cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education
ISSN : -     EISSN : 25982931     DOI : -
The Indonesian Journal of Civil Engineering Education (IJCEE) is a scientific journal promoting the study of, and interest in, civil engineering education. It is a national journal published by the Civil Engineering Education Department, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University, Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 176 Documents
Analisis Penghambat Penyelesaian Tugas Mahasiswa Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jhonni Rentas Duling; Pardjono Pardjono; Herminarto Sofyan
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68042

Abstract

Abstrak:Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan bertujuan mencetak calon guru untuk Sekolah Menengah Kejuruan. Beberapa tahun terakhir, tingkat kelulusan tepat waktu mahasiswa di Jurusan ini tergolong rendah. Hasil dari observasi atas dokumen mahasiswa diperoleh informasi penyebab menurunnya tingkat kelulusan mahasiswa adalah tugas mata kuliah tertentu yang sulit diselesaikan para mahasiswa dalam satu semester. Melalui penelitian studi kasus di salah satu Universitas di Indonesia penyelenggara Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat penyelesaian tugas mahasiswa dengan mengambil studi kasus pada mata kuliah perancangan mesin. Metode penelitian ini adalah kuantitatif survei dengan analisis data menggunakan confirmatory factor analysis (CFA). Subjek penelitian adalah mahasiswa yang belum lulus mata kuliah perancangan mesin dengan jumlah 131 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukan faktor penghambat terbesar terdapat pada teknik perkuliahan yang mempunyai nilai Standardized Loading Factor sebesar 1,15. Faktor ini mempunyai tiga variabel indikator yaitu a) Persiapan dan penyampaian materi; b) Pelatihan langsung; dan c) Model pembelajaran; variabel indikator paling berpengaruh adalah model pembelajaran dengan nilai Standardized Loading Factor sebesar 0,87. Abstract:  The Department of Technology and Vocational Education at the Faculty of Teacher Training and Education aims to produce teacher candidates for Vocational High Schools. In recent years, the on-time graduation rate of students in this Department has been relatively low. The results of observations on student documents obtained information that the cause of the decline in student graduation rates was certain course assignments that were difficult for students to complete in one semester. Through case study research at one of the universities in Indonesia providing Technology and Vocational Education, this study aims to determine the inhibiting factors for completing student assignments by taking a case study in the mechanical design course. This research method is a quantitative survey with data analysis using confirmatory factor analysis (CFA). The research subjects are students who have not passed the mechanical design course with a total of 131 students. The results showed that the biggest inhibiting factor was in the lecture technique which had a Standardized Loading Factor value of 1.15. This factor has three indicator variables, namely a) Preparation and delivery of materials; b) hands-on training; and c) learning model; The most influential indicator variable is the learning model with a Standardized Loading Factor value of 0.87.
Analisis Kinerja Seismik Struktur 10 Lantai Beton Bertulang dengan Metode Pushover Analysis Andina Putri; Shandria Herdinata; Christianto Credidi Septino Khala; Oryza Lhara Sari
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68037

Abstract

Abstrak:Indonesia yang berada pada jalur gempa Pasifik dan jalur gempa Asia memiliki resiko gempa yang tinggi. Pada tahun 2018 terjadi gempa dengan kekuatan besar yang berpusat di Palu dan getarannya terasa hingga ke Kalimantan Timur. Hal ini tentunya menunjukkan pentingnya evaluasi struktur gedung bertingkat terhadap gempa di wilayah Balikpapan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja pada struktur Hotel Platinum di Balikpapan agar dapat diketahui kinerja struktur jika mengalami beban gempa yang melebihi beban gempa yang direncanakan. Analisis pushover mengacu pada SNI 1726:2019 dan ATC-40. Beban yang digunakan mengacu pada SNI 1727:2013, PPIUG 1983 dan PPPURG 1987. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan dan analisis struktur metode pushover dengan program bantu. Analisis dilakukan pada gempa Balikpapan sebagai lokasi eksisting. Hasil analisa pushover menghasilkan nilai gaya geser sebesar 12164,73 KN, displacement atap 6 cm, periode efektif 1,851 dan redaman efektif 5% untuk pushover pada gempa Balikpapan. Berdasarkan pengendalian SNI 1726: 2019, struktur memenuhi persyaratan geser dan simpangan maksimum sehingga struktur aman. Kriteria kinerja struktur berdasarkan ATC-40 adalah segera ditempati yaitu struktur tidak mengalami keruntuhan struktural atau non struktural dan bangunan dapat digunakan kembali.Abstract:Indonesia, which is in the Pacific earthquake path and the Asian earthquake path, has a high earthquake risk even in Kalimantan, the island with the lowest earthquake risk level. The purpose of this study is to determind the performance of the Platinum Hotel structure located in Balikpapan, east Kalimantan, in order to know the performance of the structure if it is subjected to earthquake loads that exceed the planned earthquake load. Pushover analysis refers to SNI 1726: 2019 and ATC-40. The load used is referring to SNI 1727: 2013, PPIUG 1983 and PPPURG 1987. In this study, modeling and structure analysis of pushover methods with assistive programs was carried out. Analysis was carried out on the Balikpapan earthquake as the existing location. The results of the pushover analysis produced a shear force value of 12164.73 KN, a roof displacement of 6 cm, an effective period of 1.851 and an effective attenuation of 5% for a pushover in the Balikpapan earthquake. Based on the control of SNI 1726: 2019, the structure meets the maximum shear and deviation requirements so that the structure is safe. Structure performance criteria based on ATC-40 are immediate occupancy ie the structure does not experience structural or non-structural collapse and the building can be reused.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis E-Learning Menggunakan Aplikasi Kahoot sebagai Media Evaluasi Nur Iman Rizki Kurniadi; Rima Sri Agustin; Roemintoyo Roemintoyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68043

