cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2021): Mei" : 15 Documents clear
Pelatihan Daur Ulang Limbah Botol Plastik Pada Remaja Di Kota Ternate Rahman, Hamidah; Tuharea, Rosmila
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3521

Abstract

Salah satu sumber pencemaran lingkungan diakibatkan oleh limbah yang tidak dapat dengan mudah terdegradasi di alam, antara lain limbah yang dihasilkan dari minuman kemasan botol plastik. Indonesia adalah negara terbesar kedua yang menghasilkan limbah plastik yang kemudian diketahui sebagian besar terbuang ke laut. Hal ini dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan terganggunya ekosistem di laut. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan sosialisasi melalui penyuluhan interaktif kepada siswa di Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Kota Ternate. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan sikap yang baik siswa/remaja dalam menggunakan minuman berkemasan botol plastik. Selain itu kegiatan ini juga untuk memperkenalkan konsep 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sedini mungkin ke siswa/remaja. Kegiatan juga mengajarkan keterampilan kepada siswa untuk dapat mengolah limbah botol plastik menjadi karya seni yang berguna. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini telah berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap konsep 3R sebesar 37% dan 40% berturut-turut. Selain itu pelatihan daur ulang botol minuman kemasan plastik telah meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelolah limbah botol plastik menjadi karya seni. Kegiatan ini diharapkan dapat menginisiasi remaja untuk berperan dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Program ini direncanakan berkelanjutan dengan sasaran mitra siswa dari sekolah lain dan pada komunitas masyarakat lainnya di kota Ternate. Kata Kunci: Konsep 3R; Plastik, Pencemaran; Remaja. Training on Recycling of Plastic Bottle Waste for Youth in Ternate CityABSTRACTOne source of environmental pollution is caused by waste that cannot be easily degraded in nature, including waste produced from plastic bottles. Indonesia is the second largest country that produces plastic which was later found to be largerly discharged into the sea. This can cause environmental pollution and disruption of the marine ecosystem. The aim of community service is to provide socialization through interactive counseling to students at Muhammadiyah 1 Junior High School in Ternate. This is intended to provide knowledge and good attitude of students/teenagers in using plastic bottle. In addition, this activity is also to introduce the concept of 3R (Reuse, Reduce, and Recycle) as early as possible to students/teenagers. The activity also teaches students with skills to be able to process plastic bottle waste into useful artwork. The results of community service activities have succeeded in increasing students’ knowledge and attitudes about the 3R concept by 37% and 40% respectively. In addition, training in recycling plastic beverage bottle has increased students’ skills in managing plastic bottle waste. This activity is expected to initiate young people to play a role in reducing environmental pollution. The program is planned to be sustainable with the target of student partners from other schools and other communities in Ternate city. Key word: Pollution; Plastics; the 3R concept; Teenagers.
Pendampingan Perangkat Desa untuk Pelatihan Pembuatan Infografis Data Kependudukan Desa Sunandi, Etis; Agustina, Dian; Fransiska, Herlin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3726

