cover
Contact Name
Dr. Shohifah Annur, M.Sc
Contact Email
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Phone
+62254-8235007
Journal Mail Official
jurnalwikramaparahita@unsera.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Cilegon No.Km. 5, Taman, Drangong, Kec. Taktakan, Kota Serang, Banten 42162
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25990020     EISSN : 25990012     DOI : 10.30656/jpmwp
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Serang Raya dengan ISSN 2599-0020 (Cetak) dan ISSN 2599-0012 (Online). Jurnal ini memuat artikel-artikel pengabdian kepada masyarakat dengan ruang lingkup Diklat dan Pemasaran yang dimanfaatkan untuk pemberdayaan masyarakat, UKM dan masyarakat sekitar; Pemberdayaan masyarakat; Akses Sosial; Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa; Pemberdayaan Masyarakat Daerah Perbatasan; Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan; Program Pemberdayaan Masyarakat; Program Teknologi Tepat Guna untuk Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 223 Documents
Upaya Peningkatan Budaya Sadar Bencana Gempa Melalui Analisis Statistik Parameter Geofisika di Kota Bengkulu, Indonesia Misliniyati, Rena; Mase, Lindung Zalbuin; Refrizon, Refrizon
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.6891

Abstract

Potensi gempa bumi yang sewaktu-waktu dapat terjadi kerap menjadi isu utama bagi pembangunan dan masyarakat. Upaya peningkatan budaya sadar bencana gempa perlu dilakukan guna memberikan edukasi dalam menyikapi bahaya gempa yang dapat terjadi di Kota Bengkulu. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka pelaksanaan kegiatan pengabdian berbasis riset, dimana pengukuran geofisik digunakan untuk mendeskripsikan kerentanan seismik Kota Bengkulu, melalui kerja sama kemitraan oleh Badan Penang­gulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu. Hasil pengukuran geofisik selanjutnya diolah lebih lanjut untuk mendapatkan parameter amplifikasi (A0) dan frekuensi dominan (f0). Kedua parameter tersebut kemudian dianalisis untuk mendeskripsikan indeks kerentanan seismik (Kg) di Kota Bengkulu. Pema­paran hasil analisis juga dilakukan sebagai transfer pemahaman kerentanan seismik kepada mitra. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa terdapat 211 titik yang diinvestigasi. Secara umum tingkat kerentanan seismik di Kota Bengkulu rata-rata pada level rendah dengan sangat tinggi dengan nilai kerentanan rata-rata berkisar pada 2,69 sampai dengan 36,31. Kecamatan Ratu Samban, Ratu Agung, Gading Cempaka, Kampung Melayu, dan Teluk Segara digolong­kan sebagai wilayah dengan kerentanan sangat tinggi, dengan nilai maksimum rerata sebesar 36,31. Kecamatan Selebar dan Singaran Pati digolongkan sebagai wilayah dengan kerentanan tinggi dengan nilai maksimum rerata sebesar 5,97, Kecamatan Sungai Serut dengan kerentanan sedang dengan nilai maksimum rerata 4,41, dan Kecamatan Muara Bangka­hulu dengan kerentanan rendah dengan nilai maksimum rerata 2,69. Kegiatan ini membantu mitra dalam memetakan kerentanan seismik di Kota Bengkulu.
Pelatihan Pencatatan Keuangan Digital Laundry dengan Menggunakan Aplikasi SIAPIK Yuniar, Irna; Widayanti, Asti; Kastaman, Kastaman; Santoso, Adam Ananda; Azzhara, Dhea Putri; Azijah, Syifa Nur
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i2.6989