Abstract

Abstrak: Multimedia interaktif sebagai media evaluasi selain berperan sebagai alat evaluasi pencapaian pembelajaran siswa juga dapat digunakan sebagai alat bantu untuk meningkatkan pemahaman siswa akan materi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif menggunakan aplikasi kahoot pada mata pelajaran Gambar Konstruksi Bangunan sebagai perangkat bantu evaluasi pembelajaran. Kelayakan media sebagai produk pengembangan dievaluasi oleh para ahli dan siswa pengguna produk. Langkah pengembangan dalam penelitian ini terdiri dari pengkajian materi, analisis pengguna media, desain media, dan uji kelayakan media. Uji coba produk skala kecil dilakukan pada 15 siswa, sedangkan uji coba skala besar dilakukan pada 32 siswa di salah satu SMK Negeri di Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima langkah perancangan media yakni: penyusunan materi, sistem aplikasi, penyusunan Jobsheet, format penyajian, dan pembuatan Prototype. Kelayakan produk menurut ahli media dan ahli materi adalah sangat layak (86,67 % dan 88,42 %). Sedangkan menurut siswa media dinilai layak (80,12 %). Abstract :Interactive multimedia as an evaluation medium in addition to acting as a tool for evaluating student learning achievement can also be used as a tool to improve students' understanding of the material. Therefore, this study aims to develop interactive multimedia using the Kahoot application in the subject of Building Construction Drawings as a learning evaluation tool. The feasibility of the media as a development product was evaluated by experts and students as user of the product. The development steps in this research consist of material review, media user analysis, media design, and media feasibility test. Small-scale product trials were conducted on 15 students, while large-scale trials were conducted on 32 students in one of the State Vocational Schools in Surakarta. The results showed that there were five steps of media design, namely: preparation of materials, application systems, preparation of Jobsheets, presentation formats, and making of prototypes. The feasibility of the product according to media experts and material experts is very feasible (86.67% and 88.42%). Meanwhile, according to students, the media is considered feasible (80.12%).
Tren Pengembangan Video Pembelajaran di SMK (Studi Kasus di Lembaga Pendidikan Vokasional Teknik Bangunan) Eva Ariesita Amanda; Muhammad Agphin Ramadhan; Rosmawita Saleh
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68038