Abstract

Keterbukaan informasi merupakan hal yang sangat penting di era digital saat ini. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan bertujuan untuk peningkatan skill perangkat desa sehingga mampu memberikan informasi yang valid, informatif dan terperinci tentang kependudukan desa. Informasi data desa yang tersaji secara menarik, informatif dan  terperinci akan menjelaskan kondisi desa kepada seluruh masyarakat desa dan umum. Lokasi pendampingan ialah Desa Pekik Nyaring Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah. Desa ini termasuk kedalam daerah pemekaran menjadi kabupaten baru sehingga keterbukaan data penduduk sangat penting. Pelatihan pembuatan publikasi data desa dilakukan dalam tiga tahap yaitu sosialisasi, pelatihan, publikasi hasil pelatihan. Sosialisasi yang disambut baik oleh kepala desa dan perangkatnya menjadikan pelatihan dapat dilaksanakan dengan baik. Data kependudkan desa yang dianalisis secara statistik deskriptif menggunakan Ms.Excel dengan pivot table, chart, data validation, dan fungsi statistika yang telah tersedia.  Selanjutnya hasil analisis deskriptif di analisis dan di desain menjadi menarik dan dipublikasikan. Hasil publikasi dapat menjelaskan semua informasi kependudukan desa seperti jumlah penduduk, pekerjaan, agama, tingkat pendidikan, demografi desa, kepala keluarga dan jumlah penduduk. Pendampingan yang mendapat respon positif dengan ditunjukkannya adanya publikasi data desa pertama kali yang berbentuk infografis desa yang dapat diperoleh di tempat umum.Kata Kunci: data kependudukan; infografis; pendampingan. Assistance of Village Apparatus for Training on Making Village Population Data Infographics ABSTRACTInformation disclosure is very important in the digital era. Community service aims to improve the skills of village officials so that they are able to provide valid, informative and detailed information on village population. The village data information presented in an interesting, informative and detailed manner will explain the condition of the village to all village communities and the general public. The location of the assistance was Pekik Nyaring Village, Pondok Kelapa District, Bengkulu Tengah Regency. This village is a region that has become a new regency so open disclosure of population data is very important. The training on making village data publications was carried out in three stages: socialization, training, publication. The socialization was welcomed by the village head and his apparatus. Village population data were analyzed using descriptive statistics using Ms. Excel with pivot tables, charts, validation data, and statistical functions that were available. Furthermore, the results of descriptive analysis are analyzed and designed to be interesting and published. The results of the publication can explain all village population information such as population, occupation, religion, education level, village demographics, family heads and population. Assistance that received a positive response by showing the existence of the first village data publication in the form of village infographics that can be obtained in public places.Keywords: population data; infographic; accompaniment.
Kesediaan Membayar Terhadap Destinasi Wisata Omah Iwak Badher Bank Wiadnya, Dewa Gede Raka; Sukandar, Sukandar; Marhendra, A.P.W; Hariati, Anik Martinah; Yuniarti, Ating; Dewi, Citra Satrya Utama; Nursyam, Happy; Anam, C; Herawati, Endang Yuli; Kadhafi, muammar
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3729

Abstract

Omah Iwak Badher Bank ialah salah satu destinasi wisata di Kabupaten Blitar yang dikelola oleh POKMASWAS Fajar Bengawan. Penelusuran reviewer pada google.co.id mendapatkan total 77 orang pemberi ulasan dengan rata-rata rating 4.5. Penelitian ini bertujuan untuk menilai rating destinasi terhadap responden terpilih, ialah mahasiswa S1 dan S3 Fakultas Perikanan dan Ilmu kelautan UB Malang. Total responden berjumlah 46 mahasiswa, 33 ialah mahasiswa S1 dan 13 mahasiswa S3. Kedua kelompok responden mendapat kesempatan yang sama untuk mengunjungi destinasi wisata. Rating dan penilaian terhadap destinasi dilakukan dengan memberikan 12 jenis pertanyaan kepada masing-masing resonden. Hasil penelitian mendapatkan bahwa rating responden mahasiswa S1 (3,7±0,57) dan S3 (3,7±0,48) lebih rendah dibandingkan dengan penilaian publik (4,5). Hal ini menunjukkan kualitas destinasi yang menjadi perhatian mahasiswa lebih tinggi dibandingkan dengan umum. Kesediaan membayar mahasiswa S1 (Rp. 150.000 Trip-1) pada destinasi wisata relatif lebih rendah dibandingkan dengan mahasiswa S3 (Rp. 250.000 Trip-1). Sebagai destinasi wisata baru, Omah Iwak Badher Bank perlu melakukan peningkatan jasa untuk meningkatkan kualitas destinasi.Kata Kunci: kesediaan membayar, jasa wisata, wisata alam, POKMASWAS Willingness-To-Pay To Omah Iwak Badher Bank Tourism DestinationABSTRACT Omah Iwak Badher Bank is one of the tourist destinations in Blitar Regency which is managed by POKMASWAS Fajar Bengawan. A reviewer search on google.co.id found a total of 77 reviewers with an average rating of 4.5. This study aimed to assess the destination rating of selected respondents, are undergraduate and doctoral students of the UB’s Faculty of Fisheries and Marine Science Malang. The total respondents were 46 students, 33 were S1 students and 13 were S3 students. Both groups of respondents received the same opportunity to visit tourist destinations. Rating and assessment of destinations was done by giving 12 types of questions to each respondent. The results found that the average rating of undergraduate student respondents was 3.7±0.57, and 3.7±0.48 for S3 students, respectively. These were lower than that of public assessment (4.5). This indivated that the quality of destination that are of concern to students is higher than the public. Willingness-t-pay of undergraduate students (Rp. 150,000 Trip-1) at tourist destinations was relatifly lower compared to doctoral students (Rp. 250,000 Trip-1). As a new tourist destination, Omah Iwak Badher Bank needs to improve its services to improve the quality of the destination.Keywords: willingness-to-pay, tourism services, nature tourism, POKMASWAS
Penerapan Sistem Informasi Kepegawaian Pada Amal Usaha Muhammadiyah Kota Magelang Muhammad, Rifqi; Nurfauziya, Ahada; Hamdani, Rizki
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3814

