cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25284967     EISSN : 2548219X     DOI : -
Core Subject : Social,
Aksiologiya merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk pengabdian. Artikel merupakan hasil dari IbM, IbW, IbPE, IbIKK, atau pengabdian lainnya yang berasal dari non dikti.
Arjuna Subject : -
Articles 848 Documents
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAUD Non-Linier Melalui Pembuatan dan Penggunaan Pop-Up Book Jojor Renta Maranatha; Hayani Wulandari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.28986

Abstract

Pada proses pembelajaran, guru mempunyai peran penting untuk keberhasilan dan kesesuaian dalam penyajian materi kepada anak. Guru seharusnya memiliki kompetensi yang baik untuk mengoptimalkan pembelajaran di kelas. Namun, berdasarkan data yang diperoleh, terdapat 40% guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Purwakarta yang belum memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai, yaitu lulusan sarjana dari program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD). Oleh karena itu, diadakan pelatihan pembuatan dan penggunaan media pembelajaran dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru. Media pembelajaran tersebut yaitu pop-up book yang merupakan inovasi media pembelajaran berbentuk buku berilustrasi dengan desain tiga dimensi yang dapat dibentuk, bergerak, dan memberikan efek timbul ketika halamannya dibuka. Pengabdian ini menggunakan metode penerapan yang berbentuk pelatihan, yang terdiri dari beberapa tahap, di antaranya: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi beserta tahap pelaporan. Adapun peserta pengabdian yang mengikuti kegiatan ini adalah guru-guru PAUD non-linier, yang belum memiliki ijazah Sarjana PGPAUD di Purwakarta. Hasil yang didapatkan yaitu para guru memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan pop-up book dan pemanfaatannya dalam kegiatan pembelajaran, yang ditunjukkan oleh peningkatan signifikan pada skor pretest dan posttest peserta pelatihan, yaitu dari 45 menjadi 90.
Penguatan Kemampuan Numerasi dan Keterampilan Proses Sains Melalui Pendekatan Ethnomathscience Pada Kelompok Kerja Guru Sekolah Dasar Isna Ida Mardiyana; Rika Wulandari; Sigit Susanto Putro; Diana Susilowati; Noura Aulya Damayanti; Nina Rosiana; Roukhil Ummu Hani'; Fadilatul Fitriyah; Andini Wulan Cahyani; Virna Dwi Agustin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29022

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan numerasi dan keterampilan proses sains (KPS) guru sekolah dasar yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Guslah IV Kabupaten Bangkalan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil rapor pendidikan yang menunjukkan bahwa lebih dari separuh sekolah di kelompok tersebut memiliki capaian numerasi siswa pada kategori sedang, yang disebabkan oleh keterbatasan refleksi pembelajaran dan kurangnya inovasi dalam praktik mengajar. Program ini dirancang untuk memberdayakan guru melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penerapan pendekatan Ethnomathscience yang mengintegrasikan konteks budaya lokal ke dalam pembelajaran matematika dan sains menggunkan model yang merujuk pada prinsip Participatory Action Research (PAR) yang menekankan keterlibatan langsung peserta melalui siklus tindakan reflektif meliputi tahapan identifikasi masalah, perencanaan, implementasi, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan di KKG Guslah IV Kabupaten Bangkalan yang terdiri atas 8 sekolah di Kecamatan Bangkalan dengan jumlah peserta 50 orang meliputi kepala sekolah, guru matematika serta guru IPAS dari masing-masing sekolah di KKG Guslah IV. Tim pengabdi berjumlah 8 orang yang terdiri atas 2 orang dosen PGSD, 1 orang dosen Teknik Informatika, beserta 5 orang mahasiswa PGSD. Kegiatan meliputi lokakarya, penyusunan modul ajar, penerapan di kelas, serta evaluasi reflektif. Hasil pelaksanaan menunjukkan berdasarkan evaluasi sumatif, yaitu 92% guru telah memahami pendekatan ethnomathscience dan 96% guru mampu mengimplementasikan langkah-langkah pembelajaran berbasis budaya secara mandiri serta membangun lingkungan belajar yang kaya teks dan kontekstual. Hasil tersebut telah melampaui target minimal 90% peserta yang ditetapkan sehingga tercipta lingkungan belajar yang lebih kontekstual dan bermakna. Secara keseluruhan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran inovatif dan kontekstual untuk memperkuat kemampuan numerasi dan KPS siswa.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penangkaran Lebah Kelulut dan Konservasi Mangrove di Bagan Kuala Ameilia Zuliyanti Siregar; Tulus; Putri Chandra Ayu; Mohammad Basyuni
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29233