Abstract

Abstrak: Video merupakan media pembelajaran yang sudah lama diyakini menjadi media yang baik dalam pembelajaran jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi tren pengembangan video pembelajaran di SMK secara umum; 2) Mengidentifikasi tren pengembangan video pembelajaran di Lembaga Pendidikan Vokasional, khususnya di SMK Program Keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti (TKP) dan di LPTK Pendidikan Teknik Bangunan (PTB). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Data yang dikumpulkan berupa artikel-artikel tentang video pembelajaran di SMK dan PTB, yang dipublikasikan pada tahun 2014-2022. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa: 1) Bidang keahlian yang mengembangkan video pembelajaran di SMK secara umum adalah Teknologi dan Rekayasa, Pariwisata, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi; 2) Mata pelajaran yang dikembangkan menjadi video pembelajaran di SMK secara umum merupakan mata pelajaran yang termasuk ke dalam Kurikulum Peminatan Kejuruan, sedangkan mata pelajaran yang mengembangkan video pada Pendidikan Vokasional Teknik Bangunan adalah Konstruksi; 3) Karakter video yang dikembangkan di SMK secara umum maupun SMK TKP adalah video live action; 4) Software yang digunakan dalam pengembangan video di SMK secara umum adalah videoscribe, Camtasia studio, powtoon, dan adobe after effect. Sedangkan software yang digunakan di SMK TKP serta PTB adalah software autoCAD (rekam layar).Abstract:Video is one of learning media that have been developed and researched for a long time. This study aims to 1) Identify the trends of learning video development in Vocational High School in general; 2) Identify the trends of learning video development in Construction and Property Technology Program in Vocational High School and the Building Engineering Education, Institute of Teacher’s Education.This research used the Systematic Literature Review method. The data were journals about learning video in Vocational High School and Universities, which were published in 2014-2022. The result are: 1) Learning video is developed in Vocational High Schools in major Technology and Engineering, Tourism and Information and Communication Technology; 2) The subjects that developed into learning videos in Vocational High Schools in general are the subjects that included in Vocational Specialization Curriculum, while the subjects that develop videos in Building Engineering Education are Building Construction; 3) Live action videos are the video character that developed in Vocational High School in general as well as in building-engineering; 4) The video software used in Vocational High Schools in general are videoscribe, Camtasia studio, and adobe after effects, while the software used in Construction and Property Technology Vocational Schools and Building Engineering Education is autoCAD (screen recording) software.
Kontribusi Pengetahuan K3 dan Sikap Siswa SMK terhadap Kesadaran Berperilaku K3 Novita Sari; Agusti Thamrin; Aryanti Nurhidayati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68044

Abstract

Abstrak: Kesadaran akan pentingnya menerapkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di kalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sangat penting ditanamkan sejak awal.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi dari pengetahuan K3 dan sikap siswa terhadap kesadaran berperilaku K3. Studi kasus dilaksanakan di Program Desain Pemodelan dan Informasi bangunan (DPIB) salah satu SMK di daerah Jawa Tengah pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Responden yang terlibat adalah siswa kelas 12 sebanyak 36 siswa dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan K3 memberikan kontribusi sebesar 23,4% terhadap kesadaran berperilaku K3, dan sikap siswa memberikan kontribusi sebesar 38,4% terhadap kesadaran berperilaku K3. Terdapat hubungan positif pengetahuan K3 dan sikap siswa terhadap kesadaran berperilaku K3 pada Mata Pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan dengan nilai F hitung > F tabel (26,717 > 3,28). Pengetahuan K3 dan sikap siswa terhadap kesadaran berperilaku K3 memiliki kontribusi sebesar 61,8%, untuk sisanya disebabkan oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti.Abstract:Awareness of the importance of implementing Occupational Health and Safety (OHS) among Vocational High School students is very important to be instilled from early. This study aims to determine the contribution between OHS knowledge and students' attitudes towards OHS behavior awareness. The case study was carried out at the Building Modeling and Information Design Program of one of the Vocational High Schools in the Central Java area in the Subject of Creative Products and Entrepreneurship. Respondents involved were 36 students from 12th  grade with purposive sampling technique. The results showed that knowledge of OHS contributed 23.4% to awareness of OHS behavior, and student attitudes contributed 38.4% to awareness of OHS behavior. There is a positive relationship between OHS knowledge and students' attitudes towards OHS behavior awareness in Creative Products and Entrepreneurship Subjects with an F count > F table (26.717 > 3.28). K3 knowledge and students' attitudes towards awareness of OHS behavior have a contribution of 61.8%, for the rest are caused by other variables not examined by researchers.
Pengalaman Mengajar dalam Jaringan Guru Desain Permodelan dan Informasi Bangunan pada Masa Pandemi Covid-19 Fasihatul Qori’ah; Sri Sumarni; Fajar Danur Isnantyo
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 1 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i1.68039