Abstract

Pencatatan transaksi dan dokumen laporan penjualan jasa laundry pada UKM Trias Laundry masih berbasis pencatatan menggunakan buku berdasarkan perhitungan sederhana dengan media kalkulator. Hasil perhitungan memerlu­kan proses verifikasi secara manual untuk memeriksa ketepatan laporan. Hal ini menyebabkan kebutuhan tambahan waktu pada proses pembuatan laporan karena rentan terhadap kesalahan perhitungan. Keterbatasan kemam­puan karyawan dalam menggunakan aplikasi berbasis digital untuk menghasilkan laporan keuangan juga menjadi salah satu kendala. Untuk membantu permasalahan tersebut dilakukan sosialisasi dan pelatihan peng­guna­an aplikasi SIAPIK untuk menghasilkan laporan keuangan. Metode pelak­sanaannya terdiri dari tiga tahap yaitu tahap survey dan analisis kebutuhan, kemudian tahap pelaksanaan sosialisasi secara online memberi­kan pema­ham­an tentang sistem informasi akuntansi, pentingnya laporan akuntansi dan aplikasi SIAPIK dan tahap praktek penggunaan fitur aplikasi dan evaluasi laporan hasil aplikasi tahap terakhir adalah tahap evaluasi dan monitoring. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman 87.5% dari peserta tentang aplikasi sistem informasi akuntansi digital dan laporan akuntansi, kemudian terdapat peningkatan keterampilan karyawan dalam melakukan pencatatan transaksi dan evaluasi laporan akuntansi senilai 70%. Kontribusi utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengenalkan aplikasi SIAPIK kepada UMKM untuk pembuatan laporan keuangan sesuai standar SAK EMKM.
Edukasi Literasi Keuangan Digital pada Masyarakat Desa Tanah Miring Kecamatan Aru Tengah Lambyombar, Yustinus; Temalagi, Selva; Warkula, Yohanes Zefnath; Welay, Piter Arson
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7174

Abstract

Permasalahan yang diprioritaskan dalam kegiatan pengabdian masyarakat pada masyarakat Desa Tanan, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulau­an Aru adalah kurangnya pemahaman mengenai literasi keuangan, kurang kepekaan dalam mengelola keuangan dan belum dapat memanfaatkan layanan keuangan digital. Tujuan kegiatan ini adalah melaku­kan edukasi masyarakat desa tanah miring mengenai literasi keuang­an dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat untuk melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan yang baik. Metode yang diguna­kan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiat­an ini terlihat pada perubahan progress yang sangat baik yang dialami oleh masyarakat Desa Tanah Miring. Pada pemahaman terkait literasi keuangan sudah mampu mencatat, menyusun perencanaan serta pengelolaan keuangan dan terampil dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan digital sesuai prosedur.
Partisipasi Masyarakat dalam Penurunan Resiko Hipertensi dan Pentingnya Aktivitas Fisik di Dusun Wonocatur Banguntapan Bantul Mulasari, Surahma Asti; Hariyati, Hesti; Prastiwi, Zalsabella Aryanda; Annisa , Triana Aprilyta
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7237

Abstract

Peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dikenal sebagai hipertensi. Aktivitas fisik merupakan pergerakan jasmani yang memerlukan pengeluaran energi. Berdasarkan data diagnosis komunitas, hipertensi dan kurangnya aktivitas fisik adalah dua prioritas masalah yang harus diselesaikan di wilayah RT 18 dan 21 Dusun Wonocatur. Penyuluhan kesehatan dilakukan bertujuan untuk mening­kat­kan pemahaman masyarakat tentang cara pencegahan serta pengen­dal­ian Hipertensi. Aktivitas fisik berupa senam dilakukan bertujuan untuk menjadikan masyarakat lebih sehat dan rutin untuk melakukan aktivitas fisik setiap hari atau satu minggu sekali. Penyuluhan kesehatan dilakukan dengan sasaran warga RT 18 Dusun Wonocatur, dan senam dilakukan dengan sasaran seluruh warga RT 21 Dusun Wonocatur. Kegiatan penyuluhan meliputi pre test, penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan post test. Kegiatan senam terdiri dari senam kemudian pembagian poster hipertensi. Hasil kegiatan penyuluh­an pada masyarakat RT 18 yaitu adanya peningkatan pengetahuan masya­rakat yang diketahui melalui hasil pre test dan post test. Hasil tersebut menunjuk­kan adanya peningkatan pada saat sebelum penyuluhan yaitu sebesar 10.93 dan sesudah dilakukan penyuluhan menjadi 13.67. Kegiatan senam masyarakat RT 21 yaitu senam terapi atau sering disebut senam Tera. Senam ini dipandu langsung oleh instruktur dan dilaksanakan selama 1 jam diawali dengan tahap pemanasan, kemudian tahap senam terapi, dan diakhiri dengan pendinginan. Evaluasi program dilakukan dengan pengecek­an tekanan darah setelah selesai melakukan senam.
Pendampingan Digital Marketing dalam Meningkatkan Pendapatan Usaha Rumah Tangga di Desa Sibalaya Utara Kabupaten Sigi Paembonan, Laendatu; Suparman, Suparman; Tallesang, Mukhtar; Jaya, Andi Herman; Syatir, Ahmad; Suirlan, Rita
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7241