Abstract

Sebagai organisasi kemasayarakatan (Ormas) yang besar di Indonesia, Muhammadiyah terus sadar akan pentingnya nilai-nilai pembaharuan (up to date) untuk mengembangkan organisasi yang memiliki amal usaha yang sangat banyak. Amal usaha tersebut melibatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang cukup banyak dengan kompleksitas pengelolaan yang tinggi. Oleh karena itu, program pengabdian ini memiki fokus untuk menyusun sistem informasi kepegawaian muncul di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) Pimpinan Daerah  Muhammadiyah (PDM) Kota Magelang, Jawa Tengah. Pengelolaan kepegawaian yang sebelumnya menggunakan sistem manual dengan jumlah SDM yang dikelola sebanyak 248 dengan status yang beragam. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu dengan mengidentifikasi masalah yang ada, menganalisis situasi dengan cara observasi lapangan dan wawancara kepada pihak-pihak yang terkait, menetapkan program  yang relevan, membuat model sistem kepegawaian yang relevan, melakukan penilaian kelayakan model sistem kepegawaian, dan membuat aplikasi sistem kepegawaian terintegrasi. Penerapan sistem informasi kepegawaian ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap performance organisasi Muhammadiyah Kota Magelang dan meningkatkan produktivitas para SDM. Program pengabdian ini juga telah membangun manajemen organisasi yang lebih profesional dan akuntabel.Kata Kunci: amal usaha muhammadiyah; Kota Magelang; sistem informasi kepegawaian Application of Personnel Information Systems in Muhammadiyah Business Charities in Magelang CityABSTRACTAs a large social organization (Ormas) in Indonesia, Muhammadiyah continues to be aware of the importance of up-to-date values to develop an organization that has a lot of charitable efforts. This charity business involves quite a lot of Human Resources (HR) with high management complexity. Therefore, this service program has a focus on developing a staffing information system to appear in the Muhammadiyah Business Charity (AUM) Regional Leadership of Muhammadiyah (PDM) in Magelang City, Central Java. Personnel management previously used a manual system with 248 human resources with varying status. The dedication method activity is carried out in several stages, namely by identifying existing problems, analyzing the situation by means of field observations and interviews with relevant parties, establishing relevant programs, making relevant staffing system models, conducting an appropriateness assessment of the staffing system model, and create an integrated staffing system application. The application of the staffing information system has a significant influence on the performance of the Muhammadiyah organization in the City of Magelang and increases the productivity of the human resources. This dedication program has also built organizational management which is more professional and accountable.Keywords: amal usaha muhammadiyah; Magelang City; staffing information system
Pemanfaatan Multimedia Dalam Pengembangan dan Promosi Potensi Desa Wisata Adiluhur Kebumen Wahyudin, Ade; Kristiadi, David; Utomo, Ardian Setio; Marwati, Arum; Gulang, Riska Ana
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.3988