Abstract

Abstrak:Pandemi Covid-19 merupakan epidemi global yang mengganggu dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Setelah Coronavirus Disease (Covid-19) mewabah di Indonesia, sistem pendidikan tidak lagi dilakukan secara konvensional, tetapi dengan menggunakan sistem pembelajaran daring. Pembelajaran daring di salah satu SMK Negeri di Surakarta memberikan pengalaman mengajar baru bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengalaman mengajar daring guru SMK selama pandemi Covid-19 berdasarkan perspektif teori agensi guru. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan naratif dalam penelitian kualitatif. Partisipan terdiri dari tiga orang guru di salah satu SMK Negeri di Surakarta. Dalam penelitian ini digunakan analisis konten (analisis isi), dengan bantuan aplikasi NVIVO. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan baru mengenai pengalaman mengajar daring guru SMK selama wabah pandemi Covid-19 yang nanti bisa dijadikan pijakan penentuan kebijakan untuk peningkatan pembelajaran daring di masa pandemi.Abstract:The Covid-19 pandemic is a global epidemic that is disturbing and affecting various aspects of life. Following the corona virus disease (Covid-19) outbreak in Indonesia, the educational system was not further conventional but rather, it was by using online learning systems. Online study in one of the country's vocations in surakarta provides new teaching experience for teachers. The study was intended to uncover the near-death experience of teacher Vocational High School online during the Covid-19th pandemic based on the perspective of the teacher agency's theory. This research method employs a narrative approach in qualitative research. The participants consisted of three teachers in one of the country's texts in Surakarta. In this study used content analysis (content analysis), with the help of the NVivo application. This study is expected to provide new insights into the online teaching experience of teacher SMK during the Covid-19 pandemic that could be a hotbed for policy reinforcing greater online learning during the pandemic.
Analisa Waktu dan Biaya Proyek Jalan Kuala Kurun Sei Hanyu-Tumbang Lahung Akibat Refocusing Anggaran dengan Menggunakan Metode CPM Ahmad Nugraha Alam
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70890