Abstract

Pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan pendampingan kepada pemilik usaha rumah tangga di Desa Sibalaya Utara untuk memasarkan produknya melalui digital marketing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dalam penggunaan digital marketing dan pen­dapatan usaha rumah tangga masyarakat Desa Sibalaya Utara melalui digital marketing. Metode Tahapan pelaksanaan meliput Tahap Pertama; inkulturasi (tim pengabdian melakukan survei awal; Tahap Kedua; tim tahap pengkajian (discovery) pengabdian melakukan pembekalan materi dan diskusi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, Tahap Ketiga;(devine) tim pengabdian memberikan pemahaman dan pelatihan dalam menggunakan perangkat maupun aplikasi sosial media, Tahap Keempat; (design) tim pengabdian melakukan program pelatihan membuat salah satu aplikasi sosial media. Dampak positif dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mencakup bebe­rapa aspek, yakni: (1) Kontribusi yang diberikan oleh pengabdian ini terutama terlihat pada peningkatan pemahaman digital marketing melalui pemanfaat­an berbagai marketplace bagi usaha rumah tangga di Desa Sibalaya Utara; (2) Pemilik usaha rumah tangga berhasil membuat akun toko online dan mempromosikannya secara mandiri melalui aplikasi-aplikasi seperti Facebook, Instagram, dan Shopee; (3) Produk-produk dari usaha rumah tangga dapat dijual di berbagai platform marketplace; dan (4) Pendampingan digital marketing dengan pendekatan ABCD menghasilkan peningkatan pendapat­an sekitar 35%-50% bagi usaha rumah tangga.
Penguatan Kompetensi Computational Thinking dalam Pembelajaran IPA Melalui Perancangan Pembelajaran Argumentasi Konstruktivis Bukhori, Saiful; Retnani, Windi Eka Yulia; Putra, Januar Adi; Dharmawan, Tio
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7249

Abstract

Argumentasi merupakan keterampilan kritis yang perlu dibangun pada siswa usia SD, dan perlu dikembangkan pada siswa usia sekolah menengah. Secara teoritis, siswa dengan usia muda seharusnya mampu memahami dan mem­bangun argumen, akan tetapi berdasarkan bukti empiris belum mendukung harapan tersebut. Kondisi ini juga terjadi pada siswa di SD sekitar desa jelbuk. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dirancang dan diimplementasikan penguatan kompetensi computational thinking (CT) dalam pembelajaran IPA melalui perancangan pembelajaran argumentasi konstruktivis. Penguatan kompetensi CT pada pengabdian ini dilakukan menggunakan konsep CT-Argumentasi. CT menyediakan proses yang diperlukan untuk merumuskan argumen, sedangkan argumen memanfaatkan dan menerapkan keterampil­an CT melalui penalaran logis. CT yang diberikan kepada siswa dalam peng­abd­ian kepada masyarakat ini mengacu pada 4 tahapan yaitu: decompos­ition, pattern recognition, abstraction, dan algorithm. Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sebesar 40%. Pengabdian ini juga mengenalkan CT kepada siswa dan guru, dan dapat meningkatkan keterampilan menyelesaikan permasalahan dengan CT dibuktikan dengan rata-rata 30% siswa yang hadir angkat tangan dan dapat menjawab dengan benar, ketika diberi pertanyaan dengan permasalahan terbuka yang diambil dari contoh soal di situs web resmi Bebras Indonesia.
Pendampingan Narapidana dalam Menurunkan Tingkat Stress di Lembaga Pemasyarakatan Dewi, Inggriane Puspita; Utomo, Shella Febrita Putri; Gartika, Nina; Aisyah, Popy Siti; Triyana, Asep; Buchori, Farhan; Awaludin, Muhammad
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7252