Abstract

Perkembangan teknologi komputer telah merubah gaya hidup masyarakat, dimana masyarakat semakin dimudahkan dalam mendapatkan informasi dan melaksanakan aktifitasnya dengan berbagai aplikasi dan gadget. Hal ini menjadi peluang dalam pengelolaan desa wisata, sehingga pengelola desa wisata mampu secara interaktif terhubung dengan wisatawan dengan memanfaatkan media sosial. Desa Wisata Adiluhur Kebumen merupakan salah satu desa yang memiliki potensi objek wisata yang bisa dikembangkan dan dipromosikan melalui multimedia.  Taman Reptil Adiluhur dan Kampung Wisata Inggris Kebumen merupakan potensi objek wisata yang menjanjikan dari Desa Wisata Adiluhur, namun pengelolaannya masih belum optimal. Oleh karena itu tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan warga untuk mempromosikan potensi desa wisata. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan multi media kepada warga desa selain itu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilakukan kepada perwakilan pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Kemudian disusun suatu strategi pengembangan dan promosi desa wisata menggunakan multimedia dan sosial media. Strategi tersebut antara lain pengotimalan website desa wisata dengan menggunakan search engine optimizer dan  pemanfaatan platform media sosia yang tepat. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, peserta mampu memproduksi karya multi media yang dapat digunakan sebagai sarana promosi Desa Wisata Adiluhur.Kata Kunci : desa wisata; media sosial; multimedia; promosi.Utilization of Multimedia in the Development and Promotion of the Potential of the Adiluhur Kebumen Tourism VillageABSTRACTThe development of computer technology has changed people's lifestyles, where people are easy to getting the information and carrying out its activities by many applications and gadgets. This is an opportunity in the management of a tourist village so that the tourism village manager can interactively connect with tourists by utilizing social media. Adiluhur Kebumen Tourism Village is one of the villages that have potential tourism objects that can be developed and promoted through multimedia. Adiluhur Reptile Park and Kebumen English Tourism Village are promising tourism potentials of the Adiluhur Tourism Village, but the management is still not optimal. Therefore the purpose of community service is to increase the ability of citizens to promote the potential of tourism villages. The method used is multi-media outreach and training to villagers in addition to conducting observations, interviews, and documentation conducted to village government representatives and community leaders. Then developed a strategy for developing and promoting rural tourism using multimedia and social media. These strategies include optimizing the tourism village website by using a search engine optimizer and using an appropriate social media platform. As a result of this community service, participants were able to produce multi-media works that could be used as a means of promoting Adiluhur Tourism Village.Keywords: multimedia; promotion; social media; tourism village 
Optimalisasi Keterampilan Menulis Pada Guru Hayati, Khodijah; Amilia, Fitri
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4271