Abstract

Budidaya lebah kelulut (Heterotrigona itama) di kawasan pesisir tropis merupakan peluang ekonomi yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat Desa Bagan Kuala, Serdang Bedagai. Program Pengabdian kepada Masyarakat Desa Binaan Universitas Sumatera Utara bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan mangrove, budidaya lebah kelulut, dan identifikasi hama serta pengelolaan habitat mangrove secara berkelanjutan. Program melibatkan 12 peserta lokal dan dilaksanakan melalui survei, sosialisasi, focus group discussion, pelatihan, praktik lapangan, pendampingan, dan evaluasi pada Agustus–September 2023. Peserta memperoleh tiga stup lebah kelulut beserta peralatan pendukung budidaya, sedangkan perangkap warna digunakan untuk mendukung pemantauan serangga pada kawasan mangrove. Program juga mendukung kegiatan penanaman 5.000 bibit mangrove. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 40% sebelum program menjadi 90% setelah kegiatan. Integrasi konservasi mangrove dan budidaya lebah kelulut diharapkan dapat memperkuat peluang mata pencaharian yang ramah lingkungan dan berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir di Desa Bagan Kuala, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.
Promosi Kesehatan tentang Pencegahan Gangguan Musculokeletal pada Petani di Kecamatan Metro Utara Lampung Fitria Saftarina; Roro Rukmi Windi Perdani; Dyah Wulan Sumekar RW; Johns Fatriyadi Suwandi; Muhamad Faris Nuuruddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29247

Abstract

Gangguan Musculoskeletal  merupakan masalah kesehatan kerja yang sering dialami petani akibat postur kerja yang tidak ergonomis, aktivitas fisik berat, dan kurangnya pengetahuan pencegahan cedera. Berdasarkan penelitian, 70,4% petani di Kecamatan Metro Utara mengalami keluhan Musculoskeletal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai postur kerja ergonomis, gizi kerja, dan manfaat peregangan, serta melakukan skrining keluhan Musculoskeletal dan pengukuran status gizi. Metode yang digunakan ialah pendekatan Pengkajian Pedesaan Partisipatif dengan melibatkan kelompok tani, Puskesmas Banjarsari, dan Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Metro Utara. Sebanyak 30 petani berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil skrining didapatkan sebesar 23% mengalami hipertensi, Gula Darah Sewaktu ≥200 mg/dl sebesar 6,7% dan obesitas sebesar 6,7%. Hasil paired t-test menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari rata-rata 59,8 menjadi 76,4 (p<0,05). Kegiatan ini juga menghasilkan pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dan media edukasi berupa leaflet ergonomi bagi petani. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan petani serta menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan kerja di sektor pertanian.
Pelatihan Guru PAUD Berbasis Experiental-Deep Learning Kemaritiman untuk Menumbuhkan Ecoliteracy di Pesisir Pantai Kenjeran Dhian Gowinda Luh Safitri; Melia Dwi Widayanti; Dyah Permata Sari; Isabel Wisnain; Maulidya Ryscha Amelya
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29500

Abstract

Penelitian ini mengkaji pelaksanaan program Pelatihan Guru PAUD Berbasis Experiential-Deep Learning Kemaritiman untuk Menumbuhkan Ecoliteracy di Pesisir Pantai Kenjeran, Surabaya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) dan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berfokus pada isu lingkungan pesisir, seperti pencemaran pantai dan kerusakan ekosistem laut. Sebelum pelatihan, mayoritas guru belum memahami konsep-konsep tersebut. Pelatihan ini telah diikuti oleh 40 guru PAUD di lingkup IGTKI Kenjeran.  Setelah mengikuti pelatihan intensif, terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman guru, dengan skor post-test yang lebih tinggi dalam hal penguasaan topik seperti ecoliteracy, perancangan RPP berbasis lingkungan, serta pembuatan media pembelajaran kreatif. Terdapat kenaikan pemahaman peserta dengan rerata 54,2%. Program ini menunjukkan bahwa pendidikan berbasis pengalaman efektif dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan pada anak usia dini, serta berkontribusi pada pengembangan kompetensi guru PAUD di kawasan pesisir Kenjeran.
Peningkatan Daya Jual Melalui Kreasi Desain Kemasan Produk UMKM Desa Kampunganyar Banyuwangi Fariska Amalia; Niniek Imaningsih
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.29705