Abstract

Narapidana narkotika rentan memiliki masalah psiko-sosial dan spiritual, seperti kecemasan, stress dan depresi, hal ini karena perubahan lingkungan yang dihadapi narapidana. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk pendamping­an narapidana narkotika dalam terapi self-help dengan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk membangun kapasitas para narapidana untuk menolong dirinya agar dapat mencegah kekambuhan, dengan mengelola emosi yang negatif menjadi positif. Pelaksanaan PKM meliputi kegiatan pra pelaksanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pra pelaksanaan kegiatan diawali dengan survey lokasi, analisis kebutuhan dan koordinasi. Tahap pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua fase, yaitu fase awal pemberian pendampingan hanya pada kelompok kecil untuk mengetahui efek SEFT terhadap penurunan kecemasan, tahap kedua adalah pendam­pingan dalam skala besar yaitu seluruh populasi narapidana narkotika lapas. Tahap berikutnya adalah evaluasi melalui dua cara yaitu secara kuantitatif, dengan perhitungan independent T-Test dan tahap kedua secara kualitatif melalui FGD. Hasil menunjukan perubahan skor cemas, yaitu terjadi penurunan skor cemas, dan nilai p sebesar <0,001, dengan effect size sebesar 3,57 (sangat berpengaruh). Secara kualitatif narapidana menyebutkan SEFT memberikan ketenangan dan rasa optimis untuk menghadapi masalah dikemudian hari.
Pendampingan UMKM dalam Meningkatkan Pemasaran Produk Unggulan Lokal Melalui Festival Senduro Sedulur di Lumajang Lumiasari, Fika; Aisyah, Nora; Pristiwianti, Silviana Amelia; Wafa’, Nafisatul; Junjunan, Mochammad Ilyas; Asegaf, M. Maulana
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7262

Abstract

Kegiatan pengabdian ini menjelaskan tentang peran Festival Senduro Sedulur dalam meningkatkan pemasaran produk unggulan lokal di Desa Senduro Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Desa Senduro memiliki potensi serta aset yang beragam, seperti aset alam, manusia, dan infrastruktur. Melalui aset tersebut masyarakat dapat memanfaatkannya secara maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian. Tujuan utama pengabdian ini dilakukan untuk menghubungkan aset dan mimpi yang diinginkan dalam meningkatkan pemasaran produk unggulan khas Desa Senduro. Metode pengabdian ini adalah menggunakan metode pendekatan ABCD (Asset Based Community Development) yakni metode yang fokus pada aset untuk dikembangkan sehingga dapat mempengaruhi tingkat perekonomian masyarakat. Hasil pendampingan ini adalah meningkatnya pengetahuan pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) dalam membuat akun sosial media dan E-commerce seperti akun Shopee dan Tik-Tok. Dalam mening­katkan pemasaran produk UMKM unggulan Senduro, yang dilakukan adalah membuat katalog produk UMKM unggulan khas Senduro, pendampingan pembuatan logo, desain produk, pembuatan NIB, sertifikasi produk halal, dan mengadakan kegiatan yang belum ada sebelumnya untuk menarik wisatawan dalam dan luar negeri yaitu melalui Festival Senduro Sedulur. Dengan diselenggarakannya festival yang dapat dilaksanakan setahun sekali sesuai Surat Keputusan Pemerintah yang telah disepakati, diharapkan dapat membangun dan mewadahi UMKM Senduro sehingga mampu bersaing menciptakan inovasi produk lokal yang lebih baik dengan beberapa kategori penilaian dan nantinya layak untuk dimasukkan dalam pusat toko oleh-oleh khas Senduro.
Edukasi Bahaya Kecanduan Smartphone dan Tips Menjaga Kesehatan Mata pada Siswa SD Negeri 1 Sikunang, Wonosobo Al Birru, Muhammad Ismail; Dewi, Wulan May Kusuma; Effendy, Nazrul; Solekhah, Tiara Yosianti
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7269