Abstract

Abstrak: Masa pandemi Covid-19 telah banyak mempengaruhi sistem perekonomian di berbagai negara termasuk di Indonesia. Salah satu cara yang dilakukan Pemerintah Indonesia untuk mengendalikan perkembangan perekonomian negara ialah dengan melakukan realokasi dan refocusing anggaran. Salah satu dampaknya terhadap penyelenggaraan jasa konstruksi adalah dapat menyebabkan keterlambatan penyelesaian proyek. Untuk mengantisipasi keterlambatan ialah dengan melakukan percepatan dengan memperhatikan faktor waktu, biaya, dan mutu, agar dapat memperoleh biaya optimum, waktu yang efektif, dan mutu yang sesuai standar. Metode penelitian yang dipakai dalam menganalisa keterlambatan dengan menggunakan critical pathmethod (CPM), dimana pekerjaan yang terkena jalur kritis dapat dilakukan percepatan. Dari beberapa item pekerjaan yang dilakukan percepatan, dengan menganalisa beberapa alternatif percepatan dari beberapa item dan menentukan nilai yang paling optimum dari beberapa opsi tersebut.Hasil analisa menunjukkan bahwa kegiatan yang termasuk dalam lintasan kritis ialah A1-A2-A3-A4-B1-B2-D1-D2-D3-E1-E2-F1. Namun yang dilakukan percepatan hanya 2 item pekerjaan yang memungkinkan terjadi keterlambatan yaitu kegiatan D2, dan E1. Lingkup pekerjaan rekonstruksi memiliki durasi normal 389 hari dengan biaya sebesar Rp. 18.577.999.000,-. Setelah dilakukan penjadwalan ulang menggunakan CPM memiliki durasi 226 hari. Alternatif penambahan jam kerja lembur dilakukan 1 kali crashing dengan durasi optimum 224 hari pada pekerjaan laston lapis aus (AC-WC) lebih cepat 0,88% dengan biaya optimum Rp 18.538.850.678,- sedangkan untuk alternatif shift kerja dilakukan 1 kali crashing dengan durasi optimum sebesar 206 hari lebih cepat 8,84% dengan total biaya sebesar Rp 18.371.275.091,-. Dari kedua kondisi tersebut, alternatif percepatan yang dipilih dalam upaya mempersingkat durasi proyek jalan adalah dengan menerapkan shift kerja. Abstract: The Covid-19 pandemic has greatly affected the economic system in various countries, including Indonesia. One of the methods used by the Indonesian government to control the development of the country's economy is by reallocating and refocusing the budget. One of the impacts on the implementation of construction services is that it can cause delays in project completion. Anticipating delays is by accelerating by taking into account the factors of time, cost, and quality, in order to obtain optimum cost, effective time, and standardized quality. The research method used in analyzing delays is by using the critical path method (CPM), where work that is affected by the critical path can be accelerated. Of the several work items that are being accelerated, by analyzing several alternative accelerations from several items and determining the most optimum value of the several options. The results of the analysis show that the activities included in the critical path are A1-A2-A3-A4-B1-B2-D1-D2-D3-E1-E2-F1. However, only 2 work items were accelerated which allowed delays to occur, namely activities D2 and E1. The scope of reconstruction work has a normal duration of 389 days at a cost of Rp. 18,577,999,000,-. After rescheduling using CPM has a duration of 226 days. An alternative to adding overtime hours is done 1 time crashing with an optimum duration of 224 days for wear-resistant durable work (AC-WC) 0.88% faster with an optimum cost of Rp. optimum of 206 days faster 8.84% with a total cost of IDR 18,371,275,091,-. From these two conditions, the chosen acceleration alternative in an effort to shorten the duration of the road project is to implement a work shift.
Pengembangan Bahan Ajar Fisika Bangunan Berbasis E-Module di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Ayu Putri Kenyo; M Agphin Ramadhan; R Eka Murtinugraha
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar mata kuliah fisika dasar berbasis e-module pada materi fisika bangunan yang dapat membantu pendidik dalam menyampaikan materi dan membantu meningkatkan persentase hasil belajar mahasiswa yang baik pada mata kuliah fisika dasar di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan (R&D) dan model penelitiannya adalah model 4D yang terdiri dari 4 tahap penelitian, yaitu Define, Design, Develop, dan Disseminate. Penelitian ini menggunakan instrumen yang berguna dalam pengumpulan data analisa kebutuhan, pengujian kelayakan produk oleh ahli materi dan ahli media, serta penilaian pengguna produk oleh mahasiswa. Hasil dari penelitian ini merupakan bahan ajar mata kuliah fisika dasar berbasis e-module yang berfokus pada materi fisika bangunan yang terdiri dari 4 bab materi pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil validasi produk oleh ahli materi mendapatkan persentase rata-rata sebesar 86% (sangat layak). (2) hasil validasi produk oleh ahli media mendapatkan persentase rata-rata sebesar 99% (sangat layak). (3) peningkatan nilai rata-rata mahasiswa pada hasil uji coba terbatas dengan persentase sebesar 21%. (4) hasil rata-rata skor sebesar 4,16 (dari skala 5) yang termasuk ke dalam kategori baik pada penilaian produk oleh mahasiswa. Abstract:This study aims to develop teaching materials for introductory physics courses based on an e-module on building physics materials. It can help educators deliver material and increase the percentage of good student learning outcomes in introductory physics courses in the Building Engineering Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta. This research was carried out using the research and development (R&D) method, and the research model was the 4D model, which consisted of 4 research stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. This study uses instruments that are useful in collecting needs analysis data, testing product feasibility by material and media experts, and evaluating product users by students. The results of this study are teaching materials for introductory physics courses based on e-module, which focus on building physics material that consists of 4 subject matter chapters. The study results show that: (1) the results of product validation by material experts get an average percentage of 86% (very feasible). (2) The product validation results by media experts get an average percentage of 99% (very feasible). (3) an increase in the average value of students in the results of limited trials with a percentage of 21%. (4) the average score of 4.16 (on a scale of 5) is included in the excellent category in product evaluation by students.
Peran Program Magang Kependidikan Terhadap Penguasaan Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK) Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan Nabila Khairuni; Anis Rahmawati; Kundari Rahmawati
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70883