Abstract

Kemampuan dan keterampilan membaca menulis mutlak menjadi kompetensi yang harus dimiliki setiap guru. Kemampuan membaca dapat diukur dalam kegiatan berbicara dan menulis. Kemampuan menulis mencerminkan keterampilan berbahasa secara keseluruhan. Berdasarkan observasi, dibutuhkan kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan keterampilan menulis pada guru di desa Pakusari meliputi keterampilan menulis teks buku ajar dan artikel ilmiah.  Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini merupakan rangkaian kegiatan pengabdian Masyarakat (Abdimas) bertema literasi di Desa Pakusari mulai tahun 2017 hingga 2019. Hasil pelaksanaan Abdimas pada guru Sekolah Dasar dan Guru Pendidikan Anak Usia Dini di Desa Pakusari menunjukkan bahwa keterampilan menulis guru sudah baik. Luaran dalam kegiatan ini berupa buku cerita, buku bergambar, dan lembar kerja siswa menjadi bukti konkret keterampilan mereka. Namun, kurangnya motivasi, sarana, dan pembiasaan menulis menjadi hambatan dalam kegiatan menulis. Untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak agar kompetensi guru bisa terus menerus ditingkatkan. Kompetensi guru yang baik akan menjadi dasar dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran.Kata Kunci: menulis; kompetensi guru. Optimization of Teacher's Writing SkillsABSTRACTThe reading and writing skills have absolutely become competency that must be possessed by teachers. Reading ability can be measured through speaking and writing activities. Writing skills reflect overall language skills. Based on observations, training and mentoring activities are needed to improve writing skills of textbook and scientific articles for teachers in Pakusari . This training and mentoring activity is the series of Community Service (Abdimas) on literacy-based theme activities in Pakusari from 2017 to 2019.  This activity was implemented for teachers of Elementary school and Early Childhood Education in Pakusari.  The results of the implementation show that the teacher's writing competency is good. The teachers have been able to create story books, picture books, and student worksheets as the concrete evidence of their ability in writing skills. However, lack of motivation, tools, and habit of writing, have become obstacles in writing activities. For this reason, collaboration between all parties is needed so that teacher’s competencies can continuously be improved. Competent teacher is the basis in the development of education and learning.Key Words: teacher competencies; writing.
Pengembangan Content Management System Untuk Media Branding Produk Paguyuban Usaha Kecil Menengah Regional Kabupaten Bandung Wijaya, Dedy Rahman; Suryatiningsih, Suryatiningsih; Wulandari, Astri; Suryawardani, Bethani; Sari, Siska Komala; Fazri, Irfan Moch
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4277

Abstract

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispakan) adalah salah satu lembaga teknis daerah di Kabupaten Bandung. Tugas utama Dispakan adalah menjadi unit pelaksana tugas pemerintah daerah dalam memastikan program-program ketahanan pangan dan perikanan bisa berjalan di Kabupaten Bandung. Saat ini terdapat delapan puluh empat mitra binaan yang tergabung dalam paguyuban usaha kecil menengah yang memproduksi olahan pangan. Jumlah tersebut adalah jumlah mitra yang sudah terdata dan masih mungkin akan bertambah. Terdapat enam puluh empat produk hasil diversifikasi usaha kecil dan menengah (UKM) sebagai upaya menciptakan keanekaragaman pangan agar dapat berpotensi menjadi produk unggulan Kabupaten Bandung. Namun, sebagian besar mitra binaan masih menggunakan media konvensional seperti pameran dan brosur untuk promosi produk. Selain itu, saat ini, pendataan anggota mitra binaan masih dilakukan menggunakan file MS Excel sehingga memiliki kelemahan seperti kerentanan duplikasi, konsistensi, dan kesulitan berbagi data. Berdasarkan permasalahan yang ada, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan membangun content management system sebagai media promosi sekaligus pendataan mitra binaan dan produk-produknya. Kegiatan terbagi menjadi tiga tahap yaitu pengumpulan data, pembangunan aplikasi, dan sosialisasi. Hasil evaluasi menunjukkan kepuasan masyarakat sasar terhadap pelaksanaan kegiatan.Kata Kunci: content management system; Dispakan; promosi produk, UKM Development of Content Management System for Product Branding Media Bandung Regency Regional Small and Medium Enterprises AssociationABSTRACTThe Department of Food and Fisheries (Dispakan) is one of the regional technical institutions in Bandung. The main task of the Dispakan is to become the representation unit of the local government in ensuring that food and fisheries security programs in Bandung Area. At present, there are eighty-four fostered partners who are members of the small and medium business community that produces foods. This number is the number of partners that have been recorded and may still increase. There are sixty four products from the diversification of small and medium enterprises (SMEs) as an effort to create food diversity so that it can potentially become a superior product in Bandung. However, most of the fostered partners still use conventional media such as exhibitions and brochures for product promotion. In addition, at present, the data collection of members of the fostered partners is still done using MS Excel files so that it has weaknesses such as duplication, consistency, and difficulty sharing data. Based on the existing problems, this community service activity aims to build a content management system as a media campaign as well as data collection of fostered partners and their products. The activities are divided into three stages, namely data collection, application development, and workshop. The evaluation results show the target community's satisfaction with the implementation of activities.Key words: content management system; Dispakan; product promotion, SME
Literasi Perdamaian Melalui “Teologi Al-Hujurat” Pada Aktivis Muhammadiyah Kadirojo Palbapang Bantul Yogyaarta Surwandono, Surwandono
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.4984