Abstract

  Lokasi pengabdian berada di Desa Kampunganyar Banyuwangi yang memiliki potensi UMKM beranekaragam meliputi jajanan khas tradisional, makanan dan minuman hasil pertanian, hingga kerajinan. Namun masih banyak pelaku UMKM di Desa Kampunganyar Banyuwangi yang belum memaksimalkan kreativitas pada desain kemasan produknya. yakni menggunakan desain kemasan sederhana tanpa desain menarik dan informasi produk yang lengkap. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan daya jual UMKM Desa Kampunganyar Banyuwangi melalui kreasi desain kemasan produk. Waktu pelaksanaan pengabdian yakni 2 bulan terhitung mulai 22 Juli 2025 hingga 19 September 2025. Kegiatan pengabdian ini didukung oleh DPPM Kemdiktisaintek melalui Program Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Pelaksanaan pengabdian dimulai dari analisis situasi mitra, pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi dan pelatihan desain kemasan melalui penyampaian pentingnya desain kemasan yang menarik dalam pemasaran produk serta tutorial pembuatan desain kemasan atau logo atau flyer digital melalui aplikasi Canva, serta diakhiri dengan evaluasi. Hasilnya, sebanyak 20 dari 24 UMKM mitra (83,3%) berhasil menyelesaikan praktik pembuatan desain kemasan, logo, dan/atau flyer secara mandiri menggunakan aplikasi Canva. Kegiatan pengabdian ini memiliki potensi keberlanjutan apabila pelaku UMKM secara konsisten mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh sehingga turut meningkatkan daya jual produk UMKM Desa Kampunganyar.
Pelatihan Pengoperasian Mesin 3D Printer FDM Bagi Siswa SMK Muhammadiyah Prambanan Sebagai Bekal Berwirausaha Maria Gratiana Dian Jatiningsih; Wahyu Widhiarso; Mahdiya Nayla
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.31047

Abstract

Perkembangan industri mengalami kemajuan yang sangat cepat di bidang manufaktur dan desain produk sehingga semakin ketat persaingan di pasar global. Dalam menghadapi situasi tersebut, industri di Indonesia dituntut untuk mampu bersaing dalam hal yang terkait kualitas produknya. Untuk menghadapi tuntutan dunia industri dengan melakukan perubahan sistem penyiapan SDM di tingkat SMK adalah penggunaan teknologi additive manufacturing pada mesin 3D printer. Dengan menguasai pengoperasian mesin 3D printer diharapkan SMK mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi dan keterampilan di bidang additive manufacturing. Permasalahan yang menjadi prioritas kebutuhan mitra adalah belum memiliki pengetahuan mengenai cara pengoperasian teknologi mesin 3D printer FDM dan mencetak model produk dengan mesin 3D printer FDM. Solusi penyelesaian masalah dengan sosialisasi menjelaskan mengenai mesin 3D printer FDM dan pelatihan pembuatan produk dengan mesin 3D printer FDM. Pelatihan dan sosialisasi penggunaan 3D printer FDM dilaksanakan selama 3 jam yang dihadiri oleh 8 siswa dan 5 guru. Hasil luaran dari pengabdian kepada masyarakat adalah dapat memberikan wawasan kepada para siswa dan guru SMK mengenai teknologi 3D printer FDM dengan harapan mampu meningkatkan kualitas lulusan dan memberikan keterampilan kepada para siswa SMK sebagai bekal berwirausaha.
Pengembangan E-Module Berbasis LMS dalam Pembelajaran Kelas Peminatan Bahasa Inggris di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta Sucipto Sucipto; Muh Saeful Effendi; Olivi Sabilla Sadani
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 3 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i3.32596

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah memiliki bahan ajar yang tidak hanya tersedia secara daring, tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pembelajaran dan mampu digunakan guru secara berkelanjutan. Di SMP Muhammadiyah 4 Yogyakarta, guru pada kelas peminatan Bahasa Inggris masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan e-module, sementara pembelajaran membutuhkan media yang lebih interaktif untuk mendukung keterampilan berbicara siswa. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan e-module berbasis Learning Management System (LMS) sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan memanfaatkannya pada kelas peminatan Bahasa Inggris. Kegiatan melibatkan enam guru dan 30 siswa melalui Focus Group Discussion, workshop kurikulum, penyusunan e-module, serta pelatihan dan pendampingan penggunaan Moodle. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test keterampilan guru menggunakan rubrik skala 1–4, serta observasi dan penilaian keterampilan berbicara dan partisipasi siswa. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan guru dari skor rata-rata 1,1–1,4 menjadi 3,4–3,7. Pada siswa, skor keterampilan berbicara meningkat dari 55 menjadi 76, sedangkan partisipasi kelas meningkat dari 60% menjadi 87%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pengembangan e-module berbasis LMS dapat memperkuat kapasitas guru sekaligus mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang lebih interaktif dan partisipatif.