Abstract

Bermula sejak berlakunya peraturan Kegiatan Belajar Mengajar secara daring pada saat masa pandemi Covid-19, intensitas penggunaan smartphone di kalangan pelajar terutama di jenjang sekolah dasar makin sering. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan Kepala Sekolah SD Negeri 1 Sikunang, Wonosobo diketahui bahwa beberapa siswa di SD tersebut sudah kecanduan terhadap smartphone. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone untuk mengetahui dampak pemberian edukasi memiliki pada siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Sikunang. Kegiatan pengabdian ini berupa edukasi dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan sesi permainan berkelompok. Instrumen pengabdian masyarakat yang digunakan adalah kuesioner SAS-SV, pre test, dan post test. Partisipan berjumlah 35 siswa kelas 4 dan 5 SD Negeri 1 Sikunang. Untuk kelas 4, pada hasil uji Fisher’s Exact menghasilkan sig 1,0>0,05 artinya tidak terdapat hubungan antara penge­tahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone pada siswa kelas 4 SD Negeri 1 Sikunang. Pada hasil uji Chi Square kelas 5, diperoleh sig 0,021<0,05 sehingga terdapat hubungan antara pengetahuan smartphone dan kesehatan mata dengan kecanduan smartphone pada siswa kelas 5 SD Negeri 1 Sikunang. Pada uji Wilcoxon Signed Rank, kelas 4 dan kelas 5 masing-masing menghasilkan sig 0,014 dan 0,038 di mana keduanya kurang dari 0,05 sehingga diperoleh hasil bahwa pemberian edukasi memiliki dampak positif yang signifikan pada siswa kelas 5 dan 4 SD Negeri 1 Sikunang.
Peningkatan Budidaya Ikan Air Tawar dengan Airlift System untuk Mendukung Ekonomi Kreatif Saptutyningsih, Endah; Kamiel, Berli Paripurna
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v8i1.7281

Abstract

Permasalahan yang terjadi di wilayah Kauman Babadan, Plumbon adalah adanya kolam ikan yang pemanfaatannya belum optimal, padahal kolam tersebut memiliki potensi untuk menambah penghasilan masyarakat sekitar terutama marbot Masjid Ad Darojat yang mengelola kolam tersebut. Kegiatan PKM ini berupaya untuk memanfaatkan potensi kolam tersebut untuk budi­daya ikan air tawar dengan melakukan rehabilitasi kolam melalui mekanisasi sirkulasi air kolam (airlift system) sehingga budidaya ikan dapat dioptimalkan dan meningkatkan produksi ikan dengan kualitas dan ukuran yang lebih besar. Program ini berupa melakukan sosialisasi kepada marbot Masjid Ad Darojat, pemasangan instalasi sirkulasi air kolam dengan airlift system, penye­baran bibit ikan, penyebaran kuesioner kepada marbot tersebut. Kegiatan program PKM ini telah dilakukan yang meliputi: 1) Sosialisasi kegiatan PKM dan rapat koordinasi dengan anggota kelompok marbot Masjid Ad Darojat; 2) Pembelian alat airlift untuk kolam ikan dan serah terima barang kepada kelompok marbot; 3) Anggota marbot Masjid Ad Darojat mengikuti penyuluh­an pemasaran online melalui youtube; 4) kuesioner disebarkan ke anggota marbot Masjid Ad Darojat untuk mengetahui perbedaan kapasitas dan pengetahuan anggota marbot sebagai mitra PKM sebelum dan sesudah ada program PKM ini; dengan adanya kegiatan PKM ini, dapat meningkatkan kapasitas dan pemahaman Masyarakat khususnya marbot Masjid Ad Darojat sebesar 55% terkait dengan budidaya ikan air tawar. Pengetahuan tentang manfaat pemasaran online juga meningkat sebesar 20%. Adanya budidaya ikan air tawar diharapkan dapat dijadikan salah satu sumber penghasilan masyarakat dari hasil penjualan ikan, disamping mendorong produk olahan ikan nantinya yang dapat meningkatkan kapasitas masyarakat setempat.