting untuk mengidentifikasi preferensi konsumen, melibatkan mereka dalam pengembangan produk, dan menyesuaikan produk dengan kebutuhan pasar. Mayoritas responden dalam industri minyak goreng Mandar memahami pentingnya orientasi pasar, kualitas produk, dan strategi bisnis untuk menciptakan keunggulan kompetitif. Namun, diperlukan peningkatan dalam beberapa area, seperti perbaikan berdasarkan umpan balik konsumen, memahami hubungan antara peningkatan kualitas produk dan kepuasan konsumen, serta memiliki rencana jangka panjang untuk meningkatkan standar kualitas produk. Kesimpulannya, orientasi pasar, inovasi, dan kualitas produk memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap keunggulan kompetitif, dengan strategi bisnis sebagai variabel penting yang memperkuat hubungan-hubungan ini. Kata Kunci: Keunggulan Kompetitif; Lomo Mandar; Minyak Goreng; Strategi Bisnis
Dampak Stres Kerja dan Kelelahan Kerja Terhadap Niat Berpindah Karyawan Millenial di Malang Pujianto, Yopie; Widyantoro, Harry
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v10i1.1922

Abstract

Abstract This study aims to examine the impact of job stress, and job fatigue on the intention to move on millennial employees in Malang. The research sample consists of 30 small sample respondents, 100 large sample respondents and has the characteristics of a vulnerable age of 27-42 years and a minimum of one year of service because the population in the study is infinite. This sampling technique uses Purposive Sampling. The type of data used in this study is primary data because it is collected directly from the field by researchers using questionnaires directly. Analysis using Structural Equating Modeling (SEM) on Partial Least Square (PLS) version 3.2.9 and data collection using a questionnaire in hardcopy (paper). The results of this study indicate that Job Stress has a positive and significant effect on Switching Intention, Job Stress has a positive and significant effect on Job Fatigue, Job Fatigue has no positive and insignificant effect on Switching Intention, Job Fatigue has no positive and insignificant effect in mediating Job Stress and Switching Intention.Keywords: Work Stress, Job Burnout, Turnover IntentionAbstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak stres kerja, dan kelelahan kerja terhadap niat berpindah pada karyawan milenial di Malang. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden sampel kecil, 100 responden sampel besar dan mempunyai karakteristik rentan usia 27-42 tahun dan minimal memiliki masa kerja selama satu tahun dikarenakan populasi pada penelitian tidak terhingga. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan Purposive Sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer karena dikumpulkan langsung dari lapangan oleh peneliti dengan menggunakan kuesioner secara langsung. Analisis menggunakan Structural Equating Modelling (SEM) pada Partial Least Square (PLS) versi 3.2.9 dan pengumpulan data menggunakan kuesioner dalam bentuk hardcopy (paper). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Stres Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Berpindah, Stres Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kelelahan Kerja, Kelelahan Kerja tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap Niat Berpindah, Kelelahan Kerja tidak memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan dalam memediasi Stres kerja dan Niat Berpindah.Kata Kunci: Stres Kerja, Kelelahan Kerja, Niat Berpindah

Page 1 of 2 | Total Record : 14