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan mahasiswa calon guru Pendidikan Teknik Bangunan (PTB) terhadap peran program magang kependidikan (PMK) dalam pengembangan penguasaan Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK). Metode penelitian yang digunakan adalah mixed method dengan desain sequential exploratory. Data kualitatif berasal dari dokumentasi foto dan rekaman video kegiatan PMP dan hasil wawancara. Peserta berasal dari mahasiswa peserta PMK dari program studi PTB di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Data kuantitatif berupa penilaian terhadap dokumen rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang dipilih secara cluster proportional random sampling, dengan cluster sebanyak enam sekolah lokasi magang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur, observasi, dan dokumen. Data dokumentasi dan observasi divalidasi dengan memperluas observasi. Validasi data dokumen berdasarkan validasi ahli. Data wawancara divalidasi dengan menggunakan member check. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis tema dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa menurut persepsi siswa tentang peran PMK dalam pengembangan penguasaan TPVK, muncul tiga masalah utama, yaitu menetapkan tujuan program magang, menetapkan RPP, dan mengenali lingkungan kelas selama proses magang. Mahasiswa calon guru PTB menerapkan kerangka TPVK dalam semua kegiatan pembelajaran selama PMK. Bimbingan guru pembimbing sangat mempengaruhi kegiatan magang mahasiswa.Abstract: The purpose of this study was to find out the perspectives of student teachers in Building Engineering education (BEE) on the role of the educational apprenticeship program (EAP) in the development of Technological Pedagogical Vocational Knowledge (TPVK) mastery. The research method used a mixed method with a sequential exploratory design. Qualitative data comes from photo documentation and video recordings of the EAP activities and the results of interviews. Participants came from students participating in the EAP from the BEE study program at one of the state universitiy in Indonesia. Quantitative data was in the form of an assessment of the Lesson Plan documents selected by cluster proportional random sampling, as clusters were six schools in apprentice locations. Data collection was carried out using semi-structural interview techniques, observations, and documents. Documentation and observation data were validated by extending the observations. Validation of document data based on expert validation. The interview data was validated using a member check. The analysis technique used was theme analysis and quantitative descriptive analysis. The results of this study indicate that according to students' perceptions of the role of the EAP in the development of TPVK mastery, three main issues arise, namely setting the objectives of the apprenticeship program, establishing lesson plans, and recognizing the classroom environment during the apprenticeship process. BEE student teachers apply the TPVK framework in all learning activities during the EAP. The guidance of the supervising teacher greatly influences student internship activities.
Analisis Karakteristik Genteng Keramik Hasil Campuran Limbah Abu Ampas Tebu dan Abu Terbang Batubara sebagai Pengganti Sebagian Tanah Lempung Haryanto Adi Saputra; Ernawati Sri Sunarsih; Budi Siswanto
Indonesian Journal Of Civil Engineering Education Vol 8, No 2 (2022): Indonesian Journal of Civil Engineering Education
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijcee.v8i2.70876

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian tanah lempung dengan abu ampas tebu dan abu terbang batubara pada karakteristik genteng keramik yang berupa berat jenis, porositas, kuat lentur, dan konduktivitas termal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif eksperimen, untuk standar uji genteng keramik yang digunakan mengacu pada SNI 03-2095-1998. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai minimum berat jenis pada penggunaan 30% abu ampas tebu dan 0% abu terbang batubara sebesar 1,408 gr/cm3. Nilai minimum porositas pada penggunaan 0% abu ampas tebu dan 30% abu terbang batubara sebesar 13,924%. Nilai maksimum kuat lentur pada penggunaan 0% abu ampas tebu dan 30% abu terbang batubara sebesar 113,32 kgf. Nilai minimum konduktivitas termal pada penggunaan 15% abu ampas tebu dan 15% abu terbang batubara sebesar 0,114 W/m.K. Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan variasi campuran yang sesuai dengan mutu III pada SNI 03-2095-1998 yakni pada penggantian sebagian tanah lempung dengan 15% abu ampas tebu dan 15% abu terbang batubara dengan nilai berat jenis 1,558 gr/cm3, porositas 15,169%, kuat lentur 91,53 kgf, dan konduktivitas termal sebesar 0,114 W/m.K.Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of partially replacing clay with bagasse ash and coal fly ash to achieve a minimum value of specific gravity, minimum value of porosity, maximum value of flexural strength, and minimum value of ceramic tile thermal conductivity. This research is a quantitative experimental research, for ceramic tile test standards used refer to SNI 03-2095-1998. Based on the research results, the minimum specific gravity value for using 30% bagasse ash and 0% coal fly ash was 1.408 gr/cm3. The minimum value of porosity in the use of 0% bagasse ash and 30% coal fly ash is 13.924%. The maximum value of flexural strength using 0% bagasse ash and 30% coal fly ash was 113.32 kgf. The minimum value of thermal conductivity using 15% bagasse ash and 15% coal fly ash is 0.114 W/m.K. The conclusion from this study was that the mixture variations were in accordance with quality III on SNI 03-2095-1998, namely on the replacement of part of the clay with 15% bagasse ash and 15% coal fly ash with a specific gravity value of 1.558 gr/cm3, 15.169% porosity, flexural strength of 91.53 kgf, and a thermal conductivity of 0.114 W/m.K.