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang pendidikan perdamaian untuk aktivis Muhamamdiyah di Desa Palbapang, Bantul dalam menghadapi tantangan dan dinamika politik keagamaan di masyarakat guna membangun harmoni sosial di masyarakat. Pendidikan perdamaian merupakan proses dari internalisasi nilai perdamaian untuk mengubah struktur sikap dan perilaku melalui pemberian pengetahuan dan nilai baru perdamaian. Pendidikan perdamaian mempergunakan model pendidikan andragogy melalui “Teologi Al-Hujurat”. Pendidikan literasi ditempuh melalui sejumlah tahap seperti pre test, intervensi dan post test. Hasil dari intervensi “Teologi Al-Hujurat”terhadap partisipan menunjukan bahwa pengalaman terstruktur dalam memahami pesan dalam surat Al-Hujurat mempengaruhi terhadap pilihan gaya berkonflik dan berdamai dari partisipan. Pendidikan perdamaian melalui teologi al-Hujurat mampu memobilisasi aspek kolektivitas kelompok untuk mendorong pilihan membangun perdamaian menjadi lebih terstruktur,  dan mengedepankan prinsip moderasi.Kata kunci: muhammadiyah; pendidikan perdamaian; teologi al-hujurat. Peace Literacy through “Al-Hujurat Teology” to Muhammadiyah Activist in Kadirojo, Palbapang Bantul YogyakartaABSTRACTThis article explains peace education for Muhamamdiyah activists in Palbapang Bantul in facing the challenges and dynamics of religious politics in the community in order to build sosial harmony in the community. Peace education is a process of internalizing the value of peace to change the structure of attitudes and behavior through the provision of new knowledge and values for peace. Peace education uses the andragogy education model through al-Hujurat theology. Literacy education is pursued through a number of stages such as pre-test, intervention and post-test. The results of the "al-Hujurat theology " intervention on participants showed that structured experience in deepening the message of al-Hujurat affected the choice of conflict and peace style of the participants. Peace education which mobilizes aspects of group collectivity is able to encourage the choice of building peace to be more structured, and put forward the principle of moderation.Keywords: al-Hujurat theolog; Muhammadiya; peace education.
Mendorong Keikutsertaan Suami dalam Program Keluarga Berencana Melalui Perbaikan Pemahaman tentang Metode Kontrasepsi Sulistiawan, Dedik; Fatimah, Siti; Hana, Joharotul Laila Ummu; Candra, Ficky Kurniawan; Cahyani, Oetami Riezki; Shafira, Inayah; Dirgantara, Syariatul
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5040

Abstract

Partisipasi pria merupakan salah satu masalah yang masih dihadapi dalam program keluarga berencana di beberapa negara termasuk Indonesia. Program keluarga berencana yang berfokus pada kaum perempuan di tengah masyarakat yang menganut sistem patriarki menyebabkan adanya kesan bahwa perempuanlah yang memiliki tanggung jawab dalam hal pengaturan kehamilan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendorong keikutsertaan suami dalam program keluarga berencana melalui perbaikan pemahaman tentang metode kontrasepsi. Setelah mengikuti kegiatan ini, diharapkan para suami memiliki wawasan yang luas tentang metode kontrasepsi. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan terintegrasi melalui kegiatan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan tahun 2020 di Dusun Modalan, Banguntapan, Bantul pada tanggal 19 sampai dengan 20 Februari 2020. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui musyawarah masyarakat desa sebagai bentuk community engagement dan edukasi tentang mitos dan fakta seputar metode kontrasepsi dan keluarga berencana. Program pengabdian kepada masyarakat ini terbukti secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan pria dalam isu keluarga berencana (Mean difference=27,40; 95%CI=12,64 – 42,17; p-value=0,001). Keterlibatan masyarakat mulai dari proses penentuan prioritas masalah menjadikan intervensi yang dilakukan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan sasaran berpartisipasi secara aktif selama kegiatan berlangsung, sehingga pengetahuannya tentang keluarga berencana meningkat.Kata Kunci: kontrasepsi; keluarga berencana; partisipasi suami. Encouraging Male Participation in the Family Planning Program Through Improving Understanding of the Contraception MethodsABSTRACTMale involvement is one of the challenges of the family planning program in many countries, including Indonesia. The family planning program, which focuses on women in a society that adopts a patriarchal structure, causes the perception that women have responsibilities in regulating pregnancy. This community engagement initiative was developed to promote husbands' involvement in family planning programs through an increased understanding of contraceptive methods. After engaging in this activity, it is hoped that the husbands will have broad insights into contraception methods. This community development was carried out through the Field Study Experience (PBL) of Faculty of Public Health Universitas Ahmad Dahlan in Dusun Modalan, Banguntapan, Bantul, from 19 to 20 February 2020. Through village group meetings, the approach taken was a medium of community involvement and education about the rumors and truth about contraception and family planning practices. This community service initiative has been shown to substantially increase male knowledge on family planning issues (mean difference = 27.40; 95% CI = 12.64-42.17; p-value = 0.001). Community involvement in the process of determining priority problems makes interventions become a community need. This indirectly causes the target to engage actively during the activity, consequently increasing their understanding of family planning.Keywords: contraception; family planning; male involvement.
Peningkatan Kemampuan Penyusunan Laporan Keuangan Sesuai SAK-EMKM (Pelatihan untuk Pelaku UMKM Binaan Pemkot Bekasi) Diyani, Lucia Ari; Kusumawati, Ratna Dewi; Meita, Iren
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v5i2.5046

Abstract

Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku UMKM secara umum adalah tidak tersedianya laporan keuangan yang dapat digunakan untuk mendapatkan pembiayaan dari bank dan juga institusi keuangan lainnya. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan PkM ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam membuat laporan keuangan yang sesuai dengan SAK-EMKM untuk peminjaman dana ke bank. Pelatihan dilakukan kepada pelaku UMKM binaan Pemerintah Kota Bekasi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah pemaparan mater di dalam kelas oleh dosen sebagai narasumber dan dibantu oleh asisten dosen serta mahasiswa sebagai pendamping peserta. Total partisipan sebanyak 40 dan terbagi menjadi dua kelas. Kegiatan PkM dilakukan dari 4 Oktober 2019 hingga 12 Desember 2019. Hasil dari kegiatan ini memuaskan seperti yang terlihat dari hasil kuisioner kepuasan bahwa kegiatan pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat laporan keuanganKata Kunci: Laporan keuangan; SAK-EMKM; UMKM Improvement of Preparing Financial Statements Ability According to SAK-EMKM (Training for SME under Pemkot Bekasi)ABSTRACT The problem faced by SMEs in general is they do not have financial reports that is accepted as a basis to provide loan funds by banks or other financial institutions. For this reason, the PkM activities are carried out with the aim of increasing knowledge in preparing financial statements in accordance with SAK-EMKM for lending funds to banks. Training is given to SMEs that are under Pemerintah Kota Bekasi. The method that used in this training is carried out in a class where each class is guided by a lecturer as a guest speaker and assisted by an assistant lecturer and a student as a participant companion. The total number of participants was 40 and divided into 2 classes. The PkM activity was conducted from October 4th, 2019 to December 12th, 2019. The PkM result is satisfying as seen from the results of the satisfaction questionnaire which stated that this training activity was able to increase their capabilities and their skills related to the preparation of financial statements.Keywords: Financial reporting; SAK-EMKM; UMKM

Page 1 of 2 | Total Record : 15